SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
DEWI EMAS SUCI


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan dari Kawan-kawan para Pembaca SANG DEWA AGUNG, penulis berharap namun tanpa unsur paksaan cukup memberikan waktu luang untuk:




Memberikan 'LIKE ' di setiap Episode.




Sempatkan untuk meninggalkan ' KOMENTAR ' meski hanya huruf 'x' maupun 'z'




Dengan demikian Penulis bisa lebih bersemangat untuk menyelesaikan cerita ini sampai Tamat. 🙏🙏🙏


...****************...


" Jika saja ada orang lain yang melihat, kemungkinan mata mereka akan terjatuh dan rahang mereka akan lepas." Nan Sian menggelengkan kepala.


Hal itu memang ada benarnya karena keindahan tubuh mereka tidak diragukan lagi, apalagi ditambah dengan pemurnian tubuh di Danau Awan dan efek Pendekar Surgawi yang membuat kulit putih mereka semakin kencang dan mulus.


" Maaf... Tapi kenapa bisa seperti itu." Ting Ye terlihat kebingungan.


" Itu karena kalian memakai pakaian biasa, wajar saja pakaian kalian akan rusak jika menggunakan Teknik yang kalian miliki. Bukankah kita sama-sama memiliki Tubuh Abadi? Itu artinya kalian harus memiliki pakaian khusus untuk bertarung." Sheng Zhishu menjelaskan kepada mereka.


" Jika kalian mau? Aku masih memiliki beberapa lembar pakaian khusus." Yinshi menawarkan jasa.


" Ta...Tapi." Semua mata tertuju pada Yinshi yang terlihat memiliki pakaian yang memperlihatkan belahan dadanya.


" Tidak menutup kemungkinan, yang lain juga mengalami nasib yang sama. Aku sarankan agar kalian bisa menggunakan pakaian khusus seperti yang kami miliki." ucap Yuwang.


Mereka pun menatap ke arah tujuh Istri Ryu yang lain dimana dari setiap pakaian yang mereka pakai, masih memperlihatkan beberapa bagian tubuh mereka.


" Kita fikirkan nanti saja, lebih baik kita urus wanita ular ini dulu." Xin Chie menggunakan Spiritualnya untuk memeriksa Cincin Ruang milik Ling Xianzi dimana ada sosok jasad wanita yang memiliki Aura yang sangat kuat, sebuah Kitab dan sebuah botol kecil yang.


Dengan segera Xin Chie mengambil botol tersebut lalu memasukkan cincin tersebut ke Cincin miliknya.


Di sisi lain Li Jilan mengeluarkan tubuh Ling Xianzi yang sudah tidak berdaya sambil memikirkan cara untuk menyiksa Ling Xianzi.


" Serbuk mata merah?" Xin Chie mengerutkan kening sambil memperhatikan botol tersebut.


" Cepat hancurkan botol itu!" Lan Liwei merasa bahwa isi dari botol tersebut sangat membahayakan Suami mereka.


Yang lain juga memiliki pemikiran yang sama, meskipun Suami mereka kebal terhadap racun, namun jika berhadapan dengan yang berhubungan dengan pembangkit gairah maka Suami mereka tidak akan mampu menekan efek Serbuk mata merah tersebut.


Dengan cepat Xin Chie berniat untuk memecahkan botol tersebut agar tidak membahayakan di kemudian hari.


" Wuush." sebuah bayangan merah mengambil botol tersebut.


" Bboooom... Bboooom... Bboooom." Bayangan merah tersebut melakukan serangan yang sangat kuat hingga membuat 22 wanita tersebut terpental puluhan meter.


" Wuush." Bayangan merah mengambil tubuh Ling Xianzi lalu meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


" Uhuuk." Sheng Zhishu dan yang lain memuntahkan darah segar.


" Kuat sekali." Xin Chie memegang bagian dadanya yang terasa sakit.


" Sial... Bayangan merah itu berhasil membawa Ling Xianzi lagi." Nan Sian terlihat kesal karena tidak sempat membunuh Ling Xianzi.


Mereka pun kembali bangkit sambil memegang bagian dada mereka yang terkena pukulan dari sosok bayangan merah tersebut.


" Kita tidak bisa mengejarnya. Lebih baik kita pergi ke Dunia Quzhu." Sheng Zhishu beranggapan bahwa bayangan merah tersebut adalah sosok yang sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap menengah ke atas yang tentu bukan lawan mereka.


" Tunggu sebentar." Yunjiang berjalan mendekati sebuah Pohon yang cukup besar lumayan jauh dari mereka.


Sesampai di Pohon tersebut Yunjiang membuat sebuah pola lalu meletakkan Batu Bintang di balik Pohon tersebut hingga menyatu dengan pohon tersebut.


" Dengan begini, kita tidak perlu lagi melewati para Penjaga Gerbang itu." Yunjiang mendekati yang lain.


Setelah semua berkumpul, mereka langsung menuju Dunia Quzhu dan kembali ke Istana Emas.


" Meskipun kita tidak sempat membunuh Ling Xianzi, tapi kita mendapatkan sesuatu yang berharga." Xin Chie mengeluarkan sebuah Kitab dan Jasad wanita cantik yang masih terlihat utuh.


" Jasad siapa ini? Sepertinya dia juga memiliki Tubuh Abadi." Ting Ye mengerutkan kening sambil memperhatikan Jasad wanita tersebut.


" Perasaanku mengatakan bahwa Wanita ini adalah jasad Dewi Kematian. Soalnya Jiwa Dewi Kematian yang ada pada tubuhku seakan bergejolak." Zhang Qixuan merasakan jiwa Dewi Kematian ingin memberontak.


Beruntung saja dia sekarang sudah mampu mengendalikannya berkat bantuan Ryu dan sosok misterius yang ada di Alam jiwanya.


" Kalau begitu kita harus menyimpan tubuh wanita ini. Siapa tau akan berguna nantinya." Yunjiang menciptakan balok Es Abadi untuk menyimpan tubuh Dewi Kematian tersebut.


" Aku akan memperkuatnya lagi." Sheng Zhishu melapisi balok Es tersebut dengan Besi Awan lalu menyimpannya di Cincin miliknya.


Setelah menyimpan tubuh Dewi Kematian, Xin Chie mengambil sebuah Kitab sambil membacanya.


Karena rasa penasaran, mereka membukanya secara bergantian hingga terlihat sebuah senyuman puas dari wajah mereka.


" Teknik Tubuh Emas ternyata lebih kuat dari Teknik Tubuh Naga Langit yang kita pelajari." Ucap Sheng Zhishu.


" Tapi sayangnya Suami kita tidak bisa mempelajarinya, karena teknik ini hanya untuk wanita." Wang Mingjun terlihat murung.


" Sudahlah... Suami kita kan sudah memiliki Tubuh Agung, bahkan lebih sempurna dari Teknik ini." Xin Chie berpendapat bahwa Tubuh Agung lebih sempurna dibandingkan dengan Teknik tubuh Emas.


" Bagaimana kalau kita gabungkan Teknik tubuh Emas dengan Naga Langit yang kita miliki." Yinshi memberi usul.


" Itu lebih bagus. Tapi kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menggabungkan teknik itu." Yunjiang berfikir bahwa menggabungkan kedua Teknik tersebut bukan perkara mudah.


" Bukankah kita pernah mempelajari Teknik tubuh Dewa saat kita berada di Dunia Fana untuk memperkuat Tulang, Jiwa, fisik, Qi dan Aura Dewa. Aku rasa dengan menggabungkan semua pengetahuan kita, kita bisa menciptakan Teknik yang lebih kuat lagi." Ucap Yuwang.


" Kamu benar... Aku akan mengambil semua Kitab itu. Sepertinya Suami kita tidak meninggalkan Kitab tentang penguatan fisik dan hanya meninggalkan tentang Kultivasi saja di Dunia Fana." Xin Chie keluar dari Istana, menuju ke ruang Kitab.


Setelah beberapa Xin Chie telah kembali sambil mengeluarkan lima Kitab tentang penguatan fisik.


Mereka pun satu persatu mempelajari Kitab tersebut sambil membandingkan dengan Kitab Teknik Tubuh Emas.


Dalam pembagian tugas tersebut merupakan mulai menyimpulkan semua pemahaman mereka hingga menjadi satu kesatuan.


Dengan bantuan Tianhe, Yinshi dan Jiang Caiping, mereka menciptakan sebuah pola berbentuk lingkaran berwarna keemasan.


Untuk Sheng Zhishu, Wang Mingjun, Shu Meilu, Bing Ruyue dan Zhang Qixuan langsung melepaskan Spiritual mereka hingga terlihat dari keenam Kitab tersebut seakan melayang di udara dimana tepat di atas lingkaran cahaya keemasan tersebut.

__ADS_1


Sedangkan yang lain juga ikut menyalurkan Qi milik mereka untuk mempercepat proses penggabungan tersebut.


Setelah memakan waktu yang cukup lama, terlihat sebuah cahaya keemasan seukuran Kepala Manusia seakan melayang di udara.


" Sekarang duduklah di tempat Pola lingkaran itu untuk menyerap Informasi yang ada pada bola cahaya itu." Sheng Zhishu mengambil tempat untuk duduk bersila.


" Mmm." Satu-persatu mereka mengambil tempat duduk menyerap informasi tersebut.


Secara perlahan Bola cahaya tersebut menyebar dan masuk ke kening mereka masing-masing hingga bola cahaya tersebut memudar dan menghilang menyatu dengan udara.


Saat itu juga mereka dapat merasakan Aura yang sangat kuat dari gabungan teknik tersebut jauh lebih kuat dari tubuh Emas.


" Tubuh Dewi Emas Suci. sepertinya nama yang sangat cocok." Sheng Zhishu terlihat senang.


" Aku setuju." Jawab mereka serempak.


" Tapi teknik Tubuh Dewi Emas Suci sepertinya akan memperlambat proses Kultivasi kita." ucap Wang Mingjun.


" Tidak masalah... Lagi pula kita sudah banyak menyimpan Sumberdaya, jadi tidak perlu khawatir." Xin Chie meyakinkan mereka.


" Chie'chie benar... Kadang tingkat Kultivasi tidak menjamin sebuah kekuatan jika saat bertarung melawan banyak orang." Sheng Zhishu menimpal.


" Sepertinya jika tubuh Dewi Emas Suci bisa mencapai tahap sempurna, maka lingkaran Qi milik kita bisa mencapai satu juta lingkaran.. Ini sungguh luar biasa." ucap Tianhe.


" Justru aku memiliki pemikiran lain, dengan tubuh Dewi Emas Suci ini, kita bisa melawan serangan Suami kita. Sesekali kita harus menang dari Suami kita." terlihat senyuman licik dari Huli Yue.


" Aku setuju... Paling tidak kita bisa seimbang dengan Suami kita." Ucap Yuwang.


" Itu benar... Dengan begitu kita bisa mendapatkan energi 'Yang' lebih banyak lagi dari Suami kita. Sungguh keberuntungan, karena kita juga membutuhkan energi 'Yang' dari Suami kita agar mempercepat proses tubuh Dewi Emas Suci." Xin Chie terlihat senang.


" Sepertinya kita harus mengulang dari awal untuk menggunakan tubuh Dewi Emas Suci ini. Untung saja kita memiliki banyak Harta langit. Jika tidak, mungkin kita membutuhkan waktu selama ratusan tahun." Jiang Caiping menggelengkan kepala.


" Tunggu apa lagi? Kita harus ke ruang Kultivasi sekarang. Lagi pula disana kita bisa menyerap energi dari Harta langit lebih banyak karena waktu disana lebih cepat seratus kali lipat." Yuwang langsung beranjak dari tempat duduk menuju ruang Kultivasi.


" Mmm... Dengan begitu Harta langit bisa kita gunakan lagi." Sheng Zhishu langsung menuju ruang Kultivasi bersama dengan yang lain.


...----------------...


Di tempat lain :


Terlihat Ling Xianzi sedang bersama sosok wanita yang memakai pakaian berwarna merah.


" Zi'er... Kenapa kamu bisa berurusan dengan 22 wanita sekaligus yang sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal? Jika saja aku telat sedikit, serbuk mata merah ini sudah hancur." wanita bergaun merah terlihat kesal.


" Maafkan aku Guru... Aku tidak menyangka mereka bisa ada disini saat aku mau masuk ke Kota Linka." Ling Xianzi yang dalam terluka parah sambil memegang bagian dadanya yang terasa sakit.


" Lalu siapa mereka? Apa kamu memiliki musuh?" Wanita bergaun merah menyipitkan matanya.


" Mereka semua adalah Istri dari Kaisar Ryu. Aku tidak menyangka jika mereka sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal secepat itu." Ling Xianzi mengerutkan kening seraya menggelengkan kepala.


" Sebanyak itu? Wanita bergaun merah terlihat kaget, namun seketika wajahnya kembali cerah " Jika begitu, ternyata benar apa yang kamu katakan. Ternyata masih ada yang memiliki 'Yang' Matahari. Aku yakin Pemuda itu memiliki energi 'Yang' matahari." wanita bergaun merah terlihat senang.


" 'Yang' matahari?" Ling Xianzi mengerutkan kening baru saja mendengar sebutan itu.


" 'Yang' matahari adalah sangat langka. Siapapun yang berhubungan badan dengannya, maka orang itu akan selalu awet muda. Ditambah lagi 'Yang' matahari lebih padat dan setara dengan 'Yang' murni dari tiga puluh pria yang sudah berusia lebih dari seratus tahun." Wanita bergaun merah menjelaskan.


" Guru... Lalu apa yang harus aku lakukan?" Ling Xianzi merasa penasaran.

__ADS_1


" Itu hanya perkiraan ku saja. Jika Pemuda itu benar-benar memiliki energi 'Yang' matahari, kamu harus menangkapnya dan bawa ke Perguruan Hantu Malam. Dengan begitu kita bisa meningkatkan Kultivasi kita secepat mungkin." Wanita bergaun merah memberikan botol yang berisi serbuk mata merah.


__ADS_2