SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
CH 69. RESIKO DARI TUGAS


__ADS_3

Bawahan baru dari Yuwang tersebut adalah dari golongan Manusia yang berhasil dia Rekrut berkat Kitab Birahi Iblis yang dia Salin dari Kitab aslinya namun diselipkan beberapa Teknik Budak agar si pemakai akan menjadi bawahannya tetapi tetap tidak mengurangi kekuatan Teknik Birahi Iblis tersebut.


Bawahan Yuwang sendiri terdapat Dua kelompok, Yaitu kelompok Kultivator Pria berjumlah 15 Orang dan Kultivator Wanita berjumlah 45 Orang.


" Salam Tuan Putri." Semua kelompok memberi hormat.


" Du Yao, Aku perintahkan kamu dan anak buah mu menyebar teror Sampai ke Wilayah Kerajaan Angin dan Kerajaan Air " Perintah Yuwang.


" Baik Tuan Putri " ucap Du Yao dan anak buahnya dari Kelompok Pria.


" Ding Huan, Karena jumlah kalian Cukup banyak, Aku perintahkan kalian untuk menyebar teror mulai dari Wilayah Kerajaan Api hingga Kerajaan Es disini." Yuwang memberi perintah.


" Baik Tuan Putri." ucap Ding Huan dan kelompok Kultivator Wanita serempak.


" Ingat, Teknik itu hanya bisa dipakai untuk Lawan jenis kalian saja. Jika ada yang ingin bergabung, berikan saja Kitab kalian pada mereka untuk mempelajarinya." ucap Yuwang.


" Baik Tuan Putri." ucap mereka serempak.


" Satu lagi jika Kalian menemukan Korban yang mencapai Jiwa Langit, Lebih baik kalian menghindar. Tapi aku yakin tidak ada yang bisa mencapai Jiwa Langit, Bahkan Dunia Dewa dan Dunia Iblis sekalipun masih belum ada yang mencapainya." ucap Yuwang.


" Baik Tuan Putri, Kami akan mengingatnya." ucap Ding Huan.


" Kalau begitu, Pergilah! aku tidak ingin kalian Gagal." Yuwang langsung masuk ke sebuah bangunan yang megah.


" Baik" Mereka langsung beranjak dari tempat tersebut.


...----------------...


Dua Bulan telah berlalu kini Ryu telah berada di Wilayah Kekaisaran Tang langsung menuju ke sebuah Kota bernama Fuan dimana untuk mencari keberadaan Klan Shui yang masih Misterius.


Di Kota Fuan, Ryu Langsung menuju ke sebuah penginapan yang tentu saja untuk mencari Informasi yang dia butuhkan dari beberapa pengunjung yang datang ke Kedai yang terdapat Kultivator Wanita.


Beberapa informasi yang didapat, Ryu merasa tidak tenang karena Iblis sudah banyak menghasut Manusia untuk bergabung bersama mereka dengan cara memberikan sebuah Teknik Birahi Iblis.


Di berbagai tempat baik warga maupun Para Kultivator juga tidak lepas dari incaran mereka dimana korban akan kehilangan tingkat Kultivasi bahkan ada yang langsung meninggal jika mereka dari kalangan warga biasa.


Beberapa dari pengunjung mengatakan secara tidak sengaja bertemu dengan Putri dari Kerajaan Iblis saat sedang melakukan Perjalanan.


" Saudari, bagaimana ciri-ciri dari Putri Iblis tersebut dan juga Pengikutnya?" Ryu tidak tahan lagi langsung bertanya kepada mereka yang tidak jauh dari tempatnya.


" Saudara, Ciri-ciri Putri Iblis itu selalu memakai Pakaian yang terlihat Seksi dengan Kulit Putih mulus yang bisa membuat Para Pria akan terpesona. Termasuk Kamu " Ucap Wanita Muda Sambil memandang Wajah Ryu.


" Ciihhhh... Mentang-mentang dirinya Cantik, seperti barang murahan." Ucap Wanita lain


" Para pengikut Wanita juga tidak kalah Cantik, Begitupun dengan Pengikut Pria juga banyak masih muda dan tampan." Yang lain ikut menimpal.


" Benar Saudara, Banyak sekali Para Gadis bahkan Kultivator Wanita yang menjadi korban dari Kelompok Du Yao. Sedangkan dari Kelompok Ding Huan lebih banyak lagi memakan Korban, karena kelompok merekalah yang paling banyak." Ucap Pemuda tersebut.


" Apa ada cara untuk menyingkirkan mereka?" Ryu kembali bertanya?


" Untuk sekarang yang kami lakukan hanya bisa melawan dari Kelompok Ding Huan saja karena Teknik Ilusi mereka hanya bisa bekerja untuk Lawan jenis." Ucap Wanita tersebut.


" Yang lebih parah menurutku dari kelompok Du Yao, Karena mereka langsung Memperkosa korban mereka sampai benar-benar Kehilangan Kultivasi dan untuk Gadis biasa tubuh mereka akan mengering. Benar-benar Keji." Para Kultivator Wanita membayangkan jika berada di Posisi Korban, lebih baik mereka mati dari pada kegadisan mereka direnggut oleh orang yang bukan Suami mereka.


"Saudara, dari Kelompok Ding Huan juga lebih banyak membuat teror meskipun ada beberapa hanya menghisap Energi saja, tapi aku dengar ada beberapa dari mereka sangat liar menggagahi Korban Pria sampai tidak bernyawa. Benar-benar P3lacur." Wanita Lain menimpal.


" Aku tidak habis pikir tentang apa yang ada di otak mereka, sampai-sampai mau mengorbankan Kehormatannya untuk menambah Tingkatan."


" Saudari samua, yang aku tanyakan bagaimana cara menghentikan teknik itu? jika seperti ini terus pasti banyak yang ingin bergabung dengan mereka karena ingin mencari jalan pintas untuk meningkatkan Kultivasi." Ryu kembali menegaskan.


Mendengar perkataan dari Ryu mereka kembali berfikir apa yang dikatakan Pemuda yang di depan mereka adalah benar. Bisa-bisa Dunia Manusia akan mengalami Kehancuran.

__ADS_1


" Hanya ada satu cara, kita Harus membunuh Putri Yuwang. Karena dia adalah Otak dari kekacauan ini. Oh ya, Aku lupa memperkenalkan diri diri kami. Namaku Shui Xian, mereka Shui Zia, Shui Yun, Shui Lung Shui Quan. dan beberapa anggota yang lain" Shui Xian mengenalkan diri mereka.


" Namaku Ryu, Kebetulan aku ada urusan dengan Ketua Klan Shui. Apakah kalian memberikan dimana tempat kalian tinggal? " Ryu tidak memperdulikan lagi masalah Iblis.


Mereka pun langsung berbisik satu sama lain melihat Pemuda yang di depan mereka Sangat Tampan, bahkan Tingkat Kultivasinya sangat tinggi membuat mereka memiliki Ide.


" Saudara Ryu, kami tidak bisa membantu mu jika belum menjalankan misi. Bahkan jika kami memberikan sebuah Peta kediaman Kami, kamu tidak bisa menemukannya. kecuali Klan Shui itu sendiri yang kesana." Ucap Shui Xian.


" Baiklah, aku akan menunggu kalian disini sampai selesai menjalankan misi." Ryu sedikit menyelidik.


" Begini saja, bagaimana kalau kamu ikut kami? Setelah menjalankan misi, kami akan membawamu ke Klan." Ucap Shui Xian.


Setelah berfikir cukup lama, Ryu pun menyetujui hal tersebut mengingat dia ingin menyelesaikan tugasnya agar bisa Pulang ke Benua Lotus.


" Baiklah, aku akan bersama kalian." Ryu membulatkan tekad terlihat hanya dia sendiri yang beda jenis Kelamin.


Di perjalanan Ryu terus mengikuti mereka dari arah belakang sambil memasang wajah masam karena dia akan dijadikan umpan untuk memancing kelompok Ding Huan dimana sedang membuat kekacauan di wilayah Kerajaan Api.


Namun setelah dipikir lagi, Ryu pun menyetujuinya mengingat jika terus dibiarkan maka mereka akan bertambah Kuat.


Klan Shui sendiri sebenarnya berasal dari Kerajaan Angin, Namun tidak terikat dengan Kerajaan Apapun karena mereka adalah Klan Kecil dan harus menjalankan misi untuk memenuhi kebutuhan Klan yang sedang terpuruk akibat Persaingan bisnis dengan Klan yang lain.


Ryu yang mendengar Percakapan Mereka juga merasa miris mengingat Klan Shui Ribuan Tahun yang lalu sangatlah Besar sebelum terjadinya Perperangan.


Setelah sampai di Wilayah Kerajaan Api, Shui Xian mencari beberapa informasi kemana arah dari Kelompok Ding Huan.


Menurut informasi yang didapat, Kelompok Ding Huan telah berada di pinggiran Hutan Merah yang cukup jauh dari Ibukota Kerajaan.


Hutan Merah adalah sebuah tempat yang banyak dihuni oleh Siluman yang sangat kuat karena Rata-rata sudah berusia Puluhan Ribu Tahun bahkan Ratusan Ribu Tahun.


Dalam kelompok Shui Xian itu sendiri terdapat 36 Orang termasuk Ryu. Ryu yang awalnya sedikit canggung karena hanya dia sendiri yang beda jenis Kelamin dari yang lain kini sudah mulai terbiasa seakan tidak memperdulikan lagi keberadaan tersebut.


Saat hari ketiga melakukan perjalanan Shui Xian meminta mereka untuk istirahat mengingat Hari juga mulai gelap.


" Saudari Xian, ada apa dengan Saudara Ryu yang menjauhi Tenda kita?" tanya Shui Lung.


" Aku juga tidak tau, mungkin karena dia sendiri seorang Pria di kelompok Wanita. Jadi dia masih enggan untuk berkumpul bersama." Jawab Shui Xian.


" Bisa jadi. Padahal ada banyak hal yang aku tanyakan kepadanya." Ucap Shui Lung.


" Saudari Lung, Apa kamu menyukainya? " Tanya Shui Quan.


" Entahlah... aku rasa ada hal yang menarik pada Saudara Ryu. Apa salahnya? lagi pula dia baik dan juga Tampan." ucap Shui Lung.


" Tapi ada hal yang aneh padanya, dia tidak memiliki Aura Pembunuh sedikit pun. Tapi lebih Ke Aura seperti Orang yang bijaksana bahkan melebihi seorang Kaisar." Shui Zia berasumsi.


" Aku sependapat dengan mu. Bahkan Auranya lebih ke menarik perhatian semua orang bahkan menarik perhatian Lawan jenis." ucap Shui Xian.


" Lebih baik kita istirahat saja. Biar besok kita bisa lebih cepat melanjutkan perjalanan." Shui Zia langsung masuk ke tenda menyambunyikan ketertarikannya.


" Aku juga merasakan Capek." Shui Lung memiliki perasaan yang sama.


" Hoooaamm " Shui Quan juga masuk ke tenda sambil membayangkan wajah Ryu.


" Sepertinya kita memikirkan hal yang sama." Shui Xian yang menyelidik dari sikap mereka langsung masuk Tenda.


Shui Yun yang tinggal sendirian di luar tenda kini terlihat senyum sambil menatap arah tenda Ryu langsung masuk ke tendanya.


Keesokan Pagi mereka langsung membereskan perkemahan masing-masing kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke arah Hutan Merah.


Saat melakukan perjalanan jika hari mulai gelap, mereka memilih untuk Istirahat dan membuat perkemahan hingga pada Minggu kedua perjalan mereka sudah berada di Pinggir Hutan Merah.

__ADS_1


" Saudara Ryu" Shui Xian memberi Isyarat.


" Mmmmmmm" Ryu langsung berjalan mendahului mereka menyusuri jalan setapak.


Merasa Ryu sudah berjalan cukup jauh, Shui Xian dan Kelompoknya masuk ke bagian pinggir Hutan sambil memeriksa wilayah sekitar untuk mengetahui keberadaan musuh.


Saat menempuh perjalanan selama 4 Jam, Ryu juga merasakan aura yang sedang menuju ke arahnya dengan jumlah yang cukup banyak.


Dari Kelompok Ding Huan yang merasa target mereka seorang diri kini langsung berlari seperti sedang berebut mangsa.


" Biar aku yang menanganinya" ucap beberapa Wanita melihat target mereka adalah Pemuda yang sangat Tampan.


'Teknik Ilusi Birahi Iblis'


Kelompok Ding Huan menyebarkan sebuah Asap berwarna Merah muda mengelilingi Ryu yang langsung menggunakan Langkah Kilat Menyerang mereka dengan cepat agar tidak terkena asap tersebut.


Ding Huan yang melihat bayangan yang sangat cepat memukul Anak Buahnya, kini langsung memberikan isyarat kepada mereka agar menyebar Asap itu pada tubuh mereka sendiri bahkan menyebarkan Asap ke berbagai arah


Ryu yang melihat sekelilingnya sudah dipenuhi Asap Tebal, kini mulai Khawatir melihat Musuh yang sangat banyak melebihi 50 Orang yang rata-rata tingkat Kultivasi Level 69 Bahkan ada 1 Pemimpin mereka sudah mencapai Level 74.


'HUJAN PETIR'


Di sela kekhawatirannya Ryu langsung menggunakan Teknik tersebut hingga membuat mereka yang mengelilinginya berteriak Kasakitan seakan tidak mampu bergerak.


Namun saat terakhir Ryu juga terkena efek ilusi kini Hilang kesadaran langsung bermain dengan pikirannya sendiri.


Sedetik saja Energinya langsung diserap Puluhan Orang hingga dengan sekejap Kultivasinya langsung turun drastis di Level 65.


" Bboooom" Cahaya yang sangat besar mengelilingi mereka.


Saat itu juga Kelompok Shui Xian langsung masuk kedalam kepulan asap langsung membunuh bawahan Ding Huan yang juga sekarang tanpa busana yang seakan mengerumuni Ryu tanpa memperdulikan keadaan mereka sudah banyak yang mati.


" Saudara Ryu " Shui Xian, dan keempat rekannya melihat Ryu yang dikerumuni langsung melesat dan membunuh mereka Tanpa memperdulikan Ryu yang tanpa sehelai kain seakan bermain dengan sekumpulan Wanita tersebut.


Namun sayangnya, sebelum mereka menyentuh Ryu saat itu juga mereka harus mati dengan kondisi menggenaskan.


Karena tidak ada Perlawanan, Shui Xian dan Shui Lung langsung menarik tubuh Ryu menjauhi Kepulan asap dan membawanya ke tempat yang terlindung agar tidak diketahui oleh Kelompok mereka yang lain.


" Saudara Ryu, sadarlah!" Shui Xian dan Shui Lung kini menjadi bahan permainan Ilusi memegang tubuh kedua Gadis di depannya.


Terlihat wajah Shui Xian dan Shui Lung memerah karena Ryu seakan tidak ingin melepaskan mereka berdua.


Hingga akhirnya Kedua Wanita itu menamparnya berkali-kali hingga Ryu tersadar sesaat langsung memasang wajah memerah lalu menggunakan Langkah Kilat menjauhi mereka langsung mengambil Pakaian di Cincin Ruang dan memakainya.


Ryu yang kesadarannya Pulih total kini langsung duduk di bawah Pohon sambil memangku lututnya merasa malu atas kejadian tersebut mengutuk keras yang telah menyebar Teknik tersebut.


Terlihat Shui Xian dan Kelompoknya Berjalan mendekati Ryu yang terlihat tertunduk murung sambil memangku lututnya.


Shui Xian, Shui Zia, Shui Yun, Shui Lung dan Shui Quan merasa bersalah karena mereka berfikir Ryu murung karena Tingkat Kultivasi turun drastis hingga 10 Level.


Namun Bagi Ryu sendiri bukan mempermasalahkan Level, melainkan karena menyentuh bagian tubuh Shui Xian dan Shui Lung yang tidak seharusnya dia sentuh.


Walaupun Shui Xian dan Shui Lung mengalami hal yang tidak baik, namun mereka berusaha memaklumi karena Ryu masih dalam kendali Ilusi.


Waktu terus berjalan hingga malam mulai tiba, mereka semua terdiam hingga Shui Xian dan Kelompoknya berinisiatif mendirikan Kemah di tempat tersebut sambil menunggu keesokan harinya untuk melanjutkan perjalanan.


" Saudara Ryu, maafkan kami karena telah membawamu dalam situasi seperti ini." Shui Xian mencoba menenangkan hati Ryu.


" Saudara Ryu, Aku berjanji akan mencarikan cara mengembalikan tingkat Kultivasimu" Shui Lung ikut bersuara.


Melihat Ryu yang masih tidak memberi respon, Shui Xian menghela nafas panjang sambil senyum ramah menatap Ryu seakan tau apa yang sedang dia fikirkan.

__ADS_1


" Saudara Ryu, Kami tidak mempermasalahkan hal itu. Itu semua resiko dari tugas kami" ucap Shui Xian.


__ADS_2