
Ima yang digoda pun malu. Lalu menuju kamar Ken yang asyik bermain game bersama Zia.
" Hai sayang kalian ngapain " Sapa Ima pada kedua anaknya .
" Main game bun, memang bunda ngak main game sama ayah ?" tanya Ken.
" Hah .......kapan bunda main game, ih ayah ngawur deh emang ayah bilang gitu sama Ken ?" tanya Ima seraya menelisik wajah putranya .
" Iya kalo kamar ayah bunda dikunci kata ayah, ayah dan bunda lagi main game " kata Ken cuek sambil asyik memegang stek game nya.
" Oh gitu .......ya "'kata Ima yang lalu mengerucutkan bibirnya . Lalu melihat putrinya yang juga cuek sibuk berlomba dengan sang kakak.
" Dih kok bunda dianggurin ya " kata Ima .lalu pergi meninggalkan keduanya.
Lalu kembali menuju kamarnya. Dan melihat Kim sedang asyik bermain ponsel. Ima yang melihat suami itu juga cuek. Lalu duduk disisi tempat tidur . Sambil berpikir apa yang ingin dia lakukan.
Namun belum lagi ia beranjak. Kim sudah menarik tubuh Ima. hingga ada diatas Kim.
" Kak nanti dilihat anak anak lho " kata Ima.
" Mana ada mereka lagi sibuk main game Dan ngak mungkin masuk sini " kata Kim.
" Trus kenapa kak Kim juga bilang kita main game "kata ima menatap Kim.
" Memang kita main game juga kan cuma bedanya kita bermain pasif dan ditempat tidur " kata Kim yang langsung memeluk Ima dan menyesap bibirnya. Lalu berbalik dengan Kim diatas.
" Kak pintunya " kata Ima . Namun kim tak perduli ia terus menyerang tubuh istrinya itu.Dan ak.melewatkan kesempatan emas Hingga sampai pelepasan terakhir . Ima masih ngos ngosan melayani nafsu suaminya itu. Lalu keduanya pun saling memandang satu sama lain .saling berhadapan.
" Apa mau lagi " kata Kim tersenyum.
" Sudah cukup kak, nanti kalo anak anak masuk kamar malah ketahuan " kata ima yang turun lalu meraih pakaian yang berserakan dan buru buru mengenakan nya.
" Tolong de kolor kakak " Kata Kim yang meminta celana pendeknya .Karna ia pun tak mau tertangkap basah Dengan tubuh telanjang. Paling tidak mengenakan celana pendek Walau cuma bertelanjang dada.
" Lalu ima pun kembali naik keatas tempat tidur . Dan berbaring di samping kim . Kim mencium kening istrinya .Wanita yang sudah memberikan nya dua anak itu . Masih cantik dan dan terlihat tambah seksi .
" Kenapa kakak menatap ima begitu " kata Ima menatap intens.
" kaka menatap ima biar setiap bangun hanya wajahmu yang kuingat. Tak ada wanita lain " kata Kim yang memainkan jarinya dibibir Ima.
" Ima juga kak. semoga kita sampai menua " kata ima tersenyum.
__ADS_1
Cup.....
" Aamiin sampai kita menua , dan kita slalu bahagia " kata Kim sambil merapatkan tubuh ima dalam.pelukannya.
" Wah asyik ya main game nya sudah selesai ?" tanya suara imut mengangetkan keduanya.
" Zia......... kapan masuknya " kata Ima kaget.
" Hehehe.........baru saja bun " kata gadis kecil itu lalu ikut bergabung ditengah keduanya. Yang membuat Kim mencium pipi putri kecilnya itu dengan bertubi tubi.
"Hehehe..........geli yah , geli kena kumis ayah " kata Zia dengan mengemaskan. Sehingga membuat Ima tersenyum melihat keakraban anak dan ayah itu.
"Bun tolongin geli geli sedap nih " kata Zia tergelak.
" Biarin ah, katanya geli geli sedap jadi nikmatin aja " kata Ima sumringah. Yang membuat Kim tersenyum tergelak
"'Sudah yah nanti ngelindur lho ke bawa mimpi , eh kak Ken mana ya ?" tanya ima .
" Masih main game bun, lagi fokus katanya." jawab Zia.
" Ya sudah kita bobo duluan aja " kata Ima yang lalu memeluk putrinya itu. Begitu juga dengan Kim yang ikut memeluk istrinya lalu ketiganya pun terlelap
***
" Mau lagi " tawar Ryan dengan menyungging kan senyum.
" Sudah bang , besok lagi apa ngak capek genjot terus " kata Maya sambil menghapus keringat di wajah Ryan.
" Nih semua sampe basah " kata Maya yang sudah bermain 5 ronde .Tapi suaminya itu masih belum lelah juga.
" Baiklah besok lagi ya " bisik Ryan yang lalu mencium pipi Maya.
" Ck.......hobby banget " kata Maya.
"'Iya lah biar jadi , jadinya abang rajin menggarap. Siapa tahu tuh kecebong tumbuh " kata Ryan.
" Dih ......ingat umur bang , sudah tua " kata Maya.
" Biarin lah kan abang masih sanggup ngasih makan " kata Ryan yang memeluk istrinya itu hingga tak berjarak dan wajahnya berada di caruk leher Maya.
Maya pun lalu membalas pelukan suaminya itu dengan erat. sampai kedua terlelap.
__ADS_1
Sedang negara lain Nur sedang menunggu suaminya. pulang. Ia baru selesai sholat ashar.
" Kok aby belum nyampe ya nak " kata Nur yang mengusap perutnya yang mulai membuncit karna sudah berusia 5 Bulan.
"' Kenapa ? khawatir ya " kata semua suara yang langsung memeluk tubuh Nur
" Aby bikin kaget, Nur kira masih lama " kata Nur lalu berbalik membuka kemeja suaminya.
" Mandi ya dan lalu kita makan . Tadi Nur masak rendang kesukaan aby " kata Nur .
" Oh ya wah istri aby masak rendang lagi. Mantap nih " kata Bima yang lalu melepas kemejanya dan menuju meja makan
Bima lalu membuka tudung saji stainless itu Terlihat .semangkok besar rendang dan sambal hijau ala padang . Yang membuat Bima menelan salivanya.
" Makan dulu aja gimana ya ,aby lapar nih " kata Bima
" Terserah aby. kalo memang lapar ya makan lah " kata Nur yang lalu mengambil piring untuk suaminya.
Bima pun menarik kursi dan duduk. Sedangkan Nur mengambilkan nasi untuk Bima lalu menaruhnya didepan suaminya . Dan tak lupa menyiapkan minumannya. Lalu duduk menemani suaminya makan dengan porsi sedikit .
" Kok Nur sedikit makannya " kata Bima menatap Nur
" Tadi pas matang Nur makan duluan by . karna pengen nyicip duluan " kata Nur tersenyum.
" Oh gitu , ya sudah aby pikir diet , nanti kasihan anak aby masa makannya cuma sedikit " kata Bima
" Ngak by kan Nur dan baby harus sehat " kata Nur yang sudah pandai memasak .karna waktu luangnya pulang kuliah ia rajin mencoba resep untuk belajar memasak dan kuliahnya hanya menunggu wisuda.
Keduanya pun asyik makan dengan lahap apalagi Bima yang sudah lama tidak makan rendang . Membuatnya menambah nasi beberapa kali karna tergiur sambal Nur yang lumayan enak di lidah.
*****
Sedangkan sebuah rumah Caca sedang sibuk memasak didapur . Karna ia ingin menyiapkan untuk sang suami .
" Masak apa?" kata Bayu yang memeluk istrinya itu.
" Eh mas sudah pulang , maaf mas Caca ngak tahu " kata Caca menatap Bayu.
" Ngak pa pa " kata Bayu yang tersenyum pada sang istri
Namun tiba tiba...prank.....prank....terdengar suara pecahan kaca dari luar .Hingga keduanya bergegas melihat apa yang terjadi
__ADS_1
.