BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
RESMI DIBUKA


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.



Alhamdulillah hari ini Fitri dan Yanto sudah memulai usahanya. Tumpeng sudah dipotong, keluarga yang datang saat itu adalah hanya keluarga inti ditambah semua pegawai dari rumah Suradi. Bengkel Daffa telah resmi dibuka. selain menerima service kendaraan milik konsumen ada tiga mobil dan dua motor yang bengkel miliki sebagai modal awal. Tentu saja mesin kendaraan milik bengkel sudah sangat bagus kondisinya.



Seperti penjual kendaraan pada umumnya, Yanto juga sudah meng-iklankan dagangannya. Ada 1 nomor ponsel yang sengaja dibuat untuk bisnis. Fitri tak mau nomor pribadi suaminya digunakan.



Tidak disangka di hari pertama, dua motor tersebut sudah laku sehingga Yanto esok akan kembali berburu motor yang dijual.



Sebagai sarjana ekonomi, pembukuan bengkel dipegang oleh Fitri. Walau nanti dia di rumah, dia tetap bisa mengerjakannya. Semua data akan dibawa pulang oleh Yanto lalu dikerjakan di rumah oleh Fitri terlebih nanti kalau dia sudah punya bayi.



Semua tentu bahagia terlebih ibu Gendis. Dia melihat perjuangan Yanto sejak SMK kelas 1 saat masih ada ayahnya, sampai anaknya tersebut harus jungkir balik menabung sendiri.

__ADS_1



‘*Alhamdulillah, cita-citamu sejak dulu tercapai Nak. Ayahmu pasti bangga mempunyai anak seperti kamu*.’ batin Gendis sambil menghapus air matanya.



‘*Aku tak salah memilih menantu. Sejak awal memang aku ‘jatuh cinta’ pada Yanto. Dia memang menantu terbaik untuk anakku karena dia tak tergiur oleh harta suamiku*,’ Erlina membatin saat melihat Fitri memberi kwitansi pembayaran motor kedua. Pembayaran dilakukan melalui mBanking.



‘*Alhamdulillah aku rela ‘berangkat’ bila seperti ini. Yanto memang benar-benar pria bertanggung jawab yang cocok untuk anakku. Tak akan sia-sia semua hartaku bila jatuh ke tangannya karena dia memang tidak fokus pada hartaku. Menantuku ini tetap mencari rezeki sendiri. Lelaki lain mungkin hanya akan ongkang-ongkang karena tiap bulan akan dapat dari rumah kost. Tapi tidak dengan Yanto, dia tak mau makan dari uang istrinya*,’ batin Suradi melihat bagaimana gigihnya Yanto berupaya mencari rizky untuk anak dan istrinya.




“Fit, ini barusan Bude telepon Diah melahirkan,” kata Erlina.



“Ibu sama ayah ke sana duluan ya. Kamu di sini aja sama bu Gendis dan semuanya,” kata Erlina yang baru terima telepon dari kakaknya.


__ADS_1


“Iya Bu, besok aku dan Mas Yanto ke sana,” jawab Fitri yang lupa tanya anak ke dua Diah berjenis kelamin apa. Anak pertamanya perempuan.



“Iya, soalnya ibu harus beli kado dulu baru ke rumah bude. Juga ini sudah hampir selesai kan?” saat itu hari memang sudah sore, jadi Erlina merasa tak apa apa bila dia pamit terlebih dahulu.



Yanto sudah punya orang teknisi yang dipekerjakan. Teknisi itu merangkap semuanya. Ya bersih-bersih ya pembukuan harian selain tugas pokoknya membetulkan kendaraan. Pokoknya semuanya karena memang istilahnya membuka hutan atau Babad Alas.



“Salam dulu aja buat Bude Ya Bu. Besok pagi kami ke sana sebelum cari barang buat bengkel,” kata Yanto saat Erlina pamit.



“Ya nanti Ibu sampaikan,” jawab Erlina. Erlina pun segera pamit pada Gendis karena kakaknya punya cucu lagi.  Diah memang hamil tak jauh dari Fitri ternyata, Diah melahirkan pada usia kandungan 7 bulan. Dulu juga di kehamilan pertama, 7 bulan sudah lahir.


biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY yok.


__ADS_1


__ADS_2