
Hai, Kak! Salam bahagia untuk kita semua. 🥰
Enggak kerasa kita udah sampai di bab ke-200. Gimana perasaannya setelah melewati 200 bab bersama para pangeran tampan? 😆
Seperti kita ketahui, sesi ke empat DPSC ini menggunakan full sudut pandang pertama. Dan di sesi ke limanya kita menggunakan sudut pandang ke tiga. Dengan maksud agar dapat menghindari kebosanan.
Jika dilihat secara keseluruhan, DPSC menggunakan sudut pandang campuran. Jadi jika kakak-kakak mau mencoba menulis menggunakan sudut pandang pertama atau ketiga, kakak bisa memperhatikan penggunaannya di novel ini. Ya, terlepas dari segala kekurangan yang ada. ðŸ¤
Untuk sesi ke enam sendiri, kita akan menggunakan sudut pandang campuran. Tapi biasanya sudut pandang campuran itu diawali dengan sudut pandang pertama, dilanjutkan sudut pandang ke tiga, lalu diakhiri kembali dengan sudut pandang pertama. Nah, kali ini akan coba kita balik, ya. 😉
Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih kepada kakak-kakak yang udah menyempatkan diri untuk membaca novel ini. Terima kasih banyak. Makasih juga buat yang udah vote, rate 5 dan komentar. Semoga kedepannya aku bisa lebih baik lagi.
Dan berhubung DPSC udah tembus satu juta api. Aku mau mengadakan syukuran kecil-kecilan, nih. Kecil-kecilan dulu, ya. Soalnya belum bisa narik gaji dari Noveltoon. 😂
Untuk the voters peringkat tiga besar, aku akan memberikan pulsa gratis. Enggak banyak, sih. Untuk peringkat gold akan mendapatkan pulsa 20K. Dan untuk silver and bronze-nya masing-masing mendapatkan pulsa 10K. Berlaku dari awal sesi ke enam sampai akhir sesi ke enam DPSC. Jadi, yuk bantu DPSC naik rangking. Biar aku lebih semangat lagi nulisnya. 😆
Aku juga masih menunggu komentar, saran dan masukannya ya, Kak. Setiap komentar, saran itu akan dipertimbangkan untuk bab selanjutnya. Sesuai dengan kebutuhan cerita sendiri. Jadi, yuk komentar. Jangan bingung, ya. Nanti nabrak, lho. 😅
Oke, sebelum lanjut kita cuci mata dulu sama pemeran DPSC. Ini dia!
...
Cloud
__ADS_1
...
Rain
...
Ara
...
...
Shu
__ADS_1
Nah, gimana? 😂
Kak, tolong dibantu koreksi tulisannya, ya. Aku masih banyak kurangnya. Kadang kena typo tanda baca, huruf apalagi. Tolong diingatkan, gak apa-apa. Aku malah seneng banget.
Dan di kesempatan kali ini aku juga mohon bantuannya untuk memberikan ulasan dari sesi pertama hingga sesi ke lima. Gimana perasaan kakak setelah baca lima sesi ini? Tolong diungkapkan melalui tulisan ya, Kak. Semoga ulasan kakak-kakak bisa membantu novel ini naik jadi komik dan di-translate ke berbagai macam bahasa. Aamiin.
Sepuluh ulasan saja aku rasa udah cukup untuk mewakilkan yang lain. Jadi tolong beri aku ulasannya agar aku bisa koreksi dan juga introspeksi. 😉
Terima kasih atas dukungannya. Sehat selalu dan bahagia menyertai. 🤗
Salam DPSC,
Gaharu Wood
...
Sinopsis singkat DPSC sesi ke lima.
Ara menunjukkan bakat kemampuannya kepada para tamu kehormatan istana dan juga penghuninya. Namun, sang ratu Angkasa tidak dapat lagi menahan ketakutan yang melanda pikirannya. Ia lantas memerintahkan seorang pasukan khusus untuk membuang Ara ke dalam hutan.
Tapi, lagi-lagi keberuntungan berpihak kepada Ara. Ara berhasil diselamatkan oleh seorang pangeran yang menjadi tamu kehormatan istana. Dan pangeran itu bernama Zu, yang juga mulai menaruh perasaan padanya.
Spoiler sesi ke enam DPSC.
__ADS_1
Ara akan menjalani kehidupan barunya. Lantas seperti apa kehidupan barunya itu?
Temukan jawabannya segera!