
“Mohon maaf Romo, Ibu, di depan semuanya saya ingin agar Menik segera menandatangani surat pengajuan cerai yang saya buat. Saya sudah tidak mau menanggung malu dengan kelakuan Menik dan Aisy yang jelas-jelas dia bukan anak kandung saya,” Wijoyo mengeluarkan satu map yang sudah dia siapkan juga pulpen.
Menik tak bisa berkata-kata lagi, ternyata ini alasan mengapa Wijoyo bilang tak mau ikut campur dalam masalah Aisy. Bukan hanya karena dia ngeyel mengatakan bahwa Diah cuma gertak, tetapi Wijoyo punya alasan kuat bahwa Aisy itu bukan anak kandung lelaki itu.
“Cepat tanda tangani itu, Romo juga tidak sudi melihat orang sebaik Wijoyo kamu injak-injak,” kata ayahnya. Lelaki tua itu sangat malu melihat fakta yang jelas tak bisa dibantah siapa pun. Benar bila hanya hasil test kesuburan Wijoyo, Menik atau siapa pun bisa berkilah. Tapi kalau sudah dilengkapi dengan bukti test DNA tentu itu sangan valid.
Dua adik kandung Menik kaget melihat kelakuan kakaknya seperti itu begitu pun 3 iparnya termasuk Ningrum.
Aisy sungguh tak percaya ternyata Wijoyo sang bapak bukan ayah kandungnya. Padahal selama ini Aisy merasa Wijoyo sangat menyayanginya. Tak pernah membentak atau memarahi. Wijoyo sangat lembut walau tak banyak bicara.
‘Rupanya bapak selama ini tak banyak bicara karena dia tertekan perasaan melihat diriku. Aku bukan anaknya tapi dia sayangi sebagai anak kandung, karena dia tak akan pernah punya anak.’ Aisy menyadari jiwa cinta menggebunya adalah keturunan ibunya. Tapi Aisy sekarang sadar tak ingin mengejar suami orang seperti ibunya. nanti bisa fatal akibatnya.
__ADS_1
“Ya Allah Mas. Kamu menahan kegetiran ini selama 25 tahun?” kata adik kandungnya Menik. Dia tak percaya kakak iparnya sangat sabar seperti itu.
“Kalau tidak memandang suwargi ( almarhum ) ayah dan ibuku sejak dulu aku sudah menceraikan. Aku bertahan dalam rumah tangga yang antah berantah ini hanya karena kesehatan dan nama besar kedua orang tuaku,” kata Wijoyo.
Saat itu orang tua Menik sadar bagaimana baik dan hebatnya menantunya.
Menik menandatangani surat permohonan cerai yang Wijoyo siapkan. Dia yakin tentu besok Wijoyo akan mengurusnya di pengadilan agama.
“Dan mulai besok saya persilakan Menik dan Aisy mengeluarkan barang-barangnya dari rumah ini, saya beri waktu maksimal 1 minggu.”
“Romo dan Ibu tahu rumah ini saya beli jauh sebelum saya menikah dengan Menik jadi ini bukan harta gono gini.”
__ADS_1
“Selain rumah ini saya tak punya harta benda lain selain mobil operasional yang saya pakai. Jadi sama sekali tak ada harta gono gini yang perlu dibagi,” Wijoyo menjelaskan semuanya agar tak ada kesalahpahaman karena rumah besar ini memang dia beli saat masih bujangan belum kenal Menik sama sekali.
Menik akhirnya sadar dia akan jatuh miskin tanpa mendapat apa pun. Kekayaannya sekarang paling hanya perhiasan yang dia simpan juga tabungan di atm-nya karena Menik yakin dia tak akan lagi mendapat nafkah bulanan dari Wijoyo.
“Romo terima talakmu. Romo terima pengembalian Menik. Sekarang dia sudah bukan istrimu lagi, tapi mohon maaf rumah Romo dan Ibu tidak menerima Menik dan Aisy tinggal. Jadi silakan mereka cari tempat lain,” kata bapaknya Menik dengan tegas disaksikan kedua anaknya yang lain juga menantu menantunya.
Menik dan Aisy sekarang benar-benar ada di pinggir jurang.
__ADS_1
