
Maya beristirahat setelah selesai membuat cake.Dan bermain bersama Aska. Di kamarnya .Sambil tiduran di permadani dan melihat Aska yang senang bermain bersama Nia pengasuhnya.
" Maya....." sapa sang mertua ketika melihat menantunya itu bersantai.
" Iya mi "'Kata Maya yang lalu bangun untuk duduk. ketika sang mertua menghampirinya.
" Apa kau lelah, kau ingin di pijat . Ryan bilang selama di indonesia kau senang dipijat " kata mami yang tak mau menantunya itu kelelahan. Apalagi Maya sedang hamil muda.
" Memang ada tukang pijat disini mi, tapikan gerbang sedang di tutup " kata Maya yang menatap mertuanya itu lekat.
" Ada bi Lan yang biasa memijat mami, dia bisa memijat mu kalo kamu mau " kata mami yang lalu duduk di dekat Maya.
" Oh ya boleh mi " kata Maya senang.
" Ya sudah biar mami panggilkan bi Lan dulu ya, Oh ya cake buatan mu enak sayang .Opa sangat menyukainya " kata mami yang mengelus bahu Maya
" Trimakasih mi " kata Maya tersenyum.
Yang merasa senang mertuanya itu memanjakannya. Padahal dulu ia menjadi menantu yang tak pernah dianggap.
" Tunggu ya " kata mami tersenyum .Lalu melangkah keluar kamar menuju dapur memanggil bibi Lan
" Bi Lan tolong pijat lah nona muda mu, dia terlihat lelah " pinta mami Lily pada bi Lan.
" Baik nyonya saya ganti pakaian dulu " kata bi Lan.
" Oh ya bi Ying, siapkan teh herbal untuk nona muda , agar dia bisa istirahat tenang" Kata mami Lily.
" Baik nyonya " kata bi Ying .Yang lalu bergegas membuatkan herbal untuk nona mudanya itu.
" Wah nyonya sepertinya sayang sekali dengan nona muda ying " kata bi mei.
" Iya mei kita harus berhati hati bersikap, kalo nyonya saja tak mau melihat nona muda lelah apalagi tuan muda. bisa salah sedikit kita bisa dipecat " kata bi Ying yang tahu tuan mudanya itu banyak berubah sejak menikah.
" Wah nona Maya sangat beruntung dicintai tuan muda, padahal dulu saja tuan muda tak pernah bersikap ramah pada setiap wanita yang dikenalkan nyonya padanya " kata bi mei.
" Sudah jangan membahas masa lalu. Kita disini bekerja kau tahu hari ini Jane di interogasi tuan Kim . Dan gerbang utama ditutup kenapa ?" Kata bi Ying.
__ADS_1
" Astaga.....memang kenapa Ying " tanya bi mei penasaran.
" Aku tidak tahu tapi tadi aku dengar itu. tuan muda dan tuan besar kecelakaan. Dan nyonya sedang mengurung nona Maya untuk mengalihkan perhatiannya .Karna nona muda sedang hamil muda. Agar tak terkejut dengan berita itu." kata bi Ying.
" Iya Ying, aku juga dengar dari paman Min . Tapi apa betul tuan besar dan tuan muda kecelakaan seperti yang diberitakan. Sedang nyonya tenang tenang saja." kata bi Min.
" Entah lah " kata bi Ying yang juga belum melihat tuan besar Choi dan tuan muda Lee.
Sedang di sisi lain dua orang suruhan Kim langsung menangkap Jo ketika pria itu nongkrong di bar
" Ikut denganku " kata pria yang lalu menarik tangan Jo .yang membuat Jo kaget.
" Siapa kalian , apa kalian tidak tahu aku siapa hah ...!! " kata Jo yang terlihat tak senang.
" Apa kami perduli " kata orang itu cuek .Lalu menyeret Jo keluar dari club malam.
" Lepas " kata Jo yang menghempas tangan salah seorang dari dua pria itu.
" Seret dia " kata dari seorang pria yang menunggu dua pria membawa Jo . Yang membuat Jo melawan dan sempat berusaha kabur .Namun usahanya sia sia .Jo diseret masuk kedalam mobil .Dan mobil pun melaju dengan cepat meninggalkan Club menuju suatu tempat.
Sedang kan Kim sedang memasang cctv untuk Ryan yang akan melihat langsung pengakuan Jo apabila ia terlibat.
" Ayo turun " kata pria yang bertubuh besar menyuruh Jo turun dari mobil.
" Siapa kalian sebenarnya, mau apa kalian " Kata Jo yang mulai takut ketika ia dibawa ke gudang tua.
" Nanti kau juga tahu siapa kami " kata pria besar itu yang menarik leher baju jo .
Jo pun sedikit ngeri dengan perlakuan dua pria itu. Lalu melangkah masuk kedalam gudang yang sedikit membuatnya bergidik ngeri.
Brak......
" Duduk dan jelaskan pada kami , siapa yang menyuruhmu membuat rem blong mobil tuan besar Choi " kata Pria besar itu.
Deg ........
Jo pun terdiam tak berkutik .kini dia tak bisa berbuat apapun karna sudah ketahuan. padahal ia sudah merusak cctv yang menyorot ia merusak mobil agar remnya blong. Dan menghapus jejak.
__ADS_1
" Katakan atau kau akan ........
Pria itu pun mengeluarkan senjatanya. Yang membuat wajah Jo berubah panik.Dan langsung bersujud di depan pria besar itu.
" Maafkan saya tuan , tapi saja hanya menjalankan tugas " kata Jo mengiba.
" Siapa yang menyuruhmu " bentak pria itu nyaring membuat jo takut.
" Saya hanya disuruh tuan lau, sepupu tuan Choi. karna keluargga saya akan dibunuh bila saya tak menjalankan tugas " kata Jo yang ketakutan.
Prok......prok.....prok........
Tepuk tangan seseorang menggema di seluruh ruangan. Dan membuat nyali Jo semakin ciut.
" Cukup Ren , dia sudah mengaku " kata Kim yang duduk dikursi tua sambil melihat Jo. Dan Jo pun terkejut melihat siapa pria dihadapannya itu.
" Tuan Kim " kata Jo. Yang langsung bersujud di kaki Kim. meminta belas kasihan.
" Ampunilah saya tuan, saya terpaksa melakukannya .Tuan lau menahan adik saya dirumahnya. kalau saya tidak mau dia akan membunuhnya " kata Jo yang lalu menangis di depan kim. Karna dia sudah mendengar Kim bila sedang membunuh musuh musuhnya.
" Ampun tuan, ampuni saya " kata Jo yang langsung memelas minta pengampunan.
" Cih.......Apa kau tidak berpikir dulu sebelum bertindak hah !! " bentak Kim pada Jo. Karena mengingat Chow yang sekarat.
" Tuan saya terpaksa melakukannya " kata Jo memelas.
" Ren kau selidiki apa benar Jo punya adik, dan dirumah tuan Lau. Kalo dia berbohong maka tamatlah riwayatnya " kata Kim tegas. Penuh penekanan.
Sedangkan dirumah tuan besar Choi . Tuan Choi membuang nafas kasar melihat dan mendengar langsung pengakuan pengawalnya itu .Yang sudah bertahun tahun bekerja dirumahnya tampa curiga sedikit pun .Yang hampir mencelakai dirinya dan cucunya.
" Keterlaluan kau Lau, Kau takkan ku beri ampun " kata Choi yang kecewa dengan sepupunya itu. Padahal selama ini ia sudah berbaik hati pada saudaranya itu dan menolongnya setiap saat.
" Uang tidak berkerabat opa. Mereka buta karna uang dan kekuasaan. Bahkan tak ingat kerabat dan keluargga " kata Ryan datar.
" Entah kenapa mereka tak punya hati , Padahal aku tak sekalipun menindas mereka." kata Tuan Choi kecewa.
" Entah lah opa kita memang harus berhati hati. Uang membuat orang kalap bagi orang yang tamak " kata Ryan yang mengingat Gee juga pernah mengkhianatinya.
__ADS_1
" Huh......kau urus mereka Lee, opa akan istirahat " kata tuan Choi yang lalu pergi meninggalkan ruang kerjanya . Kecewa atas sikap sepupunya yang terlalu serakah.