Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 88 Masalah Neti.


__ADS_3

Sedang disisi lain Bayu sedang menunggu sang adik. Yang habis operasi pengangkatan rahim .Karna terjatuh dari tangga. Hingga mengakibatkan keguguran.


" Apa Neti belum sadar "'tanya Bella .


" Belum mb, mungkin masih dalam pengaruh obat penenang nya " kata Bayu.


" Kasihan Neti pasti dia akan sedih tahu rahim nya diangkat dan tak bisa . ....


" Tak bisa apa mb......." kata Neti lirih yang baru sadarkan diri.


" Akh ......bukan apa apa Net ,tadi mba cuma ngobrol tentang kerjaan.Karna ngak bisa jagain kamu dirumah sakit " kata Bella yang tak ingin Neti tahu dan sedih.


" Iya Net, masalahnya mb Bella lagi banyak lemburan " kata Bayu yang ikut menambahi.


" Mami mana ?" tanya Neti yang sudah mulai sadar sepenuhnya.


" Mami tadi lagi pulang ,ambil baju ganti " kata Bella lalu mendekati adik bungsunya itu.


" Mas Bayu, bisakah Neti bercerai saja. Bang Toni sangat kasar sama Neti. Dan lagi Neti di perlakukan seperti seorang pembantu dirumahnya " kata Neti lirih.


Deg ........ .


Seperti ada rasa tercubit di hati Bayu .Ketika mendengar perkataan Neti. Yang dulu mengingatkan nya pada Maya. Ketika Semua pekerjaan rumah Maya lah yang semua mengerjakannya. Diperlakukan layaknya seorang pembantu.


" Mas.....mas..!!!..panggil Neti


" Iya Net, nanti abang urusin " kata Bayu .Yang memang dia wali bagi adiknya menikah. Yang menjadi istri kedua karna permintaan sang mami.


" Dasar om om gila ,apa dia tega memperlakukan kamu seperti itu.Bagaimana pun kamu itu adalah istrinya Net. Tega banget tuh orang " kata Bella mengomel.


" Bukannya dulu kita juga memperlakukan


Maya seperti itu mba " kata Bayu mengingatkan.


" Apa maksudmu Bay " kata Bella tajam menatap Bayu.


" Dulu kalian.memperlakukan Maya seperti pembantu dirumah, dan ibu slalu memakinya mandul .Dan aku tak bisa membahagiakannya dan menyakitinya. Apakah ini karma untuk kita ?" tanya Bayu sendu. Mengingat dulu keluarga juga ikut andil menyakiti Maya.


Neti dan Bella langsung terdiam .Tak bicara sepatah kata pun. Setelah Bayu dan Maya bercerai . Masalah demi masalah datang menghampiri keluarganya. Bahkan termasuk musibah yang terjadi pada Neti.


" Hiks.....hisk......hisk .....Neti pun menangis mendengar ucapan Bayu. Ya Neti ingat dulu bersikap kasar pada sang kakak iparnya itu.dan juga menghina Maya. Padahal Maya tak pernah sekalipun membalasnya.


" Aku minta maaf Mas, bila sudah menyakiti mba Maya dan sering menghinanya bersama Mami. " kata Neti menangis sesenggukan. Karna kini ia mendapat apa yang dulu Maya rasakan

__ADS_1


" Sudah Net, jangan menangis. Nanti kalo sudah sembuh kita temui de Maya. Untuk minta maaf " kata Bella.Yang juga merasa bersalah pada Maya.


Bayu yang mendengar perkataan Bella pun hanya diam. Karna tahu kini Maya sudah hidup bahagia dan lebih baik dari keluargganya. Dinikahi seorang pengusaha kaya raya. Hidup dengan kesempurnaan . Sedang selama dengannya. Tak sekalipun Bayu menafkahi Maya dengan sewajarnya . Malah hanya memanfaatkan uang istrinya itu. Untuk menopang hidupnya selama ia kuliah.


.........................................


Sedangkan di tempat lain.Maya sedang asyik bermain dengan Aska dan Nia . diruang utama keluarga.


" Aa uuu..aa....".celoteh Aska yang yang sedang mengambil bola.


" Bolanya banyak ya de ya, lihat kok oma sayang sama Aska sampai bolanya pada berhamburan gini " kata Maya yang sedang menemani Aska mengumpulkan bola.


" Aa la la " celoteh Aska


" Iya " kata Maya yang tahu Aska bicara padanya.


Maya sebenarnya tak enak bermain di ruang keluarga .Tapi karna sang mertua yang menyuruhnya. Mau tak mau Maya menuruti saja. Karna mertuanya bilang agar rumah menjadi hidup ada anak kecil yang bermain. Karna selama ini ruangan itu sepi.


" May...ini kamu pilih gaun gaun untuk kau pake dan pilih mana yang kau senangi " kata Mami yang datang bersama beberapa orang yang membawa gaun gaun indah.


" Nih coba dulu " kata Mami yang menyodorkan sebuah gaun .Pada Maya yang membuat Maya bingung.


" Tapi mi, kan Maya ngak......


" Sudah coba saja " kata Mami yang tak mau dibantah. Dan dengan terpaksa Maya pun menerima gaun untuk mencobanya.


Maya yang berjalan menuju kamarnya pun hanya bisa membuang nafas kasar. Apalagi melihat harga gaun yang membuat Mata Maya melotot.


" Astaga 200 $ " guman Maya .Yang menghitung bila dirupiahkan sekitar 30 atau 40 jutaan. Maya biasa mengunakan uang itu sebulan atau 2 bulan untuk keluarganya . Karna ia tak terbiasa dengan hidup glamor. untuk gaya hidup.


" Cantik nona , kau sangat cocok memakainya " kata wanita berambut pendek. yang membawakan baju baju mahal itu.Ketika Maya sudah memakainya.


" Saya ambil yang ini saja ya " kata Maya.


" Tapi nyonya Lilyana sudah membeli semuanya untuk anda nona.. Dan anda tinggal mencobanya dan memakainya " kata Ling ling.


" Hah.....semua ini " kata Maya yang kaget. Melihat sepuluh gaun cantik dengan harga mahal membuatnya langsung mengelus dada. Takut uang suaminya terkuras.


" Iya nona ,dan anda tinggal mencobanya Karna kami akan menjahitkan ulang sesuai tubuh anda " kata wanita berambut pendek itu lagi menjelaskan


" Tapi ini terlalu banyak nona.....


" Saya Lena nona " kata wanita berambut pendek itu yang cukup fasih berbahasa indonesia karna sudah biasa melayani keluargga Lee.

__ADS_1


" Tapi....


" Ambil saja semuanya, itu tidak membuat kantong Ryan terkuras " kata Mami yang memotong perkataan Maya.


" Tapi mi, ini terlalu banyak " kata Maya.


" Semuanya sudah mami bayar, tinggal menyesuaikan saja dengan tubuhmu. Nanti nona Lena yang akan mengecilkan sesuai bentuk tubuhmu " kata mami


" Baiklah mi " kata Maya .Yang merasa tak enak. Karna mertuanya itu membelikan gaun gaun mahal. Dan apabila ia menolaknya Maya takut mertuanya itu tersinggung.Jadi terpaksa ia mengiyakan nya saja.


" Nah sekarang kau coba semuanya , biar Lena yang memperbaiki di mana sisi gaun yang kurang." kata mami.


" Iya mi " kata Maya


Maya pun kembali mencoba gaun itu satu persatu. Untuk menyenangkan mertuanya. Sedang kan mertuanya tersenyum Sambil mengendong Aska.Wanita berumur 55 itu ingin sekali memanjakan menantunya itu.


Karna Ryan mengatakan istrinya itu tak pernah shoping dan belanja gaun mahal. Apalagi berburu barang branded. Karna bagi


Maya uang suami nya untuk keperluan hidup sehari hari bukan untuk memenuhi gaya hidup glamor.


" Kau terlihat cantik nak " kata Mami melihat Maya yang mencoba gaun terakhir.


" Tapi ini berlebihan mi " kata Maya.


" Tak ada yang berlebihan , uang suamimu itu tak akan berkurang walau kau membelikan lusinan gaun seperti ini tiap hari " kata Mami menegaskan.


" Hah......tapi mi ,kan masih banyak keperluan lain " kata Maya .


" Hahaha.... kau ini May , pantas saja Ryan memilihmu karna kau terlalu polos dan lugu " kata Mami terkekeh.


Maya hanya tersenyum mendengar ucapan mertuanya itu. Sudah banyak orang yang mengatakannya. bagitu.Namun Maya tak pernah menanggapinya.Karna Maya ingin menjadi dirinya sendiri dan apa adanya.


" Hai ....Apa kalian bersenang senang " kata Ryan yang baru datang.


" Mami menyuruh Maya untuk mencoba baju baju yang mami belikan untuknya " kata mami. Menatap putranya itu yang baru pulang dari kantor.


" Oh ya, cantik " kata Ryan yang mendekati istrinya itu lalu menciumnya dan mengecup bibir Maya.


" Turuti saja apa mau mami " bisik Ryan.


" Bang ...." kata Maya .Yang malu ketika Ryan mencium Maya didepan mertuanya dan nona Lena .dan para juga pelayan.


" Astaga boy, apa kau tak bisa sabar " kata mami .Melihat Ryan yang mengecup istrinya itu dengan cuek didepan orang lain.

__ADS_1


" Ok mam " kata Ryan yang lalu kembali keluar kamar sambil terkekeh.


" Dasar bucin " gumam mami Lily yang tahu benar sifat putra semata wayangnya itu.


__ADS_2