
Besan Maya akhirnya pun menginap dikamar Bima. Karna ngak mungkin ke Villa belakang Karna biasa dipakai Desi dan Vani. Dan semua kamar akan penuh ketika kurang 3 hari lagi Karna besan mereka dari Dubai juga akan datang. Bersama Bima dan Nur bersama
Azzam dan Nur.
" Ayo kita tidur sayang " kata Tian Yang mengandeng tangan Queen dan membawa nya masuk ke dalam kamar
" Iya kak Maira juga ngantuk " kata Maira yang juga menarik narik kaos baju Kelvin .
" Iya sayang ayo tidur " kata Kelvin Yang lalu merangkul Istrinya itu Untuk masuk kamar Karna Maira sudah mengantuk
" Kak besok Mai dibangunkan ya kak kan besok Maira sekolah Ada piket pagi dikelas " kata Maira.
" Iya sayang " kata Kelvin Yang lalu naik keatas tempat tidur Tampa melakukan . apapun ..Karna Kelvin juga lelah seharian ini bekerja.
Disisi Lain Azzam dan Aliya sudah sampai dibandara Jakarta . Karna mereka pulang lebih dulu Dan ingin menginap di rumah sang kakek .Karna ustad Rahman sedikit tak sehat .Dan Nur bersama Bima .Akan menyusul besok karna tadi belum sempat membeli tiket
" Kita menginap dipondok ya kak " kata Aliya .
" Ya ayo de, mang Didin pasti sudah menunggu didepan " kata Azzam Yang memang sudah menghubungi sopir sang kakek Yang digaji Bima untuk mengantar Sang mertua pergi kemana pun . Dan juga mengawasi sang Mertua.
Keduanya pun lalu menuju pintu keluar Dan terlihat mang Didin tersenyum menyambut keduanya .
" Mang cuma sendiri " kata Azzam yang memasukan barang barang mereka ke bagasi
" Iya den tadi lagi ada pertemuan...Jadi mamang pergi sendiri aja " kata mang Didin yang membantu menata barang keduanya.
" Bibi Atiqah dan paman sehat kan mang " kata Aliya .
" Alhamdulilah sehat semua neng " kata mang Didin .Lalu setelah semua selesai mereka pun pulang .
*********.
Aisyah merasa kan ngak nyaman ketika berbaring Ia bolak balik gelisah karna perutnya terasa mulas.
" Kenapa sayang " kata Rey Yang melihat Aisyah gelisah.
" Ngak tahu kak , perut Aisyah kaya s ngak enak rasanya " kata Aisyah.
" Ya sudah kak Rey hubungi dokter dulu ya Biar diperiksa ada apa " kata Rey Yang lalu menghubungi dokter keluargga..
" Ya kak jangan lama ya " kata Aisyah.
" Ya sayang " kata Rey Yang mengusap kepala Aisyah agar Aisyah tenang .
__ADS_1
Tak lama dokter pun datang untuk memeriksa Aisyah .
" Wah ini lagi mules de karna banyak makan sambal ya " kata dokter yang mengenal Aisyah koas di rumah sakit
" Hahaha ...... aku kira mau melahirkan dok Kata Rey bercanda sambil terkekeh.
" Ih aneh aneh aja sih kak ,kan Aisyah bilang mules bukan mau melahirkan " kata Aisyah yang membuat semua orang tertawa melihat pasangan itu
********
Sedangkan Di kamar mewah Seorang wanita sedang mengusap usap perutnya yang mulai membuncit ..
" Belum tidur " kata Aska mengusap perut Amina .
" Belum bi Amina belum mengantuk " kata Amina Yang merangkul tangan suaminya.
" Ya sudah sini abi peluk " kata Aska Yang lalu memeluk istrinya itu. Yang membuat Amina tersenyum lalu memeluk suaminya erat.
'" Umi mencintai abi " kata Amina
"Abi juga " kata Aska yang lalu memeluk istrinya itu dan mencium pucuk kepala Amina berkali kali .
Semakin hari semakin besar cinta Amina pada pria tampan itu Yang slalu saja memberikan perhatian lebih padanya. Walaupun Aska sibuk Tapi Aska tak pernah lupa menelpon sang istri .Dan ia juga tak menunjukkan sedikitpun rasa Jenuh Walau pun pekerjaan nya sangat menumpuk .
" Ya bi " kata Amina tersenyum dan menyelusup kan kepalanya ke dada bidang
Aska. Dan itu ia lakukan tiap malam Ketika mau tidur Dan tak ada kata bosan bagi nya Karna ia ingin dimanja.
Aska yang tahu kebiasaan sang istri hanya Bisa memaklumi wanita yang mengandung benihnya itu. Dan menyayangi seperti yang di lakukan sang papah pada mamahnya.
Tak lama Amina pun terlelap Aska lega ketika istrinya bisa tidur nyenyak tampa gelisah .Karna ia tak ingin istrinya itu ketakutan Ulah seseorang yang mengata kan Bahwa Aska sudah tewas Dan sempat membuat Amina shock Melihat mobil suami nya itu hancur berkeping keping Dan saat itu membuat Amina sedih beberapa hari. Dan tenang setelah Amina mendengar suara Aska langsung Dan melihat sendiri suami nya masih hidup Ketika Aska menelpon dengan mode Vc .
" Aku tahu begitu banyak orang yang menginginkan ku untuk celaka Tapi Allah tak tidur sayang " kata Aska yang mencium kening Amina.
" Doamu slalu menjagaku sayang " kata Aska yang lalu memeluk Amina dan berdoa sebelum tidur Dan memejamkan matanya untuk tidur.
Paginya Aska sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Sebelum besok ia membawa
Amina pulang besok.
" Aku harus hati hati .." kata Aska Karna Azzam sudah pulang Dan tak mungkin ia merepotkan om nya .Yang sedang sibuk mengurus perusahaan sendiri.
"' Kak ayo bareng " kata Asyam yang sedang turun dari lantai atas
__ADS_1
" Ya " kata Aska. Yang tak membuang kesempatan .Karna ada sesuatu Yang harus di urusnya. Sebelum berangkat ke indonesia .
******
Di kamar Azzam pria itu baru saja membuka matanya Lalu bergegas masuk Kamar mandi dan berwudhu ...Lalu sholat subuh karna Sudah hampir terlambat
" Astaga hampir jam 6 kenapa Aliya tak membangunkan ku " kata Azzam yang lalu menuju dapur untuk membuat teh hangat. sendiri.
" Kok sepi pada kemana ?" kata Azzam menatap luar jendela dari atas balkon karna rumah sang kakek sudah di tingkat. oleh sang paman. Agar tak merebutkan kamar. bila datang berkunjung .
"' Huh...... tempat ini tak berubah " kata Azzam .
" Iya lah kenapa harus berubah " kata Alif Yang duduk santai sambil menyesap kopinya .
" Astaga kau senang sekali bersembunyi di pojok situ " kata Azzam melihat sepupunya itu
" Hahaha......aku sedang mengawasi para santri yang mencoba kabur " kata Alif .
" Hei bukan nya sudah biasa anak laki itu jadi brandal santai lah sedikit ": kata Azzam .
" Cih ..... bagimu santai bagiku bagaimana bisa bro . Mereka akan semakin liar . " kata Alif.
" Kalo liar kau bisa jinakkan mereka pake pawang bro " kata Azzam .
" Itu kalo punya bro , kalo ngak punya pawang gimana ada nya pawang ayam . mau....." kata Alif
Azzam tersenyum .Dan lalu menatap. .anak anak santri yang berbaris .Mengingatkan nya pada saat masih sekolah dipondok ini . Ketika mengingatkan nya juga pada gadis tomboy Yang entah di mana kini keberadaan nya.
" Pasti dia juga sudah bahagia .Tapi apa ia sudah menikah " bathin Azzam
" Hei...... kenapa senyum senyum jangan jangan kau mengkhayal kan jaman kita disini ya " kata Alif.
" Iya lif lho kaya dukun aja sih kok tahu " kata Azzam terkekeh.
" Iya lah masa muda itu masa yang tak terlupakan bro .Suka cari tantangan " kata Alif..
Sedangkan disisi lain seorang gadis berhijab baru saja ingin menyebrang ketika .....
Cit.....
" Woi kalo nyebrang hati hati neng " kata seorang pengendara.
" Maaf . hampir saja " kata gadis itu memegang dadanya kaget
__ADS_1