
Disisi lain Jinying hanya tersenyum sambil menatap ke arah mereka.
" Sekarang kalian sudah memiliki 10% Tubuh Abadi, Aku akan mencari cara untuk mencari pemilik Tubuh Abadi yang lain." Ucap Ryu.
" Sebenarnya aku memiliki cara. Hanya saja membutuhkan bantuan kalian semua." Ucap Jinying.
" Ying'ying... Bagaimana caranya?" Tanya Sheng Zhishu.
" Setelah kita semua memiliki tubuh Dewi Emas Suci, kalian bisa membantu kami untuk memiliki Tubuh Abadi juga." Ucap Jinying.
" Kalau begitu tunggu apa lagi? Setelah kita semua sudah menyempurnakan tubuh Dewi Emas Suci, Aku yakin bisa mengalahkan Suami kita." Ucap Jiang Caiping.
" Aku setuju! Kali ini kita harus menang dari Suami kita." Nan Sian ikut menimpal.
" Mmmm... Semua mengangguk setuju lalu pergi ke ruang Kultivasi.
Begitupun dengan Ryu, dia juga kembali menuju ruang Kultivasi untuk meningkatkan tubuh Dewa Agung.
*****
Lebih dari tiga tahun telah berlalu mereka terus berada di Dunia Quzhu, yang artinya mereka hanya menghabiskan waktu selama satu minggu untuk waktu yang sebenarnya.
Meskipun begitu, usia mereka hanya bertambah seperti waktu yang sebenarnya.
Dengan bantuan Harta langit dan yang lain, Kini Ryu telah mencapai Tubuh Dewa Agung tahap sempurna.
Untuk Sheng Zhishu, Xin Chie, Huli Yue, Tianhe, Yunjiang, Yinshi, Yuwang, Xie Hua, Ting Ye, Wang Mingjun, Shu Meilu, Qin Shuomei dan Li Jilan telah berhasil menyempurnakan tubuh Dewi Emas Suci.
Begitupun dengan Ling Queqi, Jiang Caiping, Nan Sian, Zhao Luyi, Zhao Liying, Hong Kian, Lan Liwei, Bing Ruyue, Zhang Qixuan dan Jinying juga telah berhasil mendapatkan Tubuh Abadi dan tubuh Dewi Emas Suci.
Itu semua tidak lepas dari bantuan Ryu, Sheng Zhishu dan yang lain yang juga ikut membantu proses tersebut.
Meskipun belum menerobos Pendekar Surgawi tahap akhir, Ryu dan Istrinya memiliki Aura yang sangat kuat dari sebelumnya.
" Haaahh... Akhirnya kita berhasil." Sheng Zhishu dan yang lain terlihat senang.
" Mmmm... Itu semua berkat kerjasama kita." Ucap Jinying.
" Itu benar... Aku tidak menyangka bisa memiliki Tubuh Abadi seperti yang lain." Ucap Ling Queqi.
" Semua itu karena teknik yang dimiliki Ying'ying." Jiang Caiping menoleh ke arah Jinying.
" Jika tanpa bantuan Gege dan kalian semua, aku juga tidak bisa mendapatkan Tubuh Abadi." Jinying tidak menyangka dengan pencapaiannya dan yang lain.
" Sekarang sudah waktunya kita keluar dari Dunia Quzhu. Aku ingin mengunjungi Pasukan Semesta terlebih dulu." Ryu melangkahkan kakinya yang diikuti Sheng Zhishu dan yang lain.
__ADS_1
Di kediaman Pasukan Semesta, kini Ryu dan 23 Istrinya langsung disambut oleh anggota Pasukan Semesta dengan antusias.
" Salam Dewa Agung, Salam Dewi Agung." Semua Pasukan memberi hormat.
" Terimakasih atas sambutan kalian semua... Satu minggu telah berlalu, bahkan dua hari telah terlewati dari yang aku janjikan. Kalian Semua Sangat Luar Biasa. " Ryu bersuara dengan lantang.
"Hidup Pasukan Semesta." Teriak para anggota Pasukan Semesta dengan lantang.
Ryu dapat merasakan tingkat Kultivasi Wu Tian, Yu Wei, Yu Min, Luan Hua, Luan Quan, Luan Qian, Luan Qiang, Luan Weily, Guang Cheng, dan Wenlie sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal.
Sedangkan untuk Dao Luo dan Yan Ran masih berada di Pendekar Surgawi tahap awal, hal itu membuat Ryu mengerutkan kening.
" Dao Luo, Yan Ran... Apa kalian memiliki kendala?" Tanya Ryu.
" Maaf Dewa Agung... Sebenarnya selama ini aku dan Yan Ran membantu anggota Pasukan Semesta yang baru bergabung agar semuanya bisa mencapai Pendekar Langit tahap akhir. Ucap Dao Luo.
" Jadi begitu... Dao Luo, Yan Ran... Terimakasih atas pengertian kalian." Ucap Ryu.
" Tidak masalah Dewa Agung... Justru kami sangat senang bisa membantu yang lain." Ucap Dao Luo.
" Kalau begitu persiapkan diri kalian masing-masing." Ucap Ryu.
" Sekarang kita akan menghancurkan lima Sekte Besar dan Satu Kekaisaran. Dengan kekuatan baru kalian, kita akan menghapus mereka untuk membalas rasa sakit Hati Mertuaku. " Ryu melanjutkan.
" Sekarang persiapkan diri kalian! Aku akan memanggil kalian nanti. " Ryu mengisyaratkan kepada mereka.
" Baik Dewa Agung." Sahut mereka bersamaan lalu menuju ke tempat mereka masing-masing.
" Istriku Dewi Agung yang cantik... Aku ada urusan sebentar. Kalian tunggu di Istana Kristal." Ucap Ryu sambil menggoda 23 Istrinya.
" Baik Dewa Agung yang tampan." Sheng Zhishu dan yang lain membalas ucapan dari Ryu lalu masuk ke dalam Istana Kristal.
Setelah mereka pergi, Ryu langsung menuju ke Ruang Pertemuan Sekte yang terlihat Patriak dan Para Tetua sedang berada di tempat itu.
" Salam Tuan Muda Ryu." Seluruh Tetua memberi hormat.
Mendengar ucapan Tersebut, Ryu mengerutkan kening langsung duduk di sebuah kursi yang kosong.
" Ryu'er... Berapa banyak kejutan lagi yang kamu buat. Sumbangsih mu bahkan melebihi apapun kepada Sekte ini. " Patriak Mao menggelengkan kepala
" Tuan Muda Ryu.... Kamu telah menjadi Bintang dan panutan dari semua Murid. Sekarang mereka tambah bersemangat dalam berlatih." Tetua Siwu senyum lebar.
"Mmmm... Ayah Mertua, Sesuai janjiku ada berapa orang yang sudah naik dua tingkat selama dua minggu." Ryu bertanya kepada mereka.
Sebelumnya Ryu dapat merasakan potensi yang mereka miliki, Ryu faham karena selama puluhan tahun mereka tidak mendapatkan Sumberdaya yang layak. Karena itulah mereka kesulitan untuk meningkatkan Kultivasi.
__ADS_1
" Ryu'er... Sepertinya yang naik dua tingkat hanya 47 orang termasuk Shui Jian, Tetua Jila dan 23 Murid yang berhasil memiliki Hewan Kontrak. Bahkan mereka berlatih siang malam setelah kalian datang satu minggu yang lalu." Patriak Mao menggelengkan kepala atas prestasi mereka yang sangat luar biasa.
" Ayah Mertua sesuai janjiku, aku akan memberikan Cincin ini Pada Mereka. " Ryu memberikan 47 Cincin kepada Patriak Mao.
" Cincin ini aku namakan Cincin Pemulihan. Selain memiliki ruang seperti Cincin Ruang Surgawi, Cincin ini juga memiliki energi penyembuhan tingkat langit." Ucap Ryu.
" Apa?" Seluruh tetua sangat kaget.
Mereka menyayangkan diri mereka tidak berlatih keras, menurut mereka Cincin itu adalah Harta yang tidak ternilai.
" Baiklah Aku undur diri! Ada Hal yang aku kerjakan." Ryu memberi hormat kemudian meninggalkan ruangan tersebut.
" Patriak... Menantu anda memang sangat luar biasa. Bagaimana dia bisa membuat Cincin yang bisa dikatakan Pusaka yang sangat langka sebanyak itu" Ucap Tetua Siwu
"Jangankan kalian, aku sendiri juga tidak tau." Ucap Patriak Mao seraya menggelengkan kepala.
" Tetua Siwu... Kumpulan semua Murid biar aku sendiri yang memberikan kepada mereka yang berhak. Dengan begitu akan membuat murid lainnya lebih giat berlatih" Lanjut Patriak Mao.
" Baik Patriak." Tetua Siwu meninggalkan ruangan tersebut menuju lapangan Sekte.
*****
Sekte Lembah Iblis:
Di Depan Gerbang Sekte, Kini Ryu dan Istrinya anggota Pasukan Semesta yang tengah bersiap tinggal menunggu Perintah.
Tanpa menunggu lama Ryu dan beberapa Istrinya langsung mengeluarkan Hewan Kontrak miliknya yang diikuti oleh beberapa Anggota Pasukan Semesta yang lain.
" Bboooom." Tekanan dari berbagai elemen yang sangat kuat menerjang pintu Gerbang hinga terlempar puluhan meter.
Para Penjaga yang berbeda di dekat Gerbang langsung ikut terbanting dan mati mengenaskan.
" Pasukan Semesta... Serang!!!" Seru Ryu dengan lantang.
" Hidup Pasukan Semesta." Para Pasukan Semesta langsung masuk ke dalam Sekte Lembah Iblis menyerang siapa saja musuh di depan mereka.
Ryu yang kini berada di atas punggung Tou Shuijing, langsung melesat menuju Ke bangunan utama Sekte Lembah Iblis.
Sheng Zhishu dan yang lain masing-masing kini terbang menuju lapangan Sekte.
Sheng Zhishu dan yang lain juga langsung melesat secepat kilat menerjang para musuh.
" Mei'mei... Mari kita berlomba, siapa yang lebih banyak membunuh." Yinshi menoleh ke arah Shu Meilu.
" Ggooooaaarr." Tanpa menjawab apapun Shu Meilu langsung berubah wujud menjadi sosok Harimau Putih menerjang siapapun yang berada di depannya.
__ADS_1