BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
PUKULAN TELAK BAGI CALON PELAKOR


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“Enggak salah ‘kah dia hubungi aku duluan?” Aisy tak percaya melihat caller ID yang menghubunginya.


Aisy ragu mengangkat telepon masuk dari nomor Bambang, tapi dia juga senang karena Bambang menghubunginya lebih dulu. Pria impiannya sejak dia SMP sekarang menghubunginya terlebih dahulu.


“Tak rugi aku kirim foto dan kirim pesan duluan pada diam” Aisy terus memandang bahasia dan tak percaya. Sampai dia malah lupa segera menggeser cursor ke arah hijau.


Keraguan Aisy membuat dia belum mengangkat sambungan sampai telepon berhenti berdering.


Tak lama telepon kembali berdering, kali ini Aisy tak mau terlambat lagi. Dia segera menggeser tombol ke arah hijau untung menerima panggilan dari pria pujaan hatinya.


“Iya Mas Bambang. Ada apa ya? Wah aku seneng banget loh dihubungi sama Mas Bambang duluan,” kata Aisy dengan manja.


“Saya istrinya Bambang. Mbak kenal kan?” jawab suara di ujung sana. Aisy kaget dan hampir saja ponselnya jatuh akibat dia shock ternyata yang menghubungi bukan pria idamannya.

__ADS_1


“Eh iya ada apa Mbak?” jawab Aisy gugup.


“Maksudnya Mbak Aisy apa ya memberikan nomor telepon ke suami saya? Padahal nomor ini nomor usaha dan biasanya memang kami berdua yang pegang bukan hanya Mas Bambang. Kebanyakan transaksi di nomor ini juga saya yang handle karena saya adalah pemegang keuangan perusahaan kami.”


“Saya cuma sekadar kasih nomor saya aja kok Mbak. Enggak punya niat apa-apa,” jawab Aisy serba salah.


“Mbak tahu Mas Bambang sudah punya istri, sudah punya dua anak tapi masih ngasih nomor pribadi kamu ke Mas Bambang. Sedang kamu secara jujur bilang kamu naksir sama Bambang sejak SMP sampai saat ini enggak punya niat nikah karena mengharap mas Bambang.”


“Tidak mungkin Mbak enggak punya niat apa pun dengan mengirim foto kalian yang mas Bambang saja tak tahu kapan diambilnya. Sebagai perempuan dan seorang istri saya tahu maksud Mbak dengan semua tindakan ini,”


Aisy tak percaya dia mendapat teguran dari istri orang yang sangat dia puja sejak SMP.


Yanto, Erlina dan Suradi hanya mendengarkan saja bagaimana Fitri bicara dengan Aisy.


“Masih mengelak Mbak? Masih bilang Mbak enggak punya tujuan apa-apa terhadap suami saya?” tanya Fitri.


“Apa Mbak ingin saya kirim chat di nomor grup WhatsApp sekolah memberitahu bagaimana kelakuan Mbak pada suami saya yang sudah punya anak dan istri? Mas Bambang ada kok grup itu tinggal saya posting bagaimana kelakuan anda,” kata Fitri


“Maaf mbak, maaf saya enggak berniat begitu kok,” jawab Aisy lagi. Dia tak bisa membayangkan bagaimana hebohnya grup WhatsApp sekolah bila istrinya Bambang melakukan apa yang diancamnya tadi.

__ADS_1


“Maaf gampang diucapkan mbak. Saya juga bisa kok bilang maaf tapi kelakuannya bagaimana? Saya yakin kok biar bagaimana pun Mbak tetap akan mengejar suami saya baik secara normal maupun tidak.”


“Tidak, saya tidak akan mengulangi lagi.” janji Aisy.


“Oke saya akan pegang kata-kata Anda karena dari tadi saya rekam pembicaraan kita. Saya akan beritahu pada teman anda apa yang anda telah janjikan pada saya. Kalau percakapan ini tersebar bukan dari saya karena saya hanya akan kirim bukti janji Anda ini pada satu orang saja.”


 Aisy kaget mendengar ancaman itu.


“Selamat malam.”


“Iya Mbak. Selamat malam,” jawab Aisy.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul CINTA TANPA SPASI yok.


__ADS_1


__ADS_2