Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 320


__ADS_3

Ryan meraup wajahnya kasar Ketika mendengar apa yang terjadi dengan Maya. Kim dan Jeff menceritakan semua apa yang mereka dapat. Tampa ada yang mereka tutup tutupi.


" Lalu apa kalian sudah menemui Evan. ?" tanya Ryan.


" Menurut satpamnya Evan tidak pulang kerumahnya tuan , kami juga mendatangi pa Irvan dan Yuda tapi mereka tidak tahu . Dimana pa Evan berada


" Sialan kemana dia membawanya " kata Ryan yang mengepalkan tangannya . Ada kemarahan dihatinya . Namun ia harus berpikir dengan kepala dingin .


" Tuan harus sabar, menurut suster itu, Evan mengaku suami nona Maya . Dan kalo tuan menginginkan nona kembali kita harus berpikir jernih dan tenang " kata Kim.


" Yang dikatakan Kim benar tuan, pa Evan bisa mencuci otaknya .Namun kalo tuan bisa tenang Tuan bisa mengambil nona Maya kembali..


" Dia istri sah ku , ibu anak anak ku . Tak ku biarkan orang lain bisa menghancurkan rumahtangga ku seenaknya Apalagi mempermainkan ku " kata Ryan geram.


" Tapi kita sudah menandatangani bisnis bersamanya tuan " kata Didi .


" Di ini bukan masalah bisnis lagi tapi harga diri. Bagaimana ia bisa mengakui istri bos sebagai istrinya . Pastinya dia punya alasan tersendiri dan itu yang harus kita cari tahu " kata Alex.


" Ya kau benar lex , Dia seorang pengusaha sukses tak mungkin mempermalukan diri sendiri. Kita akan atur pertemuan segera mungkin " kata Didi


" Baiklah kau atur semuanya di, lengkapi berkas Maya ..Dan semua bukti. Aku tak mau dia mengambil istri ku dengan mudah. dan apa kim sudah mendapatkan Cctv pembicaraan mereka.


" Sudah tuan kami sudah mendapatkan nanti malam Saya akan membawanya kerumah utama " kata Kim. Yang menyelidiki semua sampai mobil yang diduga intuk menabrak Maya.


" Lalu bagaimana korban yang diduga jasad nona Maya Jeff apa sudah diurus keluargganya.


" Sudah bang tapi ada sesuatu yang aneh , aku merasa ia bekerja dengan seseorang. Karna ibu korban mengatakan dia beberapa kali di hubungi seseorang yang tak jelas indentitasnya. " kata Jeff.


" Lanjut kan penyelidikannya. kita perlu tahu siapa dalangnya. Karna kalo Evan terlibat aku sendiri yang akan membunuhnya " kata Ryan dengan rahang yang mengencang karna Menahan emosi nya.


" Baik tuan, kalo begitu kami pamit " kata Kim yang ingin pulang bersama Jeff.


" Ya pergilah " kata Ryan.


,Kim dan Jeff pun menghilang dibalik pintu. Tinggal Ryan dan Alex juga Didi yang terdiam . Berpikir mencari jalan yang terbaik Untuk membatu menyelesaikan masalah bos .mereka


***********

__ADS_1


Maya baru saya selesai mandi ketika Evan masuk kekamar. Dan melihat Maya yang sedang berpakaian. Terlihat kaki jenjang Maya yang putih mulus .Yang membuat Evan menelan salivanya . Karna tiba tiba saja hasrat kelakian nya tergoda.


" Sayang kau mau memijit , leherku kaku terlalu lama duduk " kata Evan


Maya tak menjawab . Tapi ia berbalik dan tersenyum " sebentar ya kak " kata Maya .


Yang lalu memakai piyama panjang . Yang baru dibelikan Evan siang tadi.


Lalu ia mendekati Evan dan duduk . " Yang mana biar mine pijit " kata Maya .


" Sebelah sini " kata Evan yang lalu duduk tenang. Setelah itu Maya pun memijit bahu Evan dengan perlahan lahan.


" Pijitannya enak sayang " kata Evan memuji.


" Kakak bisa saja " kata Maya yang merasakan ada sesuatu yang berbeda dirasakannya. Namun tetap memijat Evan .Sehingga Evan tertidur dengan sendirinya.


" Eh kok malah ketiduran " kata Maya ..Lalu menyelimuti Evan dan Maya lalu duduk disofa. sambil membuka Laptop Evan dan melihat pekerjaan suaminya.


Deg.........


Maya melihat ada foto seorang perempuan yang dirangkul Evan terlihat sangat cantik


Maya bingung karna tak ada foto nya satu pun disana dan Evan punya koleksi banyak gambar bersama wanita yang berbeda beda. Dan ada satu orang wanita yang menarik. Perhatian Maya. Wanita muda cantik dan berkelas


" Tunggu aku seperti pernah mengenalnya Dimana ya ? " kata Maya yang memperbesar gambar dan melihat nya lebih jelas.


"Dia bilang aku istrinya tapi tak satu pun ada fotoku disini " kata Maya yang melihat dari foto lama dan yang baru.


" Huh......." kata Maya yang membuang nafas dan mencari dompetnya . Namun tak menemukannya.


" Astaga aku lupa " kata Maya . Yang lalu menutup galeri foto dan mematikan Laptop menuju kamar depan . di ruangan kerja Evan.


Maya lalu mengambil dompetnya. diatas meja . Dan ketika hendak kembali baju piyamanya tersangkut sesuatu..


" Auw........." kata Maya yang lalu melihat tas wanita didalam laci .yang tersangkut bajunya.


" Tas siapa ini " kata Maya . Yang lalu membukanya dan memeriksa isinya. Karena banyak kartu kredit card dan juga Atm .

__ADS_1


Deg


Maya lalu memeriksa dompetnya. Dan melihat semua kartu.


" Maya.... siapa Maya " kata Maya yang bingung lalu mengeluarkan semua isinya . Dari dompet itu Lalu menjadikan satu . Dan membungkusnya dalam plastik. Dan membawanya kekamar.nya Dan lalu menyembunyikan di lemari. Lalu Maya menguncinya Dan menutupinya dengan pakaiannya. Yang tadi baru dibelikan Evan .


Maya mondar mandir didepan lemari sambil melirik Evan yang terlelap.." kenapa aku jadi curiga ya ?" kata Maya. berpikir.


Pertama ia bingung dengan apartemen yang terasa asing baginya. Walau ia tidak tahu persis . Namun nalurinya merasa ini bukan rumahnya Lalu Maya melihat fotonya tak ada di dalam Laptop Evan . Lalu ia menemukan tas wanita yang disembunyikan dalam.laci.


" Aku merasa ada yang aneh dengan suamiku , atau....apa dia bukan suami ku atau .....??? " guman Maya bingung.


" Ah..... kenapa kepalaku jadi sakit ' " kata Maya lalu duduk disofa dan berpikir.


"Akh kenapa kepala ku sakit " kata Maya lalu ia pun berbaring di sofa .dan tertidur.


*********


" Bagaimana nak sudah ada perkembangan " tanya bu Lastri pada Ryan.


" Belum.bu , kami masih menyelidikinya. ' kata Ryan yang bingung


" Kita harus sabar bang ini cobaan , yang penting kak Maya masih hidup dan selamat " kata Bima . Yang menyemangati abang iparnya itu.


" Iya Bim abang berharap Maya baik baik saja , menurut kim ia mengalami amnesia karna benturan keras yang mengakibatkan memory nya terganggu. Dan dia lupa segalanya. . Dokter juga mengatakan Maya tak boleh banyak berpikir dan lelah . Yang mengakibat dia bisa stres dan bisa mengakibatkan cedera otak permanen yang berujung kematian . " jelas Ryan.


" Inalilahi , mudahan kak May baik baik saja .


" Iya Bim , ibu akan berdoa itu kakak mu agar ia bisa pulih dan mengingat kita " kata bu Lastri dengan mata berkaca kaca.


" Aamiin " sahut Bima dan Ryan bersamaan.


" Ya sudah kalian ngobrol ibu mau menemani Nur dan anak anak dikamar Aska " kata bu Lastri


" Ya bu trimakasih sudah membantu menghibur mereka " kata Ryan yang memang sibuk beberapa hari ini . Hingga tak sempat berkumpul dengan anak anaknya.


" Itu sudah kewajiban ibu nak Ryan , karna mereka adalah cucu ibu . Jadi ibu tak akan membiarkan mereka bersedih sampai Maya pulang. Dan pasti dia akan pulang " kata bu Lastri.

__ADS_1


" Ya bu itu pasti. Kak May akan kembali pada kita " kata Bima . tersenyum.


" Aku janji kak akan membawamu pulang untuk Bang Ryan dan anak anakmu " kata Bima berjanji dalam hati.


__ADS_2