SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
Lantai Tujuh Pagoda Jiwa


__ADS_3

Saat sudah jauh dari Kota Loyang, Ryu dan Istrinya beristirahat sejenak di sebuah pinggir Hutan sambil menunggu kedatangan ketujuh Hewan Kontrak.


" Gege... Apa kamu yakin bahwa Pulau Melayang itu ada di tempat ini?" Tanya Sheng Zhishu.


" Aku juga tidak tau dengan jelas. Gabungan kedua Peta itu hanya memberikan penjelasan, karena belum ada yang pernah kesana." Ucap Ryu.


" Gege... Sepertinya hari mulai gelap. Sebaiknya kita kembali ke Dunia Quzhu. Untuk masalah Pulau Melayang, kita bisa pikirkan besok." Ucap Huli Yue.


" Baiklah.... Sepertinya Dao Luo dan yang lain akan datang kesini besok pagi." Ryu langsung membuat Pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi tempat tersebut.


Tanpa menunggu lama Ryu dan Istrinya langsung kembali ke Dunia Quzhu dimana langsung menuju ke kamar utama Istana Emas.


" Gege... Sepertinya kamu menyimpan pemilik Tubuh Abadi yang memiliki energi 'Yang'." Jinying menatap ke arah Ryu.


" Mmm... Kenapa kamu menanyakan hal itu?" Ryu sedikit menyelidik.


" Gege... Kamu percayalah padaku. Aku bisa menggunakan pemilik Tubuh Abadi itu agar kami selalu hidup selamanya berdampingan denganmu. Kamu sudah memiliki 13 Istri yang memiliki Tubuh Abadi, sedangkan aku dan 9 Istrimu yang lain suatu saat akan mati." Ucap Jinying.


" Apa kamu ingin menggunakannya?" Tanya Ryu.


" Bukan hanya aku, tapi juga Ping'ping, Sian'sian, Qi'qi dan yang lain. Meskipun itu belum cukup, tapi jika kita bisa mendapatkan pemilik Tubuh Abadi yang lain itu pasti akan sangat membantu." Jawab Jinying.


" Kebetulan kami memiliki teknik tubuh Dewi Emas Suci. Jika tidak memiliki Tubuh Abadi maka saat menerobos Pendekar Semesta, maka teknik Tubuh Dewi Emas Suci akan menguasai tubuh kami." Jinying dapat merasakan bahwa teknik tersebut bisa mengendalikan pikiran mereka.


Hal yang paling Jinying takutkan adalah dia tidak ingin berbuat kesalahan lagi.


" Baiklah jika itu untuk kebaikan kalian, aku tidak keberatan." Ryu langsung mengeluarkan jasad Hantu Malam.


Tanpa menunggu lama Jinying langsung mengeluarkan Bola Hitam dari elemen Kegelapan lalu menutup Jasad Hantu Malam.


Dalam hitungan detik Jasad tersebut seakan menghilang dan diserap oleh Bola Hitam tersebut.


Dengan sedikit mengeluarkan Qi miliknya, Jinying langsung membagikan Bola Hitam tersebut menjadi sepuluh bagian seukuran kepalan.


" Sepertinya sedikit berguna." Ryu yang juga tidak bisa menghancurkan jasad tersebut, tentu sangat senang karena Jinying bisa menghancurkan jasad itu.

__ADS_1


" Ini masih belum cukup. Tapi kami bisa melatihnya hingga seperti Shu'shu dan yang lain." Jinying memberikan bola hitam tersebut kepada Ling Queqi, Jiang Caiping, Nan Sian, Zhao Luyi, Zhao Liying, Hong Kian Lan Liwei, Bing Ruyue dan Zhang Qixuan.


" Ying'ying... Bagaimana cara menggunakannya?" Tanya Zhang Qixuan.


" Kita cukup menyerapnya seperti kita menyerap Harta langit." Jinying langsung mengambil tempat untuk duduk bersila.


Mendengar ucapan dari Jinying, Nan Sian dan yang lain juga langsung mengambil tempat untuk duduk bersila dan menyerap energi yang ada di Bola Hitam tersebut.


Setelah memakan waktu selama dua jam, Bola Hitam tersebut secara perlahan mulai memudar hingga terlihat bening dan hancur menyatu dengan udara.


Satu-persatu Nan Sian dan yang lain mulai membuka mata sambil menatap ke arah Jinying seakan meminta penjelasan karena tidak memiliki efek sedikitpun.


" Itu hanya 10%. Jika kita mendapatkan pemilik Tubuh Abadi yang lain, maka proses tersebut akan lebih cepat. Kita tidak bisa merasakan efeknya, namun saat sudah mencapai 100% maka kita sudah setingkat dengan Shu'shu dan yang lain." Ucap Jinying.


" Jika kita tidak mendapatkan pemilik Tubuh Abadi, bagaimana cara meningkatkannya?" Tanya Nan Sian.


" Sepertinya kalian sudah memiliki 70% tubuh Dewi Emas Suci. Hanya aku sendiri yang masih belum. Jika kalian sudah 100%, maka kalian bisa menggunakan Suami kita untuk menyempurnakan Tubuh Abadi." Jinying melirik ke arah Ryu.


" Hmmm... Aku ada ide. Sepertinya tidak adil jika ada yang ketinggalan. Xie Hua mengeluarkan Bola Kristal yang pernah diberikan oleh Ryu, lalu memberikan kepada Jinying.


" Hua'hua, apa ini?" Jinying mengerutkan kening menatap bola kristal tersebut.


" Maksudnya kalian akan menyalurkan Qi untukku agar bisa mengalahkan Gege?" Jinying sedikit menyelidik memasang wajah memerah.


" Mmmm... Tenang saja, karena kamu sudah memiliki teknik Tubuh Dewi Emas. Jadi milikmu tidak akan rusak." Ucap Xie Hua.


" Ah..." Jinying sontak kaget.


" Bersenang-senanglah kalian berdua, Ying'ying... Kami akan membantumu dari kamar sebelah." Sheng Zhishu menuju kamar lain bersama Huli Yue dan yang lain.


" Gege..." Jinying terlihat canggung langsung berlari kecil ke arah Liu Bai Jun yang terlihat sosok Wanita mirip dengan Jinying yang sedang menggendong anaknya.


" Ying'er... Apa kamu menggunakan Pembelah raga untuk merawat anakmu?" Ryu yang menatap sosok wanita yang mirip dengan Jinying.


" Mmm... Itu hanya bayanganku saja. Tapi dia juga memiliki kesadaran sepertiku. Hanya saja kembaranku seperti orang biasa." Jinying mengambil anaknya tersebut dari bayangannya hingga dalam hitungan detik Bayangan tersebut langsung menyatu kembali ke tubuh Jinying.

__ADS_1


Liu Bai Jun yang sudah di pangkuan Jinying, kini memberikan kepada Ryu.


" Anakku... Aku harap kamu jangan seperti Ibumu." Ryu sambil menggendong Liu Bai Jun yang terlihat sudah tertidur sambil duduk di atas Ranjang.


" Gege... Apa kamu sudah yang bahwa Liu Bai Jun adalah Putramu?" Jinying yang juga duduk di samping Ryu sambil menyandarkan kepalanya di bahu Ryu.


" Jika dia bukan Putraku, maka Bola Kristal itu tidak akan mengeluarkan cahaya Biru." Ryu yang awalnya tidak percaya. Namun karena Bola Kristal itu mengeluarkan cahaya Biru, maka sudah pasti Liu Bai Jun adalah Putranya.


" Ini memang sulit dipercaya, bahkan aku sendiri hampir tidak percaya. Liu Bai Jun tidak terlahir seperti orang normal, dia hampir menyerap semua Teknik yang aku miliki." Jinying sambil mengelus pipi Liu Bai Jun.


Saat mereka sedang berbincang, Jinying merasakan energi Qi yang berlimpah mengalir ke tubuhnya dari bola kristal yang ada pada Cincin pemulihan miliknya.


' Haaahh... Ternyata mereka benar-benar sudah mengalirkan Qi untukku.' Jinying dapat merasakan kekuatannya berlipat ganda.


" Ying'er... Ada apa?" Ryu menoleh ke arah Jinying karena raut wajahnya langsung berubah.


" Mereka sudah menyalurkan energi untukku." Jinying merasa tidak enak, karena menyadari kesalahan sebelumnya.


" Ying'er... Sepertinya kamu sudah berubah." Ryu yang mengetahui bahwa Jinying sebelumnya sangat agresif, namun sekarang berbanding terbalik.


" Gege... Aku.." Jinying terlihat gugup dengan wajah menunduk.


Melihat hal tersebut Ryu membaringkan Liu Bai Jun di tempat tidurnya lalu kembali ke tempat semula.


Dengan sedikit malu Jinying langsung melepaskan pakaiannya dengan mata terpejam.


" Ying'er... Aku tidak pernah mempermasalahkan kejadian sebelumnya, tapi aku harap hatimu lah yang tulus." Ryu sambil mengelus pipi Jinying.


" Gege..." Jinying langsung merangkul tubuh Ryu seraya membuka matanya.


Pada malam itupun Ryu dan Jinying memadu kasih melewati malam panjang menyalurkan energi Yin-Yang mereka.


Dengan bantuan Qi dari Istri Ryu yang lain, Jinying seakan mampu menyaingi keperkasaan Ryu hingga sampai pagi mereka sama-sama kelelahan.


Pada malam berikutnya mereka juga melakukan hal yang sama, dimana Sheng Zhishu dan yang lain tidak ingin mengganggu malam panjang mereka agar Jinying bisa menyempurnakan tubuh Dewi Emas Suci dengan cepat.

__ADS_1


Jika pagi hari telah tiba, Ryu juga menyempatkan diri untuk Berkultivasi bahkan memasuki Pagoda Jiwa yang kini telah berhasil mencapai lantai delapan.


Berbagai informasi dari lantai yang dia serap, Kekuatan Jiwa Ryu semakin bertambah dan juga pengetahuannya juga bertambah mengenai Dunia Quzhu hasil dari gabungan Dunia kecil sebelumnya.


__ADS_2