
Namun setelah menunggu cukup lama, di atas langit masih terlihat cerah dan tidak menunjukkan tanda-tanda reaksi apapun.
' Apa langit menolak Sumpah Langit dari Gege?' Sheng Zhishu dan yang lain membatin sambil menatap ke arah Ryu.
Begitupun dengan Ryu, dia juga bertanya-tanya mengapa Petir Emas tidak menunjukkan reaksi apapun, yang menandakan bahwa Langit menolak sumpah tersebut.
" Apa yang terjadi?" Ryu menatap ke langit dimana terlihat masih cerah.
Sheng Zhishu dan yang lain langsung saling berpandangan dengan pemikiran masing-masing.
Dengan kata lain Ryu pasti akan mendapatkan Istri yang baru lagi, karena langit seakan menolak sumpah tersebut.
" Ini sungguh diluar dugaanku." Ryu menghela napas lalu meninggalkan tempat tersebut menuju kamar utama Istana Emas.
Tidak mau memikirkan kejadian itu, Sheng Zhishu dan yang lain langsung menuju ke dapur untuk memasak sesuatu sebagai pengisi perut nantinya.
Setelah semua selesai, Sheng Zhishu memanggil Ryu untuk makan bersama. Selesai menikmati hidangan mereka kemudian menuju kamar utama dan melakukan aktifitas yang mereka seperti biasa.
Di tempat lain, kini para Kultivator wanita tengah berkumpul di tengah ruang tengah lantai dua Istana seakan sedang membicarakan sesuatu.
" Wenlie... Aku lihat kau dari awal kamu sering mencuri pandangan ke Tuan Muda Ryu. Apa kau menyukainya? " Tanya salah satu dari rekannya.
" Haaahh... Bukankah kalian juga melakukan hal yang sama?" Wenlie terlihat kesal.
" Kami memang mengaguminya. Tapi aku rasa kami berempat kalah cantik darimu. " Jawab yang lain.
" Apa kalian tidak melihat dari sikap Saudari Luan Hua, Luan Quan, Luan Qian, Luan Qiang dan Luan Weily... Aku rasa mereka tidak kalah cantik dari Wenlie. " Ucap yang lain.
" Hah.. kalian ini... Kenapa bawa-bawa nama kami?" Luan Quan merasa kesal.
" Apa kalian buta, Tuan Muda Ryu sudah memiliki Istri bahkan ada 23." Ucap Luan Hua.
" Itu memang benar... Tapi siapa tau saja salah satu dari kalian berenam bisa jadi Istri Kelima atau selanjutnya. " Ucap yang lain.
" Itu benar... Biasanya para Penguasa, para Pangeran, Raja dan Kaisar bisa memiliki lebih dari satu Istri, bahkan puluhan Selir. Kalian lihat sendiri kan bagaimana megahnya Istana Emas milik Tuan Muda Ryu. " Luan Quan menimpal.
__ADS_1
" Yang dikatakan Luan Quan benar, bahkan harta milik Tuan Muda Ryu melebihi Kaisar. Tapi aku sangat kagum pada Tuan Muda Ryu bagaimana dia dengan berani membantai Jendral Ye Gang dan bawahannya. Bahkan mengancam Jendral besar hanya untuk membalas penghinaan atas istrinya." Ucap Luan Weily.
" Dia memang Pria sejati... Di balik kelembutannya dia begitu ganas saat berhadapan dengan musuhnya. " ucap Wenlie.
" Sudahlah... Tujuan kita adalah berpetualang bersama mereka. Jadi lebih baik kita fokus saja sama latihan kita besok. Bukankah Tuan Muda Ryu sudah memberikan kepada kita Sumberdaya yang sangat langka bahkan ratusan Pil berbagai Jenis. Aku rasa kita jangan kecewakan niat baik dari Tuan Muda Ryu." Ucap Luan Hua.
" Kamu benar... Lebih baik kita memperkuat diri sebelum berpetualang. " Luan Qian juga bersuara.
" Aku sependapat... Kita sebagai wanita juga harus menjaga harga diri kita." ucap Luan Qiang.
" Aku setuju denganmu. sekalipun kita mengagumi Tuan Muda Ryu, tapi bukan berarti kita harus memilikinya. " ucap Wenlie.
Mendengar Ucapan dari Wenlie, mereka semua mengangguk setuju. Kekaguman yang berlebihan itu sama saja merendahkan diri mereka sendiri.
Setelah perbincangan cukup lama, mereka pun kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat.
Keesokan pagi Ryu menuju keluar dari Istana yang diikuti 23 Istrinya menuju ke halaman depan.
" Gege... Ada apa?" Tanya Xie Hua.
" Gege... Biar aku saja yang melakukannya." Sheng Zhishu mengambil kristal tersebut, lalu melapisi Istana Emas dengan Kristal.
Kini terlihat Istana Emas jauh lebih indah dan menarik dari sebelumnya. Dimana sebelumnya berwarna keemasan, kini berubah menjadi berwarna putih mengkilap.
" Hhmmm... Sepertinya tidak cocok lagi dengan nama Istana Emas." Ryu menatap Istana tersebut yang tidak ada lagi berwarna keemasan.
" Gege... Bagaimana kita ganti saja namanya menjadi Istana Kristal?" Xie Hua memberi usul.
" Tidak masalah... Aku rasa nama yang cocok." Ucap Ryu.
Mereka semua setuju dengan nama Istana itu dimana jauh lebih menarik dan kokoh membuat siapapun yang melihatnya pasti akan terpana.
Disamping itu Ryu juga menceritakan kepada semua Istrinya bahwa Chaizu dan Jiejia sudah pergi ke Dunia Dongwu karena ada urusan yang mereka lakukan.
Meskipun awalnya mereka sangat kaget, namun setelah Ryu menceritakan tentang situasi dan latar belakang dari Chaizu, mereka pun memaklumi hal tersebut.
__ADS_1
Setelah semua selesai, Ryu pergi ke tempat kediaman Kultivator Muda untuk memberikan beberapa petunjuk kepada Kultivator Muda tersebut.
Ryu juga membagikan Danau Awan, agar mereka bisa berendam di Danau tersebut untuk memurnikan tubuh mereka.
Selesai memberikan pengarahan, Ryu keluar dari Dunia Quzhu menuju sebuah pelabuhan yang ada di wilayah Kekaisaran Petir.
Dalam perjalanan menuju Kota Bunhai, Ryu merasakan ada sesuatu yang terus mengikutinya. Setiap kali Ryu memeriksa keberadaanya, namun tidak menemukan sesuatu.
Tiga sosok wanita bercadar yang dari tadi mengawasi Ryu dari kejauhan sedang merencanakan sesuatu.
"Kakak Qiulan... Bagaimana menurutmu? apa kita langsung menyerangnya? " Tanya Feng Rong
"Adik Rong... Sepertinya orang ini sangat kuat. Aku tidak yakin kalau kita dapat mengalahkan nya meskipun jika kita menyerang bersamaan." Jawab Feng Qiulan.
" Lalu bagaimana cara kita melumpuhkannya? Sepertinya ini adalah kesempatan Emas agar kita bisa mencapai Pendekar Surgawi tahap menengah. " Tanya Feng Yue
" Benar Kak... Kita harus mendapatkan Jiwa Pemuda itu. Aku dapat merasakan dia memiliki kekuatan besar melebihi Ratusan Pendekar Surgawi." Feng Yue sangat senang memandang Ryu seperti buruan yang gemuk.
" Aku juga berpendapat demikian. Tapi kita harus memikirkan rencana matang-matang. " Ucap Feng Qiulan.
Ketiga Wanita tersebut cukup lama memikirkan cara untuk membunuh dan menyerap energi kehidupan Ryu sambil mengikutinya dari kejauhan.
Tiba-tiba Aura yang sangat kuat datang dari arah bagian dalam hutan membuat mereka Kaget.
" Kakak Aura ini. " ucap Feng Rong merasakan aura yang mereka kenal.
" Sepertinya lima Dewi Iblis juga datang ke Benua Barat ini. Apa mereka ingin mencari mati? " Feng Yue geram.
" Kita harus waspada. Sepertinya Aura mereka sangat Kuat. " Ucap Feng Qiulan.
Di sisi lain Ryu yang juga penasaran dengan Aura yang kuat tersebut seakan menarik perhatiannya.
Dengan rasa penasaran yang kuat, Ryu pun membelokkan arah jalannya menuju kedalaman hutan mencari arah dimana Aura itu berada.
Ketiga wanita bercadar itupun yang juga tidak ingin melepaskan mangsa begitu saja juga mengikuti kemana arah Ryu dari belakang.
__ADS_1
"Hah... Aura itu lagi... Kali ini aku akan mengikuti kemauan kalian" Ryu bergumam karena merasakan Aura Pembunuh dari arah belakang.