
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
"Ada apa ya Bu?" tanya Bambang Putranto nama sopir itu. Dia biasa dipanggil BAMBANG oleh semua rekan sejak dia sekolah dan kerja. Tapi oleh keluarga dia dipanggil YANTO.
"Oh enggak, ini benar istrinya ya Pak? Maaf saya tanya karena takut mengganggu," tanya Dina.
‘Aku seperti kenal suara ini. Siapa ya?’ Yanto mengernyit ketika mendengar ibu yang bertanya padanya.
Yanto melihat perempuan satunya sejak datang hanya diam sambil sesekali mengirim pesan dari ponselnya.
"Enggak apa apa Bu. Saya baru pulang. Kenapa ya?" Tanya Bambang.
"Sudah enggak usah repot enggak usah bikin minum," kata Dina berbasa basi.
"Enggak apa apa cuma ada air teh," jawab nyonya rumah dengan tersenyum manis.
"Istrinya hamil berapa bulan Pak?" Tanya Dina.
"Sudah empat bulan," jawab Bambang.
"Empat bulan? Senangnya. Memang nikahnya berapa lama ya? Adik saya sudah menikah 3 tahun belum dikaruniai anak," cetus tamu yang sejak tadi bicara itu. Bambang belum tahu tujuan kedua ibu datang menemuinya.
__ADS_1
"Kami baru menikah tiga bulan," jawab si lelaki tanpa malu.
"Wah nitip duluan ya," kata si tamu pertama. Lalu semua tertawa. Yani tersipu saja.
Fitri membuka cadarnya juga hijabnya. Ketika mendengar dengan jelas kalau Yanto telah menikah selama tiga bulan dengan perempuan muda yang sedang hamil itu.
Yanto pucat pasi. Tak dia sangka Fitri bisa tiba di rumah ini. Bukan menuduhnya selingkuh tapi langsung mendengar sendiri pengakuannya.
"Kamu sudah punya anak dan punya istri sesuai pengakuanmu dari tadi. Sekarang saya minta tolong sekarang juga ceraikan saya!” tegas Fitri tanpa menangis minta cerai dari Yanto.
"Enggak gitu Ma, nggak gitu nggak gitu," kilah Bambang. Bagaimana mungkin yang datang adalah istri sah nya! Istri yang sangat dia cintai.
"Enggak gitu bagaimana? Sudah jelas kan semuanya? Saya biayain semua adikmu sekolah sama berobat ibumu."
"Enggak Ma, Papa enggak mau ceraikan Mama," tolak Yanto.
"Kamu enggak mau ceraikan saya karena kamu butuh saya membiayai semuanya kan? Kamu butuh saya karena saya satu-satunya istri yang tak perlu kamu nafkahi sama sekali, sehingga semua income yang kamu dapat bisa kamu kasih ke perempuan jalanan!" Ucap Fitri tegas.
"Saya bukan perempuan jalanan," Yani nyolot tak mau di rendahkan.
"Bukan perempuan jalanan tapi udah hamil duluan. Apa kamu yakin anak itu milik suamimu? Atau ada banyak lelaki lain yang kamu jebak agar bayi itu punya bapak?" Tanya Dina Sudarman tamu yang sejak tadi bicara. Dia kakak sepupu Fitri.
Tanpa mengetuk pintu masuk sepasang suami istri dan ibu nya Bambang.
__ADS_1
Bambang Putranto kaget dan lemas karena didatangi kedua mertua juga ibu kandungnya.
"Jadi begini selama ini kelakuanmu?" tanya Gendis, ibu kandung Yanto.
"Ibu mohon maaf. Sejak saat ini saya minta cerai dari anak ibu dan semua biaya untuk ibu berobat serta adik-adik sekolah saya stop karena selama ini saya enggak pernah kok dapat nafkah dari suami saya," kata Diah Ayu Fitri pada Gendis tegas. Semua mendengar hal itu.
"Ceraikan anak saya sekarang juga," Suradi, lelaki yang datang bersama istrinya dan Gendis adalah ayah kandung Fitri.
Dengan berat hati Yanto menjatuhkan talak pada Diah Ayu Fitri , istri yang selama ini mendukung finansialnya sejak lebih dari delapan tahun terakhir.
"Ibu mau pulang bareng saya atau sama anak ibu?" Tanya Fitri pada mantan mertuanya.
"Saya pulang sama kamu karena dia bukan anak saya lagi," jawab Gendis ibu kandung Yanto.
“Apa kamu lupa? Kamu itu sulit punya anak! Bagaimana bisa ada perempuan jalanan mengaku hamil dan kamu langsung percaya? Jangan sebut aku ibu kalau kamu masih dengan pelacur itu. Ibu yakin yang di perut perempuan itu bukan cucuku!” teriak Gendis yang langsung menarik tetangga kanan kiri untuk keluar melihat ada apa di rumah kontrakan Bambang.
Semua meninggalkan rumah itu.
Bambang termangu mendengar kalimat terakhir ibunya. Bagaimana dia lupa hal itu? Dia sudah jungkir balik berobat dengan Fitri menghabiskan uang yang sangat besar tapi belum juga punya anak. Bagaimana satu kali main ( kalau benar-benar main ) dengan Yani, perempuan itu bisa mengaku hamil dan dia tunduk saja ketika diminta pertanggung jawaban?
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU yok
__ADS_1