
Selesai sarapan bersama. Ryan pun bersiap.siap Untuk kekantor pagi ini.
" Aku pergi dulu " pamit Ryan ketika Maya mengantarnya sampai teras villa.
" Ya bang hati hati " kata Maya lembut .Hingga membuat Ryan tersenyum.
" Bi, tolong jaga Maya " kata Ryan pada bi Marni.Yang berdiri menemani Maya diteras.
" Iya tuan muda " kata Bi Marni.
Lalu Ryan masuk mobil . Dan mobilnya pun meninggalkan villa ketika pa Usman menutup garasi . Satpam yang bertugas menjaga Villa.
" Yah sepi lagi " kata Maya yang membuang nafas kasar.
" Kan ada bi Marni " kata bi Marni yang tersenyum.
" Oh iya , Maya lupa " Kata Maya.Lalu tersenyum dan melangkah masuk.
............................
" Aku tidak pulang , mungkin selama seminggu atau lebih. Karna harus mengurus perusahaan kakek Jadi kau bisa mengajak temanmu bila kesepian " kata Ryan di sebrang sana
" Apa abang tak masalah bila Maya mengajak teman " kata Maya.
" Tidak , aku akan menyuruh Didi untuk mengantarmu belanja dan mengantar teman mu " kata Ryan
" Baik lah bang hati hati di jalan " kata Maya sedih karna kesepian.
" Ya kamu juga harus jaga diri, .Dan jaga kesehatan selama abang pergi Dan kabari abang kalo ada apa apa " kata Ryan lagi.
" Iya bang " kata Maya.
" Ya sudah istrirahat lah, abang ada meeting sebentar lagi " kata Ryan di telpon.
" Ya bang " kata Maya . Lalu hubungannya pun terputus
Ada rasa kehilangan dihati Maya tak melihat Ryan. Karna ada rasa nyaman menyelinap dihatinya ketika Ryan ada disisinya.Dan itu tak bisa Maya pungkiri.
Lalu Maya pun menelpon Desi untuk menanyakan kabarnya. Dan juga Vani yang sudah lima hari ini tampa berita. Ketika ia tiduran dikamar. Karna tak ada teman untuk jalan jalan kepantai.
" Gila lho May, hilang tampa kabar " kata Vani ngedumel ketika Maya menelponnya.
" Maaf Van, kamu sibuk sih jadi aku takut menganggu " kata Maya.
" Alasan kamu May, sekarang kamu lagi dimana ? lagi apa ?" kata Vani yang lalu memindahkan mode vc pada Maya
" Lagi di villa " kata Maya datar.
" Astaga ......gila lho May ngak ngajak ngajak " kata Desi yang nongol di sebelah Vani.
__ADS_1
" Iya tuh mentang mentang di villa , hilang ngak pakai ngomong " kata Vani yang tengok kiri kanan.
" Ada apa sih tengok tengok " kata Maya heran.
" Gue curiga May, lho menyimpan sesuatu sama kita " kata Vani .
" Hahaha.....kan sudah gue jelasin , juga sama Desi masa masih belum percaya juga " kata Maya terkekeh.
" Yah kali aja lho nekad May. " kata Vani.
" Apanya yang nekad " kata Desi langsung menyenggol.bahu vani. ngaco nih anak, Orang Maya lagi hamil gitu mana ada pria yang tertarik Van .Mana hamil tua lagi tinggal brojol " kata Desi.
Hahaha..... tawa Maya terkekeh. Menatap keduanya dari ponsel.
Sedangkan Vani menepuk jidatnya .Lupa kalo temannya itu lagi hamil tua. Yang sudah masuk usia 9 bulan.
" Ya tapi dia enak Des, tuh santai santai di villa . ngak ngajak ngajak kita berdua " kata Vani cemberut.
" Kalian mau kesini ?" tanya Maya.
" Jelas Lah mau, ngak nolak gue May. besok kita samperin asal lho kasih alamat yang jelas aja biar ngak nyasar." kata Desi.
" Ngak usah entar aku yang jemput kalian berdua .Kan besok sabtu setengah hari kerja. Jadi siangnya aku kesana jemput kalian . Nanti pulangnya kalian diantar sopir" kata Maya.
" Lho serius May " kata Desi dan Vani bersamaan.
" Iya aku sekalian belanja buat isi kulkas " kata Maya.
" Iya apa tuh omo om benaran baik May, dia ngak macam macam kan sama lho" tanya Vani.
" Ngak dia cuma semacam kok, ngak tiga macam juga .dan lagian dia baik banget " kata Maya tersenyum Manis.
" Ya ampun " pantas betah lho tinggal sama tuh om om" kata Desi manyun.
" Yah dari pada aku disitu ketakutan mending aku disini aman " kata Maya
" Tapi serius besok lho ngajak kita kesana " tanya Vani.
" Awas aja lho bohong May" kata Desi.
" Serius lah ,kalian berdua bawa baju ganti. dan juga aku mau ambil pakaian buat tinggal disini sementara " kata Maya.
" Lah ini rumah jadi kita yang nungguin dong" kata Desi.
" Iyalah Des, mumpung Maya disana ngak masalahkan May " kata Vani.
" Iya Des, nanti kali ibu datang kan ada kalian selama aku di sini " kata Maya.
" Ngak masalah May, gue mah ok aja . selama lho ngak narik duit kontrak " kata Vani.
__ADS_1
" Hahaha.... modus lho Van, bilang.mau minta gratisan " kara Desi meledek.
" Iya mumpung gratis ya May " kata Vani.
Maya pun hanya tersenyum . Mendengar obrolan dan ledekan Desi pada Vani. Sampai akhirnya Maya Izin makan malam Dan besok berjanji pulang untuk menjemput temannya karna lusa. hari minggu.
Maya pun meletakan ponselnya diatas nakas.Lalu pergi kedapur untuk makan, karna tadi pas Maya teleponan. bi Marni sempat menawarinya makan.
" Sudah selesai non telponnya " tanya bi Marni.
" Sudah bi, maaf ya bi buat bibi menunggu " kata Maya.
" Oh ngak pa pa non " kata bi Marni.
Lalu keduanya pun makan didapur. Sambil bercerita. pada bi Marni kalo Ryan menyukainya
" Serius non, tuan muda bilang begitu " kata bi Marni kaget
"Iya bi, tapi Maya bingung dan harus ngapain . Kan Maya janda beranak satu nantinya " kata Maya lirih.
" Ngak masalah non, yang penting non Maya mau. Sebenarnya tuan muda itu orang yang baik.Cuma itu .......
" Apa bi ?" kata Maya menatap bi Marni.
" Tapi non Maya harus kuat dan tegar, karna tuan muda itu dulu suka gonta ganti pasangan Dan takutnya non Maya di remehkan sama wanita wanitanya tuan muda ." kata bi Marni.
" Itu Maya sudah tahu bi " kata Maya
" Hah......non Maya tahu dari mana " kata bi Marni bingung.
" Bang Ryan sudah cerita semuanya bi" kata Maya menatap bi Marni.
" Syukurlah berarti tuan muda sudah berterus terang sama non Maya Jadi tuan muda benar benar serius. Dan bibi juga senang " kata bi Marni.
" Tapi bi , Maya takut Bang Ryan kecewa toh Maya bukan berasal dari kelas atas dan tidak kaya " kata Maya jujur.
" Ngak masalah non, yang penting non Maya bisa melayani tuan muda dengan baik. Apalagi masalah itu. Hubungan ......nah nanti biar bi Marni kasih resep biar singset dan legit setelah melahirkan " kata bi Marni .
" Emang bisa bi " kata Maya bingung.
" Bisa lah, kau ada resep tradisional turun temurun biar bisa bikin kaya perawan lagi " Kata bi Marni pelan.
" Bi Marni serius " kata Maya tersenyum.
" Iya lah " nanti non Maya buktikan sendiri ramuan galian singset sama kayu majakani dan sari rapet." kata bi Marni.
" Hahaha......Maya malu jadinya " kata Maya tersenyum.
" Kenapa malu biar tuan muda betah dirumah non, apalagi slama ini tuan muda kan suka jajan dan non harus bisa menjaga tubuh.Agar rajin rapat dirumah " bisik bi Marni. Yang membuat Maya tersenyum geli.
__ADS_1
" Ya sudah bi ,nanti sehabis melahirkan .Maya mau mencoba ramuan bi Marni " kata Maya menahan malu. Namun ia memang harus mencoba. Agar tahu khasiatnya.