SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
CH 86. PERUBAHAN WUJUD DI DUNIA QUZHU


__ADS_3

" Tidak ada cara Lain Tuan. Jika kekuatanku belum Pulih, maka kita tidak bisa kembali. Lagi pula apa Tuan mau bertemu dengan Istri Tuan dalam kondisi tubuh seperti itu?" Shizi kembali mengarang cerita tentang Istri Ryu.


" Haaahh... aku tidak percaya jika harus menggunakan cara Kotor ini." Ryu terlihat murung.


" Lebih baik tuan naik dari jurang ini! Aku rasa semua Bawahan Pria ini akan mencari. Sekarang Tugas ku untuk sementara telah selesai, aku sudah membawa Tuan ke wilayah yang terlemah di Dunia ini." Shizi kembali ke tubuh Ryu.


" Mengapa bisa seburuk ini." Ryu melihat ke dalam Cincin Ruang Surgawi milik Pria tersebut yang banyak Batu Roh lalu melesat ke. atas jurang.


Setelah berjalan beberapa saat, Ryu yang memakai Tubuh Song Guang kini dihadapkan dengan sekelompok Prajurit Bawahannya.


" Syukurlah Tuan Guang bisa selamat dari Hewan Roh tersebut itu. lebih baik kita kembali ke Istana." ucap Pemimpin Pengawal.


" Mmmmm'' Ryu mengangguk langsung berjalan ke luar Hutan.


Sesampai di pinggir Hutan, kini dia disambut dengan Prajurit lain Serta Dua Pelayan Wanita yang seakan sedang menunggunya.


" Mari Tuan." Salah satu Pelayan membuka Pintu Kereta Besar.


" Mmmmm'' Ryu langsung masuk kedalam Kereta walaupun mengutuk dalam hati karena baru pertama kali berada di dalam Kereta.


Setelah Ryu masuk untuk menggantikan peran dari Song Guang Kedua Pelayan tersebut juga ikut masuk dengan wajah menggoda sambil mengurut beberapa bagian tubuh Ryu meskipun tidak ada yang sakit.


'Awas kamu Shizi, jika aku sudah bertemu dengan Istriku maka Tanganku sendiri yang akan membunuhmu.' Ryu bertekad untuk meningkatkan Kultivasinya secepat mungkin.


Di dalam Dunia yang Baru Ryu tempati sekarang Ryu hanya berada di Pendekar Fana Tahap Awal dimana ada beberapa tingkatan lain :




Pendekar Pemula.




Pendekar Fana,




Pendekar Petapa,




Pendekar Suci,




Pendekar Alam,




Pendekar Bumi,




Pendekar Langit,




Pendekar Surgawi,




Pendekar Semesta.




Dari keseluruhan Tingkatan tersebut dibagi menjadi Tiga Tahap yaitu Tahap Awal, Tahap Menengah, dan Tahap Akhir.


Dalam Tingkat Penempaan Tubuh Ryu termasuk sudah menyamai Kultivator Jenius yang ada di Dunia baru yang dia tinggali yaitu:




Kulit Serigala




Kulit Harimau




Sisik Naga




Begitupun dengan Tingkat Penempaan Tulang yaitu:




Tulang Serigala,




Tulang Harimau,




Tulang Naga.




Untuk Aura juga ada tiga tingkatan yaitu :




Aura Serigala,




Aura Harimau,




Aura Naga.




Dan untuk Tingkat Penempaan Jiwa juga ada tiga yaitu:




Jiwa Serigala,




Jiwa Harimau,

__ADS_1




Jiwa Naga.




Dari semua Tingkat Penempaan Fondasi di atas semua ada tujuh Tahap yaitu Tahap Pana, Tahap Suci, Tahap Raja, Tahap Kaisar, Tahap Alam, Tahap Bumi, Tahap langit.


Di dalam tingkat Penempaan Tubuh Ryu juga masih berada di Kulit Serigala Kaisar,


tetapi untuk yang lain dia sudah mencapai Tulang Naga Fana, Jiwa Naga Fana, Aura Naga Fana yang sudah menerobos Dua Tingkat berkat Harta Langit yang dia miliki.


Begitu juga dengan Tingkat Qi, Ryu telah berhasil menerobos Dua Tingkat yaitu Qi Naga Suci dimana terdapat




Qi Tingkat Serigala,




Qi Tingkat Harimau,




Qi Tingkat Naga.




Dari tingkat Qi di atas juga memiliki 7 tahap Yaitu: Tahap Pana, Tahap Suci, Tahap Raja, Tahap Kaisar, Tahap Alam, Tahap Bumi, dan Tahap langit.


Untuk Tingkatkan Alkemis Ryu berada di Tingkat Petapa yang mampu menciptakan berbagai Pil Tingkat Petapa dimana masing-masing adan sembilan Tingkat yaitu:




Alkemis Pemula,




Alkemis Fana,




Alkemis Petapa,




Alkemis Suci,




Alkemis Alam,




Alkemis Bumi,




Alkemis Langit,






Alkemis Semesta.




Untuk Tingkatkan Pandai Besi Ryu sudah berada di Tingkat Suci yang mampu menciptakan Senjata Tingkat Suci dimana masing-masing ada Sembilan Tingkat yaitu:




Pandai Besi Tingkat Pemula,




Pandai Besi Tingkat Pana,




Pandai Besi Tingkat Petapa,




Pandai Besi Tingkat Suci,




Pandai Besi Tingkat Alam,




Pandai Besi Tingkat Bumi,




Pandai Besi Tingkat Langit,




Pandai Besi Tingkat Surgawi,




Pandai Besi Tingkat Semesta.




Sesuai dari namanya, maka jenis tingkat Senjata yang diciptakan juga sama dengan tingkat pandai besi.


Begitupun dengan Binatang Roh tidak mengenal Usia lagi, melainkan sama dengan Kultivator yang juga memiliki Sembilan Tingkat




Binatang Roh Tingkat Pemula,


__ADS_1



Binatang Roh Tingkat Pana,




Binatang Roh Tingkat Petapa,




Binatang Roh Tingkat Suci,




Binatang Roh Tingkat Alam,




Binatang Roh Tingkat Bumi,




Binatang Roh Tingkat Langit,




Binatang Roh Tingkat Surgawi,




Binatang Roh Tingkat Semesta.




Hal itu Ryu dapat informasi dari Shizi saat dia memberikan sebuah Cahaya yang masuk ke dalam Keningnya hingga berbagai macam informasi yang lain.


Kembali ke Ryu yang kini sudah mencapai Istana Kerajaan Song yang disambut oleh Lima Istri Song Guang dan 20 Selir di tempat Kediamannya sendiri.


Ryu yang sekarang juga memiliki seorang Ayah bersama Song Son, Ibunya Hung Hua dan memiliki Seorang Kakak yaitu Putra Mahkota Song Juan beserta Adik bernama Putri Song Yuang.


Sedangkan Song Guang yang tubuhnya telah dipakai Ryu sekarang memiliki reputasi yang sangat buruk karena malas berlatih sering menghamburkan Uang ( Batu Roh) untuk kesenangan sendiri dimana memiliki banyak Istri dan Selir bahkan sering berkunjung ke Rumah Bordil hingga tidak segan memperkosa beberapa Gadis dari berbagai tempat di wilayah kekuasaan Kerajaan Song.


Banyak sekali para Kultivator yang ingin membunuhnya namun karena selalu dilindungi oleh beberapa Prajurit terbaik hingga tidak ada yang berani mengusiknya karena takut akan dihukum ataupun dibunuh oleh Pengawal bayaran.


Nasi sudah jadi Bubur, Ryu tidak bisa keluar lagi dari Tubuh tersebut walaupun beberapa kali dia mencoba hingga akhirnya dia mengalah dengan wajah yang lesu.


Sesampai di dalam kamarnya, Ryu mengunci pintu kamarnya langsung membuat Pelindung Tempurung Kura-kura mencoba untuk Berkultivasi karena Tubuhnya yang sekarang masih berada di Pendekar Fana Tahap Awal.


Kejadian tersebut tentu saja membuat Kelima Istri dan selirnya menjadi bingung karena Suami mereka tidak seperti biasanya.


Shizi yang melihat tingkah Ryu juga marah karena niatnya untuk mengumpulkan Energi Yin dari Istri dan Selir Song Guang tidak berhasil namun tidak berani berkata apapun karena dia masih membutuhkan bantuan Ryu.


" Tuan, mengapa Tuan mengabaikan para Wanita itu?." Shizi keluar dari tubuh Ryu.


" Aku ingin Fokus Berkultivasi. Lagi pula jika aku kabur dari Kerajaan ini banyak yang akan memburuku Akibat sifat buruk dari yang punya tubuh ini." ucap Ryu.


" Tuan, Aku bisa mengajarkan Teknik Kultivasi Ganda pada Tuan. Dengan begitu kita semua dapat keuntungan." ucap Shizi.


" Aku tidak Butuh Teknik seperti itu. aku masih bisa memperkuat diri tanpa Hal semacam itu." ucap Ryu.


" Haaahh, Terserah Tuan saja. Asal Tuan Tau banyak sekali Para Kultivator yang ingin memburu Teknik ini, bahkan di Dunia Abadi banyak Kultivator yang memburu Teknik ini. Hanya saja keinginan mereka tidak terwujud karena Teknik ini sangat rahasia dan sedikit orang yang tau." ucap Shizi.


" Aku masih memiliki cara Lain." Ryu langsung duduk bersila dalam posisi Berkultivasi menyerap Energi Alam Yang terlihat sangat Padat dari Dunia Fana.


Tidak habis fikir, Shizi langsung menciptakan sebuah Cahaya kecil dimana cahaya tersebut langsung masuk ke Dantian Ryu hingga tercipta sebuah Teknik Kultivasi Ganda.


Ryu yang tidak sadar akan keberadaan Teknik tersebut yang sudah menyatu dengan tubuhnya kini terus menyerap Energi Alam.


' Berhasil' Shizi sangat senang lalu masuk kembali ke tubuh Ryu.


Dalam Alam bawah sadar Ryu terus merasakan energi yang masuk ke dalam tubuhnya, namun tidak membuahkan hasil sedikit pun kecuali Qi miliknya terisi terus.


Sudah Dua Bulan Ryu terus Berkultivasi, tapi tetap saja belum Naik tingkat hingga membuatnya sedikit frustasi lalu membuka kembali matanya.


" Jadi sesulit ini untuk naik tingkat." Gumam Ryu.


Dalam keputusasaan Ryu langsung terfikir untuk mencuri Pil Kultivasi yang ada di Istana Kerajaan Song hingga dia pun langsung keluar pada malam hari secara diam-diam menggunakan Langkah Kilat dan Wujud Hantu menuju Gudang penyimpanan hingga mengambil semua Pil Tingkat Fana dan 20 pil tingkat Petapa berharap bisa menembus 1 tahap.


Setelah mengumpulkan beberapa Sumberdaya yang dia butuhkan, Ryu langsung kembali ke Kamar lalu duduk kembali untuk Berkultivasi.


Satu Minggu kemudian, Ryu telah menghabiskan semua Pil Kultivasi Tingkat Fana hingga beberapa saat terlihat dari Dantaiannya sudah terisi penuh.


" Bboooom" Ryu menerobos Pendekar Fana Tahap menengah.


" Booomm" Menerobos Pendekar Fana Tahap Akhir.


Setelah menunggu beberapa saat, Ryu tidak mendapatkan Peningkatan lagi hingga dia membuka mata dan mengakhiri Kultivasinya


" Sepertinya tidak semudah yang kupikirkan." Ryu yang masih enggan keluar dari kamar mengingat Istri dan Selir Song Guang seakan menanti kedatangannya dari dalam kamar.


' Aku harus kembali ke Dunia Kecil dulu memastikan keadaan Mereka. Tapi aku harus mengunci Alam Bawah Sadar terlebih dulu agar Wanita itu tidak bisa keluar ' Ryu langsung berkonsentrasi untuk menutup tubuhnya agar Dunia Kecil tidak diketahui oleh Shizi.


Setelah selesai, Ryu langsung masuk ke Dunia Kecil kini terlihat Chaizu, Zi Mayi, Zi Mifeng beserta Pasukannya telah berada pada Wujud baru mereka layaknya Manusia.


" Salam Tuan" Semua menunduk memberi hormat.


" Chaizu, Sepertinya kamu terlihat Tampan" Ryu menatap ke arah Pemuda yang terlihat masih Muda dari yang lain.


" Aku juga tidak tau Tuan, mengapa kami bisa seperti ini." Jawab Chaizu mengenai perubahan bentuknya.


" Mayi, Kau juga terlihat gagah dan berotot." Ryu terlihat senang.


" Kami juga Tidak tau Tuan, beberapa Bulan ini kami langsung berubah seperti ini." Zi Mayi merasa heran.


" Tuan, Kami merasa bahwa tubuh kami sangat lemah Akhir-akhir ini." ucap Zi Mifeng yang sekarang berwujud wanita.


" Chaizu, Mayi, Mifeng, sekarang kita sudah Berpindah ke Dunia Setengah Abadi. Mungkin karena itu kalian berubah Wujud. Di Dunia baru sekarang kita seperti Semut di Tengah Kumpulan Gajah." Ryu terlihat serius.


" Chaizu kamu berada di Binatang Roh Tingkat Fana Tahap Awal, Mayi Berada di Binatang Roh Tingkat Fana Tahap Awal, Mifeng Berada di Binatang Roh Tingkat Fana Tahap Awal dan Para Pasukan kalian masih berada di Binatang Roh Tingkat Pemula Tahap Menengah." Ryu sambil menatap mereka yang terlihat serius.


" Tuan, kami masih belum mengerti." Chaizu terlihat bingung.


Melihat ekspresi dari mereka, Ryu langsung menceritakan kepada mereka mulai dari awal hingga akhir yang membuat mereka bergindik ngeri.


Ryu juga menjelaskan mengenai berbagai tingkatan yang ada di dalam Dunia Yang mereka tinggal sekarang hingga berbagai macam cara untuk meningkatkan kembali kekuatan mereka agar lebih kuat lagi.


" Zi Mifeng, sepertinya kita tidak bisa lagi seperti saat kita di Dunia Fana. Sekarang kitalah yang akan jadi bahan permainan Orang." ucap Zi Mayi.


" Mau apa lagi? Lebih baik kita merawat semua Sumberdaya yang ada di sini saja." ucap Zi Mifeng.


" Aku merasa lebih tertantang. Kita tunjukkan Pada Dunia Baru ini, bahwa kita bisa lebih Kuat." Chaizu membusungkan dadanya


" Aku akan mencari cara agar kita bisa lebih Kuat lagi. untuk sekarang kalian bisa meningkatkan Fondasi kalian terlebih dulu, Lagi pula Harta Langit Paling susah di cari di berbagai Dunia." ucap Ryu.


" Bagaimana kalau Nama Pasukan kecil ini adalah Pasukan Semesta. karena kita sudah Jauh Dari Rumah." Chaizu dengan Naluri Harimau seakan memiliki tantangan.


" Mau tau Apa kamu? meskipun kamu terlihat Kuat, tapi tetap saja masih berusia kurang dari 10 Tahun. " ucap Zi Mayi.


" Tidak Buruk. Tapi Sesuaikan dengan Kemampuan kalian terlebih dulu! " ucap Ryu.


" Tidak masalah Tuan. Kita akan menjadikan Dunia Baru ini berada dibawah Telapak kaki kita." Tegas Chaizu yang membuat Zi Mayi dan Zi Mifeng dan Pasukannya membulatkan mata.


" Chaizu, aku suka dengan semangatmu. Kalau begitu aku akan mengangkat Kalian bertiga Sebagai Pemimpin Pasukan Semesta ini. Dan Dunia Kecil ini akan aku namakan Dunia Quzhu." ucap Ryu.


" Baik Tuan " ucap mereka serempak.


" Kalau begitu Persiapkan diri kalian! sekarang aku pergi dulu!" Ryu Langsung meninggalkan Dunia Quzhu.


...****************...


Di dalam Istana Kerajaan Song kini terlihat gempar karena telah kehilangan Pil dan Sumberdaya yang membuat Raja Son kebingungan.


Kini terlihat Empat sosok yang sedang berdiskusi di Ruang keluarga Kerajaan karena mereka tidak ingin ada Orang luar yang mengetahui kejadian tersebut.


" Siapa orang yang telah mengambil Sumberdaya kita." ucap Song Son.


" Ayah Kita Harus mencari Pencuri itu." Song Juan terlihat marah.


" Benar Ayah, kita harus menghukum Pencuri itu seberat-beratnya." Timpal Song Yuang.


" Kalian jangan seperti itu, Aku rasa Pencuri itu hanya kalangan kita saja. Lagi pula Pencuri itu hanya mengambil Pil Tingkat Fana dan 20 Pil tingkat Petapa saja." ucap Hung Hua.


" Istriku, Kamu benar. Aku sendiri memeriksa Ruang Harta dimana semua yang paling berharga masih utuh." ucap Song Son.


Mendengar ucapan tersebut mereka mulai bingung, jika itu benar-benar Pencuri, maka tentu saja semua harta akan terkuras habis.

__ADS_1


Saat mereka kebingungan, kelima Istri Song Guang juga melaporkan bahwa Suami mereka tidak pernah keluar dari kamar beberapa bulan.


__ADS_2