BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
TERPERANGKAP DI BENGKEL


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


 ”Mas kamu aja yang keluar duluan,” kata Fitri.


“Lho Yank, tadi katanya kamu yang mau keluar nemuin dia. Kamu tahu Mas paling enggak bisa basa basi kalau sama ulat bulu seperti itu,” jelas Yanto.


“Kalau aku yang keluar duluan, dia langsung tidak jadi mengatakan apa tujuannya ke sini Mas. Jangan seperti itu aku rugi kalau enggak dapat info akurat apa keinginan dia,” bantah Fitri. Dia tahu suaminya malas meluhat orang yang berniat merusak rumah tangga mereka.


“Mas lebih baik keluar dan nyalakan ponsel dengan posisi rekam biar semuanya bisa ada bukti,” pinta Fitri lagi.


“Baiklah,” jawab Yanto ogah-ogahan.


“Nanti kalau diperlukan aku keluar,” bujuk Fitri lagi melihat Yanto enggan keluar kamar.


“Kalau gitu jangan posisi rekam Yank. Aku posisinya nelpon kamu sehingga kamu tahu semua apa yang aku bicarakan, jadi kamu yang merekam pembicaraan,” kata Yanto.


“Ya. Oke Mas telepon ke ponsel aku, biar aku yang rekam dari dalam kamar,” Fitri setuju dengan saran suaminya.


“Bismillah ya Yank, kamu jangan cemburu. Kamu tahu kan Mas enggak pernah punya rasa pada siapa pun selain pada Diah Ayu Fitri. Cinta Mas cuma sama kamu kok. Lebih-lebih sekarang sudah punya dua anak,” ujar Yanto.


“Iya Mas, aku percaya kok sama kamu,” jawab Fitri.


Yanto pun langsung menghubungi ponselnya Fitri sejak membuka pintu kamar, lalu dia masukkan di saku kemejanya. Kebetulan hari itu dia pakai kemeja tangan pendek bukan pakai kaos seperti biasanya.


“Ada apa ya?” tanya Yanto pada Aisy.

__ADS_1


“Ini bengkelmu?” tanya Aisy. Dia merasa Yanto bukan kere lagi. Karena bengkel ini buka sekadar bengke biasa.


“Saya tanya kamu ada apa ke sini? Kenapa kamu malah tanya balik. Ini bengkel saya atau bukan maksudmu apa?” tanya Bambang atau Yanto dengan datar. Dia tentu tak mau ribut dengan seorang perempuan.


“Kok begitu caranya menyambut tamu,” tegur Aisy seakan tak terima atas jawaban ketus Bambang.


“Kamu bukan konsumen saya, sehingga saya tidak perlu sopan. Cepat katakan ada apa?”


“Aku cuma enggak senang sama cara istrimu. Kenapa dia nyebar-nyebarin tentang percakapan aku sama dia?” protes Aisy.


“Apa perlu saya puterin rekaman itu? Saya dengar sendiri kok waktu dia bicara. Saya duduk di sebelah dia bersama orang tua istriku dan orang tuaku. Kami semua dengar apa yang istriku bicarakan.”


“Dia hanya menyebar kepada Indri yang sudah dia kenal. Tidak kepada orang lain. Jadi kalau itu tersebar mungkin Indri bercerita pada seorang. Indri juga mungkin tidak berniat menyebarkan, tapi lawan bicaranya tersebut cerita pada teman lainnya. Sehingga akhirnya berita itu menyebar dan akhirnya bola salju bergulir makin besar.”


“Selanjutnya karena kamu menuduh istri saya sebagai penyebar percakapan itu, saya dan istri saya akan lawan kamu. Kita langsung ke polisi aja kita urus secara hukum. Kamu sudah melakukan tuduhan tanpa bukti pada istri saya. Kamu sudah melakukan pencemaran nama baik istri saya. Karena istri saya sudah bilang padamu rekaman akan dia kirim ke Indri. Jadi dia kirim ke Indri juga bukan tanpa sepengetahuanmu!”


“Kok kamu kayak gitu?” jawab Aisy tak percaya dia malah akan terlibat kesulitan lagi.


“Enggak usah berpanjang-panjang kata. Kamu menuduh istrisaya menyebar rekaman itu. Berarti kamu sudah menyebarkan fitnah dan itu bisa dituntut secara hukum,” jawab Bambang lagi.


“Sekarang apa tujuanmu ke sini selain protes bahwa istri saya menyebarkan berita bohong tersebut. Karena itu bukan berita bohong saya juga sudah dengar dan saya sudah baca chat dari teman-teman bahwa kamu sudah dinasehati Indri sejak di mall.”


“Dan saat Indri menerima percakapan kamu dan istri saya kamu masih tetap bilang kamu akan mendapatkan aku dengan cara apa pun tapi secara halus bermain supaya tidak ketahuan. Apa maksudmu seperti itu semua teman-teman juga sudah tahu!”


Aisy kaget Bambang tahu kalau dia memang akan terus mengejar Bambang dengan cara halus.


“Aku enggak suka karena Paklek ku marah-marah karena barangnya tak jadi istrimu beli.” akhirnya Aisy cari alasan lain tentang kedatangannya ke bengkel ini.


“Kamu marahnya ke paklikmu kenapa ke saya,” kata Bambang.

__ADS_1


“Paklek tidak suka mobilnya tidak jadi dibeli. Kamu kan bilang kalau harga bisa turun kamu mau beli.”


“Kalau mobilnya kondisinya seperti itu kenapa harus dibeli? Dia cari aja pembeli lain. Kenapa harus marah-marah? Banyak penjual lain yang barangnya bisa saya beli. Jadi urusan kamu enggak ada sama saya. Silakan pergi sebelum kamu dapat masalah lagi.”


“Masalah apa? Aku enggak salah kok,” Aisy membela diri.


“Enggak salah dengan ingin merebut suami orang?” tanya Fitri yang tiba-tiba keluar dia sudah geram dari tadi mendengar dia dituduh sebagai penyebar rekaman.


“Kita ketemu di pengadilan Mbak. Kasus kamu ini akan saya bawa ke ranah hukum. Saya tidak rela dituduh menyebarkan percakapan itu. Jadi silakan keluar dan kita ketemu di pengadilan,” tegas Fitri.


Aisy kaget karena ternyata di situ ada istrinya Bambang.


“Dan semua percakapan kamu tadi direkam di sini,” kata Fitri memperlihatkan ponselnya yang masih merekam percakapan dari ponselnya Yanto.


“Kalian memang pasangan suami istri bia-dab,” pekik Aisy.


“Kalian sengaja menjebakku!”


“Kamu melakukan tuduhan kedua yang juga salah. Kamu yang datang ke sini tapi kamu bilang kami menjebak. Itu tuduhan fatal. Ingat itu kamu yang datang ke sini tidak diundang,” kata Fitri.


Fitri langsung memforward percakapan itu ke Paklek nya Aisy setelah Aisy pergi meninggalkan bengkel. Karena alasan Aisy datang adalah dengan nama pakleknya yang tak suka dengan penolakan Fitri.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY yok.


__ADS_1


__ADS_2