BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
VIDEO DARI SATRIO


__ADS_3

‘Hari ini kelinciku mulai bikin sarang,’ demikian pesan yang Timah baca saat istirahat pertama.


‘Kemungkinan besar besok pagi Mbak sudah bisa lihat anak kelincinya. Karena dia akan melahirkan dini hari. Maksimum lusa mereka sudah melahirkan,’ balas Timah.


‘Baru satu sih yang mulai bersarang,’ tulis Tria lagi.


Hari ini hari ke 42 usahanya Tria. Jadi Tria dan Timah yakin bahwa indukan jantannya dari kelinci yang ada di situ. Bukan pada saat di pedagang seperti kelinci yang milik Timah.


‘Mas Iyok sudah tahu belum kelincinya Mbak Tria sudah membuat sarang dari bulu?’ begitu pesan yang Satrio baca. Dia langsung menelepon adik kecilnya.


“Iya, tadi Mbak Tria juga kirim pesan itu ke aku kok,” jawab Satrio langsung bukan melalui chat.


“Kalau udah tahu, besok subuh bantuin Mbak Tria ya. Pisahin jantannya. Paling nggak lusa pasti sudah lahir,” jawab Timah.


“Kenapa harus nunggu lahiran baru dipisah? Langsung dipisah saja bagaimana?”


“Bisa juga langsung dipisah. Tetapi dia tetap bisa melihat pasangannya sehingga tidak stres.”

__ADS_1


“Harusnya saat mulai hamil pasangannya dipisah sehingga ketika melahirkan sudah terbiasa,” kata Satrio.


“Iya besok-besok lagi seperti itu. Begitu hamil langsung dibuatkan di kandang terpisah.”


Program pemberian urine dan kotoran kelinci masih gratis karena belum 3 bulan tapi Tria sudah makin paham ternyata banyak peminatnya. Dan sudah ada yang ingin membeli urine kelinci. Hanya Tria berpegang akan kasih free dulu pada warga yang membutuhkan. Sehingga orang yang ing membeli dipersilakan datang dua bulan lagi.


‘Dek benar, kelinci yang lokal sudah melahirkan pagi ini. Tapi yang Holland hop-nya belum begitu,’ tulis Tria habis salat subuh. Tentu dia tidak berani telepon ke Timah karena masih dini hari.


‘Jangan lupa jantannya dipisah-pisahin Mbak. Biar tidak mengganggu si induk betina. Nanti kasihan kalau dia harus hamil lagi. Biarkan dia menyusui anak-anaknya sampai usia maksimal,’ Timah menuliskan saran bagi Tria.


‘Oke akan aku pisahkan,’ jawab Tria.


‘Justru dia duluan yang ke kandang. Aku baru mau masuk kandang dia sudah ada di dalam.’


‘Oh begitu,’ jawab Timah.


Baru saja Timah membaca pesan Tria video dari Satrio masuk. Rupanya dia yang membuat video dari dini hari tadi. Pada saat sang kelinci melahirkan.

__ADS_1


‘Ih Mas nggak tidur sampai bikin video kelinci saat melahirkan seperti itu?’ tanya Timah melihat video itu.


‘Aku penasaran prosesnya, maka aku menunggu waktunya,’ balas Satrio.


‘Untung sekarang hari Sabtu jadi aku nggak takut kalau siang-siang ngantuk kan?’


'Apa nggak ada niatan buat hari ini belanja bahan dan segala macamnya?'


‘Hari ini nunggu kiriman bahan makanan juga obat-obat yang aku pesan,’ kata Satrio. Memang sekarang sudah dua minggu dari awal dia kontrak toko. Sehingga uang juga sudah 100% turun dari Riana.


Toko juga sudah mulai akan berjalan, pegawai sudah dia dapat.


Rencananya hari Sabtu depan toko akan mulai start dibuka untuk umum. saat itulah Satrio akan memberitahu Tria juga ibu dan bapaknya untuk datang pada saat pembukaan.


Konsep acak yang dibuat Timah memang menjadi toko tersebut menarik. Satrio tidak hanya membagi empat dinding itu beda warna, tetapi tiap dinding dipotong diagonal lalu diberi warna yang beda. Sehingga 4 dinding tersebut tetap 4 warna hanya tiap dinding ada kombinasi dua warna.


Pengaturan layout-nya juga nyeni jadi benar-benar jiwa anak muda yang ditampilkan.

__ADS_1


Di dalam toko ada satu meja bulat kecil dengan 4 kursi. Para konsumen yang datang bisa duduk santai di situ sambil lihat-lihat apa yang masih akan diperlukan. Jadi tidak langsung pulang ketika selesai belanja atau mungkin ada yang sedang menunggu bapaknya atau temannya atau istrinya belanja dia bisa duduk di situ. Benar-benar dibuat konsumen merasa nyaman.


__ADS_2