
Jadi Mas Harry ini ingin lepas dari bayang-bayang bapaknya?” kata Timah setelah mendengar cerita Harry dari awal tadi. Mereka telah deal urusan pembelian dua ekor kambing untuk sepupu Harry. Bahkan uangnya telah ditansfer lunas.
“Ya. Aku capek dibilang anak bigbos,” keluh Harry.
“Kenyataannya Mas Harry anak big bos kan? Lalu permasalahannya di mana?” tanya Timah.
“Aku ingin disebut anak pak Usman bukan anak big boss!”
“Itu sangat beda. Abiku namanya Usman Harun. Kenapa aku selalu disebut anak big boss?”
“Terus rencananya bagaimana untuk menghilangkan itu? Maunya bagaimana?” kata Timah.
__ADS_1
“Aku ingin jadi diriku sendiri. Aku tidak ingin nama besarnya aku bawa-bawa.”
“Kalau hanya ingin jadi diri sendiri. Ya sudah kerjakan saja yang Mas Harry senang. Selama ini Mas Harry melakukan apa yang disenangi oleh bapak dan ibunya kan?” tanya Timah.
“Pastilah aku mengerjakan semua perintah umi dan Abi. Semua yang mereka sukai aku kerjakan,” cetus Harry yakin.
“Tak ada bantahan sama sekali?” tanya Timah dengan senyum yang membingungkan.
“Tidak. Aku tidak pernah membantah. Aku selalu menurut semua permintaan atau perintah Abi. abisama umi nggak pernah nyuruh dengan keras, jadi aku pikir ya wajar aku mengikuti semuanya.”
“Kadang banyak juga sih yang nggak sejalan. Kalau aku bantah mereka juga nggak marah. Misalnya sudah lama abi dan umi minta aku bawa bekal dari rumah karena saat SMP aku pernah thypus dan aku tidak boleh telat makan. Tapi aku tidak mau, nah dari situ abi tidak maksa. Umi pun tidak maksa. Mereka tetap memberi aku uang jajan seperti biasa. Tidak seperti orang tua lain karena marah lalu dikurangi uang jajannya. Tidak seperti itu,” jelas Harry.
__ADS_1
“Itu kan tidak menjalankan bukan membantah. Beda lho membantah dengan tidak menjalankan. Membantah misalnya, ini misal saja ya. Harry kamu pakai motor ini. Lalu Mas Harry bilang tidak saya tidak mau pakai motor yang itu. Saya ingin yang ini. Jadi ada kontradiksi ‘kan di situ?”
“Kalau tidak mengerjakan itu beda. Tadi kan yang membantah Mas Harry menunjukkan perlawanan kalau tidak mengerjakan Anda tidak menggunakan motor yang ditunjuk dan Anda tidak mencari motor pengganti tapi misalnya Anda ikut teman atau apa nah itu kan Anda tidak melawan poin motor yang ditentukan.”
“Atau misalnya yang lebih mudah deh. Kamu makan ini kata umi mas Harry. Dia menyediakan pisang rebus. Mas Harry bilang saya tidak suka pisang rebus saya sukanya pisang goreng.”
“Itu berarti kontradiksi. Mas Harry melawan. Selama ini Mas Harry tidak kan? Mas Harry tidak melawan, Mas Harry hanya meniadakan perintah. Mas Harry tidak makan pisang rebus tersebut karena tidak suka tapi tidak memberi perlawanan dengan mengatakan apa yang Mas Harry tidak suka. Itu saja sih. Jadi semua orang juga bisa menilai Mas Harry anak bigbos. karena Anda tidak punya pendapat apa pun.” Harry terdiam karena selama ini memang dia tak pernah membantah.
“Bukan saya ngajarin Mas Harry ngebantah. Bukan! Maksudnya jadilah diri sendiri. Kalau Anda ingin tidak disebut anaknya big boss. Karena semua orang disekitar juga tahu Mas Harry itu anak dia bukan diri Mas Harry sendiri. Dari orang sekitar akhirnya menyebar ke tetangga dan akhirnya meluas.”
“Dari wajahmu aku lihat kamu masih bingung ya,” kata Satrio. Sejak tadi memang Timah yang bicara.
__ADS_1
“Timah tadi bilang selama ini kamu itu menjadi anaknya big boss karena tidak pernah menjadi diri kamu sendiri. Begitu! Bukan kita ngajarin ngelawan. Bukan! Tidak boleh ngelawan, maksudnya Anda tidak mengatakan siapa jati diri Anda di depan kedua orang tua. Seharusnya itu sah-sah saja dikatakan walau tidak dengan kekerasan. Seperti tadi Timah bilang : Ini pisang rebus. Kamu cuma bilang aku nggak suka umi. Aku sukanya pisang goreng. Itu kan nggak perlu teriak atau membantah keras. Kamu cuma katakan apa yang Anda inginkan. Siapa diri Anda, apa yang Anda mau. Itu saja sih.”
“Sekarang misal, misalnya ya. Usaha abinya adalah batako. Lalu Anda disuruh neruskan. Pasti Anda akan menurut saja padahal untuk mencetak batako dan menjualnya segala macam itu Anda tidak suka. Tapi Anda tetap akan terus menerimanya. Itu yang membuat Anda itu tidak bisa lepas dari bayang-bayang nama anak bigboss. Kalau Anda mau jadi diri, Anda bisa bilang usaha ini akan terus berjalan di bawah pengawasan saya, tapi saya ingin punya usaha sendiri yang tidak berhubungan dengan batako. Baik dari mulai pencetakannya sampai penjualan atau distribusinya. Jadi Anda punya pernyataan dan perlawanan membentuk diri pribadi Anda. Itu yang Timah maksudkan.” sejak tadi Harry mencerna semua kata-kata Satrio dan Timah.