Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 184 Tan Hilang


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat .Kehidupan Maya sudah bahagia Hidup dengan suami dan keempat anak nya yang pintar dan lucu. Tampa terasa si kembar sudah berumur 3 tahun. Walau kadang membuat Maya Pusing dengan tingkah mereka yang mengemaskan. Namun sebagai Seorang Ibu Maya tak pernah mengeluh.Untuk mengurus buah hatinya itu.


" 0ma , Tan mau ikut " kata Tan ketika sang oma hendak pergi .


Mami Lily yang ingin membawa sang papi cek up hanya terdiam.Berpikir agar bisa mengalihkan perhatian Tan.


" Tan main dulu ya sama abang Aska dan abang Rey .Oma mau antar opa papi sebentar " kata Mami Lily mencoba memberi pengertian.


" Nda Tan bosan dirumah " kata bocah 3 tahun itu.


" Weni tolong ajak Tan main dulu ya , Saya mau ke rumah sakit untuk cek up " kata Mami Lily yang tak mau Tan ikut karna rumah sakit karna rumah sakit bukan untuk bermain.


" Iya nyonya " kata Weni pengasuh Tan yang slalu mengawasi bocah itu.Lalu merayu sang tuan muda agar mau bermain di taman belakang


Sedangkan Maya sedang belanja bersama bibi Ling ke supermarket bersama Queen.


" Mah Win beli itu ya " kata Queen menujuk sesuatu.


" Ya ambil juga buat abang abang win dirumah ya " kata Maya. Yang lalu melihat rak rak barang yang tersedia.


Sedang kan dirumah Tan ngambek karna omanya tak mengajaknya pergi.Lalu Tan pun sembunyi dibawah meja .Yang membuat Weni kelimpungan mencari bocah itu.


Rumah besar tuan Choi yang luas itu langsung heboh. Ketika tuan muda Ketiga hilang. Membuat Aska dan Rey yang sedang asyik dikamar bermain Laptop langsung keluar dari kamar. Mendengar keributan itu.


" Bagaimana bisa kau meninggalkan sendiri " kata Chow kepala keamanan rumah besar tuan Choi.


" Cepat cari sebelum nona dan nyonya pulang. Jangan samai tuan muda Lee murka." kata Chow. Yang lalu mengerahkan semua anak buahnya dan memeriksa pintu gerbang utama


" Tuan muda Ketiga tak terlihat keluar pintu gerbang tuan, berarti masih berada didalam " kata anak buahnya.


" Kalo begitu cepat cari. dan jaga pintu gerbang utama " kata Chow.


" Baik tuan Chow " kata anak buahnya lalu bergegas berpencar mencari Tan.


Sedang Weni menangis karna merasa bersalah. Apalagi ia meninggalkan Tan seorang diri .Padahal ia ingin mengambilkan mainan untuk Tan.


" Sudah ayo kita cari dimana kamu tadi meninggalkannya. Nanti kita jelaskan pada ibu " kata Nia pengasuh Aska. yang kini beralih mengasuh Queen.Karna Aska sudah berumur kurang lebih 5 tahun.


" Aku meninggalkan di kamar tamu , karna tadi dia ngambek.Dan berniat untuk mengambilkan mainan nya namun dia menghilang " kata Weni terisak. Sedangkan Hana hanya diam. Karna Rey memang bersama Aska di kamar.


Aska dan Rey langsung menemui pengasuhnya Ketika melihat Nia disana Aska pun bertanya apa yang terjadi.

__ADS_1


" Den Aska lihat den Tan ngak, tadi mba weni bilang dia disini .Namun tak terlihat lagi setelah ditinggal " isak Weni.


" Sudah mba Weni jangan nangis biar Aska dan Rey ikut nyari " kata Aska yang mengajak Rey mencari sang adik


.................................


Disisi lain Maya baru saja memasuki mobil hendak menuju pulang. Bersama putri bungsunya yang ikut kemanapun ia pergi.


" Kita langsung pulang nona " tanya Kim Yang mengawal nona nya itu . Sedangkan Ima yang juga ikut keluarga sang sepupu. berada dirumah tuan besar Choi menemani Ken dikamarnya .


" Iya Kim " kata Maya lalu memangku Queen di pangkuannya. Lalu Kim pun membawa mobil menuju jalan pulang.


Hanya 20 menit mereka sudah sampai, yang langsung di sambut oleh Chow .Yang membukakan pintu mobil.


" Kim Bantu aku mencari tuan muda ketiga " bisik Chow pada Kim .Yang membuat Kim terkejut.


" Kim nanti suruh pa Li untuk menurunkan barang barang nya ya " kata Maya. Yang berlalu sambil mengandeng Queen


" Baik nona " kata Kim. Yang lalu berbalik menatap Chow.


" Bagaimana bisa kau tak mengawasinya , hilang dimana ?cepat cari sebelum tuan Lee pulang " kata Kim ikut panik.


" Dia masih didalam area rumah. Tapi kami tak menemukannya. Karna pintu gerbang di jaga ketat dan tuan muda ketiga tak terlihat sama sekali." kata Chow menjelaskan.


" Di ruang tamu utama itu menurut sang mengasuh. " kata Chow .


" Ayo cepat kita cari " kata Kim yang lalu bergegas melangkah keruang tamu utama.


Sedangkan Aska dan Rey menelusuri ruang keluargga tengah mencari Tan membuka semua gorden dan jendela. Dan juga memeriksa bawah meja dan kursi.


" Tak ada siapa pun bang" kata Rey menatap Aska. Yang memeriksa semua tempat.


" Tunggu " kata Aska yang mengingat sesuatu. Lalu melangkah keruang tamu tengah. Mencari sesuatu tempat.


" Kenapa bang " tanya Rey heran.


" Tenang lah " kata Aska yang meraba raba dinding .


Sedangkan Tan terdiam melihat sebuah ruangan besar . Yang cukup gelap.


" Aku dimana ?" kata Tan berjalan menyusuri ruangan dan yang penuh senjata dan beberapa peti besar.

__ADS_1


" Ini tempat apa ?" kata Tan bingung lalu melihat sekelilingnya.


Sedangkan Aska lalu meraba sebuah dinding


Dan ......


Kret.......


" Rey ....sini " kata Aska yang melambaikan tangannya pada Rey.


Rey pun mendekati abangnya. Yang meraba raba sesuatu.


" Apa bang. " tanya Rey pada Aska.


" Ada pintu rahasia disini. Pasti Tan masuk kedalam sini " kata Aska Yang lalu meraba dan benar saja . Dinding itu bergeser pelan ketika Aska memegang Gambar pada dinding tembok. Dan Aska memperhatikan baik baik diding yang bergeser. Yang terlihat gelap.


" Ayo " kata Aska yang melangkah dan masuk ke lorong sebuah ruangan besar.


Rey pun mengikuti abang nya dari belakang. karna terlihat gelap. Aska pun meraba kantong celananya. Dan mengambil ponsel dan menghidupkan senter.


" Tan ....Tan..... Panggil Aska. Yang membuat Tan menoleh kearah suara.


" Abang Aska Tan disini ........." kata Tan berteriak ketika mendengarkan suara Aska.


" Itu suara Tan bang dia disana " kata Rey .


Aska pun mencari arah suara dan menuju keruangan yang lain. Dan terlihat Tan sedang menatap sebuah patung.


" Tan .....ngapain kamu disini kami mencari mu " teriak Rey yang lalu menghampiri kembarannya Itu.Ikut melihat apa yang dilihat Tan. Yang berdiri sebuah patung dari perunggu.


" Aku juga ngak tahu , tadi aku tiba tiba masuk kesini " kata Tan menatap Rey dan Aska


" Lalu kenapa kalian juga kesini " kata Tan bertanya.


" Mba Weni nangis tahu kamu hilang Tan Ternyata kamu disini..Ini ruangan apa " kata Rey.


" Ini ruangan rahasia " kata Aska menatap kedua adiknya .Dan menatap sekelilingnya


Yang terlhat senjata dan pistol tertata rapi. Di setiap dinding.


" Lalu apa itu asli bang " tanya Tan serius.

__ADS_1


" Iya itu asli jangan dipegang " kata Aska . Yang melihat benda benda antik .


__ADS_2