
Maya tersenyum sendiri sehabis ngobrol dengan Desi dan Vani. Entah mengapa hati nya lega Setelah mendengar kabar kedua temannya itu. Ada kerinduan ingin berkumpul kedua cs nya itu .Namun ia masih harus bersabar menunggu suaminya itu membawanya pulang..Setelah itu Maya pun menelpon sang ibu. Untuk menanyakan kabar sang ibu dan Bima adiknya.
" Nona ada yang mencari nona " kata Ling yang yang berdiri didepan pintu.Ketika Maya selesai menelpon sang ibu.
"Siapa " tanya Maya yang tak mengenal siapapun.
" Nona Mey ying nona" kata Ling
" Hah memang ada apa dia mencari ku " kata Maya yang bingung. Karna ia tak terlalu kenal dengan Mey ying.
" Saya kurang tahu nona , tapi nona Mey sudah menunggu diruang tamu" kata Ling.
" Mungkin nona Mey mencari mami Ling " Kata Maya yang lalu menuju pintu.
" Tidak nyonya besar sudah bertemu nona Mey ying tadi. Tapi beliau lantas ke taman belakang bersama tuan muda Aska " kata Ling memberi tahu.
" Baiklah , aku akan kesana " kata Maya lalu keluar dari kamar dan menuju ruang tamu.
Sedangkan di ruang tamu Mey ying gelisah menunggu Maya. Istri sepupunya itu. Namun ia berusaha tenang karna tak ingin terkesan panik.
" Siang nona Mey , silahkan duduk " kata Maya yang melihat Mey berdiri ketika ia datang.
" Trimakasih " kata Mey ying tersenyum . Lalu duduk di kursi kembali.
" Kata kan ada perlu apa nona Mey ying datang kesini mencari saya " kata Maya to the point tampa basa basi.
" Maaf sebelumnya nona , saya hanya ingin mengingatkan nona Maya " kata Mey ying sedikit gugup.
" Tentang apa " kata Maya heran dan penasaran.
" Tentang Cindy teman saya yang tempo hari datang bersama saya ke pesta .Apa kau masih mengingatnya " tanya Mey menatap Maya
" Masih , ada apa dengannya ?" tanya Maya
" Jujur saja di temanku, tapi dia jahat.Kau harus hati hati dengannya. Dan lagi dia mantan tuan Lee . Aku takut dia bisa mengoda suami mu kembali. Karna dua hari yang lalu ia sudah mengoda suamiku. tuan Gee sepupu suamimu. " kata Mey ying Memberitahu.
" Lalu ...." kata Maya menatap Mey ying dengan penuh selidik.
" Aku hanya datang untuk mengingatkanmu dia wanita licik dan jahat. Dan dia berencana mengoda suamimu untuk kembali padanya " Kata Mey lagi.
" Cuma itu, jadi kedatangan nona untuk memberitahukan tentang nona Cindy " tanya Maya menautkan alisnya.
" Iya itu saja ,karna kita masih kerabat " kata Me ying lagi.
" Baiklah trimakasih nona Mey, atas pemberitahuannya. Sebenarnya itu tak penting bagiku. " kata Maya tersenyum.
__ADS_1
" Tapi kau harus tahu ,bahwa suami mu itu mantan ....
" Mantan casanova " kata Maya memperjelas ucapan Mey.
" Iya " jawab Mey seraya menelan salivanya.
" Aku sudah tahu, dan mengenal suamiku dengan baik nona Mey .Tapi trimakasih untuk informasinya. Seorang suami tak akan berselingkuh dengan wanita lain kalo ia bisa melayaninya dengan baik. Kecuali suaminya itu memang gila perempuan nakal. Dan setahuku suamiku juga punya alasan tertentu Dengan kenakalannya di luar sana. Namun sekarang dia sudah banyak berubah " kata Maya menjelaskan.
" Sepertinya kau begitu percaya dengannya " Kata Mey menatap Maya lekat.
" Iya karna dia tak mungkin mencari kepuasan dan melakukan hal buruk . Kalo aku melayani dengan baik " kata Maya. memberi alasan .Yang membuat May sedikit terpojokkan mendengar perkataan Maya.
Mengingat selama ini ia hidup terpisah dengan Frans .Dan tak sedikitpun perduli dengan suaminya itu. Sampai ia menangkap basah sahabatnya sendiri. Tidur dengan suaminya.
" Apa kau kesini bersama tuan Gee" tanya Maya. Seraya melihat penampilan Mey ying.
" Iya aku datang bersama suamiku, tapi ia sedang dikantor .Jadi hanya mengantarku saja " kata Mey ying.
" Oh begitu " kata Maya terdiam.
Lalu seorang pelayan datang membawakan dua cangkir minuman dan cemilan.
" Silakan nona Mey " kata pelayan itu yang memberikan secangkir teh. Pada Mey dan satu cangkir untuk Maya.
" Sama sama nona muda, saya permisi " kata pelayan itu berlalu.
" Maaf nona Maya, apa pernikahan anda bahagia bersama tuan muda Lee " tanya Mey penasaran.
" Menurutmu " kata Maya menatap Mey ying.
" Aku tidak tahu , karna tuan muda Lee sosok yang pendiam .Dan tak banyak bicara. Dia juga di juluki si tampan es disini. Oleh teman temannya " kata Mey bercerita.
" Oh ya , aku tidak tahu mengenai itu" kata Maya tersenyum.
" Bisakah kita berteman " kata Mey
" Kenapa tidak, tapi apa kau tidak malu berteman denganku yang hanya wanita rumahan " kata Maya menatap Mey dengan penuh tanda tanya . karna menawarkan pertemanan. Sedangkan yang Maya tahu Mey ying seorang model terkenal
" Itu tak masalah bagiku " kata Mey ying menatap lekat penuh selidik. Karna Maya bisa menaklukan sepupu suaminya itu. yang terkenal angkuh pada setiap wanita.
" Baiklah kita berteman " kata Maya tersenyum manis . Sambil menyesap tehnya.
Keduanya pun lalu terdiam. Sejenak keduanya saling berpikir masing masing. Sedang kan Maya merasa aneh saja . Apa tujuan Mey ying untuk mengatakan tentang Cindy padanya.
" Apa kalian akan menetap disini " tanya Mey .Yang membuyarkan lamunan Maya.
__ADS_1
" Aku tidak tahu, keputusannya ada pada suamiku " jawab Maya santai.
" Oh begitu, kau patuh sekali pada suamimu itu ,apa dia Ryan seorang pemarah " tanya Mey yang penasaran dengan kehidupan Maya.
" Ih nih orang kepo juga " bathin Maya Namun Maya hanya tersenyum
" Tidak......bang Ryan orang yang romantis dan juga penyayang " kata Maya.
" Oh ya aku pikir dia orang yang dingin dan cuek " kata Mey
" Tidak ....mungkin kau tidak mengenalnya dekat jadi menganggapnya sombong ." kata Maya .
" Yah mungkin, oh ya bila besok ada waktu mau kah kau menemani ku ngobrol " kata Mey ying.
" Kalo suamiku mengizinkan tak masalah " Kata Maya . Seraya menatap Mey ying dengan tersenyum.
" Aku ingin kenal dengan mu agar bisa akrab. lagian kita kerabat kan " kata Mey ying sumringah.
" Ya kita kerabat " kata Maya. Yang hanya mengiyakan saja .Karna ia juga baru mengenal Mey .
Keduanya pun asyik ngobrol ringan. Sampai akhirnya Mey ying pulang dan besok akan menjemput Maya ingin mengajaknya berkumpul dengan teman temannya.
Maya mengantar Mey sampai depan pintu utama . Dan melihat Mey ying menghilang dengan mobilnya Setelah keluar dari gerbang utama.Walau Maya tenang tapi Maya ragu dengan ketulusan yang ditawarkan Mey ying.
Lalu Maya pun kembali masuk kedalam untuk menemui Aska dan mertuanya. Menuju taman belakang dimana buah hatinya itu bersantai bersama omanya dan juga Nia yang sibuk mondar mandir mengumpulkan bola yang dilempar kan Aska.
" Mamah .........!!" teriak Aska ketika melihat Maya yang berjalan kearahnya. Dan Maya langsung menyambutnya
" Hai sayang maaf tadi mamah ada tamu, jadi harus nemuin dulu. Aska lagi ngapain sama oma " tanya Maya.
" Ain ola tuh " tunjuk Aska sambil melangkah digandeng Maya. Menuju karpet bulu dimana sang oma menungguinya.
" Apa Mey sudah pulang " tanya mami.
" Sudah mi, katanya mau kesini lagi besok " Kata Maya
" Apa dia mau mengajakmu pergi " tanya mami. Menatap Maya penuh selidik.
" Sepertinya begitu mi, tapi Maya harus minta izin abang dulu. Boleh ngak Maya pergi " kata Maya santai.
" Ya itu lebih baik " kata mami tersenyum. Karna ia sudah tahu apa niat Mey ying mendekati menantunya itu. Tiada lain pasti ada rencana tersembunyi
a
__ADS_1