
Sebagai bentuk dukungan dari Kawan-kawan para Pembaca SANG DEWA AGUNG, penulis berharap namun tanpa unsur paksaan cukup memberikan waktu luang untuk:
Memberikan 'LIKE ' di setiap Episode.
Sempatkan untuk meninggalkan ' KOMENTAR ' meski hanya huruf 'x' maupun 'z'
Dengan demikian Penulis bisa lebih bersemangat untuk menyelesaikan cerita ini sampai Tamat. πππ
...****************...
Di sebuah lembah terdapat beberapa bangunan yang seperti sebuah permukiman namun terlihat seperti sebuah Sekte yang cukup besar.
Di dalam salah satu bangunan, terdapat sosok Wanita yang masih muda namun sudah berusia lebih dari seribu tahun sedang berhubungan intim dengan sosok Pria masih muda yang terlihat sudah dalam keadaan lemah karena energinya sudah banyak terkuras.
Sedangkan di sudut ruangan juga terdapat empat sosok Pria yang juga kehabisan tenaga namun masih berusaha untuk menikmati keindahan tubuh dari sosok wanita yang sedang menikmati sensasi dari rekan mereka.
" Nona... Biarkan kami memulihkan tenaga dulu. Setelah itu kami akan melayani nona lagi." ucap salah satu sosok pria muda yang tidak ingin menyiakan kesempatan tersebut.
" Kalian semua payah... Kalian tidak bisa memuaskanku. Sekarang pergilah dari sini sebelum aku membunuh kalian." Sebuah tatapan dingin dari Wanita tersebut yang masih tanpa busana.
" Ba... Baik Nona." keempat pemuda tersebut berkeringat dingin sambil memungut pakaian mereka langsung meninggalkan kamar tersebut.
" Maaf Nona... Aku sudah tidak kuat lagi. cairan milikku sudah berkali-kali keluar." Sosok pemuda yang dibawah wanita tersebut tidak mampu lagi.
" Kalian sama saja. Ambillah dan cepat pergi dari sini." Wanita itu memberikan puluhan batu roh kepada pemuda yang melayaninya tersebut.
" Terimakasih Nona... Aku akan berjanji akan kesini lagi saat kondisiku sudah Prima." pemuda tersebut tidak ingin menyiakan kesempatan itu disamping nafsunya tersalurkan, dia juga mendapatkan batu roh.
" Nafsu kalian sangat besar, tapi tidak sesuai dengan tenaga. Cepat pergi." Wanita itu berkata dengan tatapan dingin.
" Ba... Baik Nona." ucap pemuda tersebut sambil memungut pakaiannya langsung keluar dari kamar.
" Haaahh... Dimana aku bisa mendapatkan energi 'Yang' yang lebih banyak lagi untuk meningkatkan Kultivasiku." wanita itu terlihat kesal sambil memasang pakaiannya kembali.
__ADS_1
Tidak beberapa lama terdengar suara ketukan pintu di kamarnya.
" Permisi Guru." terdengar suara dari balik pintu.
" Langsung masuk saja." ucap wanita tersebut.
" Baik Guru." wanita muda yang dari luar pintu langsung masuk ke kamar.
" Zi'er... Sepertinya kamu sudah menerobos Pendekar Surgawi tahap awal." ucap wanita yang dipanggil dengan sebutan Guru.
" Itu semua berkat bimbingan Guru." ucap Ling Xianzi.
" Zi'er... Sudah aku jelaskan berkali-kali jangan bawa pemuda-pemuda sampah itu kepadaku. Nafsu mereka saja yang besar, tapi tidak untuk tenaganya." ucap wanita yang dipanggil Guru.
" Tapi Guru... Semua pemuda yang aku berikan itu memiliki 'Yang' murni." Ling Xianzi mengerutkan keningnya.
" Haaahh, sudahlah... lalu bagaimana dengan korban yang kamu janjikan sebelumnya?" tanya Wanita tersebut.
" Calon Korban itu adalah seorang Kaisar dari Kekaisaran Awan itu sendiri." ucap Ling Xianzi.
" Jika korban itu bisa memuaskanku, maka aku akan memberikan hadiah yang pantas untukmu. Tapi sekarang Kekaisaran Awan sedang dalam perlindungan Pria busuk itu. Sepertinya dia sudah keluar dari latihan tertutupnya. Kamu jangan gegabah." Wanita tersebut mengingatkan.
" Baik Guru... Aku akan berhati-hati." ucap Ling Xianzi.
" Aku harus mencari Wanita yang memiliki Tubuh Abadi untuk menyempurnakan tubuhku. Tapi aku tidak tau kemana aku mencarinya.?" Ling Xianzi mengerutkan keningnya.
" Kamu ada benarnya... meskipun kamu memiliki jiwa abadi, tapi jika tidak memiliki tubuh Abadi maka sama saja sia-sia." ucap wanita tersebut.
" Apa guru tau dimana tubuh abadi itu berada?" tanya Ling Xianzi.
" Aku juga tidak tau... Tapi aku pernah mendengar tentang Tubuh Abadi itu, tapi semua bukan dari kalangan Manusia. Mereka semua rata-rata dari Roh Suci yang diantaranya Ratu Kirrin Api berada di wilayah Sekte Lembah Api, Dewi Phoenix Api berada di kedalaman Hutan Bambu dimana tempat asalmu, Ratu Merak ada di Menara Awan, Putri Naga Emas ada di wilayah Sekte Naga Emas, Dewi Phoenix Petir adalah orang yang pernah membunuhmu di kehidupan sebelumnya. Sepertinya kamu sudah kehilangan ingatan untuk hal itu."
" Ratu Rubah Langit tidak pernah lagi muncul, aku yakin dia sudah mati⦠Aku harap kamu bisa memilikinya. Hanya ada satu yang dari kalangan Manusia, yaitu Tubuh Dewi Agung yang ada di Goa Es Abadi wilayah Sekte Lembah Es." Wanita tersebut menjelaskan kepada Ling Xianzi.
" Kalau begitu aku akan mencari keberadaan mereka, sebelum orang lain menemukan mereka." ucap Ling Xianzi
" Mereka sangat sulit untuk ditemukan... Tapi aku pernah mendengar dari percakapan Guru Agung, Guru Pertama dan Guru Kedua bahwa di Lembah Neraka ada jasad Dewi Kematian yang disegel selama ribuan tahun yang lalu dalam sebuah goa yang tidak bisa terlihat oleh mata telanjang, jasad Ular Emas berkepala tiga di Gurun pasir wilayah Kekaisaran Han, dan jasad Biarawati yang berada di wilayah Sekte Kuil Cahaya Kebenaran di Kekaisaran Taiyang." ucap wanita tersebut.
" Terimakasih Guru... Semoga aku bisa menemukan salah satu dari mereka." Ling Xianzi terlihat senang.
" Aku sarankan agar kamu menguasai Teknik tubuh Emas terlebih dulu sampai ke tahap sempurna. Dengan begitu kamu akan bisa mendapatkan energi 'Yang' yang berlimpah, karena dalam satu kali berhubungan intim kamu bisa menyerap habis energi 'Yang' dari korban." ucap wanita tersebut.
" Tapi Guru... Teknik itu sangat susah." Ling Xianzi sangat ragu, jika ingin menciptakan tubuh Emas bisa membutuhkan waktu paling cepat memakan waktu seratus tahun.
" Aku ada salinan teknik tubuh emas itu, jadi pelajarilah saat kamu ada waktu. Tubuh emas tidak hanya membuat kulitmu lebih kencang dan lebih halus, tapi juga kekuatan fisikmu lebih kuat dua kali lipat dari tubuh Naga Langit dan tulang Naga Langit." Wanita tersebut memberikan sebuah Kitab kepada Ling Xianzi.
__ADS_1
" Terimakasih Guru..." Ling Xianzi senyum kemenangan jika dia berhasil memiliki tubuh emas, maka bukan tidak mungkin Ryu akan lebih tertarik kepadanya.
Bahkan Ling Xianzi berniat untuk menjadikan Ryu sebagai korbannya sebelum diserahkan kepada Guru Agung, Guru Pertama, Guru Kedua Guru ketiga, Guru keempat dan Guru kelima yang sebagai guru yang mengajarnya.
' Ini yang namanya menyelam sambil minum air. Disamping mendapatkan Pusaka langit dari kelima Guru sekaligus dan mendapatkan Artefak Kuno milik Guru Agung, Aku juga mendapatkan hati Ryu Gege.' Ling Xianzi senyum licik.
" Aku pernah mendengar percakapan dari dua sosok di sebuah kedai, bahwa Kaisar Ryu kebal terhadap racun dan ilusi. Itu terjadi beberapa tahun yang lalu saat Pemuda itu belum menjadi Kaisar. Pemuda itu dengan mudah menghalau Ilusi dan racun dari tiga murid Sekte Kabut Ilusi dan membunuhnya." Ling Xianzi tidak sengaja mendengar percakapan dari pengunjung yang dia Fikir adalah mata-mata dari Sekte Aliran Netral.
Kedua Sosok misterius itu menceritakan bahwa saat itu mereka sedang melakukan perjalanan mencari keberadaan Manusia Rawa. Mereka melihat dengan jelas dari wajah Pemuda tersebut seperti Kaisar yang baru mereka kenal.
" Jadi begitu... Sepertinya tidak mudah untuk menangkap Pemuda itu. Kamu tunggu disini sebentar. Aku akan membicarakan hal ini kepada Guru Agung." wanita tersebut meninggalkan kamar menuju ruang pribadi Guru Agung.
Setelah menunggu waktu cukup lama kini sosok wanita yang memakai gaun merah kembali menemui Ling Xianzi yang masih berada di kamarnya.
" Bagaimana Guru?" Ling Xianzi terlihat penasaran.
" Haaahh... Aku tidak percaya hanya untuk mengurus satu orang, Guru Agung harus mengeluarkan serbuk mata merah ini. Zi'er... Kamu jangan sampai membohongi kami. Jika pemuda itu mengecewakan kami, maka aku sendiri yang akan membunuhmu." wanita tersebut menatap tajam ke arah Ling Xianzi dengan Aura Pembunuh yang pekat membuat Ling Xianzi berkeringat dingin.
" Serbuk mata merah adalah serbuk untuk membangkitkan gairah seseorang. Jika terhirup sedikit saja, maka tidak ada yang mampu menangkalnya. Bahkan dari kalangan Iblis ataupun Dewa ras tingkat tinggi tidak akan mampu menahan efek dari serbuk ini. Jika orang itu memiliki energi racun, maka racun yang ada di tubuhnya akan menghilang." Wanita tersebut memberikan sebuah kotak giok kepada Ling Xianzi.
" Aku mengerti Guru... Nyawaku sebagai taruhannya." Ling Xianzi begitu yakin, karena dia sendiri pernah merasakan keperkasaan dari Ryu meskipun dengan bantuan obat, Ling Xianzi masih belum mampu menandinginya.
" Sekarang pergilah... Jangan sampai kembali sebelum membawa Pemuda itu kepada kami." ucap wanita tersebut.
" Baik Guru, kalau begitu aku pamit dulu." Ling Xianzi menundukkan kepala lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Sesampai di luar bangunan, Ling Xianzi disapa oleh beberapa sosok baik Pria maupun wanita.
Di permukiman tersebut sebenarnya adalah sebuah Perguruan yang sangat besar hampir menyamai Sekte.
Perguruan tersebut hanya merekrut murid Wanita yang memiliki kekuatan khusus, sedangkan untuk Pria yang ada di tempat itu adalah korban mereka yang memang dengan secara sukarela menjadi korban dari anggota Perguruan Hantu Malam untuk meningkatkan Kultivasi mereka.
Bukan tanpa alasan, para Pria melakukan hal itu karena setiap hari nafsu birahi mereka setiap saat bahkan mereka diberikan Batu Roh dengan cuma-cuma oleh anggota Perguruan Hantu Malam sesuai dengan pelayanan yang mereka berikan.
Perguruan Hantu Malam sudah berdiri sejak jutaan tahun yang lalu namun selalu tertutup dan hanya mencari murid wanita yang memiliki bakat yang tersembunyi.
Sedangkan para Pria yang ada di tempat itu berasal dari Kultivator yang ditangkap dan diberikan sebuah racun di lidah mereka.
Saat mereka pergi dari Perguruan Hantu Malam, mereka tidak bisa menceritakan tentang Perguruan Hantu Malam. Jika mereka nekat untuk menceritakan hal tersebut maka dalam sekejap racun yang ada di lidah mereka akan bereaksi dan membunuhnya.
Kembali kepada Ling Xianzi yang menatap beberapa Pria yang ada di tempat itu sedang memanggilnya hanya bisa menjawab dengan anggukan karena puluhan Pria tersebut pernah berhubungan badan dengannya.
Dari setiap para Pria yang pernah berhubungan intim dengannya, Ling Xianzi masih belum menemukan yang mampu menandingi keperkasaan mantan Suaminya yaitu Ryu sendiri.
Untuk itu Ling Xianzi berniat untuk menguasai Perguruan Hantu Malam jika sudah mendapatkan Lima Pusaka langit dan sebuah Artefak yang bisa meningkatkan kekuatan berlipat ganda.
__ADS_1