
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
“Yank kamu tadi minta barang dari rumah?” tanya Yanto pada Fitri dengan hati-hati. Barangnya masih ada dimotor, belum dia masukkan. Ada satu kardus besar dan satu travel bag besar. Masih diikat rapat di motor dan ditutupi jaring pula agar aman diperjalanan.
“Iya Mas, aku minta sama si mbok suruh ambilkan beberapa baju aku juga baju Daffa,” jawab Fitri.
“Kenapa kamu enggak bilang Mas aja, nanti Mas yang ambil di rumah. Kasihan kan orang di rumah suruh antar ke bengkel.”
“Enggak apa-apa, Mas enggak usah suka punya rasa seperti itu. Yang minta kan aku, bukan Mas yang nyuruh. Aku tahu kok Mas pasti bisa, tapi enggak apa-apa koq. Sudah enggak usah dipikirin soal seperti itu ya,” kata Fitri dengan lembut.
“Aku enggak enak aja Yank. Nanti dikiranya aku enggak mau ke rumah ayah sama ibu,” Yanto mengutarakan apa yang dia pikirkan.
“Aku tadi bicara sama ibu kok, kan enggak enak kalau si mbok masuk-masuk kamar kita ambil baju. Jadi aku bilang dulu sama ibu baru aku nyuruh simbok. Aku juga bilang ke ibu enggak mau minta tolong Mas Karena aku enggak mau ganggu Mas kerja.”
__ADS_1
“Aku tahu pasti Mas enggak bisa sebentar kalau di rumah Ibu. Mas pasti enggak enak kalau cuma ambil barang. Pasti Mas lama basa basi. Kan akan mengganggu waktu kerja Mas.” kata Fitri.
Memang benar apa yang dikatakan Fitri. Tak mungkin Yanto datang hanya mengambil barang lalu langsung pergi lagi, namanya di rumah mertua. Kan tidak sopan banget.
“Mas senang kita tinggal di sini Yank. Mas senang karena merasa jadi kepala keluarga yang sebenarnya. Jujur Mas senang tapi jangan sampai hubungan kita dengan ayah dan ibu nanti akan jadi panas. Seharusnya kita bilang dulu bahwa kamu betah di sini untuk sementara waktu.”
“Aku tadi udah bilang ke Ibu Mas. Makanya aku bilang aku butuh tambahan baju,” kata Fitri pelan.
Sebenarnya Fitri memang tidak mau kembali lagi ke rumah kedua orang tuanya karena dia ingin mempunyai suami yang sebenar-benarnya suami. suami yang merasa bangga menjadi ayah dan suaminya. Bukan hanya menjadi menantu tanpa punya power kalau dia kepala rumah tangga .
Di rumah ayahnya, Yanto sama sekali tak punya wibawa itu yang Fitri tangkap selama ini. Fitri merasa Yanto merasa minder karena tidak memberi uang belanja dan kebutuhan lainnya.
Tentu saja Fitri tak bilang pada Yanto kalau dia sudah mengatakan pada ibunya soal psikologisnya Yanto berada di rumah Suradi. Fitri tidak mengatakan pada Yanto kalau dia sudah jujur bahwa Yanto merasa minder kalau di rumah itu dan ibu Erlina mengerti.
Yanto langsung pergi mandi karena dia ingin segera menggendong putranya. Sudah peraturan kalau belum mandi dan ganti baju dia tidak boleh menggendong Daffa karena baju dari luar pasti kotor dan membawa banyak penyakit tak baik buat Daffa.
“Wah anak Ayah tadi habis imunisasi ya? Maaf ya Ayah enggak antar. Ayah enggak tahu ibumu bawa eyang ke Puskesmas. Maafin Ayah ya.” kata Yanto menciumi putranya dia mengangkat putranya yang memang sedang terbangun dia bawa ke luar kamar.
__ADS_1
“Lho kenapa digendong? Bangun?” tanya Gendis.
“Iya Bu. Dia tahu aku pulang jadi bangun,” jawab Yanto sambil menimang putranya dengan penuh kasih.
“Bu maafin ya, aku lupa jadwal berobat rutin. Fitri sudah cerita bahwa dia yang antar ibu lalu karena sudah sampai Puskesmas dia juga sudah imunisasi Daffa,” Yanto meminta maaf pada gendis karena alpa.
“Fitri sudah bilang sama kamu?”
“Iya dia langsung bilang kok Bu. Dia juga bilang alasannya kenapa dia tidak mengingatkan aku. Ternyata karena dia tidak mau aku dicap pembohong oleh konsumen. Aku memang sudah janji duluan sama konsumen. Jadi kalau aku membatalkan karena aku tahu ada jadwal Ibu pasti aku di cap buruk.”
“Tadi Ibu juga bilang begitu. Tapi Fitri menerangkan semuanya.”
‘Alhamdulillah ternyata kedua anakku ini saling terbuka sehingga tak akan ada lagi kesalahpahaman,’ kata Gendis dalam hatinya.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.
__ADS_1
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA yok.