SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
CH 52. HEFEI


__ADS_3

Paktriak dari Cabang Sekte Tengkorak Iblis yang berada pada Level 50 kini sangat ketakutan, seakan Pintu Neraka terbuka lebar untuk semua Anggota yang ada di tempat itu.


" Ggooooaaarr... Ggooooaaarr" Auman gabungan dari Chaizu dan Shizi membuat beberapa bangunan bertumbangan


" Booomm" Ledakan Panah dari Huli Yue membuat angin Tornado Menyeret siapa saja yang dilewatinya.


Terdengar suara teriakan dari beberapa murid yang merasakan efek gabungan dari Angin dan Petir merobek tubuh mereka.


Melihat sesuatu hal yang buruk, Paktriak Sekte mencoba untuk melarikan diri.


" Bboooom" Pukulan keras dari Ryu membuat tubuh Paktriak terpental mengenai tanah hingga terbentuk kawah kecil.


Sambaran petir dan Kobaran Api membuat siapa saja yang mendekatinya tubuh mereka langsung hangus atau mengering.


Beberapa Orang yang melihat dari kejauhan Menganggap kejadian itu adalah akibat Cuaca buruk karena Awan yang terbentuk seakan terus menyambar merusak apapun dibawahnya.


" Apa ada yang lebih kuat" Ryu merasa tidak ada yang bisa membuatnya berkeringat, Bahkan Patriak mereka sekalipun.


Melihat Para Murid yang berjatuhan Para Tetua terlihat kebingungan jika melawan sama saja mengantar Nyawa, Lari sekalipun tidak menjamin mereka selamat.


Sambaran Petir dan dan Kobaran Api seakan tidak Pernah ada habisnya, hal itu membuat Para tetua mulai pasrah dengan keadaan dan harus mati dengan Kondisi menggemaskan.


Setelah merasa tidak ada yang tersisa, Ryu mengambil semua Cincin Ruang Milik Patriak, Para Tetua hingga Murid Sekte dengan bantuan Kedua Istrinya dan tiga Hewan Kontrak.


Mereka pun masuk ke dalam mengambil semua Sumberdaya dan Harta dalam Sekte kemudian Pergi ke arah cabang yang lain.


" Sepertinya banyak yang berharga disimpan di Cincin Ruang dari pada Ruang Harta " ucap Ryu yang kini sudah berada di atas Jinying.


" Bagaimana kalau kita hancurkan semua Ketiga Cabang Utama Sekte Tengkorak Iblis. Aku rasa Level mereka paling tinggi Pada Level 52." ucap Xin Chie.


" Mungkin saja begitu. Sekte Tengkorak Iblis hanya mengandalkan Kuantitas, Bukan Kualitas. Jadi tidak masalah bagi kita." Ryu mengingat banyaknya Anggota Cabang yang baru mereka serang.


" Aku setuju! Sebanyak apapun mereka, tidak akan mampu menghadapi Hujan Petir dan Kobaran Api. milik kita " ucap Huli Yue.


" Mmmmm. tidak lama lagi kita akan sampai pada target berikutnya." Ryu terlihat serius.


Satu hari setelah kejadian, kini Seluruh Wilayah Kekaisaran Lotus Hitam gempar dengan Hancurnya Delapan Cabang bagian Sekte Tengkorak Iblis. Rumor dengan Munculnya tiga Sosok Misterius yang telah membumihanguskan Delapan Cabang hanya dalam sehari tersebut Sampai di telinga Kaisar Lotus Hitam.


Dua Hari setelah Kejadian Kaisar Han Yaoshan mengumumkan sebuah Sayembara secara terang-terangan, Bagi Siapa yang bisa menghancurkan Tiga Cabang Utama dan membawa Kepala ketiga Paktriak tersebut Akan diberikan hadiah Separuh dari Harta Kekaisaran dan dijadikan Menantu Kekaisaran Lotus Hitam untuk Kedua Putri Kembarnya Shillin dan Zhillin yang dikenal Paling Cantik di seluruh Kekaisaran Lotus Hitam.


Hal itu tentu saja membuat Semua Kultivator ingin mencari Keberuntungan. Namun baru saja mereka mendekati Wilayah Sekte Tengkorak Iblis, nyali mereka langsung Ciut langsung lari dari tempat itu secepatnya.


Ryu yang kebetulan mendengar itu terlihat masam sambil menatap kedua Istrinya yang seakan ingin memakannya.


" Aku masuk kamar dulu! cuaca disini kurang bagus" Ryu meninggalkan mereka menuju Kamar yang telah mereka pesan.


" Ka Chie, apa suami kita akan menikah lagi?" Huli Yue terlihat khawatir.


" Aku tidak tau. Jika dia ingin melakukannya, maka harus dengan persetujuan kita." Xin Chie terlihat kesal.


" Mengapa jika ada orang Besar selalu saja jadi bahan incaran untuk menambah Kekuasaan." ucap Huli Yue.


" Memang begitulah Dunia Ini. Adik Chie, apa kamu tidak dengar tadi dari percakapan mereka. Kaisar Lotus Hitam memiliki 12 Istri dari semua kalangan Bangsawan, Itu semua demi menambah kekuatan dan Pengaruh untuk memperluas Wilayah Kekaisaran." ucap Xin Chie.


" Semoga saja Suami kita tidak begitu, mengingat Pengaruhnya sangat besar di Sekte Lembah Persik " ucap Huli Yue.


" Aku rasa Suami kita tidak membutuhkan itu. Tapi aku rasa dia menyimpan hal lain yang belum kita ketahui. Naluri seorang Istri mengatakan hal itu." ucap Xin Chie


" kalau begitu kita tanyakan langsung padanya. Suami kita mungkin tidak akan membohongi kita." Huli Yue memberi saran.


" Mmmmm." Xin Chie beranjak menuju Kamar yang diikuti Huli Yue.


Sesampai di Kamar, Xin Chie dan Huli Yue menatap Suami mereka sedang melamun sambil memegang botol kaca berisi Darah Peri.


" Suamiku, Apa yang sedang kamu pikirkan?" Tanya Huli Yue.

__ADS_1


" Ahhh tidak ada. aku hanya memikirkan kemana kita mencari Darah Iblis dan Darah Dewa saja." Ryu terkaget dari lamunannya.


" Suamiku, aku ingin kamu jujur. Apa kamu ingin menikah lagi? " Xin Chie terlihat serius.


Mendengar pertanyaan tersebut Ryu sangat kaget namun berusaha untuk menutup rasa kagetnya seraya berfikir bagaimana pun nantinya mereka akan tau jika ada hal yang mengganjal dalam hatinya.


" Aku tidak tau harus jawab apa. Tapi ada sosok seakan Hatiku mengatakan aku harus melindunginya. Hatiku mengatakan kalau Sosok itu sedang dalam masalah Besar." Ryu mengela napas panjang.


" Suamiku, Siapa dia? apa dia ada disini? " Tanya Xin Chie marah sekaligus penasaran.


" Dia Seorang Peri Bunga dari Dunia Peri." Ryu memperlihatkan Botol Kaca berisi Darah.


" Jadi?" Xin Chie dan Huli Yue seakan tidak percaya bagaimana bisa ada sosok Peri di Dunia mereka.


Ryu langsung menceritakan awal mula pertemuannya dengan Xian Ye hingga sampai mereka berpisah bahkan tanpa pengetahuan Ryu, Xian Ye memberikan darahnya.


" Suamiku, aku yakin dia menyembunyikan sebuah rahasia untukmu berharap kamu bisa menemukan sesuatu apalagi Xian Ye memberikan Kitab itu Padamu. Berarti dia sedang meminta Pertolongan" Xin Chie terlihat Khawatir.


" Sebagai seorang wanita, aku juga merasakan hal yang sama. Meskipun aku belum pernah melihatnya, tapi aku yakin kalau dia memiliki jiwa besar." ucap Huli Yue.


" Haaahh. Keluarga yang unik, ada Siluman Rubah, Peri Bunga atau mungkin dari Kalangan Dewa atau Iblis." ucap Xin Chie.


" Ka Chie, apa kamu marah padaku?" Huli Yue merasa tidak enak.


" Adik Chie, jangan salah paham. Aku hanya merasa Keluarga kecil kita ini memang unik tapi lucu." Xin Chie tersenyum mengelus bahu Huli Yue.


" Sebaiknya kita istirahat. Besok pagi kita Serang Sekte Tengkorak Iblis, lalu kita telusuri berbagai tempat mencari keberadaan Dewa atau Iblis." Ryu membaringkan tubuhnya di tempat tidur.


Keesokan Pagi di salah satu Cabang Utama Sekte Tengkorak Iblis yang terlihat sedang berkumpul di lapangan sekte.


" Paktriak" Salah satu Tetua menunjuk ke Arah langit.


" Apa?" Paktriak merasa ketakutan saat melihat Tiga Sosok bertubuh besar seperti Siluman yang sudah berusia Ratusan Ribu Tahun.


" Tamatlah riwayat kita" Gumam beberapa Tetua.


Semakin mendekati Tanah, Ketiga Hewan Kontrak itu langsung melancarkan serangan langsung menyerang Anggota Sekte dengan Elemen masing-masing.


" Biarkan mereka sedikit bermain dulu." Ryu yang berada di atas Chaizu.


" Ggooooaaarr " Chaizu melepaskan Auman bercampur Petir dan Racun yang merusak semua bangunan yang ada di depannya.


Puluhan Murid Sekte langsung terpental Puluhan meter dengan luka sayatan Petir.


" Ggooooaaarr" Shizi juga melepaskan Auman Bercampur Petir dan Angin membuat Puluhan Anggota Sekte Seakan terbang di udara dengan Sayatan di sekujur tubuh mereka.


" Kwwwaaakkk" Jinying terbang ke atas Kumpulan Anggota Sekte yang setiap kepakan sayapnya menjatuhkan Kobaran Api yang menghanguskan apa saja yang dia lewati.


Paktriak yang melihat semua muridnya banyak yang mati menggemaskan, dia langsung menyerang Chaizu yang menurutnya sangat merepotkan karena Petir yang dia miliki bercampur Racun.


Namun belum mencapai Chaizu, Ryu langsung memukulnya dengan langkah Kilat Wujud Hantu.


" Bboooom" Paktriak terpental memuntahkan Darah.


' Siapa mereka ini? kenapa kekuatan mereka sangat mustahil ' Paktriak berusaha bangkit.


" Bboooom" belum sempat berdiri Ryu langsung memukulnya kembali.


Hal itu terus Ryu lakukan agar cepat menyelesaikan pertarungan. Disamping masih ada Dua yang tersisa, Khawatir akan ada yang melihat mereka.


Pukulan demi Pukulan yang dilancarkan oleh Ryu Membuat Dia tidak berdaya seakan pasrah menanti ajalnya.


Di tempat lain, Xin Chie juga melancarkan serangannya kepada Tiga tetua yang ada di depan dengan segenap pukulannya mengeluarkan Api membuat Tiga Tetua kewalahan menahan rasa Panas membuat sekujur tubuh mereka terasa terbakar hingga tidak mampu lagi bertahan dan harus mengalami kematian.


Disisi Huli Yue yang tidak mendapatkan bagian kini hanya menonton karena para murid Sekte sudah mati akibat serangan dari Tiga Hewan Kontrak.

__ADS_1


Hal yang tidak bisa dilewati oleh Ryu dimana dia akan menguras semua Harta yang dimiliki Paktriak, Semua anggota Sekte hingga Ruang Harta Sekte.


" Tangkapan besar" Ryu melihat beberapa Harta Langka hingga satu Harta Langit.


Meskipun tidak terlalu tertarik dengan banyaknya Koin, Namun tetap saja dia mengambil Puluhan Peti Besar tersebut mengingat Resiko jika jatuh pada tangan yang salah.


Setelah semua habis, mereka langsung menuju tempat yang lain dari dua Cabang Utama Sekte Tengkorak Iblis untuk melakukan hal yang sama.


Menjelang Sore hari, mereka pun telah berhasil melakukan pekerjaan mereka langsung melesat menuju Penginapan dimana mereka sebelumnya agar tidak ketahuan.


......................


Delapan Bulan telah berlalu saat Hancurnya Tiga Cabang Utama Sekte Tengkorak Iblis, Ryu bersama istrinya mencari Keberuntungan berbagai tempat untuk menemukan keberadaan Dewa atau pun Iblis namun tidak membutuhkan hasil bahkan Petunjuk sekalipun.


Dengan sedikit putus asa, Ryu bersama kedua Istrinya langsung menuju ke Kota Hefei yaitu Kota Pelabuhan di Wilayah Kekaisaran Lotus Merah.


Selama delapan Bulan itu juga Rumor tentang Tiga Sosok Misterius yang telah menghancurkan Sekte Tengkorak Iblis di Wilayah Kekaisaran Lotus Hitam kini jadi bahan Perbincangan dari berbagai kalangan.


Kaisar Han Yaoshan yang awalnya antusias menunggu kedatangan Ketiga Kepala Paktriak, kini terlihat murung karena Sosok Misterius itu tidak pernah muncul untuk menemuinya.


Kaisar Jin Jierui yang mendengar kabar itu juga terlihat semakin antusias untuk mencari Tiga sosok itu adalah Ryu dan kedua Istrinya agar Ryu juga menjadi Menantunya demi mempertahankan Kekuasaannya mengingat Hubungan mereka dengan Sekte Lembah Persik tidak seperti awal.


Paktriak Anming juga sangat menyayangkan akibat kecerobohan Para Tetua mereka sekarang mengalami kemunduran karena semakin banyak yang bergabung ke Wilayah Sekte Lembah Persik dimana mampu menyediakan Pil dengan kemurnian 86 Persen sebagai kebutuhan Kultivator.


Sekte Lembah Persik sendiri kini banyak kemajuan ditambah lagi dengan adanya Fang Yan bersama Pengikutnya yang sangat banyak berkat bantuan Ryu dan kedua Istrinya.


Paktriak Lin Feng juga langsung mengangkatnya menjadi Paktriak Cabang Utama Sekte Lembah Persik di Wilayah Kekaisaran Lotus Hitam dan beberapa Cabang lain di Wilayah kedua Kekaisaran.


Dibalik semua itu, kini muncul Sosok-sosok Misterius yang mendiami beberapa tempat membuat Sekte masing-masing secara diam-diam dimana mereka memiliki Alkemis yang mampu menciptakan Pil dengan tingkat kemurnian 85 hingga 90 Persen didatangkan langsung dari Benua lain yang mereka sendiri tidak mengetahui hal tersebut.


Di tempat lain, Ryu dan kedua Istrinya yang sudah berada di Kota Hefei dimana mereka sedang berada di Kedai Penginapan yang sangat luas.


Dari meja makan mereka, terdengar dari beberapa orang yang ada di tempat itu yang menarik perhatian Ryu.


" Saudara Cheung, mengapa kamu sangat ingin sekali ke Benua Bintang?" tanya sosok di sampingnya.


" Saudara Bian, Aku ingin kesana meningkatkan Kultivasiku" Jawab Cheung


" Saudara benar, aku Juga pernah dengar kalau di Benua Bintang untuk Level 50 hanya Kultvator umum saja, sedangkan kita disini harus berjuang susah payah untuk mencapai level 50 itu pun mungkin usia kita sudah bau Tanah." ucap Bian.


" itulah kenapa aku kesana, mengingat Kultivasiku berhenti pada level 50 saja jika terus disini mungkin sudah sepuh untuk naik Level." Ucap Cheung.


" Mungkin isu yang beredar Hancurnya Sekte Tengkorak Iblis adalah ulah Kultivator dari Benua Bintang." Bian penasaran.


" Bisa jadi. Aku dengar Teknik mereka sangat kuat dan tidak dimiliki di Benua ini."Ucap


" Pantas saja Kaisar Sun membuat sayembara sedikit aneh namun itu wajar bagi para penguasa." Ucap Bian.


" Aneh bagaimana?" Tanya Cheung.


" Menurut informasi, Tiga Sosok Misterius itu ada satu Pria dan dua Wanita. Itulah Kaisar Sun ingin mencari mereka dimana untuk Pria akan dijodohkan dengan Putri Mahkota dan Kedua Wanita itu Akan dijadikan Istrinya." Bian menjelaskan


" Kaisar Sun tidak bosan menambah Istrnya. sekarang saja sudah 50 mungkin esok akan bertambah Dua Lagi " Cheung menggelengkan kepala


" Mungkin itu cara agar mempertahankan Kekuasaannya, dimana Semua Istrinya adalah kalangan Bangsawan." Fikir Bian


Mendengar ucapan tersebut Ryu batuk kaget sambil menatap Xin Chie dan Huli Yue seakan mengejek.


" Ibu Mertua " bisik Ryu.


Tanpa berkata apapun, Xin Chie dan Huli Yue langsung mencubit pinggangnya terlihat kesal lalu meninggalkan Ryu menuju Kamar yang sudah mereka Pesan.


Ryu yang mengerti keadaan itu, langsung keluar dari Penginapan untuk mencari Tumpangan agar bisa menuju Benua Bintang.


Sesampai di tempat pendaftaran Penumpang, Ryu langsung mendaftarkan Nama mereka. Pelayanan itu langsung memberi tiga kertas dan memberitahukan keberangkatan mereka Lima Hari dari sekarang.

__ADS_1


" Hhaaahh. aku kira langsung berangkat saja hari ini." Ryu mengela napas lalu meninggalkan tempat itu menuju Penginapan tempat mereka.


__ADS_2