Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 319


__ADS_3

Maya Lalu duduk " aku dimana ? " kata Maya yang lalu ingin beranjak dari ranjang . Bersamaan dengan Evan yang bangun.


" Hei....kau mau kemana ?" kata Evan .


" Aku......siapa? " kata Maya yang menujuk dirinya.


"'Kamu siapa ?" kata Maya balik bertanya.


" Aku Ev.........


Evan terdiam sesat Mengingat siang tadi Dokter mengatakan kalo Maya mengalami amnesia .Entah itu bisa sembuh atau permanen .Maya tak boleh terlalu lelah berpikir.


" Aku suamimu " kata Evan tersenyum lalu mendekati Maya.


" Suamiku ,lalu kenapa aku bisa berada disini " kata Maya yang bingung . karna ia tak mengingat apa pun .


"'Em......kau tadi terjatuh karna naik pohon jadi terbentur " kata Evan mengarang cerita. Karna tak mungkin ia menceritakan hal yang sebenarnya


" Apa kau sudah merasa lebih baik, kalo begitu kita bisa pulang " kata Evan


" Pulang .....ke desa "kata Maya yang hanya mengingat dirinya dari sebuah desa.


Deg......


" Iya tapi itu besok Kalo perbannya sudah dibuka. Sekarang kita pulang ke apartemen kita ya " kata Evan .


" Iya.... baiklah. " kata Maya .


" Tunggu disini jangan kemana mana ,aku akan membayar administrasi nya dulu " kata Evan. Lalu bergegas keluar dari ruang rawat Maya.


*******


Disebuah Hotel seorang wanita sedang bicara dengan orang suruhannya.


" Bagaimana kau berhasil "


" Berhasil nona tapi wanita yang kita suruh juga meninggal. dia tewas kecelakan karna ada mobil yang menabraknya dari arah yang berlawanan. " kata pria disebrang


" Biar kan saja berikan uang duka saja. " kata wanita itu yang tiada lain adalah Rara


" Baik nona "


" Aku akan transfer uang mu ke rekeningmu dan cepat pergi dari kota ini " kata Rara


" Baik nona , setelah mendapatkan uangnya saya akan pergi " kata Pria itu.


Lalu Rara pun memutus kan pembicaraan mereka. Dan langsung tersenyum sambil masuk kedalam kamar.

__ADS_1


" Mampus kau May mulai sekarang aku bisa bebas merayu Ryan dan aku akan mendapatkannya ." kata Rara menyeringai penuh arti. Lalu berbaring diatas tempat tidur.


" Akhirnya aku bisa mendapatkan mu yan . Dulu aku kalah bersaing dari Cindy tapi sekarang nasip ku lebih baik dari mu Cin " kata Rara tersenyum penuh kemenangan.


***********


Ryan terbangun ketika sebuah tangan memeluknya. Tangan mungil yang biasa menganggu nya.


" Ratu nya papah sudah bangun ya " kata Ryan yang lalu memeluk Queen karna rasa rindunya pada sang istri..


" Win bagun dari tadi pah, Win sedih kata Kelvin mamah win meninggal " kata Queen dengan mata berkaca kaca.


" Siapa bilang , sini " kata Ryan yang lalu memeluk tubuh mungil putrinya


" Mamah ngak meninggal tapi lagi pergi liburan . Berobat lagi sakit pinggang " kata Ryan mencoba menghibur ratu Lee


" Papah ngak bohong kan ,masa Win ngak punya mamah. mamah win ditabrak mobil " kata Queen terisak.


" Mamah memang ditabrak mobil cuma lecet dan lagi berobat . Nanti biar papah jemput ya. Mamah win ngak meninggal masih hidup dan sehat. Karna mamah pengen lihat Win jadi gadis yang hebat " kata Ryan.


" Benaran pah , iya Win bakal jadi anak baik dan rajin belajar supaya mamah bangga dan tak meninggal kan kita semua pah win janji " kata Queen yang berkata sambil terisak


" Ya sayang dan papah janji akan bawa mamah kalian pulang " kata Ryan mendekap tubuh putrinya erat. Karna ia juga sedih dengan kehilangan sang istri. yang entah kemana. karna tak mengawasinya dengan baik. Hingga membuatnya kecolongan.


********


" Ini, besar sekali " kata Maya yang mengingat kamar di kost nya sempit


" Masuklah dan istirlahat lah " kata Evan yang lalu melihat Jam ke 06 pagi. karna mereka pulang dini hari. .


" Disini " kata Maya.


" Iya , kenapa ?" tanya Eman yang menatap Maya heran


" Aku lapar, bolehkah aku masak dulu atau kau punya sesuatu " tanya Maya.


" Oh iya ayo kau bisa memasak omelette. karna masih ada telur dan sayuran di kulkas " kata Evan yang menarik tangan Maya kedapur. apartemennya. Dan membiarkan Maya .memasak.


" Dapurnya bersih " guman Maya lalu membuka lemari pendingin dan melihat beberapa macam bahan makanan masih layak masak.


Sedangkan Evan tersenyum .Memperhatikan Maya yang sibuk didapur. Lalu ia keruang tengah membuka Laptop nya untuk mengecek email yang masuk dari relasi bisnisnya di Jerman.


Maya memasak apa yang ada . Namun ia cukup kreatif memasak sarapan omelette sayuran yang ia bisa . dan ayam krispy .


" Suamiku ayo makan semua sudah siap " kata Maya yang memanggil Evan . yang sedang sibuk dengan pekerjaannya.


" Ya sayang sebentar " Kata Evan . yang lalu meng save semua data .Lalu bergegas menuju meja makan.

__ADS_1


" Wow rupanya kau pintar memasak sayang " kata Evan yang tersenyum lalu menarik kursi. dan duduk . Dan Maya pun mengambilkan nasi .untuk Evan di piring lalu menaruhnya nya didepan Evan .


" Sudah berapa lama kita menikah kak ?" kata Maya bertanya Seraya menatap Evan .


" Sudah hampir sebulan " kata Evan asal karna ia harus menjawab semua pertanyaan Maya.


Maya terdiam menatap Evan mencoba mengingat seseorang .karna ia memang ingat ia menikah dengan kaka tingkatnya. Tapi Maya lupa dengan siapa


" Kenapa sayang ayo kita makan, masakanmu enak " puji Evan yang menyukai masakan Maya


" Iya......kak " kata Maya . yang masih bingung belum bisa mengingat apa pun . Bahkan ia tak mengingat namanya.


" Oh ya kak namaku siapa ?" kata Maya bertanya di sela makannya


Deg.........


" Namamu jasmine sayang kenapa ? kata Evan yang sengaja mengubah nama Jasmine


" Jasmine " kata Maya mencoba mengingat namanya Namun itu membuatnya sedikit pusing. Lalu Ia pun menyuap. makanannya.


Evan tersenyum melihat Maya yang makan dengan lahap begitu juga Evan yang merasa masakan Maya cocok di lidahnya. Yang membuat ia menambah dua kali.


********


Sedangkan di sebuah rumah sakit Kim dan Jeff mencari Evan dan juga Maya


" Memang ada wanita ini tadi pagi mas , tapi dia sudah dibawa pulang oleh seorang pria ." kata seorang perawat.


" Apa foto prianya seperti orang ini " kata Jeff yang menunjuk kan foto Evan .


" Iya benar mas itu suaminya. , kata dokter istri masnya itu amnesia mas " kata perawat itu menjelaskan .


" Hah suster yakin... boleh saya bertemu dengan dokternya " kata Kim .


" Baik mas, biar saya antar " kata suster itu. Lalu mengantar Kim dan Jeff . Keruangan dokter yang mengoperasi Maya


********


" Jadi dia mengalami amnesia dok " kata Kim menatap dokter yang menangani Maya.


" Iya betul dan ia tak boleh lelah berpikir untuk mengingat. Karna bisa mengakibatkan permanen dan bahaya kematian bila dipaksakan. " kata dokter.


" Lalu kami harus apa dok , untuk bisa memulihkannya dok " tanya Kim.


" Kalian hanya menuruti apa yang ia mau, dan juga memberikan perhatian lebih agar ia tidak stres dan lelah. Juga sabar untuk mengembalikan ingatannya " kata dokter.


Yang membuat Kim dan Jeff saling pandang dan mengangguk. Lalu berpamitan untuk pergi dan tak lupa mengucapkan trimakasih

__ADS_1


__ADS_2