
Setelah itu memberikan penilaian kepada yang lain mulai dari Yinshi, Yunjiang, Tianhe, Ting Ye, Bing Ruyue, Wang Mingjun, Shu Meilu, Qin Shuomei, Li Jilan, Jiang Caiping, Nan Sian, Lan Liwei, Hong Kian, Zhao Luyi Zhao Liying dan yang terakhir Ling Queqi.
Setelah Ryu memberikan urutan peringkat, mereka semua mengangguk setuju lalu berjalan bersama menuju Istana Emas.
" Dari segi kekuatan kalian memang sama, tapi dari segi pengalaman bertarung akan mempengaruhi jalannya pertarungan. Untuk itu kalian harus belajar memahami pergerakan lawan dan mempelajari kelemahan kalian sendiri." Ryu menggunakan kesempatan itu untuk memberi pengetahuan kepada mereka dalam bertarung sambil melangkahkan kakinya.
" Lalu bagaimana dengan Ye'ye, Jun'jun, Lu'lu, Mei'mei, dan An'an? Dari segi usia, mereka jauh di bawah kami." Hong Kian seakan tidak percaya dengan kekuatan yang dimiliki oleh kelima Wanita itu.
" Meskipun mereka masih muda dari kalian, mereka memiliki tubuh Abadi yang memiliki keunggulan tersendiri." Ryu menjelaskan kepada mereka lalu menoleh ke arah Bing Ruyue.
" Yue'er... Aku tidak menyangka bahwa kamu bisa lebih unggul dari Jun'er, Lu'er, Mei'er dan An'er." Ryu menggelengkan kepala dengan pemahaman yang dimiliki oleh Bing Ruyue.
" Aku sudah berlatih dari sejak kecil. Sejak saat itu aku tidak pernah bertemu dengan siapapun kecuali Nenekku sendiri. Sampai akhirnya aku keluar dari tempat latihanku karena mendapat pesan dari leluhur yang ternyata adalah sainganku." Bing Ruyue melirik ke arah Yunjiang dimana di dalam Sekte Lembah Es mereka memanggil pemilik tubuh dari Yunjiang adalah Dewi Es Abadi bahkan ada beberapa yang memanggilnya Dewi Agung.
" Jika aku tidak mengirim pesan jiwa kepadamu, mungkin kamu tidak termasuk menjadi anggota keluarga kecil ini. Jadi seharusnya kamu berterimakasih kepadaku." Yunjiang berjalan dengan santai.
" Ah... Itu..." Bing Ruyue memasang wajah memerah seakan tidak percaya bahwa dia sekarang sudah memiliki Suami bahkan memiliki seorang Anak.
Suatu hal yang tidak pernah dia pikir sebelumnya. Jangankan untuk berpikir memiliki Suami, bahkan berinteraksi dengan sosok pria saja tidak pernah hingga sampai Bing Ruyue menghadiri acara pernikahan Ryu bersama Ling Queqi dan Ling Xianzi.
Sambil melirik ke arah Ryu, Bing Ruyue merasa sangat bahagia dengan hadirnya sosok yang telah menjadi Suaminya tersebut.
Di sisi lain Ryu hanya menginginkan 12 pemilik Tubuh Abadi dan Jiang Caiping saja, kini malah memperistri 13 pemilik Tubuh Abadi.
Diluar dugaan Ryu juga memperistri Ling Queqi, Nan Sian, Zhao Luyi, Zhao Liying, Hong Kian, Lan Liwei, Bing Ruyue bahkan Zhang Qixuan.
Meskipun begitu, Ryu tetap memperlakukan semua Istrinya itu dengan penuh perhatian dan kasih sayang yang sama agar tidak mengecewakan mereka.
Ryu juga sempat berfikir dengan Ling Xianzi dan Jinying yang sudah mengkhianati kepercayaannya yang lebih memilih orang lain.
Walaupun Ryu sangat marah kepada mereka berdua, tapi tetap saja mereka adalah bagian dari keluarga kecilnya yang tentu Ryu masih memiliki tanggung jawab sebagai seorang Suami.
" Jangan pikirkan itu lagi! Mungkin itu sudah menjadi takdir kita untuk berbagi Suami. Aku tidak pernah berpikir bisa seperti ini, tapi aku merasa sangat bahagia dan bahkan jauh lebih bahagia dari para wanita yang ada di luar sana." Nan Sian mengambil kesempatan langsung merangkul Ryu saat mereka sudah berada di dalam lantai dasar Istana Emas.
__ADS_1
" Ciihhhh... Bilang saja mau cari kesempatan." Xie Hua merebut Ryu dari Nan Sian.
" Haaahh... Kalian mulai lagi. Begini saja... Aku akan tinggal disini untuk beberapa hari dan melayani keinginan kalian. Dengan begitu kalian tidak perlu berebut lagi." Ryu kembali menengahi Istrinya.
" Baik... Sekarang aku yang pertama." Xie Hua menarik tangan Ryu lalu membawanya ke kamar utama.
" Tawaran yang bagus." Yuwang juga ikut menarik tangan Ryu menuju Kamar Utama.
" Qi'qi... Apa kamu tau resep rahasia Klan Ling untuk menambah stamina Pria?" Xin Chie menoleh ke arah Ling Queqi.
" Aku tidak punya. Mungkin di Cincin Ruang milik Ling Xianzi pasti ada. Karena hanya dia yang memiliki pemikiran yang aneh." Ling Queqi teringat akan Ling Xianzi, karena hanya dia yang bebas berkeliaran di Sekte Kuil Bambu.
Mendengar ucapan tersebut Xin Chie langsung mengambil Cincin Ruang milik Ling Xianzi yang mereka rebut sebelumnya hingga terlihat sebuah kotak Giok yang berisi sebuah lembaran.
" Ini dia... Kalian bantu aku mencari bahan resep ini." Xin Chie memperlihatkan lembaran kertas tersebut kepada yang lain.
" Aku akan membantu." Nan Sian mengambil lembaran tersebut lalu menuju ruang Sumberdaya.
Satu Jam kemudian mereka telah berhasil membuat beberapa Pil penambahan stamina lalu bergegas ke kamar utama.
Di kamar utama, terlihat Ryu sedang bersama Xie Hua dan Yuwang yang sedang asik dengan permainan mereka dimana mereka bertiga sudah menjelajahi dunia surgawi dengan kondisi tanpa busana.
Di atas Ranjang terlihat Ryu sedang berbaring dimana Yuwang sedang duduk di atasnya, sedangkan Xie Hua juga tengah asik dengan permainan lidah Ryu di bagian Inti miliknya.
" Brraaak." Pintu kamar langsung terbuka dimana yang lain sudah berdiri di depan pintu.
" Tidak sopan." Yuwang terlihat kesal karena permainannya terhenti.
" Kami juga ikut." Xin Chie langsung masuk ke dalam bersama yang lain.
" Jika kalian ingin sekaligus, Aku bisa mati." Ryu sedikit kesal karena milik Xie Hua dan Yuwang semakin menyempit yang tentu saja energi 'Yang'yang dikeluarkan juga banyak.
Dengan kata lain Ryu akan kewalahan menghadapi kedua Istrinya itu, apalagi harus ditambah Istrinya yang lain.
__ADS_1
Namun di sisi lain Xie Hua dan Yuwang merasakan keanehan dari suami mereka, dimana Xie Hua dapat merasakan sesuatu yang tersembunyi di balik tubuh Ryu.
Mereka berpikir seperti itu karena saat Xie Hua mengeluarkan Yin miliknya, saat itu juga Ryu mengeluarkan 'Yang' yang memiliki kepadatan yang sama.
Begitupun dengan Yuwang, meskipun dia sudah berkali-kali melakukan pelepasan Yin bersamaan dengan 'Yang' milik Ryu, namun energi 'Yang' Ryu seakan tidak ada habisnya.
" Hhhhmmm." Jiang Caiping merasakan Aura yang ada di dalam Kamar tersebut begitu sangat kuat.
" Ping'ping... Ada apa?" Xin Chie yang sudah melepaskan pakaiannya langsung menoleh ke arah Jiang Caiping.
" Sungguh keberuntungan langit." Jiang Caiping tersenyum lebar menatap ke arah Ryu sebagai mangsa yang empuk.
Melihat tatapan dari Jiang Caiping, Ryu langsung berkeringat dingin membayangkan sesuatu yang buruk akan terjadi padanya.
" Chie'chie.. Berikan Pil itu pada Gege! Dengan begitu kita akan mendapatkan energi 'Yang'yang berlimpah. Dengan kata lain, kita akan lebih cepat menyempurnakan tubuh Dewi Emas Suci." Jiang Caiping berjalan mendekati Ryu seraya melepaskan pakaiannya.
" Itu sudah pasti. Tapi jelaskan dulu, mengapa tatapanmu seperti itu kepada Suami kita?" Xin Chie yang sudah berada di atas Ranjang menatap tajam ke arah Jiang Caiping seakan meminta penjelasan.
" Suami kita memiliki 'Yang' Matahari. Itu artinya energi 'Yang' yang ada pada Suami kita tidak bisa habis ataupun berkurang sedikitpun. Hanya saja belum aktif dengan sempurna." Jiang Caiping membaringkan tubuhnya di atas Ranjang seraya mendekatkan wajahnya pada wajah Ryu.
" Gege... Apa kamu memiliki Teknik Kultivasi Ganda? " Jiang Caiping menyelidik.
" Apa hubungannya?" Ryu sedikit kesal.
" Gege... Apa kamu pernah menggabungkan Teknik Birahi Iblis dan Teknik Iblis nafsu? " Jiang Caiping kembali menyelidik.
" Deeeg." Jantung Tianhe, Yunjiang, Yinshi dan Yuwang seakan terhenti seraya menatap tajam ke arah Ryu.
Mereka masih mengingat jelas bahwa mereka pernah menggunakan Teknik tersebut.
" Jika Gege pernah menggabungkan Teknik itu, dengan kata lain Gege telah menanamkan benih 'Yang' Matahari. Tapi itu masih belum cukup. Agar 'Yang' Matahari bisa sempurna, Gege harus mencari Yin Es Racun, Yin dari pemilik Roh Phoenix Es dan yang terakhir Yin langit yang pernah aku berikan."
" Hmm... Sepertinya Gege pernah menyerap Yin itu, bahkan Gege juga pernah menyerap Yin Es Racun dari tiga wanita." Jiang Caiping menatap ke arah Istri Ryu yang lain.
__ADS_1