SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
Pertarungan di Istana Kekaisaran Naga Hitam


__ADS_3

Hal yang mereka tidak ketahui bahwa gabungan serangan tersebut malah membuat Ryu semakin bertenaga.


" Apa? Bagaimana mungkin?" Gumam ke Dua belas merasa ketakutan saat melihat Ryu yang tidak mengalami luka sedikitpun.


' Jalan Bayangan.'


Ryu membentuk bayangan hitam melesat berbagai arah menebas semua Prajurit dan para Jenderal dengan serangan acak membuat para Jenderal dan Prajurit mati tanpa mengetahui dari mana arah serangan tersebut.


" Gluug." Jenderal Besar menelan ludah seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


" Bagaimana Mungkin? Aku sendiri yang sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal masih tidak bisa melihat serangan yang dilancarkan Pemuda ini." Gumam Jenderal Besar mendapatkan firasat buruk.


" Jendral Besar... Gerbang Bagian Timur juga diserang." Teriak salah satu Komandan.


" Apa? Cepat bawa sebagian Pasukan pergi kesana!" Jenderal Besar terlihat gelisah.


Untuk menghalau serangan dari Gerbang Bagian Barat saja dia tidak yakin. Apalagi ditambah dengan adanya serangan Dari arah Gerbang Timur.


Ditambah lagi dengan pasukan Naga Hitam saja tidak banyak membantu bahkan terlihat seperti bahan mainan oleh Wujud Hydra raksasa berkepala sembilan dan Sosok Naga raksasa berkepala tujuh.


Benar saja... Jiu Tou She dengan Wujud Raksasa Mencengkram dan meremukkan tubuh para Naga dengan mudah. Bahkan memakan semua tubuh Naga Hitam baik yang masih hidup maupun sudah mati.


Begitu juga dengan Tou Shuijing, yang tentu lebih ganas lagi dari Jiu Tou She yang seakan tengah berlomba untuk mendapatkan makanan tersebut.


Tidak Hanya itu, semburan dari Bing Jilin juga membuat para Prajurit manjadi patung Es dan tidak dapat berbuat apa-apa.


Melihat semua aksi yang dilancarkan dari 10 makhluk mengerikan tersebut membuat Prajurit Kerajaan kehilangan semangat untuk bertarung bahkan ada yang berniat melarikan diri, namun bukanlah pilihan yang tepat


*****


Dari Kejauhan, Kaisar Dong bersama Kelima Raja, Para Pangeran dan anggota keluarga lain merasa ketakutan saat melihat kejadian yang ada di depan mereka.


" Untuk kalian para Raja. Aku harap Kalian juga mengeluarkan kartu As kalian." Kaisar Dong menatap kelima Raja tersebut.


" Kaisar Dong... Sepertinya kartu As kami juga tidak akan banyak membantu." Ucap salah satu dari Raja yang terlihat ragu.


" Cepat lakukan! Ini perintah." Gertak Kaisar Dong yang sangat geram.


" Ba... Baik Yang Mulia Kaisar." Kelima Raja merasa terintimidasi.


" Wuush." Lima sosok muncul di hadapan mereka yaitu Raja Singa Api, Ratu Kelelawar Bermata Lima, Raja Kalajengking Bermata Tiga, Raja Ular Es dan Ratu Kelabang Gurun

__ADS_1


" Salam Yang Mulia Raja." Kelima Sosok menundukkan kepala pada masing-masing Raja mereka.


" Bunuh Pemuda yang disana dan hancurkan para pengikutnya. " Ucap Kelima Raja sambil menunjuk ke arah Ryu.


" Wuush." Kelima sosok tersebut menuju Ke arah dimana Ryu berada.


Di sisi lain Ryu yang menyadari kedatangan kelima Hewan Penjaga tersebut hanya tersenyum tipis kemudian menatap arah mereka.


" Hmmm.... Sepertinya aku akan sedikit bermain dengan mereka." Gumam Ryu seraya meremas jarinya.


" Bboooom." Sebuah serangan yang sangat kuat membuat Ryu terpental terlempar puluhan meter.


" Ternyata kalian masih lemah." Ucap Ryu yang kembali bangkit membalas serangan kelima makhluk besar tersebut.


" Craaash... Craaash.... Craaash." Tebasan dari Pedang Naga Petir membuat luka pada kelima sosok tersebut


" Wuush."


" Bboooom." Serangan elemen gabungan dari Api Hitam, Petir Hitam, Air, Angin dan Es dari kelima Hewan Penjaga tersebut mengenai tubuh Ryu.


" Serangan elemen kalian hanya menambah kekuatanku." Ucap Ryu yang kini merasa kekuatannya pulih kembali.


" Apa? Bagaimana bisa?" Kelima Hewan Penjaga tersebut saling berpandangan.


Mendengar ucapan dari Ryu. Kelima Hewan Penjaga merasa geram dan terprovokasi terus melancarkan serangan Elemen mereka hingga sampai melepaskan serangan elemen terkuat mereka.


Namun Ryu terlihat masih berdiri dengan kokoh terus menerima Serangan kelima Makhluk tersebut.


Melihat kejadian di depan mereka, kelima Hewan Penjaga merasa heran dan tidak menyadari bahwa serangan mereka justru menambah kekuatan Ryu.


Meskipun awalnya Ryu sudah memberitahukan kepada mereka, namun tidak ada yang percaya. Hal itu karena hanya Ryu dan Istrinya saja yang tau.


******


Di Sisi Kanan:


Yunjiang, Ting Ye, Zhao Luyi, Zhao Liying, Zhang Qixuan dan Bing Ruyue tengah dihadapkan dengan hadirnya keenam sosok Pria sepuh berpakaian Putih dangan Rambut, kumis dan jenggot memanjang mencapai dada.


Sedangkan Sheng Zhishu, Xin Chie, Huli Yue, Tianhe, Yinshi, Yuwang, Xie Hua, Shu Meilu, Qin Shuomei dan Jinying juga berhadapan Dengan Keenam Naga Hitam yang Berukuran 10 Kali lipat dari Ratusan Naga Hitam yang tengah dihadapi Jiu Tou She, Longyi dan Yen She.


Begitu juga dengan Istri Ryu yang lain dimana harus berhadapan dengan enam Pria Sepuh yang Sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap menengah hingga membuat mereka terlihat kewalahan.

__ADS_1


Jika saja mereka tidak dalam kondisi hamil tua, tentu saja mereka bisa menguasai pertarungan dengan mudah.


Serangan demi serangan yang dilancarkan keenam pria sepuh tersebut membuat mereka beberapa kali terpental karena tidak ingin bayi yang di kandungan mereka mendapatkan gangguan apapun.


Sebenarnya Ryu sudah mengingatkan kepada Istrinya untuk tidak ikut bertarung. Namun jika mereka berdiam diri, maka kekalahan mutlak ada di pihak Ryu karena Pasukan Istana sangat banyak.


Jika bukan karena Armor Pelangi, teknik Tubuh Dewi Emas Suci dan Cincin pemulihan. dapat dipastikan bahwa semua Istri Ryu sudah terluka Parah.


Jiu Tou She dan Tou Shuijing serta Hewan Kontrak yang lain kini melancarkan serangan terkuat mereka untuk memusnahkan para Naga Hitam dengan cepat.


********


( Di Sisi Utama )


Ryu yang juga merasakan 22 Istrinya dalam bahaya, dia pun berniat menyelesaikan pertarungan dengan cepat.


" Sepertinya kita Harus menggunakan Teknik terkuat kita." Ucap Singa Api.


Meskipun keempat Hewan Penjaga terlihat ragu, akhirnya mereka mengangguk setuju.


Ryu yang menyadari hal tersebut, langsung membuat tameng Petir bercampur air untuk menghalau serangan gabungan dari kelima Hewan Penjaga tersebut.


" Bboooom... Bboooom... Bboooom."


Kelima elemen tersebut mementalkan tubuh Ryu hingga puluhan meter Ke belakang.


Ryu pun mulai bangkit seraya tersenyum menatap Kelima Hewan Penjaga dengan tubuh yang masih dalam keadaan Baik.


Hal itu Tentu saja membuat semua orang yang melihat membulatkan mata termasuk Kaisar, Kelima Raja dan Jenderal Besar.


Mereka berfikir menghadapi salah satu dari elemen tersebut, tentu saja tubuh mereka akan hancur bahkan bisa menjadi kabut darah.


" Sekarang giliranku!" Ucap Ryu seraya menatap tajam ke arah lima Hewan Penjaga dengan senyum jahatnya.


" Duaarr... Duaarr... Duaarr... Duaarr... Duaarr."


Ryu menciptakan Hujan Petir Hitam bercampur kobaran Api Hitam membuat Kelima Hewan Penjaga batuk darah.


Tidak sampai disitu, Ryu terus menjatuhkan Hujan serangan Petir bercampur Api membuat kelima Hewan Penjaga meraung kesakitan.


Bahkan kumpulan Prajurit yang berada di sekitar Ryu juga langsung menjadi kabut darah saat terkena sambaran Petir Hitam tersebut.

__ADS_1


" Slaaash... Slaaash... Slaaash." Ryu memotong leher kelima Hewan Penjaga tersebut lalu memasukkan ke Dunia Quzhu.


Ryu yang menatap para Pasukan Semesta mulai kewalahan bahkan 23 Istrinya mulai terpojok karena adanya bantuan para leluhur Kekaisaran Naga Hitam.


__ADS_2