SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
CH 90. SEKTE KUPU-KUPU NERAKA


__ADS_3

Di Alam Mimpi, Ryu melihat Tianhe, Yunjiang, Yinshi dan Yuwang yang seakan berteriak minta tolong dengan tubuh terikat berlumuran Darah sambil berlari.


Disitu juga Terlihat Sheng Zhishu sedang menatapnya dengan dingin sambil membidik Anak Panah menuju ke Arah keempat Wanita tersebut.


Namun Saat Ryu ingin menghentikan aksi dari Sheng Zhishu , kini muncul Xin Chie dan Huli Yue melesat terbang langsung memotong kepala Sheng Zhishu.


Ryu yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak sekeras mungkin hingga dia terbangun dengan napas terputus-putus seakan mimpi tersebut sangat Nyata.


" Tidak mungkin." Ryu mencoba untuk menenangkan diri sambil mengusap wajahnya.


Sesaat Ryu berfikir, kini terdengar suara orang sedang mengetuk pintu yang membuatnya tersadar dari lamunan langsung beranjak dan membuka Pintu.


" Ryu'er... Bagaimana denganmu?" Tanya Du Lao.


" Maafkan aku Guru, untuk sekarang aku belum siap. " Ryu merasa bersalah.


" Ryu'er... Aku tidak tau apa yang membuatmu seperti ini? Bukankah itu akan sangat membantumu agar lebih kuat lagi. Bahkan kau lebih Jenius dari Kaisar Perang." Du Lao merasa Gelar yang tepat untuk Ryu sekarang bahkan selama ini Du Lao menyembunyikan kejeniusan Ryu sebelum dia Kuat.


" Guru.., jika diizinkan aku ingin mencari ketenangan untuk beberapa saat. Jika aku sudah merasa Siap, Aku akan kembali lagi ke sini." ucap Ryu.


" Jika itu yang kamu inginkan, aku Sebagai Gurumu memberikan Restu. Tapi ingat, saat kamu kembali Aku harap kamu tidak mengecewakan Guru." Du Lao ingin memperlihatkan kepada yang lain Hasil Pengajarannya terhadap Ryu.


" Guru tenang saja, aku akan kembali lagi kesini." Ryu meyakinkan Du Lao.


" Baiklah, Aku akan mengurus semuanya. Kalau begitu Pergilah dan cepat kembali!." Du Lao memberikan sebuah Lencana kepada Ryu.


" Terimakasih Guru. Aku akan kembali lagi setelah sudah siap." Ryu langsung beranjak dari tempatnya menuju gerbang Sekte.


Saat berada di Luar Gerbang Sekte, terlihat ada beberapa orang yang menatapnya dari kejauhan sampai Ryu benar-benar tidak kelihatan lagi Punggungnya.


Ryu yang sudah jauh dari Wilayah Sekte Harimau Putih terus berfikir untuk menemukan cara agar lebih kuat lagi agar bisa menuju Dunia Abadi secepatnya.


' Istriku, aku harap kalian baik-baik saja.' Pikir Ryu sambil melangkah mengikuti jalan setapak.


Setelah berjalan selama seharian, Ryu telah berada di Sebuah Permukiman Warga yang terlihat tidak ada Seorang Pria satupun.


Berhubung hari sudah sore, Ryu langsung mencari Penginapan untuk beristirahat sejenak.


Sesampai di Penginapan, Ryu langsung menuju meja Kasir untuk memesan sebuah Kamar.


" Bibi, Aku ingin memesan sebuah Kamar untuk satu malam dan beberapa makanan." ucap Ryu.


" Anak Muda, Bukannya aku tidak membolehkan kamu menginap disini. Tapi secepatnya kamu pergi jauh dari Wilayah ini." Wanita Paruh Baya berkeringat dingin.


" Bibi, Apa yang terjadi? mengapa aku tidak bisa tinggal disini? " Ryu merasa Heran.


" Anak Muda, Sayangi Hidupmu. Apa kamu tidak melihat disini tidak Ada Pria Satu pun. Itu semua karena mereka Semua Mati dibunuh oleh Anggota Sekte Kupu-kupu Neraka baru Dua Hari yang lalu." Ucap Wanita tersebut.


" Sekte Kupu-kupu Neraka?." Ryu mengerutkan kening.


' Tuan, Sepertinya Anda akan mendapatkan masalah Besar. Tidak kusangka Sekte Kupu-kupu Neraka bisa berada disini.' Suara Shizi Terdengar.


" Kalau begitu Aku pamit dulu." Ryu pergi meninggalkan Penginapan tersebut langsung menuju ke Sebuah Hutan untuk mencari tempat yang aman.


Merasa sudah cukup Aman, Ryu Langsung membuat Pelindung lalu membuat sebuah Kemah tempat untuk beristirahat.


' Shizi, Apa maksudmu tadi?' Ryu membalas Pesan Jiwa kepada Shizi.


" Tuan, Sekte Kupu-kupu Neraka adalah Sekte Aliran Hitam yang pernah ada di Dunia Abadi. Teknik yang mereka Gunakan sangat Aneh, yaitu Mengambil Jantung para Pria untuk meningkatkan Kultivasi mereka." Shizi tiba-tiba keluar.


" Shizi, tolong jelaskan! " Ryu penasaran sekaligus merasa ngeri.


Shizi pun menjelaskan bahwa Sekte Kupu-kupu Neraka adalah Sekte yang Anggotanya terdiri dari Semua Wanita dimana mereka mengajarkan Teknik Kultivasi dengan menyerap Jantung para Pria.

__ADS_1


Sekte tersebut sudah ada sejak Ribuan Tahun yang lalu dan Berada di Dunia Abadi yang sering membuat kekacauan dan Korban mereka adalah Semua Pria.


Saat itu Dunia Abadi benar-benar diambang Kehancuran hingga muncul Sepasang Kekasih dari Aliran Hitam yang menciptakan Teknik Kultivasi Ganda untuk mempercepat Kultivasi mereka dan berhasil menghancurkan Sekte Kupu-kupu Neraka.


Saat itulah Sekte Kupu-kupu Neraka langsung menghilang dari Dunia Abadi dan Sepasang Kekasih tersebut Keluar dari Sekte Membuat sebuah Perguruan kecil merekrut lima Pasangan muda-mudi sebagai Murid mereka.


Setelah Puluhan Tahun berlalu Murid dari kelima Pasangan Pengguna Kultivasi Ganda banyak mencemarkan Nama Baik Perguruan Teknik Kultivasi Ganda karena disalahkan gunakan sehingga Sepasang Kekasih tersebut Membunuh semua Muridnya tanpa sisa Termasuk Shizi dan Kekasihnya yang tidak pernah Melanggar aturan juga terkena Imbasnya.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu turut prihatin dengan kejadian yang menimpa Shizi dan Kekasihnya hingga terkena imbas.


Tragedi terbunuhnya Shizi dan Kekasihnya ketika mereka melakukan Teknik Kultivasi Ganda yang membuat jiwa mereka melayang entah kemana dan entah berapa lama hingga terkunci di Bunga Teratai Suci Yin-Yang selama Ratusan Tahun.


Saat kejadian Penyerangan terhadap Ryu hingga membuat Jiwa kekasihnya tersedot ke Tubuh Ryu dan hanya jiwa Shizi lah yang masih bertahan sekarang dalam keadaan lemah karena sudah lama meninggalkan tubuh.


" Shizi, aku minta maaf karena telah membunuh kekasihmu. Aku berjanji akan mencari Tubuh Baru untukmu agar kamu bisa menemukan kebahagiaan yang baru." Ryu mengerti bagaimana rasanya kehilangan orang yang mereka Cintai.


" Tuan, Itu bukan salahmu sepenuhnya. Karena saat itu kami dikendalikan untuk menyerang Organ tubuh Tuan." Shizi mulai sadar jika bukan karena mereka, Ryu juga tidak mungkin kehilangan Ketujuh Istrinya.


" Bagaimana menurutmu jika aku menggunakan Tubuh Anggota Sekte Kupu-kupu Neraka untukmu?" ucap Ryu.


" Tuan, itu terlalu berbahaya. Bisa-bisa Tuanlah yang menjadi Korban." Shizi merasa khawatir.


" Aku Punya Rencana" Ryu memikirkan tentang Penggabungan Teknik Ilusi Iblis Nafsu dan Ilusi Birahi Iblis.


Ryu pun langsung mengambil tempat untuk duduk bersila mempelajari Kedua Teknik tersebut.


Namun saat menggabungkan Kedua Teknik tersebut, Tubuh Ryu seakan Menolak langsung memancarkan Aura yang sangat kuat hingga Pelindung yang dia buat langsung hancur.


' Aura ini? ' Shizi seakan bergejolak ingin Menyerap Energi yang ada pada Ryu.


Shizi pun seakan hilang kendali dengan penuh Hawa Keserakahan, namun karena tidak memiliki Tubuh dia pun mengurungkan niatnya dan berharap Ryu bisa menemukan Tubu baru untuknya secepat mungkin.


" Haaahh... Sepertinya aku tidak bisa menggunakan Teknik tersebut." Tubuh Ryu terus memancarkan Aura Aneh yang sangat kuat.


Saat Ryu mulai melangkahkan kakinya, Ryu merasakan kepalanya sangat Pusing semakin lama semakin kuat yang membuat dia Pingsan.


Saat Ryu Pingsan Terlihat beberapa Sosok Wanita yang sedang menuju ke arahnya sambil menatap Tubuh Ryu dengan seksama.


" Saudari Chieyu, Tunggu apa lagi? bunuh dan Ambil Jantung Pemuda ini." Ucap salah satu Murid Sekte Kupu-kupu Neraka.


" Tunggu! Aura Pemuda ini sangat kuat. Lebih baik kita membawanya kepada Guru. Aku yakin Tubuh Pemuda ini menyimpan Puluhan kali lebih berharga dari Jantung." Chieyu berasumsi.


Setelah berdiskusi sebentar, Murid Sekte Kupu-kupu Neraka langsung membawa Ryu yang sudah terikat dengan Tali yang dialiri Qi menuju ke Sekte Kupu-kupu Neraka.


Shizi yang melihat kejadian tersebut hanya bisa terdiam karena tidak bisa melakukan apapun.


Ryu yang sudah Bangun dalam Kondisi terikat mencoba untuk berontak namun Tali yang mengikatnya sangat kuat bahkan membuat tubuhnya melemah.


' Shizi, apa yang terjadi?' Ryu mencoba bertanya kepada Shizi melalui Pesan Jiwa.


' Tuan telah ditangkap oleh Murid Sekte Kupu-kupu Neraka saat Tuan Pingsan.' Jawab Shizi.


' Apa?' Ryu tidak bisa menahan rasa kagetnya.


' Sepertinya Mereka tertarik dengan Aura yang ada pada Tubuh Tuan Itulah kenapa mereka tidak membunuh Tuan saat Pingsan.' ucap Shizi.


Ryu langsung mengukur Tingkat Kultivasi Kesepuluh Wanita tersebut dengan diam-diam dimana semua sudah berada di Pendekar Alam Tahap Menengah.


' Ini Gawat, Bisa-bisa aku akan mati disini ' Ryu memikirkan cara untuk meloloskan diri.


' Sepertinya Tuan harus sedikit berkorban untuk mereka, dengan begitu Tuan akan mendapatkan keuntungan yang banyak.' ucap Shizi.


' Maksudmu?' Ryu Penasaran.

__ADS_1


' Tuan, Mereka pasti akan menyerap Energi 'Yang' pada Tubuh Tuan dengan cara berhubungan badan. Karena dalam Sekali berhubungan dengan Tuan, itu sama saja mereka Berkultivasi Puluhan Tahun.' Shizi seakan enggan mengatakan hal tersebut.


' Jadi, Tuan Turuti saja keinginan Mereka. Dengan begitu Tuan bisa menggunakan Teknik Kultivasi Ganda menyerap Energi Yin mereka.' Shizi yang sebenarnya Tidak Rela membiarkan Energi 'Yang'Pada Tubuh Ryu diambil oleh orang lain.


' Kau serius? apa hanya Demi Kekuatan mereka akan melakukan hal itu?' Ryu seakan tidak percaya.


' Itulah Jalan Kultivator Tuan. Di Dunia Abadi sekalipun Rela melakukan apapun demi meningkatkan Kultivasi. Bahkan Putri Ataupun Ratu Kerajaan atau Kekaisaran rela mengorbankan Tubuh mereka jika Ada Orang yang memiliki Harta Langit seperti yang ada pada Tubuh Tuan.' ucap Shizi.


' Haaahh... Aku sudah tau... Yang Kuat akan menjadi Penguasa dan bertindak sebagai Hakim sesuka hati dan yang lemah harus menunduk dan menurut.' Ryu sudah paham semua Kultivator berlomba-lomba untuk lebih kuat agar tidak ditindas termasuk Ryu sendiri.


' Baguslah kalau Tuan sudah paham. Jadi aku tidak Perlu lagi menjelaskan panjang lebar.' ucap Shizi.


Setelah itu Ryu tidak lagi melawan bahkan memilih untuk Tidur di Atas pundak Sosok Wanita yang tidak dia kenal.


Setelah berjalan selama Tiga Hari, Mereka telah tiba di sebuah lembah yang memiliki Kabut Putih yang sangat tebal hitam mencapai 100 Meter.


Chieyu yang merasakan tidak ada lagi Perlawanan dari sosok pemuda yang di pundaknya kini lebih bebas melangkahkan kakinya hingga sudah berada di Gerbang Sekte Kupu-kupu Neraka.


Mereka pun meminta kepada Guru Mereka untuk mencari Aura Apa yang ada pada tubuh Ryu.


Dengan Tubuh gemetar Guru mereka meminta untuk dibawa ke Hadapan Paktriak mereka saja karena sangat Khawatir.


" Dalam Tubuh Pemuda ini ada Harta Langit yang tidak ternilai harganya. Lebih baik kita Antar dia kepada Peri Kupu-kupu, jika dia tau lebih dulu sebelum kita mengantarnya maka dia akan membunuh kita." Ucap Guru Pertama.


" Baik Guru." jawab mereka langsung membawa Ryu ke Ruangan Guru Agung.


Di dalam Ruangan Guru terlihat Sosok Wanita yang sudah berusia lebih dari Seratus Tahun namun masih memiliki penampilan Seusia 20 Tahun dengan wajah cantik dan memiliki kulit putih bersih.


" Salam Guru Agung, Kami membawakan Harta Langit pada Pemuda ini." ucap guru Pertama.


" Kerja yang Bagus." Peri Kupu-kupu memandang Ryu dengan penuh nafsu.


Seketika Semua Guru langsung menuju ruangan tersebut karena penasaran dengan Aura yang sangat kuat dari Ruang Guru Agung.


" Kalian bunuh saja Aku! Kau, Kau dan kau telah menggagalkan rencanaku untuk bunuh diri." Ryu sambil menatap Chieyu dan temannya seakan kesal.


Hal itu tentu saja membuat semua yang ada di tempat itu merasa heran dan saling berpandangan.


" Anak Muda mengapa kamu ingin bunuh diri?" Peri Kupu-kupu menyelidik.


" Kekasihku pergi dengan Pria lain. Untuk apa lagi aku hidup." Ryu terlihat murung.


" Lepaskan Talinya dan bawa dia sebagai Tamu Istimewa." Peri Kupu-kupu memberi perintah kepada kelima Pelayan.


" Baik " Kelima Pelayan tersebut membawa Ryu ke Ruangan lain.


Setelah kelima Pelayan membawa Ryu ke Ruangan lain, Guru Agung, Dua puluh Guru lain serta Chieyu dan temannya terdiam sejenak seakan memikirkan sesuatu.


" Apa kalian tau ada cara lain untuk menyerap Harta Langit yang ada pada tubuh Pemuda itu?" Peri Kupu-kupu terlihat serius.


Mendengar pertanyaan tersebut semua berfikir hingga tidak menemukan jawaban apapun dan menggelengkan kepala.


" Haaahh... Tidak aku sangka di Usiaku Sudah mencapai 120 Tahun harus menyerahkan sesuatu yang berharga untuk mendapatkan Kekuatan." Peri Kupu-kupu dengan wajah memerah.


" Guru Agung, Apa maksudnya?" Tanya Chieyu yang membuat Peri Kupu-kupu dan 20 Guru langsung memasang wajah memerah.


" Guru Pertama, Jelaskan padanya! " Peri Kupu-kupu melempar pertanyaan tersebut.


" Ah... Itu... Murid Chieyu Untuk menyerap Energi 'Yang' pada Pemuda itu hanya dengan berhubungan intim." Guru Pertama mencoba memperbaiki sikapnya.


" Waktu aku masih berusia 13 Tahun untuk dijadikan Wanita Penghibur dan Sering dilecehkan oleh Para Pria. Beruntung Mendiang Guru menyelamatkanku hingga mengangkatku menjadi Muridnya. Begitupun dengan nasib Kalian, Semua aku selamatkan waktu kalian berusia 10 hingga 13 Tahun." Peri Kupu-kupu menatap 20 Guru bergantian.


Mendengar ucapan tersebut 20 Guru masih ingat dengan jelas bagaimana dengan nasib mereka yang semua dari kalangan Warga biasa.

__ADS_1


Bahkan mereka juga mengambil Murid lainnya ada yang masih berusia 5 Tahun karena dibuang Orang Tua mereka dengan berbagai Alasan Hingga Seluruh Anggota Sekte Kupu-kupu Neraka sangat membenci sosok Pria apalagi memang jalan Kultivasi mereka yang membutuhkan jantung Pria.


Di dalam suasana hening, Mereka memiliki pemikiran masing-masing karena tidak ingin menyiakan kesempatan Harta Langit yang berharga.


__ADS_2