SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
Kembali Berlayar


__ADS_3

Mendengar ucapan dari Ryu, Shui Jian hanya menggelengkan kepala sambil menatap Ke arah 13 wanita cantik tersebut yaitu lima Istri Putra Mahkota dan Delapan Calon Selir ketiga Pangeran yang telah Mati.


Shui Jian juga menatap ketiga wanita Cantik yang berada di belakang ketiga para Raja seakan lalu menoleh ke arah Ryu.


" Ryu'er... Mengapa kamu serahkan masalah sulit ini padaku?" Shui Jian senyum masam.


Ryu kembali berfikir bagaimana menyelesaikan masalah tersebut. Jika dibunuh, mereka juga sebagai korban, dan jika harus menikah mereka itu juga hal yang tidak mungkin untuk Shui Jian karena terlalu banyak.


" Kepulangan Calon pengantin tanpa sempat menikah dianggap akan membawa sial bagi kerajaan." Ucap Penasehat Cuang.


" Aku memang tidak menyukai Pangeran Hang Bauli. Tapi sebuah pernikahan adalah hal sakral dan bukan untuk dipermainkan. Bagaimanapun juga, Orang yang membunuh Calon Suamiku harus Bertanggung jawab. Jika tidak, sampai akhir hayat aku akan berada di tempat pengasingan dan tidak akan pernah menikah seumur hidupku." Putri Xianyu meneteskan air matanya.


" Yang dikatakan Putri Xuanyu memang benar. Aku Yin Lung akan selamanya hidup di pengasingan. " Ucap Yin Lung.


" Bukan hanya Kalian berdua, Tapi kita bertiga." Yuan Ling ikut menimpal kemudian memeluk kedua wanita disampingnya.


Ketiga wanita itu secara diam-diam terus memperhatikan Ryu. Mereka berpikir bahwa Ryu lah yang akan membunuh ketiga Calon Suami mereka yang artinya mereka akan menikah dengan Pemuda tersebut.


Namun harapan mereka langsung lenyap saat Ryu meminta kepada Shui Jian untuk membunuh ketiga Pangeran tersebut.


" Istriku... Bagaimana Pendapatmu?" Shui Jian seakan menyerah.


" Suamiku... Adat tetaplah adat... Mau tidak mau aku harus menerima kenyataan, karena aku tidak ingin Suamiku mendapat celaka di kemudian hari." Ucap Shui Yue berusaha untuk tetap tegar.


" Kakak Ipar... Kamu harus belajar menerima mereka. Apa kamu tidak melihat bahwa kami juga memiliki Suami yang sama. Tapi kami tetap akur bahkan saling membutuhkan." Ucap Qin Shuomei berusaha untuk menghibur Shui Yue.


Mendengar ucapan tersebut semua saling berpandangan karena baru mengetahui bahwa 23 wanita tersebut adalah Istri dari Ryu.


Di sisi lain Shui Yue berusaha untuk menerima kehadiran 16 wanita tersebut dalam keluarga kecil mereka.


" Terkadang Adat memang membingungkan. Jika tidak, kutukan langit akan menimpanya." Penasehat Cuang ikut menimpal.


" Istriku.... Bagaimana kamu bisa memikirkan hal Itu padaku?" Shui Jian seakan tidak percaya apa yang diucapkan Istrinya.


" Suamiku... Aku melakukan itu karana aku tidak ingin ada bencana yang menimpa kita nantinya. " Ucap Shui Yue.

__ADS_1


" Jian'er... apa yang dikatakan Yue'er ada benarnya. Dulu aku juga pernah mengalaminya. Saat itu aku ingin menyelamatkan ibumu. Aku dan Beberapa orang seperjuangan ku menyerang kerajaan Kecil dan aku membunuh salah satu pangeran yang baru saja menentukan hari Pernikahannya. wanita itu juga menuntut ku, namun karena aku tidak percaya aku mengabaikannya. Dan kutukan langit berimbas pada Sekte Tirai air yang hampir menghapus keturunan Klan Shui." Patriak Mao teringat kembali kejadian tersebut.


Dia baru sadar bahwa kehancuran Sekte dan kematian para keluarga Klan Shui juga karena Kecerobohannya.


Nasi Sudah menjadi bubur, dia harus menerima konsekwensinya dengan banyak kehilangan keluarga.


Setelah mendengar ucapan dari Patriak Mao, Shui Jian terlihat senyum masam sambil menatap ke arah Ryu yang terlihat santai.


" Jika memang Seperti itu... Aku akan menerima apa yang diucapkan Istriku." Shui jian menghela napas panjang.


" Suamiku... Aku hanya tidak ingin bencana akan menimpa keluarga kita nantinya." Shui Yue menatap Shui Jian dengan senyum kecil sambil menatap ke arah Qin Shuomei dan yang lain yang tanpa beban sedikit pun meski harus berbagi Suami.


" Ryu'er... Jadi itu alasanmu meminta kepadaku untuk membunuh mereka." Shui Jian senyum masam tidak menyangka bahwa Ryu melemparkan masalah tersebut kepadanya.


Setelah memecahkan permasalahan yang sangat sulit tersebut, akhirnya semua orang bisa bernapas lega.


Penasehat Cuang yang sebagai Petinggi Istana yang tersisa meminta Pernikahan Calon Kaisar Pada Hari itu Juga.


Karena bagaimanapun hari baik yang telah ditentukan tidak bisa diulur Kembali.


Tidak heran Kekaisaran Besar bisa memiliki puluhan Istri dan puluhan Selir sesuai berapa jumlah Kerajaan ataupun Kota yang berhasil dia taklukkan. Itulah sebabnya para Penguasa bisa memilih Istri dari semua Kota maupun Kerajaan yang berhasil dia taklukan diluar Istri di dalam Istananya.


Sebuah Pernikahan itu berlangsung dengan Baik meski dalam kesederhanaan akibat pertarungan sebelumnya. Para anggota Pasukan Semesta juga begitu antusias membantu Kakak Ipar Penguasa mereka dari berbagai hal demi berjalannya Pernikahan tersebut.


Wenlie yang memang bertugas sebagai bagian konsumsi, merasa sangat senang dengan Pekerjaannya bersama para kelompoknya tersebut dalam menyajikan makanan tanpa perintah dari Penguasa mereka.


Para Pasukan Semesta Pria juga tidak mau kalah, mereka juga melakukan pelayanan terbaik mereka menyediakan sarana yang dibutuhkan.


Kebersamaan tersebut membuat beberapa Pasukan penjelajah merasakan benih-benih Cinta mulai tumbuh kepada orang yang berhasil menyentuh hati mereka.


Setelah Resepsi Pernikahan Selesai, Para Prajurit Kekaisaran, Para Prajurit Tiga Kerajaan dan Para Pasukan Semesta bersama Para murid Sekte kembali ke tempat kediaman mereka masing-masing dimana sudah ditentukan oleh Penasehat Cuang.


Shui Jian juga langsung ditempatkan pada kamar khusus untuk Kaisar bersama Istrinya Shui Yue dan 16 Istri barunya.


Sedangkan Ryu juga ditempatkan pada kamar Putra Mahkota bersama 23 Istrinya

__ADS_1


Patriak dan para Tetua juga ditempatkan pada Kamar Khusus dimana berdiamnya para Menteri.


*****


Tujuh Hari pun berlalu, Pengukuhan Kaisar baru pun sangat meriah dimana dari para Pemimpin Kota dan Kerajaan sangat antusias.


Para Rakyat pun tidak ingin ketinggalan menyaksikan Hal tersebut mulai berdatangan menyaksikan hal tersebut.


Penasehat Cuang pun mengukuhkan Shui jian sebagai Kaisar baru untuk mereka. Kini Shui Jian telah Resmi menjadi kaisar mengangkat beberapa kandidat yang telah diusul oleh Penasehat Cuang untuk menjadi petinggi Istana Kekaisaran.


Kaisar Jian juga mengangkat Naga Pertama, Naga Kedua dan Naga Ketiga Sebagai Jendral Kekaisaran. beberapa Pasukan Naga kini ada yang diangkat sebagai Komandan.


Tentu saja mereka sangat senang akan Hal tersebut dan bersumpah setia kepada Kaisar Jian.


Setelah berakhirnya Pengukuhan dan Pengangkatan Beberapa Petinggi, Ryu dan 23 Istrinya beserta rombongan juga kembali Ke Sekte Tirai Air.


Sesampai di Sekte tirai Air, Ryu dan 23 Istrinya kembali ke kediaman mereka, sedangkan 10 Hewan Kontrak dan Pasukan Semesta juga kembali ke Dunia Quzhu.


" Apa kalian ikut ke Istana Kristal?" Tanya Ryu.


" Kami ikut kesana." Sheng Zhishu dan yang lain menjawab dengan cepat.


Saat berada di Istana Kristal, mereka membahas tentang keberangkatan mereka menuju ke Benua Tengah.


Setelah cukup lama melakukan percakapan kecil, Ryu dan 23 Istrinya kembali ke kamar masing-masing.


*****


Pada keesokan pagi, Ryu berpamitan kepada Ayah Mertuanya untuk melanjutkan Perjalanan kembali menuju Benua Tengah.


Di dalam perjalanan, Tou Shuijing membawa Ryu terbang ke arah Kota Zihai yaitu Kota Pelabuhan.


Kini Ryu dan Tou Shuijing mencari tempat dimana tempat yang sepi untuk mengeluarkan Pasukan Semesta dan Kapal udara mereka


Tanpa menunggu lama Ryu dan bawahannya langsung bertolak dari pinggir Pantai tersebut dan berlayar ke Benua Tengah.

__ADS_1


__ADS_2