Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 405.


__ADS_3

Hari ini pagi begitu cerah ketika Nur mem bawa bayi Azzam berjemur di bawah sinar matahari. Membuat abi nya terkekeh melihat cucunya itu menggeliat kan tubuh mungil nya


" Biar sehat ya nak , umi mu senang bisa


melihat kau tubuh sehat " kata abi Rahman


" Iya bi....biar kuat dan sehat berjemur matahari pagi.." kata Nur tertawa kecil


Sedang kan Bima sedang merapikan barang barang nya di atas mobil kap


Yang sudah disiapkan . Agar nanti mereka bisa tinggal berangkat.


" Ustad sudah semuanya apalagi .?" kata yusuf dan Lukman juga temannya Yang membantu mengangkut semua dus keatas mobil pickup milik pondok .Yang Bima pinjam karna itu memang inventaris pondok dari Salman khusus untuk keperluan kantin .. Dan sepulang belanja subuh di pakai Bima


" Sudah tinggal ditutup terpal saja " kata Bima yang memuat semua barang nya.


" :Ya ustad " kata Yusuf dan dua teman nya sigap mengambil terpal dan menutup nya dan juga mengikatnya. Sedangkan Bima duduk santai memperhatikan ketiga bocah santri itu.


" Sudah , yuk istirahat sini minum minum dulu " kata Bima Sambil menyesap teh hangat


" Ya ustad" kata ketiga nya yang mulai akrab dengan Bima karna merekalah yang sigap membantu Bima selama syukuran Aqiqah sampai sekarang


" Kalian mau melanjutkan kuliah kemana tahu depan " kata Bima menanyakan ketiga nya yang ikut duduk sambil memakan pisang goreng dan tahu bakso hasil olahan bin Jum.


" Entahlah ustad belum ada planning mau nya ke kairo tapi kaya nya persaingan nya ketat " kata yusuf yang sudah mendaftar tapi tidak lulus seleksi bersama Aman .


" Kalau saya mungkin disini saja ustad karna tampa beasiswa pasti mahal ..Kita dari keluargga orang yang ngak mampu.


" Bagaimana kalo kalian di Dubai saja disana banyak peluang kalian coba test dulu nanti saya bantu " kata Bima.


" Dan kalo ngak lulus bisa hubungi abang ngak dapat beasiswa ngak masalah tapi kalo kalian mau kuliah nyambi kerja itu lebih baik " kata Bima Yang ingin memfasilitasi ketiganya. Karna menurut Bima mereka anak anak yang tekun dan rajin


" Hah.... apa bisa ustad kalo bisa kami mau apa itu diperusahaan ustad " kata Yusuf


" Iya di kantor cabang mumpung butuh orang dalam Apa salahnya mencoba toh kemampuan bahasa arab kalian juga bagus


" Bukan masalah nilai , tapi ya...... buat semangat kalian saya hanya memberi jalan Tapi kalian juga harus izin orang tua." kata Bima.

__ADS_1


" Kami mau ustad mau....." kata ketiganya serempak Karna kapan lagi dapat kesempatan emas pikir mereka .


" Kami siap ustad kapan pun berangkat nya .Setelah lulus nanti " kata Yusuf.


" Iya ustad kami janji akan rajin belajar dan bekerja keras " kata Aman


" Yakin mau " kata Bima memastikan


" Yakin ustad " jawab Lukman.


" Iya ustad kami yakin " kata ketiganya kompak menjawab.


" Baiklah nanti kalian bisa menghubungi saya ini kartu nama saya setelah lulus " kata Bima memberikan kartu nama nya tiap satu orang satu.


" Alhamdulilah " kata ketiganya Yang membuat Bima terkekeh. .


" Trimakasih ustad saya masih punya harapan untuk bisa bermimpi kuliah " kata yusuf sumringah


" Oh ya syukur lah dan ini untuk kalian bertiga selama rajin bantu bantu saja selama disini " kata bima yang menyodorkan 3 amplop tebal . pada ketiganya. Karna hanya mereka bertiga yang belum Bima beri. Karna memang Bima sengaja memberi mereka terakhir sekalian Bima pulang.


" Apa ini ustad " kata Aman


" Trimakasih ustad kata ketiganya.


" Saya juga berterima kasih. sudah banyak membantu saya selama ini . Ini hanya sedikit uang lelah Jangan dilihat isinya tapi manfaatkan saja " kata Bima.


" Ini sudah lebih dari cukup ustad " kata Aman yang mengintip isi amplopnya . Yang membuat kedua temannya terkekeh melihat tingkah temannya itu dan menyenggolnya


" Sabar napa " kata Yusuf.


" Hahaha......... ngak papa yang sudah habiskan minumannya Bukannya kalian harus masuk kelas lagi ,?" kata Bima


" Ya ustad " kata ketiganya yang lalu meminum habis tehnya dan berpamitan dengan mencium takzim tangan Bima.


Lalu buru buru pergi karna senang


Bima tersenyum melihat nya pergi. Begitu juga abi Rahman ya menghampiri Bima Ketika sudah menemani putrinya Nur yang sudah masuk kekamar.

__ADS_1


" Trimakasih nak , pasti mereka senang sekali Mereka itu anak anak yatim tapi mereka rajin belajar " kata abi Rahman yang ketika duduk disebelah Bima. Karna sedari tadi ustad Rahman memperhatikan interaksi menantu nya itu pada ketiga santrinya.


" Sama sama bi Bima hanya memberi mereka ala kadarnya semoga itu bermanfaat bagi mereka " kata Bima yang memang senang berbagi . Karna senang melihat ketiga santri itu rajin dalam bekerja dari anak yang lain nya.


" Iya tapi itu merupakan semangat dan harapan bagi mereka bisa menjadi lebih rajin dan bekerja keras " kata abi Rahman.


" Apa sudah siap semua nya " kata abi


" Sudah abi " jawab Bima


" Baguslah nanti sehabis sholat Zuhur kita akan kesana. Biar Altaf dan Salman yang membawanya " kata abi.Yang sudah diberi tahu Bima untuk makan siang disana.


" Ya abi. " kata Bima yang memang membawa mobil untuk di setir sendiri dan nanti Bima dan abi Rahman dimobil Bima juga ada Nur Atiqah dan Bella yang juga ingin ikut mengantar Nur.


******"


Sedang kan di rumah utama Maya sedang mengatur masakan .Karna tahu hari ini Bima akan pulang diantar keluargga Nur


Jadi ia ikut sibuk membantu seperti biasa untuk menyambut besan sang ibu yang


Yang akan mengantar Bima dan Nur.


" May sudah jangan terlalu lelah " kata ibu menegur putrinya itu.


" May sehat bu , bayinya sudah kuat " kata


Maya


" Ya tapi tetap hati hati. non " kata bi Marni ikut bicara .


" Iya bi ini sudah mau selesai " kata Maya Yang menata makanan di meja makan besar. karna ia sangat senang melakukan nya. Apalagi tampa kegiatan yang di bantu Ima sepupunya .


" Sudah kak semua sudah siap kita bersih bersih dan ganti pakaian dulu biar cantik " kata Ima yang memang membantu dari pagi .karna Ima juga tak mau bermalas malasan.


" Ya de ya sudah kak May bersih bersih dan sholat zuhur lalu istirahat sambil menunggu mereka datang " kata Maya.


" Iya nak sana ganti pakaian dan sholat biar ibu dan mak bantu beres beres " kata bu Lastri yang membantu bi Lastri dan bi Inah Yang merapikan dapur .

__ADS_1


Maya dan Ima pun lebih dulu pergi. Maya langsung menelpon sang suami sesampainya di kamar . Untuk makan siang dirumah Menyambut besan sang mertua


Yang ingin bersilahturahmi kerumah tuan Lee. Karna memang mereka belum sama sekali menginjak rumah itu Rumah utama Lee yang tertutup di kelilingi tembok tinggi yang tak bisa diintip kehidupan nya .


__ADS_2