SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
Tubuh Cermin


__ADS_3

Di dalam hutan tepat di depan Goa terdapat lima sosok wanita cantik memakai pakaian serba hitam, dimana mereka semua berasal dari Benua Tengah.


" Dewi Iblis kelima... Sepertinya mangsa kita mulai mendekat. " Ucap sosok wanita berada di sisi paling kanan.


" Hahaha... Kali ini keberuntungan langit telah berpihak kepada kita. Musuh bebuyutan kita juga ada di Benua Barat ini. Dewi Iblis ketiga kita siapkan Ilusi terbaru kita dari Guru Dewa Nafsu" Ucap Dewi Iblis kelima.


" Jangan remehkan lawan kita, terutama Pemuda itu. Lebih baik kita gabungkan Teknik Ilusi kita untuk mencegah kemungkinan buruk. " Ucap sosok yang paling kanan.


" Baik Dewi Iblis pertama. " Keempat sosok menjawab dengan serempak.


Mereka pun langsung masuk ke Goa menyebarkan sebuah bubuk racun berwarna merah muda lalu membuat sebuah Ilusi dan berbagai jenis Formasi lainnya kemudian keluar dari Goa tersebut.


" Sentuhan terakhir " ucap Dewi Iblis Pertama


" Wuush." Sebuah pintu Ilusi yang Luas kemudian menyatu dengan Udara.


" Kita hanya menunggu hasil, sekarang sembunyikan Aura kalian! Kita cari tempat untuk bersembunyi " Ucap Dewi Iblis pertama.


" Baik" jawab yang lain serempak.


Mereka langsung mencari tempat untuk bersembunyi lalu membuat sebuah simbol kemudian duduk di pola simbol tersebut.


"Dengan begini kita tidak perlu bersusah payah bertarung. Kita hanya perlu menyerap kekuatan mereka." Dewi Iblis pertama senyum lebar.


******


Di sisi lain Ryu yang kian jauh berjalan memasuki Hutan tiba-tiba merasakan Aura Tersebut menghilang.


" Apa ini? apa mungkin mereka telah pergi?" Ryu bergumam sambil memperhatikan wilayah sekitar.


Tanpa banyak berpikir Ryu langsung melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Dia berfikir masih ada Aura yang lain dari belakangnya untuk memastikan apa tujuan mereka.


Ryu yang terus melangkahkan kakinya tiba-tiba terhenti melihat sesuatu yang ada di depannya.


" Istana? Mengapa ada Istana di dalam Hutan? Hhmmm... Aku harus memasukinya siapa tau ada Sumberdaya berharga didalamnya" Ryu tanpa pikir panjang melesat masuk kedalam Istana dan tiba tiba tubuhnya menghilang.


" Haaahh... Ternyata hanya Ilusi. Baiklah, aku akan mengikuti keinginan kalian." Ryu dengan senyuman jahatnya menatap ke dinding Goa dimana sebelumnya terlihat seperti Istana.


Dari kejauhan ketiga wanita bercadar yang menyaksikan mangsa mereka telah memasuki Istana tersebut kini terlihat bingung.

__ADS_1


" Kakak Qiulan... Mangsa kita telah masuk kedalam Istana itu. Apa kita juga kesana? " Tanya Feng Rong.


" Heran... Kenapa Istana ada di dalam Hutan, lalu dimana lima Dewi iblis itu? Aura mereka sudah menghilang dari Hutan Ini." Ucap Feng Yue karena tidak merasakan lagi Aura dari lima Dewi Iblis.


" Aku rasa mereka sudah pergi setelah merasakan kehadiran kita, atau mereka juga memasuki Istana itu?" Ucap Feng Qiulan sambil menunjuk ke arah Istana.


" Haaahh... Kita harus masuk ke Istana itu! Sejak kapan Murid dari Bidadari Iblis takut menghadapi musuhnya. Sekarang kita serang dan menyerap kekuatan Pemuda Itu sebelum lima Bidadari Iblis mengambil kekuatannya. " lanjut Hong Tianshi.


Tiga Bidadari Iblis langsung masuk ke dalam Istana tersebut karena tidak ingin melepaskan buruan mereka tersebut.


" Wuush." Ketiga wanita bercadar itu melesat masuk ke dalam Istana.


"Mmmm... Sepertinya strategi kita telah berhasil. Ternyata mereka juga menginginkan kekuatan Pemuda itu." Ucap Dewi Iblis pertama


" Benar... Sayangnya nasib mereka sekarang ada di tangan kita. jika begini akan lebih mudah" Ucap Dewi Iblis Kedua.


" Kita tunggu beberapa saat lalu kita aktifkan racun birahi Iblis itu." Ucap Dewi Iblis pertama.


*****


Ryu yang sudah masuk ke dalam Goa tersebut hanya mendapati ruang kosong semata sambil menunggu kedatangan sosok yang menciptakan Ilusi tersebut berniat untuk memberinya pelajaran.


" Hmmm... Sepertinya mereka sudah datang." Ryu merasakan ada Aura yang masuk ke dalam Goa tersebut.


" Siapa kalian? Apa tujuan kalian dari tadi mengikutiku? " Ryu berpura-pura kaget merasakan bahwa ketiga wanita bercadar itu sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal.


" Hahaha... Karena nantinya kau akan kami bunuh, maka aku akan sedikit memberitahu siapa kami sebagai hadiah kematianmu" Ucap Feng Qiulan sambil menatap ke arah Ryu.


" Kami adalah tiga Bidadari Iblis yang akan membunuhmu " Feng Yue dengan Tatapan tajam seakan ingin lebih cepat untuk menyerap kekuatan Pemuda di depan mereka itu.


" Benarkah? Kalian sungguh percaya diri " Ucap Ryu sambil berjalan dengan santai.


" Wuush." Tiba-tiba serbuk berwarna merah muda memenuhi Istana semakin lama semakin kental.


' Racun Iblis Birahi?' Tiga Bidadari Iblis membatin.


" Haaahh... Racun ini lagi. Baiklah... Aku akan menuruti keinginan kalian! Jadi jangan salahkan aku." Ryu bergumam sambil menutup Indra penciumannya dengan sedikit mengeluarkan Qi.


Meskipun Ryu mengetahui efek dari serbuk Iblis nafsu tersebut, namun dia tidak mempermasalahkan hal itu karena dia berfikir bahwa tiga wanita bercadar itu ingin melakukan cara licik untuk menyerap kekuatannya.

__ADS_1


Namun ketiga wanita bercadar tersebut yang belum sempat menutup Indra Penciuman mereka, seketika dengan wajah memerah menatap ke arah Ryu dengan penuh nafsu.


Kali ini niat awal mereka menatap Ryu dengan nafsu membunuh telah telah terganti dengan Nafsu birahi yang sangat kuat.


Sedangkan ketiga wanita bercadar kini telah melepaskan cadar dan juga kain yang menutupi tubuh mereka.


Kini wajah ketiga Gadis tesebut menunjukkan kecantikan di balik lekuk tubuh mereka di balik cadar.


Tubuh mulus yang begitu putih bersih telah terlihat seakan menambah sempurnanya kecantikan mereka.


" Gluug." Ryu menelan ludah saat melihat lekuk tubuh ketiga wanita tersebut.


" Jika itu yang kalian inginkan, aku akan melakukannya. Lagi pula aku tidak rugi." Ryu mendatangi ketiga wanita itu.


Ryu yang merasakan sentuhan dari ketiga wanita tersebut kini tangannya juga mulai bergerak liar menyentuh bagian tubuh ketiga wanita itu.


Semakin lama Ryu melancarkan aksinya, sehingga membuat ketiga wanita itu merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa akibat Ryu yang kini menguasai tubuh mereka.


Hari Pertama telah terlewatkan...


Hari Kedua...


Hari ketiga...


Tubuh ketiga wanita tersebut kini semakin melemah seakan kekuatan mereka turun secara drastis.


Disisi lain Ryu merasakan keanehan tersebut dimana awalnya dia menganggap bahwa ketiga wanita itulah yang menciptakan Ilusi, kini terbantahkan karena kekuatan ketiga wanita itu semakin melemah.


" Sepertinya ada orang lain lagi yang ada di tempat ini." Ryu bergumam sambil menguasai tubuh ketiga wanita itu tersadar akan kecerobohannya.


Namun karena semuanya sudah terlanjur, Ryu tidak ingin menghentikan aksinya terus menggagahi ketiga wanita itu hingga jatuh terkapar karena tubuh mereka sudah melewati batas.


Seketika tubuh Ryu ditarik paksa menuju Pagoda Jiwa dimana langsung berada di lantai delapan.


" Apa yang terjadi?" Ryu menatap ke sekelilingnya karena tubuhnya sudah berpindah tempat.


Seketika tubuh Ryu mengeluarkan sebuah cahaya berwarna keemasan hingga merasakan Teknik Tubuh Cermin mencapai tahap sempurna.


" Jadi ini fungsi dari lantai delapan Pagoda Jiwa. Ternyata untuk menyempurnakan teknik yang belum sempurna." Ryu tersenyum lebar lalu kembali ke dalam Goa sebelumnya.

__ADS_1


Ryu pun mengembalikan Ilusi tersebut kepada pemiliknya dimana lima Dewi Iblis merasa mereka sudah menyerap kekuatan dari Ryu.


" Mari kita bermain Ilusi." Ryu melepaskan teknik tubuh cermin hingga tercipta sebuah energi transparan mengarah kepada lima Dewi Iblis tanpa mereka sadari.


__ADS_2