
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
“Sabar Nduk,” bujuk Erlina pada putrinya yang sejak masuk rumahnya sudah berurai air mata. Fitri masuk rumah mengagetkan Erlina dan Suradi. Dia datang dengan menangis dan langsung memeluk Erlina.
“Belum tentu yang terjadi itu seperti yang kamu lihat. Kamu melihat dari sisi kamu, belum tentu dari sisi dia seperti itu. Seharusnya dibicarakan dulu bukan seperti ini memecahkan persoalanmu,” Kata Erlina yang terus membujuk putrinya.
Selama pernikahan putrinya, baru kali ini Fitri seperti ini. Dulu saat menceritakan soal Yanto yang punya perempuan lain di Bogor Fitri lebih tenang. Mungkin karena sekarang dia sudah memikirkan dua cucunya bila kedua orang tuanya berpisah. Mungkin Fitri dulu berpikir kalau dia dan Yanto berpisah yang terluka hanya dirinya sendiri. Tidak ada korban lain. Sekarang dia harus menjaga dua hati suci milik putra-putranya.
“Yang Ibu bilang sama dengan yang Mbak Dina katakan tadi pagi.” Dina Sudarman, adalah sepupu Fitri yang paling dekat hubungannya. Bahkan Dina pula yang menemani Fitri naik busa saat menguntit Yanto ke Bogor dulu.
__ADS_1
“Kapan kamu bicara dengan Dina? Dan dia bilang apa?” Erlina penasaran rupanya Fitri sudah konsultasi dengan Dina.
“Tadi pagi sehabis Mas Yanto pergi bekerja, aku langsung keluar rumah buat telepon sama Mbak Dina. Aku sudah enggak kuat tanggung beban ini sendiri Bu.”
“Sejak kami pulang dari Klaten dan ketemu sama perempuan itu, Mas Yanto itu senyum-senyum sendiri Bu. Aku yakin dia sedang mengingat masa-masa manis ketika bersama perempuan itu saat di sekolah dulu.”
“Aku masih bisa sabar, tapi memang aku lihat perbedaannya. Mas Yanto enggak pernah seperti itu sebelumnya. Dan malamnya aku lihat Mas Yanto duduk di kamar malah main HP. Mas Yanto enggak pernah seperti itu. Sibuk berkirim pesan dengan seseorang tengah malam kalau tidak selingkuh apalagi yang dikerjakan seorang laki-laki tengah malam ? Itu kan agar dia enggak ketahuan istrinya, kalau dia telepon pasti kedengaran,” ujar Fitri.
“Mendengar nasihat itu aku manut Bu. Aku berniat akan bicara nanti malam sesudah semua anak-anak tidur agar pembicaraan kami tidak terganggu.”
“Tapi ternyata Mas Yanto pulang cepat. Saat itulah aku lihat ternyata siang ini dia malah ketemuan dengan gadis itu Bu. dan gadis itu dengan santai bilang ini foto pertemuan kita tadi.”
“Aku harus bilang apa Bu? Ternyata mereka memang ketemuan dan mereka janjian.”
__ADS_1
“Walau di situ memang perempuan itu bilang Mas ini nomor aku, seakan-akan mereka belum saling kirim pesan. Tapi aku yakin mereka sudah melakukan percakapan sebelumnya sampai janjian untuk makan siang. Kenapa aku bilang mereka makan siang? Karena tadi pagi aku enggak bawain Mas Yanto bekal. Pasti dia sengaja makan siang dengan perempuan tersebut karena alasannya aku yang salah enggak bawain dia bekal,” ujar Fitri geram.
Saat itu Daanish sedang bersama Suradi karena melihat Fitri yang datang sambil menangis, Suradi langsung mengambil alih Daanish agar Fitri bisa bercerita tenang bersama Erlina di kamar.
Fitri punya satu kamar di sini. Jadi kalau dia datang memang barang dan pakaian anak-anaknya juga ada di rumah ini. Yang pasti banyak diapers di sini karena Suradi dan Erlina menyediakan kalau cucu-cucunya bermain di rumah ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE yok.
__ADS_1