SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
AURA TUBUH AGUNG 5


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan dari Kawan-kawan para Pembaca SANG DEWA AGUNG, penulis berharap namun tanpa unsur paksaan cukup memberikan waktu luang untuk:




Memberikan 'LIKE ' di setiap Episode.




Sempatkan untuk meninggalkan ' KOMENTAR ' meski hanya huruf 'x' maupun 'z'




Dengan demikian Penulis bisa lebih bersemangat untuk menyelesaikan cerita ini sampai Tamat. 🙏🙏🙏


...****************...


" Duaarr... Duaarr... Duaarr." Ryu menciptakan Hujan Petir untuk mengurangi desakan dari Siluman Harimau yang begitu liar.


Merasa tubuh mereka terkena hujan petir tersebut membuat Siluman Harimau menyerang semakin Ganas menciptakan Perisai Energi Api, Angin maupun Petir.


Tentu saja hal itu membuat anggota Sekte Lembah Persik semakin kewalahan juga langsung melepaskan perisai Energi dari Elemen mereka masing-masing.


Puluhan kali Ryu terus melepas jarum racun saat melihat anggota Sekte Lembah Persik terdesak.


" Ggooooaaarr... Ggooooaaarr... Ggooooaaarr." Auman Siluman Harimau saling bersahutan menyerang ke arah lawan.


Melihat Hewan Kontrak dan anggota Sekte Lembah Persik banyak yang terluka, Ryu kembali menciptakan Hujan Petir menyerang ke berbagai arah hingga membuat beberapa Siluman Harimau tersungkur merasakan sakit yang luar biasa.


" Dengarkan aku... Lindungi mereka yang terluka, dan cepat pulihkan diri kalian." Ryu memberi aba-aba.


" Baik." beberapa anggota langsung melindungi yang terluka agar bisa mundur kebelakang untuk memulihkan diri.


Berkat bantuan Cincin pemulihan dan Armor, anggota Sekte bisa lebih cepat memulihkan diri hingga beberapa saat kembali ke pertarungan.


Saat yang lain sudah pulih, anggota yang lain langsung mundur bergantian untuk memulihkan diri.


" Kerjasama yang baik." Ryu sambil melirik ke bagian sisi kiri dan kanannya sudah faham atas instruksi dari Ryu.


" Untung saja Tetua Agung memberikan Cincin pemulihan dan Armor ini, jika tidak mungkin tubuhku sudah tercabik-cabik." Dong Shen bergumam.


Yang lain juga merasakan hal yang sama, jika tanpa bantuan kedua benda tersebut sudah tentu akan banyak yang mengalami luka berat bahkan menyebabkan kematian.


Pertarungan itu pun terus berlanjut hingga sudah berkali-kali anggota Sekte Lembah Persik bergantian memulihkan diri.


Sudah memakan waktu yang sangat lama, kini Siluman Harimau mulai berjatuhan karena sudah banyak mengeluarkan tenaga ditambah lagi dengan racun yang Ryu ciptakan.


Hingga akhirnya pertarungan sengit itupun terlihat anggota Sekte Lembah Persik mulai mendominasi.


Tentu saja hal itu membuat anggota Sekte tidak ingin melewatkan kesempatan langsung menyerang balik ke arah Siluman Harimau


Setelah beberapa saat kini anggota Sekte Lembah Persik berhasil membunuh semua Siluman Harimau tanpa ada yang tersisa walaupun membutuhkan waktu yang sangat lama.


" Pulihkan diri kalian secepatnya." Ryu membuat Pelindung Yin-Yang Kura-kura agar keberadaan mereka tidak diketahui Siluman yang lain.

__ADS_1


" Baik Tetua Agung." mereka mengangguk lalu duduk bersila.


Di sisi lain Ryu juga melakukan hal yang sama karena dia juga sudah banyak mengeluarkan tenaga.


Dengan beberapa Pil yang dia telan, Ryu langsung duduk bersila untuk menyerap khasiat Pil tersebut.


Waktu semuanya masih memulihkan diri, kini terlihat 20 ekor Siluman Beruang sebesar 10 kali ukuran manusia dewasa yang sudah berusia Jutaan Tahun tingkat suci.


" Ggooooaaarr." 20 Siluman Beruang mengaum keras menciptakan tekanan udara berusaha untuk menghancurkan Pelindung Yin-Yang Kura-kura tersebut.


Berkat pelindung Yin-Yang Kura-kura kini anggota Sekte Lembah Persik terus memulihkan diri hingga sampai merasa sudah cukup.


" Wuush." Ryu yang baru membuka mata langsung membuat Formasi Petir Hitam mengurung 20 Siluman Beruang tersebut.


" Cepat ambil Mayat Siluman itu." Ryu memberi perintah kepada anggota Sekte jika pertarungan dilanjutkan bisa membuat mayat Siluman hancur.


" Baik." Jawab mereka serempak meskipun mereka terlihat kebingungan karena seakan Ryu tidak merelakan mayat Siluman tersebut hancur.


Meski mereka merasa heran, namun tidak ada yang berani berbicara dan lebih memilih mengikuti apa yang diperintahkan oleh Ryu.


" Duaarr... Duaarr... Duaarr.." Ryu menciptakan Hujan Petir ke dalam Formasi Petir Hitam karena tidak ingin mengambil resiko seperti sebelumnya lalu ikut mengumpulkan Inti Roh dan mayat Siluman tersebut.


Setelah beberapa saat, mereka sudah berhasil mengumpulkan Inti Roh Siluman hingga Formasi Petir Hitam yang Ryu ciptakan langsung hancur.


" Jatah kalian yang ini, biar aku yang menghadapi Dewa dari mereka." Ryu langsung menggunakan langkah Hantu Harimau Petir menuju ke arah sumber Aura yang sangat kuat.


" Gluug." Anggota Sekte Lembah Persik menelan ludah.


" Ingat cara kita sebelumnya, kita harus saling melindungi satu sama lain." Ucap Tianba.


" Baik." mereka mengangguk lalu melancarkan serangan mereka.


Percampuran antara berbagai Elemen menciptakan hawa di sekitar berubah-ubah.


Di tempat lain Ryu kini telah berada di depan seekor Siluman Singa yang mampu berdiri seperti Manusia dengan ketinggian 20 Meter memiliki sepasang tanduk kerbau.


" Dewa dari Siluman benar-benar merepotkan." Ryu bergumam sambil menatap ke arah Siluman Singa tersebut.


" Aku akui kehebatanmu Manusia sampai bisa masuk ke dalam Hutan ini." Siluman Singa menatap tajam ke arah Ryu.


" Karena Inti Roh milikmu sangat berharga, meski hanya menambah kekuatan fisikku saja." Ryu bicara dengan nada datar.


" Lancang... Akan aku robek mulutmu." Siluman Singa melancarkan serangan ke arah Ryu.


Menyadari tekanan serangan dari Siluman Singa, Ryu langsung menggunakan langkah Hantu Harimau Petir untuk menghindari arah serangan.


" Bboooom." Serang energi Api membuat pepohonan langsung hancur berkeping-keping.


" Kuat sekali." Ryu berkeringat dingin melihat wilayah serangan menciptakan kawah kecil.


Merasa serangannya mengenai ruang kosong, Siluman Singa langsung membalikkan badan kembali menyerang ke arah Ryu.


Ryu yang melihat hal itu kembali menghindar seraya memikirkan cara untuk mengalahkan Siluman Singa tersebut.


" Jangan seperti pengecut. " Teriak Siluman Singa sangat geram karena Ryu terus menghindar.


" Aku hanya ingin bermain sebentar." Ryu sengaja memprovokasi.


" Jadi kamu meremehkan kekuatanku?" Siluman Singa terus melancarkan serangannya hingga Ryu merasa terdesak.

__ADS_1


Secara diam-diam sambil menghindar Ryu mengeluarkan jarum racun mengalirkan energi Petir Hitam pada jarum racun tersebut.


Siluman Singa yang terprovokasi terus melepaskan serangannya hingga setiap wilayah serangan menciptakan kawah kecil


Merasa energi Petir Hitam yang dia ciptakan sudah penuh, Ryu langsung melepaskan serangannya ke arah Siluman Singa


" Bboooom." Ryu menggunakan langkah Hantu Harimau Petir menyerang Siluman Singa dari arah belakang.


" Bruuuuk." tubuh besar Siluman Singa tersungkur merasakan tubuhnya tertancap benda yang sangat kecil di punggungnya.


Merasa Serangan tersebut seakan menyedot kekuatanya, Siluman Singa sangat marah langsung bangkit kembali menyerang ke arah Ryu.


Ryu pun tidak tinggal diam dengan kecepatan tinggi dia berlari ke arah samping kanan serangan lalu menciptakan bola Petir mengarah ke Siluman Singa.


Siluman Singa juga tidak tinggal diam menciptakan Energi Angin melepaskan ke arah Ryu.


" Bboooom." Benturan kedua serangan menciptakan kawah besar.


Sambil menelan beberapa Pil, Ryu menggunakan kekuatan penuh kembali melemparkan jarum racun hingga menancap ke bagian dada Siluman Singa.


" Kenapa jarum racun ini sangat sulit dideteksi olehku." Siluman Singa bergumam semakin kesal karena kelalaiannya sendiri.


Nasi sudah menjadi bubur, mau tidak mau Siluman Singa kembali melepaskan serangannya.


Begitu juga dengan Ryu, kembali melempar beberapa jarum racun sekaligus.


" Ggooooaaarr." Siluman Singa mengaum keras membuat tubuh Ryu terpental puluhan meter menabrak beberapa Pohon di sekitar.


Tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, Siluman Singa langsung menuju ke arah Ryu berniat meremukkan tulangnya.


Begitu juga dengan Ryu, kini kembali bangkit mencoba menghindar namun sayangnya sebelum tubuhnya berpindah, tekanan Energi Angin ciptaan Siluman Singa mengenai tubuhnya hingga kembali terpental puluhan meter.


" Matilah!" Siluman Singa melompat ke arah Ryu untuk memukulnya dengan kekuatan penuh.


Merasa kondisinya sudah terdesak, Ryu langsung menciptakan pelindung Yin-Yang Kura-kura.


" Bboooom." Benturan yang sangat kuat membuat tubuh Siluman Singa terpental puluhan meter.


" Kraaack." Pelindung Yin-Yang Kura-kura langsung retak.


" Uhuuk." Siluman Singa mengeluarkan darah segar.


' Malapetaka .'


Ryu melepaskan bola Petir Hitam sebesar kepala manusia ke arah Siluman Singa.


" Bboooom." Ledakan yang sangat kuat menciptakan kawah besar.


Terlihat tubuh Siluman Singa telah terbujur kaku tidak mampu lagi untuk bangkit.


' Manusia licik.' Siluman Singa menggerutu dalam hati karena pelindung yang Ryu ciptakan membuat energi yang dia ciptakan menyerang balik ke tubuhnya sendiri.


Kini Ryu secara perlahan mendekati Siluman Singa dengan sebuah Pedang di tangannya.


" Sepertinya kamulah yang mati." Ryu mengumpulkan Qi pada pedang milikya.


" Craaash." Ryu menebas leher Siluman Singa hingga terpisah dari tubuhnya.


" Lumayan." Ryu mengambil Inti Roh Siluman Singa lalu mengambil mayat tersebut ke Cincin miliknya.

__ADS_1


Karena pertarungannya sudah selesai, Ryu merasa keberadaan Anggota Sekte Lembah Persik masih dalam keadaan baik-baik saja memutuskan untuk memeriksa wilayah sekitar.


__ADS_2