
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
“Ada apa Bu?” tanya perawat, karena Fitri langsung menekan bel untuk memanggil perawat.
“Suami saya menangis,” jawab Fitri, dia juga menghapus air mata yang ada di pipinya.
“Memang apa yang terjadi?” tanya perawat sambil memeriksa denyut nadi Yanto juga suhu dan detak jantung. Umumnya respon seperti itu akan mempengruhi denyut jantung pasien.
“Saya bisikan pada dia bahwa kami akan punya anak dan saya ingin dia bersama saya memeriksakan dan melihat saat saya kontrol kehamilan minggu depan,” jelas Fitri.
“Baik Ibu, ini saya laporkan pada dokter semoga Bapak sudah bisa bangun dan sesuai dengan harapan Ibu saat kontrol minggu depan. Semoga Bapak sudah bisa melihat perkembangan janin ya Bu,” kata suster dengan lembut. Suster tahu Fitri juga baru mulai kemarin boleh pulang sebagai pasien, tapi masih bertahan di sini menemani suaminya yang masih koma.
Tak lama suster masuk lagi setelah dia lapor pada dokter. Dokter memberikan instruksi pada suster untuk menambah suntikan pada infus yang diberikan buat Yanto.
\*‘Barusan aku berbisik pada Mas Yanto, aku ingin dia ikut menemaniku memeriksakan kandungan minggu depan. Aku minta dia bangun dan Mas Yanto menangis. Aku sudah lapor dokter.’ \*Fitri langsung mengabarkan hal itu melalui pesan pada Herry dan Suradi.
Herry yang belum tidur kaget mendapat pesan dari Fitri, dia pun menyampaikan pesan tersebut pada Gendis ibunya. Gendis mengucap Alhamdulillah tak henti-henti. Gendis berharap Yanto segera sadar.
__ADS_1
Esok paginya, dokter visite jam 07.00 pagi. Fitri sudah rapi dia pun sudah membersihkan tubuh Yanto dia beri cologne biar Yanto merasa segar.
“Suaminya sudah ganteng ya Bu,” goda dokter.
“Buat saya dia selalu ganteng kok Dok,” jawab Fitri.
“Ya, semangat ya Bu. Semoga bapak semakin cepat pulih. Saya baca laporan tadi malam bapak menangis waktu Ibu berbisik?” Tanya Dokter/
“Iya Dok, saya minta dia bangun menemani saya untuk periksa bayi kami minggu depan.”
“Aamiiiin,” jawab Fitri. Dia juga berharap sama, Yanto bisa sadar pada saat dia harus kontrol.
“Ibu jaga kesehatan walau statusnya sekarang Ibu sudah bukan pasien tapi kondisi Ibu seharusnya di rumah bukan di sini.” nasihat dokter selanjutnya.
“Saya juga ingin di rumah Dok, tapi dede-nya yang tidak mau kalau jauh dari ayahnya. Baby akan langsung mual dan muntah.” kata Fitri.
Entah kenapa Fitri menyebut panggilan AYAH padahal awalnya dia dan Yanto memanggil mama papa. Entahlah nanti aja yang penting sekarang dia sedang senang menyebut Aayah buat Yanto.
__ADS_1
Hari ini harusnya Erlina yang datang ke rumah sakit, tapi Fitri minta agar di masakan patin kuah asam pedas, jadi yang datang adalah Gendis. Dia masak patin asam pedas permintaan Fitri.
“Mas ibu bawa patin asam pedas kesukaanmu. Kapan kita makan bareng?” tanya Fitri saat dia mau makan siang. Mendengar itu tentu saja Gendis meneteskan air mata. Gendis melihat bagaimana Fitri sangat mencintai dan telaten mengurusi Yanto yang sudah tak berdaya.
Gendis merasakan cinta Fitri memang sangat besar buat Yanto. Tak ada yang bisa menggantikan cinta keduanya.
Gendis dan Fitri makan. Fitri makan dengan lahap. Gendis merasa bersyukur calon cucunya tidak rewel seakan menyadari tak mau merepotkan ibunya yang harus menjaga sang ayah sendirian. Tak ada mual atau minta yang aneh-aneh kecuali makanan yang mudah didapat dan biasa diminta Fitri sejak belum hamil.
“Hai mbak Dina, sini makan bareng aku,” Fitri menyapa sahabatnya setelah menjawab salam. Sesama ibu hamil selisih 6 minggu itu berpelukan.
Dina rewel makannya. Tubuhnya terlihat kurus jadi seperti anak kecil yang cacingan karena hanya terlihat perut buncit saja.
“Aku susah makan Dek. Aku dengar kamu enggak ya?” keluh Dina.
“Dede-ku tahu papanya sedang tak bisa dia reweli, jadi dengan aku dia enggak manja,” jawab Fitri.
“Ha ha ha, bisa jadi gitu ya. Dede-ku super rewel karena ayahnya sangat senang akan kehamilanku. Kamu tahu mas Puguh sangat senang aku hamil lagi,” jawab Dina.
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY yok
__ADS_1