Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 382


__ADS_3

Tak lama mereka pun sampai di butik. Maya pun mengajak Gea untuk masuk dan memilih milih . Setelah mendapat gaun yang ia suka Gea menyimpannya di keranjang Begitu juga Maya yang memilih baju rumahan. Lalu setelah selesai Maya membayar semuanya.


Setelah itu mereka pun pergi ke toko sepatu. Dan memilih yang sesuai dan cocok untuk dipakai . Begitu juga dengan Gea . Setelah itu mereka pulang .


" Ya ampun May terimakasih ya kamu hari ini sudah membelanjakan kak Gea " kata Gea senang.


" Mumpung punya rezeki kak berbagi " kata Maya sumringah karna dulu ia tidak bisa membayar Gea Dan yang membayarnya adalah Ryan Dan Ketika sekarang ia punya uang ia ingin berbagi dengan Gea yang menolongnya dan memperjuangkan perceraiannya dengan kak Bayu.


" Puji tuhan , kau baik sekali May ngak takut uang mu habis " kata Gea yang senang pada Maya yang tidak .pelit dan juga tidak fanatik padanya.


" Sekarang pas ada kak, jadi santai aja jadi ngak takut habis " kata Maya tersenyum.


" Ya sudah kak Gea diantar pulang sekalian ya " kata Gea.


" Ok ayo kak....sekalian Maya juga pulang " kata Maya .


" Trimakasih semoga tuhan memberkati mu dan keluargga mu " kata Gea.


" Aamiin ayo ..... " kata Maya yang lalu menuju mobil nya .Yang sudah ditunggu Alan dan Jeff . Lalu setelah Maya dan Gea masuk Mobil pun berlari mengantar Gea pulang lebih dulu.


" Trimakasih ya May untuk hari ini " kata Gea Yang bertrimakasih Karna banyak memborong barang belanjaan.


" Sama sama mampir lagi ya kak lain waktu " kata Maya tersenyum.


" Wah nanti kamu bisa bangkrut kalo mentraktir kakak terus May " kata Gea terkekeh.


" Hahaha ..... ngak lah kak kan Maya masih punya stok lagian nggak setiap hari " kata Maya terkekeh.


" Ya sudah terimakasih., ok salam buat bang Ryan ya " kata Gea mengedipkan matanya. Sambil turun dari mobil ketika sudah sampai didepan rumahnya. Dengan membawa banyak belanjaan.


" Salam juga buat keluargga kak Gea bye " kata Maya tersenyum .


Setelah Gea turun dan melambaikan tangan . Mobil pun lalu pulang menuju rumah utama. Yang membuat Maya lega bisa membalas kebaikan Gea.


Sesampai nya dirumah Maya langsung masuk kamar. dan membawa banyak belanjaan Lalu meletakan semua paper bag nya di sudut lemari . Dan lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan kaki dan tangan. nya .


" Huh..... capek juga " kata Maya yang lalu membuka pakaiannya untuk menganti baju rumahan. Dan ketika sedang membuka lemari .Dua tangan kekar memeluk nya dari belakang.


" Abang " kata Maya kaget ketika melihat wajah pemilik tangan itu yang lalu mencium pipinya. Dan mengisap lengkuk lehernya yang membuat Maya mendesah.


" Kenapa kaget " kata Ryan. yang lalu mencium pipi Maya.


" Maya kira abang belum pulang " kata Maya. Yang lalu tubuh nya ditarik Ryan untuk menghadap suaminya


" Abang kangen " kata Ryan yang memeluk

__ADS_1


erat tubuh Maya yang masih ramping .


" Ih abang bukan nya kemaren sudah " kata Maya yang tersenyum sambil mengecup bibir seksi suaminya itu.


" Kan mau nambah baby lagi , abang mau bikin adik win " kata Ryan tersenyum.


" Terserah abang deh " kata Maya yang tak mungkin bisa menolak suaminya itu..Yang lalu mengalungkan kedua tangannya dileher Ryan. Yang menciumi lehernya.


Ryan pun lalu ******* bibir Maya yang belum sempat berpakaian yang hanya makai dalaman . Yang membuat tangan Ryan bermain bebas lalu menggendongnya ke atas ranjang


Ryan bukan orang yang pintar menahan diri Apalagi melihat istrinya itu bertubuh seksi . Yang membuat hasratnya langsung naik . Entah berapa lama mereka melakukan pergumulan panas itu. Yang membuat Maya tertidur karna lelah . Karna melayani dan menghadapi singa Lapar . Yang sehari saja tak diberi makan akan menjadi buas.


" Kau sangat cantik dan seksi sayang " kata Ryan yang memeluk tubuh polos Maya yang terlelap. dan mengecup bibirnya tiada henti sambil tersenyum. Dan merengkuh tubuh Maya dalam pelukan lalu ikut memejamkan mata.


*********


Sedangkan Bima yang hari ini menjemput abi mertuanya pulang . Menata barang barangnya di bagasi mobil.


" Nur senang abi bisa pulang by " kata Nur sambil memberikan tas pakaiannya


" Iya Nur aby juga " kata Bima . Yang menaruh tas pakaian Nur. di bagasi.


Setelah itu keduanya kembali ke kamar


dan lalu mengandeng ustad Rahman


"' Trimakasih nak " kata abi ketika sudah masuk mobil Dan mereka pulang menuju


Rumah ustad Rahman.


Sekitar satu jam lebih mereka pun sampai Yang disambut Salman dan Atikah juga Altaf dan Bella . Yang menunggu didepan teras rumah .


" Masya allah cucu cucu abi sudah pada menunggu ya " kata ustad rahman yang melihat menantunya mengendong Ali dan Bella mengedong Alma putrinya


" Iya abi mereka kangen " kata Salman


Sedangkan seorang santri pria membantu Bima membawa barang barang abi masuk.


Sedangkan Nur berjalan pelan sambil membawa tas salempang nya.


Salman menuntun abi nya masuk kamar yang diikuti Altaf dan Bella juga Atikah .


Sedangkan Nur masuk kekamarnya .


" Alhamdulilah " kata Nur Yang melihat kamarnya sudah rapi dan juga bersih. Lalu Nur tersenyum dan berbaring diatas ranjang yang terasa empuk

__ADS_1


" Astaga apa kasurnya diganti " kata Nur yang lalu bangkit dan membuka seprei dan .......Alhamdulilah di ganti yang baru " kata Nur sumringah.Ketika melihat spring bed mahal .


"Pasti aby Bima uang menggantinya " kata Nur menutup kembali seprei nya " kata Nur .


" Kok tahu sih " kata Bima yang baru saja masuk kamar.


" Terimakasih banyak ya by " kata Nur yang langsung memeluk Bima dan mencium pipi Bima kiri kanan.


"' Aish ..... aby dapat bonus banyak dong " kata Bima terkekeh mendapat perlakuan


manis sang istri.


" Iyalah Nur sayang abi " Kata Nur tersenyum dan memeluk istrinya erat sambil mengusap perut Nur .


Bima pun tersenyum senang. " Ya sudah ayo kekamar abi kita lihat kamar barunya " kata Bima .


" Hah kamar abi juga diganti ya by " kata Nur yang merangkul tangan suaminya .


" Iya dong ayo ...." kata Bima yang melangkah menuju kamar abi Rahman


"Sesampainya disana banyak petinggi dan pengasuh pondok . Yang menyalami abi yang membuat keduanya menunggu giliran.


" Neng Nur den Bima monggo itu teh hangat nya sudah siap " kata yang bantu bantu .di dapur


" Iya mbok trimakasih sebentar" kata Bima. Sambil tersenyum pada para guru guru pondok yang tersenyum pada Bima dan Nur ketika mereka keluar.


" Kami pamit gus ning " kata Para guru yang dibalas senyuman oleh Bima dan Nur.


" Ya ustad " kata Bima.


Ada juga yang berbisik bisik melihat Nur dan Bima Karna mereka terlihat serasi.


Yang membuat mereka iri. Melihat pasangan


itu.


" Wah mbak Nur tambah cantik aja ya biar lagi hamil " kata salah seorang pengasuh pondok.


" Itu jelas tad, orang punya suami tampan dan tajir membuat kecantikannya meningkat


" Hah .....kok bisa " kata guru pengasuh pondok.


" Ya iya lah perawatan hati dan wajah.." kata temannya terkekeh.


" hehehe .... iya juga ya " kata ustad pengasuh itu tersenyum Yang dulu sempat mengangumi Nur

__ADS_1


Setelah semua keluar mereka pun masuk


.


__ADS_2