
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
“Kok sampai seperti itu?” Tanya bu Erlina saat Yanto bercerita kepada semuanya tentang Yani.
“Itu yang aku dengar Bu, Ibu tahu kan sopir cadanganku dulu itu sekarang dia sudah jadi sopir utama. Sopir cadangannya asli Bogor dan kebetulan sepupu jauh dari suaminya Yani yang bernama Indrajit. Dadang sopir cadangannya Burhan menceritakan semuanya bahwa anak mereka Indra bu-nuh. lalu dia bu-nuh diri.”
“Astagfirullah,” kata Gendis tak percaya berita yang dia dengar.
“Indra itu mungkin sudah tidak kuat Mbak,” Jawab Erlina.
“Itu info versi Burhan, aku juga enggak tahu dan enggak mau menambah atau mengurangi, karena sebenarnya aku enggak ingin cerita. Cuma karena kebetulan ini ada surat undangan pernikahannya Burhan maka aku ceritain takut kalian tanya atau Fitri dengar saat kami kondangan nanti.”
“Versinya Burhan, Yani tidak merasa kehilangan anak atau suaminya.”
“Ya iyalah, dia malah merasa bebas,” kata Gendis geram. Gendis sangat benci dengan Yani yang telah menipu Yanto sehingga membuat putranya sempat tersesat.
“Bener Bu, seperti itu yang Burhan bilang. Yani merasa malah bebas dan gilanya lagi selingkuhannya itu adalah supervisor yang sudah punya dua istri.”
“Berarti sejak dulu memang dia tidak benar,” kata Suradi.
“Kalau dia perempuan benar ya dia enggak bakal menjerat suami orang lah Yah,” kata Fitri.
__ADS_1
“Yani merasa senang karena dia merasa menang terhadap dua istri dari kekasihnya. Dia punya kepuasan tersendiri bila bisa menikung istri orang,” Kata Erlina.
“Kalau sama aku kan bukan kekasihnya Bu, aku baru ketemu satu kali kok, langsung bulan berikutnya dia minta nikah aku enggak pernah komunikasi atau kencan atau apa pun. Apa dia juga punya kepuasan bisa ngalahin istriku?” kata Yanto
“Walau kamu bukan kekasihnya, dia tetap merasa menang terhadap Fitri karena kamu bisa berpaling dari istrimu demi dia.”
“Padahal maaf ya,” kata Fitri.
“Maaf bukan menghina, aku bingung ngomongnya,” lanjut Fitri lagi.
“Dia enggak cantik, itu maksudmu kan?” kata Gendis dengan to the point.
“Nah itulah Bu. Kalau kita aja yang perempuan bilang dia enggak cantik ,sudut pandang mana yang membuat dia lebih menang sehingga para lelaki bisa berpaling dari istrinya?”
“Dia menang dari penutup mata,” jawab Suradi.
“Maksud Ayah bagaimana?” tanya Fitri.
“Laki-laki tidak melihat bahwa dia berkekurangan karena matanya sudah ditutup.”
“Sama ketika dia menutup Yanto agar mau menuruti menikahinya sedangkan dua lelaki sebelumnya berani berontak. Yanto memang masih bisa berpikir bahwa ini tidak benar, bahwa dia tidak melakukan apa-apa, tapi tidak bisa menolak paksaannya untuk menikahi. Semua itu karena apa ,mata batin Yanto ditutup,” jelas Suradi.
“Astagfirullah,” ucap Gendis berulang kali mendengar kalau putranya ternyata diselimur.
“Apa benar seperti itu?”
__ADS_1
“Iya Mbak memang seperti itu kata Pak Kyai yang dari Cilacap. Waktu itu dia bilang saat menengok Yanto di rumah sakit pada saat Yanto masih koma. Beliau tanya mengapa Yanto bisa kecelakaan lalu kami cerita, saat itulah Pak Kyai bilang bahwa bukan kemauannya Yanto menikahi perempuan tersebut.”
“Pak Kiyai bilang karena Yanto ditutup walau ya untuk masih bisa berontak dalam tanda petik. Tapi dia tidak bisa menolak.”
“Yanto terlihat masih bisa berontak, makanya dia punya inisiatif ingin test DNA dan rencana segala macam dengan Burhan. Yang penting buat Yani dia pernah dinikahi sehingga nanti bila anaknya lahir tidak menjadi anak yang tak punya bapak, itu aja. Yani tahu bakal langsun di cerai saat habis melahirkan. Itu tak masalah. Yang penting terlihat bayinya ada bapaknya.”
“Kalau sekarang motivasinya mungkin selain buat kepuasan bahwa dia bisa menang dari dua istrinya si supervisor, juga buat dapurnya terus ngebul dan buat isi dompetnya karena supervisor itu mungkin ngasih duit.”
“Aku baru tahu loh,” kata Gendis.
“Aku sudah tahu sejak Yanto koma di rumah sakit Mbak. Cuma ya sudahlah karena itu sudah kejadian. Aku enggak cerita. Pada Fitri pun aku enggak cerita. Saat itu Pak Kyai menetralisir dan memberi pagar.”
“Walaupun sudah dipagari tetap saja kita tetap harus waspada banyak yang sering lompat pagar,” kata Suradi.
“Itu makanya kita harus mawas diri.”
Yanto untuk jadi ingat perempuan yang dia tolak lamaran pekerjaannya lalu mengancam bahwa biar bagaimana pun dia akan memenangkan hatinya Yanto. Untungnya waktu itu Yanto langsung cerita pada Pak Suradi sehingga Pak Suradi langsung bertindak. Tidak seperti waktu kasus Bogor. Seandainya waktu kasus Bogor Yanto langsung cerita pasti dia bisa dipagari oleh Pak Kyai.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY yok.
__ADS_1