Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 475


__ADS_3

Fatimah bergegas beranjak dari ranjang Ketika ia sudah terbangun dan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri .


" Ya ampun kenapa dia sangat tampan " guman Fatimah memegang dadanya . Sadar kalo dia menikahi Pria yang tampan.


Karna dia baru menyadarinya beberapa hari ini . Setelah menatap wajah suaminya itu. Karna selama ini .Fatimah tak.pernah berani menatap laki laki. Bahkan di kampus ia memakai penutup wajah.


Fatimah sejak kecil memang disekolahkan dipondok oleh sang ayah Selama berada dipondok dan pulang ke rumah Fatimah jarang berinteraksi dengan siapa pun . Kecuali belajar di pondok yang di ajarkan para ustad . Baru Fatimah bisa melihat para santri pria. dan wanita Untuk berdiskusi dan bertanya . Itu pun jarang jarang terjadi Kecuali ada kegiatan yang membawanya untuk saling berbagi ilmu. Dan mengada kan lomba antar pondok pesantren yang diadakan setahun sekali. Yang membuat Fatimah baru bisa bicara dan bergaul antar sesama teman...


Fatimah mengurai rambut panjang nya yang masih basah. Lalu membangunkan


Ken untuk sholat.


" Bi bangun sholat dulu. Fat sudah sholat " kata Fatimah pelan yang lalu mengusap punggung Ken.


" Ya " kata Ken Menatap wajah cantik istrinya yang putih bersih .Dan Fatimah terlihat sangat polos .


" Fat hangatkan makanan nya dulu ya bi " kata Fatimah.


" Ya " kata ken lalu beranjak menuju kamar mandi.


Tak lama ken sudah berpakaian rapi walau hanya memakai kaos biasa Ken terlihat lebih tampan Apa lagi setelah mandi . Wajah nya terlihat berseri seri .


"' Habis isya nanti kita ke butik ya Fat " kata Ken


" Kemana bi ?" kata Fatimah lembut dan pelan .


" Ke butik.. sini duduklah temani abi makan " kata Ken menatap Fatimah.


" Ya bi " kata Fatimah lalu memberikan mangkok sop buatannya .


" Enak apa ini masak sendiri ?" tanya Ken


" Iya bi " kata Fatimah pelan...


Sedangkan disisi Lain Damar membawa Zia kerumahnya . Setelah mereka dari pantai. Dan Zia juga membawakan oleh oleh untuk Sinta sahabatnya .


" Wah enak nih ....kayanya ikan bakar kalian sudah makan " kata Reni menatap Damar yang terlihat tersenyum ceria.


" Sudah kak "' kata Damar yang mengajak Zia untuk berkeliling dirumahnya. Dan membawa Zia untuk melihat kamarnya diatas dilantai dua.


" Wah tuh anak benaran bawa bini besok pah ke Amrik " kata Yuda


" Biar saja dari pada di terpengaruh pergaulan bebas mending bawa bini kan bisa menyalurkan syahwatnya " kata mamah .

__ADS_1


" Iya Yud , kamu juga nunggu apa lama lama " kata papah menatap putra keduanya itu.


" Kita kan pengin pesta yang mewah Bisa mengudang keluargga dan teman biar bisa kumpul bareng nantinya pah " kata Yuda..


" Terserah kalian saja papah sudah memasang tarif masing masing Jadi ngak bisa bantu banyak " kata Papah Yang memang memberikan uang sesuai jatah mereka Dan Damar memilih menikah sederhana. Karna ia tak ingin ribet Dan setelah menikah besok hanya ada pengajian biasa. di komplek sekitar rumah untuk syukuran sederhana. Karna Damar memilih menabung dan menyimpan uangnya Untuk biaya kuliah di luar negri . Bersama sang istri. Karna bila mengandal beasiswa takut kurang dan ngak cukup


"' Kenapa ngak kaya Damar aja sih Yud simple dan uangnya bisa buat beli rumah " kata Reni menyarankan.


" Kan cuma seumur hidup sekali kak, jadi santai " kata Yuda Yang tak mau seperti sang kakak . Karna sang kakak juga menikah dengan Resepsi sederhana di komplek rumah mereka


" Ya biarin lah Ren , terserah mereka berdua saja Toh kita sudah memberi saran " kata Mamah.


" Ya mah. Cuma terlalu menuruti Kayla takut yah........


"' Apa...."' kata Yuda menatap sang kakak


" Takut ngak jadi Terlalu ingin begini lah begitulah Sedangkan kau hanya staf kantoran biasa . Untung aja ada usaha sampingan. Tapi apa ngak cape Yud " kata Reni menatap sang adik yang berjuang keras demi membahagiakan


sang kekasih .


" Wajar kak dia kan anak tunggal " kata Yuda .


" Sudah ayo makan lah si Damar mana ?" kata papah .


" Alah kaya kamu ngak aja da , da " kata Mamah yang sering melihat yuda berciuman dengan Kayla.


" Wah sering ya mah ha...ha... ha... mending si Damar dong tinggal nikah ngak bakal lama nabung dosa " kata Reni yang dulu juga cepat menghalalkan hubungannya.


Sedangkan di kamar Damar. Kedua nya sedang berpelukan. dikamar. sambil melihat bintang di langit.


" Zi ngak pa pa kan ikut kakak kuliah


nanti bila positif kakak ke luar negri " kata Damar .


" Ya kak ngak papa " kata Zia yang juga tak mau banyak menuntut .Karna sang bunda mengajarkannya Untuk banyak bersyukur Dan menghargai apa yang mereka punya.


" Trimakasih sayang " kata Damar


" Oh ya kak .Nanti Zi diantar ke butik aja ya sebentar. Tadi sudah janjian sama kak Ken untuk beli gaun dan mengukur lagi kalo kurang " kata Zia karna minggu depan adalah resepsi penikahan Rey yang diadakan di hotel .


" Ya " kata Damar mencium pipi dan bibir Zia. Yang sudah menjadi candu baginya.


" Damar di panggil papah " kata Reni memanggil adiknya itu

__ADS_1


Ceklek ....


" Ya kak Damar segera kesana " kata Damar yang lalu membawa Zia turun kebawah Untuk membicarakan akad nikah Yang akan diadakan di rumah Zia .


" Gimana apa sudah ada persiapan atau perlu papah dan mamah bantu " kata papah Adi ketika keduanya sudah duduk. di depan papah dan mamah. Damar juga Reni dan suaminya dan juga Yuda. karna semua sudah berkumpul di ruang tengah .


" Iya pah, mah. .Bunda dan ayah sudah pesan catering Untuk keluarga dan tetangga sekitar dan kerabat juga.. Karna akadnya sederhana saja " kata Zia..


" Baiklah berarti datang sudah langsung akad kan apa kalian ngak pengen bulan madu " kata mamah .


" Gampang mah kami bisa bulan madu pas liburan kuliah nanti ." kata Damar


" Baiklah kalo begitu terserah tapi apa pihak keluargga lain tak protes ?" tanya mamah.


" Ngak mah karna sudah cape.. minggu depan ada pernikahan kak Rey yang diadakan di hotel . Bulan kemaren kita ke Dubai resepsi bang Aska kaka sepupu Zia. Jadi minggu depan nya lagi ada acara nikah kerabat . Jadi pada capek ngak mungkin protes " jelas Cia.


" Hah ...... jadi kalian juga punya kerabat di dubai " kata Yuda kaget


" Iya kak " kata Zia


" Wah berarti kita dapat undangan dong Zi kalo besok minggu ada acara resepsi keluargga mu " kata Reni menyindir .


" Ya lihat nanti ya kak karna undangannya terbatas " kata Zia jujur.


" Hah.......kok bisa Emang Damar ngak di ajak nih masa ngak dikenali sama kerabat Zi " kata Reni.


" Lihat besok ya kak, karna undangan nya Hanya untuk teman papah kerabat dan relasi bisnis Kak Rey saja. Jadi kita datang sebagai keluargga . Nanti kalo ada sisa insyaallah Zia kasih " kata Zia


" Ngak pa pa Zi , Kak Damar juga ngak bisa datang karna harus ikut bantu kak Ken jadi keamanan di hotel xxx " kata Damar


" Hah.....kak Damar ikut jaga juga " kata Zia kaget.


" Lah iya kan lumayan buat kita nabung " kata Damar .


" Tunggu .... maksud nya kamu kerja jadi keamanan di hotel xxx resepsinya kakaknya Zia yang menikah di hotel xxx juga Zi " kata Reni


" Iya kak , kak Damar itu kerjanya jaga keamanan nikahan kakaknya Zia.


" Hah....... jadi yang nikah itu kakakmu " kata Damar kaget. .


" Wah ......terlalu masa keluargga jadi keamanan " sindir Yuda


" Hah kan ngak pa pa kak ...." kata Zia tampa dosa .

__ADS_1


" Nah lho .... gimana bisa " kata mamah bingung


__ADS_2