SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
KELOMPOK MACAN BUAS


__ADS_3

Ryu sendiri juga tidak tau jika Ketua Klan Xie memilih hal seperti itu membuat dia sendiri sedikit Heran.


" Kalau begitu bagaimana dengan sepasang kekasih itu? Sepertinya mereka memiliki Kultivasi yang masih rendah." ucap Kepala Devisi yang lain.


" Mungkin saja mereka hanya untuk melengkapi saja." jawab yang lain.


Semua pasang mata sangat penasaran dengan Dua Orang yang masih belum bergerak dari Klan Xie.


" Gege... Ayo! " Xie Hua memberi isyarat.


" Kamu duluan, nanti aku menyusul." ucap Ryu.


" Mmmmm'' Xie Hua langsung menuju Tangga tersebut yang seakan ditimpa Batu yang besar.


Xie Hua yang tidak ingin menyerah terus melangkahkan kakinya meski semakin lama semakin berat membuatnya berkeringat dingin.


' Gege... Aku akan buktikan kalau aku bukan orang lemah ' Xie Hua dengan gemetar melangkahkan kakinya. ketika sudah berada di Tangga 690.


" Bagaimana mungkin? bukankah dia masih Pendekar Alam Tahap Awal?" Para Peserta, Ketua Devisi dan Guru yang hadir tercengang.


" Memang Pantas jadi Istriku. Bukan hanya Cantik, tapi juga sangat kuat." beberapa peserta memuji kegigihan Xie Hua.


Ryu yang melihat Xie Hua sudah tidak mampu lagi bergerak, dia pun berjalan mendekati Tangga.


" Hei Anak Muda. Apa kamu yakin membawa Pedang itu bersamamu? Lempar sini biar aku yang menjaganya." Salah satu Petugas Penyelenggara mengingatkan Ryu.


" Mmmmmm." Ryu dengan Licik melempar Pedang tersebut ke Arah Petugas.


" Bruuuuk." Petugas langsung tersungkur tidak mampu menahan beban dari Pedang milik Ryu.


" Apa? " Semua mata tertuju pada Petugas yang ditimpa oleh Pedang.


" Saudara.." Petugas lain mencoba untuk membantu namun tidak ada yang mampu mengangkatnya.


" Cepat Bantu aku!" Petugas tersebut berteriak kesaksian merasa tubuhnya seperti ditimpa Gunung.


Para peserta yang melihat kejadian tersebut hanya menahan diri untuk tertawa namun mereka juga merasa ngeri jika Pedang tersebut menimpa mereka, sudah tentu Tulang Mereka akan Patah.


" Wuush." Salah satu Ketua Devisi yang sudah berada di Pendekar Surgawi Tahap Menengah mencoba untuk membantu.


" Berat sekali." Ketua Devisi hanya mampu mengangkat sebentar untuk memindahkan Tubuh Petugas tersebut.


" Huuuh." Ketua Devisi terlihat kesal hampir saja mempermalukan dirinya.


" Sebaiknya Kita Awasi Pemuda itu.! Begitupun dengan Murid Luar atau Murid Dalam jangan sampai mengusiknya" Ketua Devisi 1 memiliki pandangan lain terhadap Ryu, meskipun masih berada di Pendekar Alam Tahap Awal.


" Mmmmm'' Ketua Devisi yang lain mengangguk, mengingat Ketua Devisi 1 adalah Paling Jenius diantara Ketua Devisi lain.


Petugas yang baru saja ditimpa Pedang, kini terlihat kesal namun tidak berani berkata apapun mengingat itu kecerobohannya sendiri menganggap remeh Pedang tersebut.


Di sisi lain Ryu yang sudah mencapai 690 anak tangga bersama Xie Hua, kini masih terlihat santai seperti tidak ada beban sedikit pun.


" Gege... Aku sudah tidak tahan lagi." Xie Hua dengan napas terputus-putus.


" Hua'er... Kamu pasti bisa." Ryu memberikan semangat dengan sebuah senyuman.


" Mmmmm'' Xie Hua seakan mendapat dorongan membuat dia bangkit kembali.


" Jika Pemuda itu mampu mencapai 900 anak tangga, Berarti Pemuda itu setara dengan Pendekar Langit." Ketua Devisi 4 melihat Ryu yang masih seperti tidak memiliki beban pada tubuhnya.


" Aku Rasa dia bisa, bahkan sampai ke Puncak anak tangga. Tapi aku tidak yakin dia mau melakukannya." Ucap Ketua Devisi 1.


" Apa karena Kekasihnya itu?" Ketua Devisi 2 berasumsi.

__ADS_1


" Ciihhhh... Anak Muda zaman sekarang, banyak yang menjadi Budak Cinta." Ketua Devisi 6 terlihat kesal.


" Ketua Ling... Makanya cari Pasangan sekarang! Apa kamu mau jadi Perawan Tua? Ucap Ketua Devisi 3.


" Itu Akan mengganggu Kultivasiku." Ketua Devisi 6 menutupi Perasaannya.


" Lihat! Sepertinya Gadis itu bangkit kembali." Seru dari beberapa Guru membuyarkan ocehan Ketua Devisi.


" Waaahhh... Kekuatan Cinta itu memang hebat." Ketua Devisi 7 memang sengaja Agar Ketua Devisi 6 She Ling yang sudah berusia 35 Tahun karena hanya dia sendiri yang belum Menikah dari seluruh Pengurus Devisi bahkan Guru.


She Ling adalah salah satu Kultivator Jenius yang memiliki Paras cantik yang selalu Fokus Berkultivasi tanpa memperdulikan berapa banyak yang sudah mempersuntingnya harus menelan Kekecewaan.


Bagi yang ingin menikahinya harus memenuhi syarat dimana Calon tersebut harus maksimal Lima Tahun di atas Usianya dan mampu mengalahkannya di Pertandingan.


Kembali kepada Xie Hua dan Ryu yang kini kembali berjalan menaiki tangga tersebut yang tinggal selangkah lagi mencapai 700 Anak tangga.


" Gege... Aku sudah tidak kuat lagi." Suara Xie Hua sudah melemah.


" Hua'er... Kamu pasti bisa." Ryu sedikit khawatir, namun hal itu dia lakukan agar Xie Hua memiliki fisik yang kuat.


" Gege... Berjanjilah untuk bersamaku." Xie Hua menatap ke arah Ryu yang pandangannya mulai kabur.


" Hua'er... Aku berjanji." Ryu menjawab dengan cepat.


Mendengar ucapan dari Ryu, Xie Hua mulai bangkit sambil memegang lutut walaupun pandangannya mulai Gelap hingga perlahan dia kembali melangkahkan kaki kanan ke anak tangga 700 lalu mengangkat kembali kaki kiri hingga menyentuh anak tangga ke 700 juga.


" Bruuuuk." Xie Hua langsung terjatuh hingga Pingsan.


" Hua'er..." Ryu langsung mengangkat tubuh Xie Hua langsung melompat ke bawah tangga hingga tiga lompatan sudah kembali ke tempat asal.


" Hua'er..." Ryu langsung memasukkan sebuah Pil lalu menyalurkan Qi miliknya ke punggung Xie Hua.


Melihat lompatan dari Ryu, Para peserta langsung menelan ludah. Bahkan Para Petugas juga merasakan hal yang mengerikan yang tersembunyi di balik tubuh Ryu.


" Ketua Shin, sepertinya kamu masih mengajarkan Murid Lama. Karena Pemuda itu memilih untuk menjadi bimbinganku" Ketua Devisi 4 senyum kemenangan Bahwa Ryu akan berada di Devisinya.


" Kau Ambil saja. Aku tidak ingin kedamaian di Devisiku terusik." ucap Long Shin.


" Benar Juga... Bagaimana ini? aku juga tidak ingin Devisiku Hancur." Xiong Zuge senyum Masam.


" Kenapa Harus repot? kamu kasih saja ke She Ling. Sedangkan Point Bulanan Pemuda itu tetap 700 Batu Roh. Apalagi hanya Devisi 6 saja yang sedikit Murid." ucap Ketua Devisi 2.


" Ketua Ling, bagaimana? Nanti aku akan memberimu 5 Pil Kultivasi Tingkat Langit." ucap Xiong Zuge.


" Ide Bagus. Tapi dengan syarat, Kekasihnya juga ikut. jadi kamu harus membayar 10 Pil Kultivasi setiap Bulan. Lagi pula Murid Devisiku sangat Payah jika ingin menjalankan Misi." She Ling senyum licik.


" Baiklah. Setuju." Xiong Zuge bernapas lega.


" Malang sekali Nasib Pemuda itu, aku yakin ketua Ling akan melakukan Rencana buruk untuknya." bisik beberapa Guru masih ingat ketika Ketua Devisi 6 membawa murid ke Hutan Darah yang membuat beberapa Murid kencing di celana bahkan Trauma karena melihat saking banyaknya Hewan Roh.


' Semoga saja Pemuda itu betah dan tidak Turun Devisi ke tempatku ' Batin Ketua Devisi 7.


Kembali kepada Xie Hua yang sedang Pingsan, Ryu yang juga dibantu Petugas kini terlihat lega karena sudah siuman.


Para Petugas sedikit heran pil jenis apa yang Ryu berikan karena mereka sempat merasakan Aura yang Kuat dari Pil tersebut walau hanya sesaat.


" Gege... Apa aku berhasil?" Tanya Xie Hua.


" Mmmm.... Kamu berhasil." Ryu sambil mengangguk kepala.


Karena Xie Hua sudah bisa berdiri, seleksi Peserta kembali dilanjutkan karena sebelumnya sempat terhenti.


Dari semua Klan nomor 12 sampai Klan ke 20 hanya mampu mencapai dibawah 500 Anak tangga bahkan ada beberapa yang mampu 80 anak tangga saja.

__ADS_1


Setelah Acara seleksi telah selesai, Para Ketua Devisi, Para Guru Murid Luar memperkenalkan diri mereka masing-masing yang juga ditempel sebuah Denah lokasi Akademi Naga Langit.


Wakil Akademi Naga Langit juga bersuara memaparkan bahwa Setiap Murid Luar akan dilarang memasuki wilayah Murid dalam begitupun sebaliknya.


Begitupun dengan Kontribusi dimana setiap Murid bisa mengumpulkan Point dari menjalankan Misi.


Dari semua Misi dibagi menjadi 5 tahap dimana ada Kelas ( A) Misi tersulit Kelas B, Kelas C, Kelas D, Kelas E adalah Misi yang mudah dimana hanya mengumpulkan Sumberdaya ataupun berbagai kegiatan lain.


Semakin tinggi Kelas Misi yang diberikan maka semakin Besar Point yang didapat dimana Misi tersebut dapat dilakukan berkelompok atau perorangan.


Selesai menerangkan berbagai macam Aturan, Wakil Akademi Naga Langit, Kepala Devisi, Guru Murid Luar hingga Petugas langsung meninggalkan tempat agar para Murid bisa membentuk kelompok masing-masing.


Mendengar ucapan tersebut beberapa Murid langsung memilih kelompok mereka Masing-masing agar bisa bertahan ketika sudah berada di dalam Akademi.


Dalam menentukan Kelompok akan dipilih Satu Orang sebagai Ketua yang bertugas untuk melindungi kelompoknya.


" Siapa yang ikut bergabung dengan kelompok kami, maka harus membayar 10 Point tiap Bulan." Ucap Ketua kelompok dari Peserta Klan Long.


" Bagi yang ikut kami hanya membayar 8 Point tiap Bulan." Ucap Ketua kelompok Peserta Klan Laohu


Semua membentuk kelompok masing-masing yang kini semua ada 8 Kelompok dimana akan diketuai oleh Klan Nomor 1 sampai Klan Nomor 8 yang memiliki nama masing-masing.


" Untuk Klan Xie, Kalian hanya membayar 5 Point' setiap Bulan sebagai biaya keamanan." Long Bai mengingat bahwa Ryu dan Anggota Peserta Klan Xie sangat memukau saat seleksi.


Kelompok yang lain juga tidak mau kalah juga menawarkan kepada Klan Xie agar bergabung dengan mereka.


" Tuan Ryu apa kita akan bergabung dengan mereka?" Xie Kai menatap Ryu.


" Aku akan membuat Kelompokku sendiri yang aku Namakan Kelompok Macan Buas." Ryu membusungkan dada teringat Chaizu dan Sepasang Macan Buas.


" Gege.. Aku ikut denganmu." Xie Hua memegang tangan Ryu.


Mendengar ucapan tersebut, Ketua Kelompok yang lain memasang wajah masam karena rencana mereka gagal untuk mendekati Xie Hua.


" Aku juga ikut." Ucap Xie Kai.


" Aku ikut. " 7 Peserta Klan Xie .


" Kalau begitu, Bagi yang ikut Kelompok Macan Buas akan dibebaskan dari pungutan bagi yang mendaftar hari ini. Tapi bagi pendaftar hari berikutnya akan dikenakan Biaya Dua Point untuk satu Bulan." Ryu terlihat senang.


Mendengar ucapan tersebut Semua Klan ke 12 sampai 20 langsung bergabung dengan kelompok Harimau Awan yang dibentuk oleh Ryu.


Mereka juga tidak ingin Point Bulanan mereka berpindah Tangan ke orang lain yang tentu akan mempengaruhi proses Kultivasi Mereka.


" Saudara Ryu, Aku Zhi Wang mewakili Klan Zhi akan bergabung dengan Kelompok Macan Buas." Zhi Wang memakup tangannya mengingat Aksi yang dilakukan oleh Ryu sebelumnya.


" Saudara Ryu, Aku Hem Jun mewakili Klan Hem akan bergabung dengan kelompok Macan Buas." Hem Jun membuat keputusan yang tepat.


" Baiklah... Hua'er, Saudara Kai, Saudari Shuxiang, catat nama mereka." Ucap Ryu.


" Mmmm" Mereka membagi tugas hingga tercatat Anggota Macan Buas berjumlah 80 orang.


" Tuan Ryu, Jika kelompok kita sebanyak ini. Kita harus memiliki Markas. Ucap Xie Kai.


" Markas ya?" Ryu mengusap keningnya.


" Bukankah daerah Devisi 6 lebih sedikit Muridnya dan lebih lagi Tempat itu sangat Luas." Long Bai ingin mengerjai Ryu, mengingat cerita dari Seniornya Kepala Devisi 6 sangat Kejam.


" Terimakasih atas Informasinya saudara Bai." Ryu langsung berjalan ke wilayah Devisi 6.


" Bagaimana ini?" bisik dari beberapa Anggota karena pernah mendengar kekejaman Devisi 6.


" Kita ikuti dari belakang saja." Ucap beberapa Murid.

__ADS_1


__ADS_2