Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 46 Laporan Gea.


__ADS_3

Maya duduk dengan santai setelah tadi membantu bi Marni bersih bersih.Entah mengapa ia merasa senang tinggal di villa Ryan. Padahal dia baru mengenal Ryan beberapa hari saja.


" Non Maya lagi apa" kata bi Marni yamg menyapa Maya duduk sendiri.


" Hanya duduk duduk bi, melihat suasana villa" jawab Maya sambil tersenyum.


" Oh ya bi, boleh Maya tanya sesuatu " kata Maya .


" Non Maya mau nanya apa ? " kata bi Marni yang lalu mendekati Maya dan ikut duduk disebelah Maya.


" Apa bang Ryan ngak punya keluargga?" tanya Maya menatap bi Marni sekilas.


" Kok disini tidak ada orang lain ,selain bibi dan mas Didi " kata Maya lagi.


" Ya memang tuan muda anak tunggal tak punya saudara. Nyonya tinggal di taiwan menemani opa tuan muda. Sejak tuan besar meninggal karna kecelakaan .Nyonya pindah kesana karna orang tuanya tinggal disana. Disini hanya ada asisten dan orang orang kepercayaan tuan muda saja.Rumah utama sepi.Karna kadang tuan muda sibuk " Kata bi Marni bercerita.


" Lalu kalo bang Ryan pergi bibi tinggal sendiri disini ?" tanya Maya penasaran ingin tahu banyak tentang Ryan.


" Tidak nona, bi Marni kembali kerumah utama. di tengah kota.Disini biasanya hanya untuk tuan muda menyepi." kata bi Marni


" Kenapa bang Ryan tidak menikah saja bi, kan bisa mempunyai keluargga kecil " kata Maya.


" Masalahnya disitu non, bibi tak brani ikut campur dalam masalah hati " kata bi Marni tersenyum.


" Tapi sepertinya takkan lama lagi " kata bi Marni menyindir.


" Oh ya alhamdulilah ,semoga bang Ryan bahagia " doa Maya.


" Aamiin " kata bi Marni mengaminkan seraya tersenyum menatap Maya.


" Kenapa bibi tersenyum melihat Maya, apa ada yang lucu ?" kata Maya bingung.


" Bukan apa apa nona , cuma nona terlihat cantik hari ini." kata bi Marni memuji.


" Ya ampun bi , Maya jadi ngak enak dipuji bibi " kata Maya tersipu malu.


" Hahaha........tuan muda benar, nona adalah wanita polos dan pemalu" kata bi Marni tertawa .


" Hah....apa bang Ryan bilang begitu sama bibi" kata Maya bertanya.


" Iya tapi cuma dengar pas ngobrol sama non Maya , ketika waktu sore itu lho " kata bi Marni.


" Ih bi Marni menguping ya , Maya jadi malu "Kata Maya yang tersipu malu.

__ADS_1


" Hahaha.......bi Marni pun tertawa senang .karna memang benar. Maya adalah gadis yang polos dan sederhana.


Kedua wanita beda usia itupun akhirnya ngobrol sambil duduk santai. Menikmati waktu luang sebelum siang.


...............................


Mobil melaju dengan kecepatan sedang sudah mendekati tempat yang dituju.


" Di kamu tunggu disini ya " kata Ryan yang turun dari mobil karna ingin melihat pekerjaan Gea dikantornya.


Tap tap tap........


" Pagi semuanya " kata Ryan yang masuk.Hingga semua orang terkejut atas kedatangannya yang mendadak.


" Pa.... Pagi bang " kata Gea yang baru saja datang 10 menit yang lalu dan baru membuka berkas


" Mampus gue tadi kalo telat bos sidak " bathin Gea bicara.


" Pagi bang, pagi bang " Kata yang lain.Lalu menyiapkan berkas masing masing.


Ryan tersenyum dengan ramah , ketika para karyawannya menyapa nya.Lalu melangkah menuju meja Gea sang asisten.


" Gea sudah cek berkas yang akan kau kerja kan " kata Ryan yang menghampiri meja Gea.


" Sudah bang ini " kata Gea gugup .Untung ia sudah mengerjakannya kalo tidak bakal kena semprot habis habisan.


Yang lain melihat saling pandang lalu semua sibuk menyiapkan berkas berkas yang akan dicek sang bos besar


" Ini bang " kata Gea. menyerahkan beberapa berkas. Dan Ryan langsung membukanya dan membacanya dengan teliti.


" Oh ya akhir bulan saya mau sidang kasus klein wanita yang sedang proses bercerai.Boleh izin yang bang dua hari untuk menemui klein" kata Gea.


" Apa kasusnya rumit , hingga harus izin" kata Ryan yang masih fokus dengan berkasnya.


" Ngak juga bang tadi suaminya menolak untuk bercerai jadi saya perlu mencari bukti" kata Gea menyakinkan Ryan.


" Lihat sini " Kata Ryan yang ingin tahu kasus yang ditangani Gea.


Gea pun menyodorkan berkas berkas untuk perceraian Maya pada Ryan.Yang membuat Ryan terkejut melihatnya Karna tak menyangka kasus Maya ditangani sang asisten.. Lalu menatap Gea dengan lekat.


" Bukannya dia masih belum melahirkan " Kata Ryan bertanya.


" I....iya bang tapi karna Pria itu menolak dan mengancam jadi dari sekarang saya harus mengurusnya dan perlu waktu karna sebulan lagi klein saya akan melahirkan.Dan dia minta prosesnya cepat." kata Gea menjelaskan

__ADS_1


" Baik kau urus dengan baik,kau bisa izin seminggu dan usahakan kasusnya selesai dan menang " kata Ryan penuh penekanan


" Hah.....serius bang " kata Gea yang tak percaya.


" Kenapa ?


" Ah baik bang akan saya urus semuanya" kata Gea gugup Karna ia bisa dikasih izin seminggu .Padahal jarang jarang bos nya itu memberikan kelonggaran waktu khusus menangani kasus.


"Ok berkas sudah lengkap " kata Ryan yang memberikan semua berkas pada Gea.


Hingga membuat Gea menjadi lega. Lalu Ryan mengecek berkas karyawan lainnya. Yang dari tadi menunggu giliran seperti biasanya.


" Tumben bos tersenyum hari ini " bisik Ivan teman Gea yang tak jauh duduk dari Gea.


" Lagi bahagia Kali, atau menang lotre" kata Gea balas berbisik.


" Cih mana ada biasanya pasang wajah kaku. Wajah beruang kutub " kata Ivan.


" Mana aku tahu tanya aja sendiri berani ngak?" tantang Gea.


" Lho aja, jelas gue kalah Ge, kalo masalah begituan.Kamu kan asistennya" kata Ivan


" Dih walau asisten juga sering dianggurin van " kata Gea yang tak pernah berani merayu Ryan apalagi pas banyak orang.Karna hanya orang tertentu saja yang bisa mendekatinya pria yang dikenal manusia kulkas dua pintu itu.Atau dengan beruang kutub selatan.


" Lah kalah Sama Nela yang baru kemaren sore direkrut bang johan lho Ge " kata Ivan.


" Cih ...dia jual tampang dan pasang badan, nah gue bakal hancur kalo Ryan habis make trus di buang " kata Gea yang tahu bahwa Ryan didekati artis artis ngetop dan wanita wanita cantik high class


Ivan langsung manyun dan terdiam. Karna apa yang dikatakan Gea benar .Pengacara tampan dan juga merangkap pengusaha itu cukup mudah menggaet wanita.Apalagi wajahnya yang baby Face. Tak sulit bagi Ryan untuk membayar tidur satu malam saja. Apalagi dia berkantong tebal dan warisannya tak habis tujuh turunan.


Gea pun duduk dengan tenang.Sesekali ia memperhatikan bosnya itu .Yang juga atasannya .Yang terlihat berbeda hari ini.


" Gea Mahal tuh senyum" sapa Tiwi yang sedari tadi melihat Ryan.


" Lagi heppy kali " kata Gea


" Lho ngak tahu kenapa? dan lagian kenapa sidak ?" tanya Tiwi heran.


" Mana gue tahu orang ngak serumah " kata Gea cuek.


Hehehe.....kekeh Ivan yang mendengar keduanya ngobrol.


Gea pun terdiam begitu juga Tiwi. karna sampai hari ini bosnya itu . penuh dengan misteri. kadang Dia datang dengan pemberitahuan .Tapi kadang mendadak seperti yang terjadi seperti sekarang ini.

__ADS_1



Ryan pas masuk kantor.


__ADS_2