BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK

BETWEEN ( TERMINAL ) GIWANGAN ~ BUBULAK
PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH PASAR


__ADS_3

Herry yang baru pulang dari tambak kaget mengapa pintu tumben ditutup semua.


“Langsung tutup pintunya Dek,” pinta Yanto begitu Herry membuka pintu depan.


“Memang ada apa sih?” tanya Herry bingung. Tapi dia tetap mematuhi perintah kakaknya.


“Ini anak-anak sedang bermain dengan kelinci, takutnya kelincinya lepas,” kata Fitri yang baru datang dari dapur.


“Ini teh Ibu ya Bu,” kata Fitri sambil  meletakkan tiga cangkir tehh madu dan rebusan ubi merah di meja.


Gendis hanya mengangguk, dia memperhatikan kedua cucunya yang sedang bermain kelinci dengan senang.


“Lucu banget ya telinganya menjuntai seperti itu,” kata Gendis.


“Iya Bu, Ini memang lucu. Nama jenisnya Hollandlop. Dia memang telinganya ke bawah tapi bulunya nggak panjang. Kalau yang Fujilop sama telinganya ke bawah tapi bulunya lebih panjang. Itu bedanya,” jelas Timah pada Gendis.

__ADS_1


Yanto langsung mencari tentang jenis fujilop di ponselnya.


“Kenapa kamu nggak beli yang Fujilop juga?” Tanya Yanto. Dia hanya ingin mengetahui pendapat adiknya.


“Kalau mau beli Fujilop tetap harus beli indukan sepasang Mas. Jangan dicampur sama Hollandlop, nanti jenis rasnya nggak akan bagus. Kecuali memang kita mau bikin ras baru. Itu pun tetap harus kita bikin beberapa generasi atau filial ( F1 ) ke bawah sampai dia memang baku bentuknya tak berubah,” kata Timah.


“Kalau untuk dijual asal laku, ya bisa. Tapi kalau untuk jual pada konsumen yang cari keturunannya jelas ya tetap harus sama jenis indukannya. Antara jantan dan betina harus sama jenis, bukan hybrid,” kata Timah lagi.


‘Ya ampun anak SMP kelas 1 sudah ngomong tentang hybrid,’ batin Fitri yang walaupun kuliah di ekonomi tetap dari SMA IPA. Beda dengan Yanto yang dari STM. Di STM tak pernah dapat tentang ilmu genetika. Mana ada mesin berkembang biak kan?


“Yang ini dia beli hanya sedikit. Tadi kita beli tiga jantan dan 6 betina dengan warna putih, hitam, dan coklat polos. Semua indukannya  memang dibeli polos. Kita nggak beli yang belang untuk indukan,” kata Timah.


“Biar kita dapat belang di anakan saja. Kalau yang jenis lokal memang dia beli betinanya 18 ekor dan jantannya 6 ekor.


“Jadi Tria langsung pelihara dua jenis?” tanya Gendis.

__ADS_1


“Iya Bu. Mbak Tria langsung ternak dua jenis. Yang lokalan itu untuk subsidi  biaya makan yang jenis import, karena nanti yang lokal kan muter uangnya lebih cepat. Itu kemarin perhitungan Mbak Fitri dan kami.”


“Makanan apa semua konsentrat?” tanya Yanto.


“Makanan utama semua jenis, dipilih makanan murah yaitu sayuran dari limbah pasar! Kami sudah punya orang di pasar yang akan mengumpulkan limbah sayuran yang bisa dijadikan makanan ternak. Tiap hari dia akan mengirim limbah pasarnya dan baru diberikan kepada ternak dua hari berikutnya setelah di buat layu.” jelas Timah.


“Ya ampun kirain langsung dikasih begitu saja Dek, limbah pasar itu,” kata Yanto lagi. Dia pikir limbah pasar kan memang sudah layu.


“Nggak Mas, limbah pasar itu tetap harus dibuat layu. Jadi kita kering angin kan, memang tidak dijemur tetapi dikering anginkan setidaknya dia tidak boleh terlalu basah.”


“Kok bisa berpikir mengambil limbah sampah pasar?” kata Gendis.


“Pegawainya cuma satu, tugasnya untuk bersihin kandang, juga merawat, memberi makan dan segala macamnya. Jadi tidak disuruh mencari pakan. Pakannya itu akan diantar tiap siang oleh bagian kebersihan pasar. Dia yang sudah memisah sampah di sana. Jadi tiap hari dia akan membawa dua karung, tapi mungkin bisa lebih tergantung dia. Tapi kontraknya sih kemarin dua karung tiap hari. Mungkin nanti akan bertambah lagi seiring berjalannya waktu. Kami membayar bulanan daripada dia nggak dapat apa pun dari limbah itu. Kalau besok kan tiap bulan dia akan dapat walau memang nggak besar. Tapi setidaknya daripada kotoran sayuran ini di bawa sama truk sampah.”


Herry tak percaya Timah dan Tria benar-benar terjun all out dan pemikiran mereka jitu menampung limbah sampah. Walau dalam jumlah sedikit tapi kalau banyak orang yang melakukan seperti itu tentu sampah tidak akan jadi masalah lingkungan lagi.

__ADS_1


__ADS_2