BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
TEMAN YANG MEMBUAT KITA TERMOTIVASI


__ADS_3

“Ibu, Mbak besok aku berangkatnya duluan ya. Sehabis salat subuh aku berangkat,” kata Timah pada Gendis dan Fitri.


“Ya, kami berangkat sesuai undangan saja,” balas Fitri. Dia tahu Timah pasti akan membantu Tria mempersiapkan segal sesuatunya.


“Ibu jangan lupa datang loh Bu. Kehadiran Ibu diharapin banget sama Mbak Tria,” Timah mengingatkan ibunya.


“Insya Allah Ibu datang. Kan Ibu berangkatnya sama Mbak Fitri,” jawab Gendis.


Besok akan diadakan pembukaan peternakan milik Tria. Timah akan membantu Tria sejak pagi, jadi dia memang akan berangkat sehabis salat subuh. Dia akan membantu pengecekan konsumsi, pengecekan segala macam soal acara.


Sore tadi Timah sudah mendapat berita kalau tenda mulai dipasang. Pemasangan tenda pun izin pada Husein dan Riani karena acara tepat berada di depan pintu rumah mereka. Walau tak menghalangi apabila mobil Riani dan Husein akan keluar.


Tentu saja Husein dan Riani akan datang ke acara pembukaan peternakan, karena yang mengundang adalah Pak RW dan lokasi tempat di depan rumah mereka. Kalau mereka tidak datang tentu tak enak.


Acara dimulai jam 10.00 pagi sesuai jadwal. 90% undangan sudah hadir termasuk Gendis dan Fitri yang di kawal Yanto.


Hadir juga Husein dan Riani. Rupanya Pak RW juga mengundang Pak Lurah. Developer juga datang serta masyarakat di sekitar lokasi yang memang diundang oleh Pak RW karena undangan memang resmi dari Pak RW dan developer bukan dari Tria sebagai pemilik peternakan.

__ADS_1


Snack dalam kotak dibagikan saat tamu mengisi buku tamu, sehingga tak perlu tenaga tambahan untuk mengantar kecuali untuk para tamu kehormatan, karena kue buat mereka di letakkan di piring bukan dalam kotak. Semua biaya dari Tria. Snacknya juga bukan snack murahan semua Tria pesan dari bakery.


Acara pertama tentu saja doa lalu masuk pada sambutan ketua Pak RW.


“Terima kasih Bapak dan Ibu  yang telah hadir pada kesempatan ini. Selamat datang juga kepada pihak Developer sebagai pemilik lahan dan terima kasih atas kehadiran Ibu Lurah yang mewakili Bapak yang sedang dinas ke tingkat kabupaten sehingga diwakili oleh Ibu.”


“Pertama-tama kami tentu saja sangat bangga seorang anak perempuan SMA mengajukan proposal pada saya dan saya ajak ke developer untuk berembuk. Ibu dan Bapak bisa bayangkan seorang putri dari lingkungan sini diskusi dengan kami sebela orang dewasa. Gadis itu sendirian menghadapi sebelas orang tua pengurus RW.”


“Dia memberikan motivasi dirinya untuk bisa berguna dan tidak menadahkan tangan pada orang tuanya!” Tepuk tangan membahana mendengar kata-kata Pak RW tersebut. Siapa yang taak kagum mendengar peternakan itu di prakarsai gadis SMA dari lingkungan mereka?”


“Gadis kecil ini juga memberi kompensasi 2,5% keuntungan untuk kas RW. Memang mungkin masih kecil jumlahnya karena ini adalah proyek belajar. Kami tetap saja menerima bahkan kalau hanya satu persen itu juga tidak apa-apa. Tapi dia memberi kontribusi buat lingkungan kita. Itu yang wajib kita apresiasi!”


“Demikian pembacaan rincian usaha peternakan ini dari saya,” kata Pak RW. Tadi dia juga sudah menceritakan tentang limbah sampah yang di beli serta pemberian urine dan kotoran gratis selama tiga bulan pertama.


“Terima kasih pada Bapak RW yang telah memerikan selintas info tentang peternakan ini. Sekarang akan kita dengar sambutan dari Developer juga pengenalan pemilik gagasan sekaligus pemodal utama peternakan ini, serta acara peresmian pembukaan peternakan ini yang akan dibuka oleh Ibu Lurah. Pembukaan tentu saja tidak gunting pita atau potong tumpeng karena ini peternakan. Sang pemilik hanya akan memberikan satu wortel pada Ibu Lurah untuk diberikan sebagai simbolis makan pada ternaknya,” MC mempersilakan pihak develover untuk memberi sambutan.


Sambutan Developer pun sama intinya yaitu kebanggaan developer terhadap seorang anak yang mau maju tanpa menyusahkan orang tua atau hanya berhura-hura belanja.

__ADS_1


“Tanpa membuang waktu, kami panggilkan pemilik dan pencetus gagasan peternakan ramah lingkungan ini.” Develover sengaja  terdiam sesaat agar semua hadirin diam.


“Kepada adik Fitriani Ningrum, silakan maju ke depan,” ucap developer dengan lantang diiring gemuruh tepuk tangan yang diawali oleh Fitri dan Yanto.


Husein dan Riani tak percaya ternyata putrinyalah yang menjadi kebanggaan developer dan RW. Mereka benar-benar tak menyangka Riani punya prestasi seperti itu. Riani dan Husein seakan “tertampar” karena sama sekali tak tahu apa pun kegiatan anaknya.


Tria  yang mengenakan kebaya brokat tangan pendek berwarna biru tua dengan rok batik di bawah lutut maju menerima panggilan dari developer. Semua mata tertuju pada gadis manis yang sangat sederhana itu.


“Terima kasih Pak Husein dari Developer, kebetulan nama Bapak sama seperti nama ayah saya, atas penghargaan dan izin yang Bapak berikan sehingga peternakan ini bisa terealisasi. Tapi peternakan ini tak akan ada bila tak ada motivator saya. Peternakan ini bisa ada karena sosok teman yang sangat menginspirasi saya.”


“Kalau Bapak dan Ibu sedikit aneh, saya yang baru kelas dua SMA ingin berbisnis, Bapak dan Ibu lebih tak akan percaya kalau saya katakan insirasi peternakan ini dari anak kelas 1 SMP yang sudah sukses betrnak kambing sejak kelas 5 SD!”


“Mohon berdiri dan tepuk tangan yang meriah untuk sosok kecil adik angkat saya yang memberi inspirasi juga mitivator saya. Silakan adik Fatimah mohon menemani Mbak di sini,” pinta Tria.


Gendis dan Fitri bangga Tria memperkenalkan Timah sedemikan rupa.


Timah yang mngenakan kebaya brokat biru muda tangan pendek dengan kulot batik panjang maju dengan percaya diri.

__ADS_1


“Peternakan ini bisa terwujud karena ide dan pemikirannya. Semua ada pada adik saya yang masih kelas 1 SMP. Bapak dan Ibu  bisa bayangkan ilmu saya itu tak ada apa-apanya dibanding anak kecil ini. Dari dia saya belajar banyak.”


“Ya ampun anak SMP?” kata beberapa orang. Tentu saja para ibu yang hadir di situ sangat ingin punya anak super seperti Timah dan Tria. Husein dan Riani tambah tak percaya ternyata selama ini Tria bergaul dengan orang-orang yang memang bisa menunjang dia menjadi lebih maju.


__ADS_2