
Merasakan paling diuntungkan lima Dewi Iblis yang dari tadi menyerap energi keempat sosok tersebut, dimana awalnya mereka hanya mencapai Pendekar Surgawi tahap awal kini masing-masing telah mencapai Pendekar Surgawi tahap menengah hal itu tentu saja mereka sangat senang bisa naik tingkat dengan cepat.
Meskipun sebenarnya mereka tidak bisa menyerap energi dari Ryu.
Namun dari pihak yang dirugikan adalah tiga Bidadari Iblis. Mereka yang awalnya masing-masing Pendekar Surgawi tahap awal, kini turun secara drastis menjadi Pendekar Langit tahap menengah, bahkan energi kehidupan mereka perlahan menipis.
Di tempat lain Ryu yang sudah memakai kembali pakaiannya, kini sambil menatap ke arah ketiga wanita tersebut karena telah kehabisan tenaga kelelahan dan tertidur pulas tanpa busana.
Efek racun tersebut mulai menipis kemudian menghilang. kondisi dalam Goa tersebut juga sudah stabil.
Ryu yang sedang menunggu kedatangan seseorang, sambil melihat ketiga wanita tersebut merasa tak enak Hati. Apalagi dengan tubuh tanpa sehelai kain pun.
*****
( Tempat Persembunyian lima Dewi Iblis )
" Hmmm... Bagaimana kalau kita menikmati tubuhnya secara langsung. Dengan memberikannya sedikit Qi kita bisa memberikan Pil milik kita untuk memulihkan tenaganya." ucap Dewi Iblis kelima.
" Itu usul yang bagus... mari kita kesana! " Dewi Iblis ketiga keluar dari tempat persembunyian mereka menuju tempat Ryu berada.
Lima Dewi Iblis pun keluar dari persembunyian mereka menuju ke arah Ryu di dalam Goa yang diberi Ilusi seperti Istana.
" Tuan Pendekar, ada apa dengan kalian?" Tanya Dewi Iblis ketiga berpura-pura.
Dengan sigap wanita itu mengalirkan Qi lalu memberikan Pil Pemulihan kepada Ryu.
" Terima kasih nona." Ryu mengambil Pil tersebut berpura-pura seperti orang yang kelelahan, lalu menelan Pil tersebut.
Ryu kemudian menutup matanya berpura-pura menyerap pil pemberian wanita tersebut.
Saat Ryu membuka mata, kini melihat kelima wanita itu menggunakan teknik Ilusi yang membuat Ryu senyum masam.
'Hah... Kali ini ilusi kalian tidak akan mempan' Ryu membatin namun masih belum bertindak apapun.
Kelima wanita itu memegang bagian tubuh Ryu seketika Energi mereka semua tersedot kemudian tertunduk dengan tubuh melemah.
"Tu... Tubuh Cermin?" Gumam kelima Wanita tersebut sangat kaget, namun semuanya sudah terlambat dimana mereka terkena imbas Ilusi mereka sendiri.
__ADS_1
Satu-persatu lima Dewi Iblis melepaskan pakaian mereka masing-masing hingga memperlihatkan bagian tubuh mereka.
" Wuush... Bboooom." Ryu menciptakan bola Api untuk menghapus Ilusi tersebut karena dia tidak ingin melanjutkan aksinya walaupun lima Dewi Iblis seakan menggodanya
Ryu kemudian bangkit berdiri sambil menatap kelima Gadis tersebut yang sudah tanpa busana karena awalnya mereka ingin menyerap kekuatan dari Ryu.
" Uhuuk." lima Dewi Iblis memuntahkan darah segar, tersadar dari Ilusi tersebut, meskipun sebenarnya Ryu tidak menggunakan kekuatan penuh.
" Tidak aku sangka dibalik kecantikan kalian memiliki sipat licik. " Ryu juga memperlihatkan senyum jahatnya.
Kelima wanita tersebut terdiam sangat ketakutan memperkirakan bahwa Pemuda yang di depan mereka sudah mencapai Pendekar Surgawi.
Sedangkan lima Dewi Iblis sendiri kembali turun ke Pendekar Bumi tahap awal, meskipun mereka tidak mengetahui teknik apa yang digunakan oleh Ryu sehingga mampu menurunkan tingkat Kultivasi mereka.
Hal itu dikarenakan Ryu sudah mendapatkan Inti Api, sehingga tanpa sadar bisa menyedot energi mereka.
Lima Dewi Iblis tidak menyangka bahwa Pemuda tersebut memiliki tubuh cermin sehingga teknik Ilusi mereka tidak berfungsi.
" Kalian menggunakan cara yang licik, aku juga bisa melakukan hal yang demikian " Ryu menyentuh dagu Dewi Iblis ketiga.
"Bukankah kamu begitu bersemangat ingin menikmati tubuhku " Ryu menatap tajam ke arah samping.
" Sepertinya tubuhmu lebih berisi." Ryu menyentuh bagian dada Dewi Iblis kelima.
" Ampun Tuan Pendekar." ucap Dewi Iblis kelima dengan tangan gemetar.
" Hah... Kenapa kalian sangat gugup?" Ryu dengan wajah nakal yang juga menyentuh bagian dada Dewi Iblis pertama dan Dewi Iblis kedua.
"A...Ampuni kami Tuan Pendekar." ucap mereka berdua bersamaan.
" Bukankah kalian juga telah mengamati bagian tubuhku selama berhari-hari? lalu bagaimana jika aku mengamati bagian tubuh kalian juga. " Ryu mendekati tumpukan pakaian mereka lalu kembali.
" Hmmm... Aku bingung harus memulainya dari yang mana. Apa kalian punya pendapat?" Ryu menoleh ke arah lima Dewi Iblis.
"Gluug." kelima wanita tersebut menelan ludah saling berpandangan satu sama lain.
" Hei... Kenapa kalian diam?" Ryu dengan nada tinggi menatap tajam ke arah mereka.
__ADS_1
Kelima wanita itu terdiam. Melarikan diri bukanlah hal yang bijak, apalagi melihat kondisi tubuh mereka sekarang.
" Sudah berapa banyak Kultivator diluar sana yang telah menjadi korban kalian. untuk itu aku akan menghapus Kultivasi kalian." Ryu menyentuh bagian pusar Dewi Iblis pertama dan Dewi Iblis keempat mengeluarkan elemen Api di telapak tangannya.
" Arrgghhh" Jeritan kedua wanita itu seakan seluruh jiwa dan energi terbakar hingga Tingkat Kultivasi mereka benar-benar menghilang.
Tidak sampai disitu, Ryu juga membakar Meridian ketiga Dewi Iblis yang lain hingga kehilangan Kultivasi dan membuat mereka tidak bisa untuk Berkultivasi lagi.
" Tenang saja Aku tidak melakukan hal buruk terhadap kalian. Tapi aku menyisakan kekuatan kalian agar bisa seperti warga biasa sebagai hukuman agar kalian tau betapa menyakitkan saat seorang Kultivator harus kehilangan Kultivasi akibat ulah kalian." Ryu menatap mereka dengan tatapan dingin.
" Bunuh saja kami! " kelima wanita itu sangat marah dalam kondisi tubuh mereka yang sudah lemah.
" Silahkan! Aku tidak melarang kalian." Ucap Ryu menjauh dari kelima Wanita itu
Kelima wanita berusaha meraih pakaian mereka dengan sekuat tenaga.
"Aawwww." Tiba-tiba suara rintihan dari samping Ryu.
Ketiga Bidadari Iblis terbangun dari tidur mereka yang merasakan sakit di bagian bawah perut mereka dan tersadar melihat tubuh dalam kondisi tanpa penutup apapun.
" Kalian sudah bangun? Pakailah pakaian kalian! " Ryu melempar pakaian kepada mereka.
Ketiga Bidadari Iblis tersebut dengan sigap menyambut pakaian mereka lalu memasang kembali berusaha untuk bangkit dari tempat duduk mereka, namun selalu gagal.
" Beri aku alasan agar tidak membunuh kalian juga!" Ryu menatap ke arah tiga wanita tersebut sedikit menyelidik.
Tiga Bidadari Iblis menatap ke arah Lima Dewi Iblis yang posisi mereka tidak berdaya tanpa busana dengan nafsu membunuh namun tidak mampu untuk berdiri apalagi untuk membunuh mereka.
Tiga Bidadari Iblis menatap tajam ke arah Ryu dengan sebuah kemarahan. Namun setelah mengingat kembali rangkaian kejadian yang menimpa mereka, kini memasang wajah sedih bercampur rasa malu.
Tiga Bidadari Iblis kini memasang wajah memerah posisi kepala menunduk melihat Bercak darah yang kini mengering diatas lantai dimana Ryu dengan Perkasa menggagahi mereka tanpa ampun selama tiga hari berturut-turut tanpa jeda.
Hal itu tentu saja membuat bagian sensitif mereka begitu pedih meringis kesakitan.
" Ambil Pil ini untuk memulihkan diri kalian." Ryu memberikan masing-masing 2 jenis Pil kepada tiga Bidadari Iblis.
" Hei... Kenapa kamu berbuat curang? Mereka juga lebih jahat dari kami." Ucap Dewi Iblis pertama.
__ADS_1