
Maya sangat senang bisa berkumpul dengan para sahabatnya.Ia pun ikut nyemplung bersama Aska. ketiga nya sambil tertawa bahagia.
Bi Marni yang mengawasinya tersenyum bisa melihat istri tuannya itu hidup bahagia.
" Bibi kok tersenyum " kata Mumun yang masih kerabat bi Marni.
" Iya mun, senang lihat nyonya yang lagi senang berkumpul sama teman temanya " Kata bi Marni.
" Pantasan bi , tapi Mumun juga senang bi lihatnya.nyonya orangnya sangat baik ngak kaya dulu majikan Mumun yang lama " kata Mumun yang baru pindah setelah di ajak bi Marni. Setelah sempat nganggur setahun
" Iya memang non Maya gadis yang baik, lemah lembut dan tidak sombong " kata bi Marni yang mengawasi Maya.
Karna ia memang di tugaskan untuk slalu memperhatikan kebutuhan Maya. Oleh tuan mudanya yang sedang bucin bucinnya dengan istrinya itu.
.....................................
" Wah benar benar segar nih May, bisa berenang gini. " kata Vani
" Habis ini makan, buat isi tenaga lalu kita ngobrol " kata Desi.
" Iya tadi sudah disiapin bi Marni tuh dimeja belakang sama buah buahan juga " kata Maya
" May lho lagi senang makan buah , ngak hamil lagi kan " kata Desi .Seraya menatap Maya
" Idih lho Des, kan Maya sudah bilang dia pake pil kenapa lho masih nanya sih " kata Vani heran.
" Gue cuma mastiin aja Van, takut dia hamil lagi tuh si Aska masih kecil . Dulu kan waktu hamil Aska kan Maya juga lagi suka makan buah. Dan gue takut dia kebobolan. Nah maksud gue jangan dulu biar Aska rada gede dikit kasihan " Kata Desi memberi kan penjelasan.
" Emang iya May " tanya Vani serius
" Iya itu dulu., sekarang belum isi kok Des, minggu kemaren gue habis bocor kok " Kata Maya menjelaskan.
" Syukurlah kalo gitu, gue ngak pengen lho repot kan baru nikah nikmati dulu bulan madu lho. Tuh sama om om sampai puas biar bisa senang senang " kata Desi yang memang sayang dengan sahabatnya itu.
" Iya May, Desi benar lho kudu bahagia dulu.Apalagi lho baru beberapa bulan nikah. Senangi dulu tuh laki lho biar dia puas. kalo lho hamil puasa kan ngak enak " kata Vani.
" Dih kaya tahu aja kalian " cibir Maya.
__ADS_1
" Lah emang iya , teman gue tuh geluh pas istrinya melahirkan bilang gue puasa nih. apa cari diluar ya katanya gitu" kata Vani. Yang membuat Desi dan Maya saling pandang.
" Emang gitu May." tanya Desi menatap Maya
" Entahlah Des, aku juga belum tahu" kata Maya yang juga belum berpengalaman. Karna memang dia bercerai dengan Bayu di masa nifas.
" Sudah ngak usah dipikirin, gue lapar May " Kata Vani yang jujur.
" Ya sudah ayo naik, kita makan dulu atau mau ganti baju dulu " tanya Desi .
" Ganti dulu aja Des, tuh disana setelah itu kita makan .Tuh sudah di siapin bi Marni "
Kata Maya yang langsung memberikan Aska pada mb Nia.
" Ganti baju Aska ya Ni, ibu mau ganti juga " Kata Maya pada Nia.
" Ya nyonya " kata Nia yang lalu membawa Aska kekamar mandi.
Setelah semua bergantian pakaian. Mereka pun berkumpul untuk makan siang. Didekat kolam renang yang sudah disiapkan bi Marni.
" Ayo makan tuh buah nya juga ada " kata Maya yang yang menujuk buat salad dan juga buat rujakan.
wah buah segar nih..........
" Wah kelihatan segar nih May buat salad " kata Desi.
" Iya tuh di meja sudah dibuatin lengkap sama Bi Marni. " kata Maya menujuk mangkuk mangkuk kecil untuk bumbu salaf dan bumbu rujak.
" Hadeh nikmatnya hidup kaya gini May, punya laki yang bisa manjain bini " kata Desi Yang sambil menyuap nasinya.
" Iya may, pengen cepat kawin juga gue " kata Vani.
" Nikah kali Van, jangan kawin. Kawin mah gampang tinggal esek esek jadi lah " kata Desi.
__ADS_1
" Lah lho protes aja sama aja kali " kata Vani
" Beda Vani, menurut Desi kalo kawin asal seruduk dan tampa ngomong . Tapi kalo nikah harus ada wali ya kan Des " kata Maya.
" Hewan dong asal seruduk " kata Vani manyun.
" Iya lah Van, kalo nikah kan perlu restu orang tua, pake lamaran dan acara serta macam macam. Nah kawin asal lho mau di toilet tuh laki tinggal gasak .Hayo aja main tancap yang penting enak " kata Desi prontal.
" Gila lho Des, ogah gue kaya gitu " kata Vani bergidik ngeri.
" Makanya itu bedanya kawin sama nikah Van, lah jaman sekarang tuh banyak yang jadi pelakor kan kaya gitu . Karna laki lakinya dikasih tampa syarat ya hayu aja . Tinggal make ilang asal dikasih duit banyak. Nah kalo istri dirumah tahu kan heboh . Tuh contohnya teman kita " kata Desi yang menyindir Maya.
" Tapi benar lho bilang Des, kok mau ya mereka gitu tampa ikatan dan aturan agama apa ngak merasa rugi " kata Maya yang ikut berpikir.
" Lah May, jaman sekarang susah cari kerja. perempuan yang malas dan biasa hidup enak ya gitu. Nyari yang serba enak dan ujung ujung jadi simpanan. atau pelakor. Lah yang kaya kita gini jadinya ngak laku laku " kata Desi cemberut.
" Ih jangan ngomong gitu deh Des, mungkin belum jodohnya aja Kita kan masih ting ting .jadi santai dulu aja " kata Vani
" Iya Des, kalo jodoh ngak kemana. Kaya gue bisa ketemu bang Ryan lalu nikah deh " kata Maya.
" Lho mah May, kelewatan masa ngak over ke kita aja tuh bang Ryan kan lho udah ngerasain nikah sekali nah .kita belum sama sekali " kata Desi mengoda.
" Dih ganjen lho Des, orang dia maunya sama Maya ya jodohnya Maya lah masa suruh kasih ke elu " kata Vani protes.
" Hahaha .....Desi bercanda Van, bang Ryan mah bukan robot dia juga punya hati. Lah cintanya sama aku masa di suruh nikahi Desi kan ngak asyik." Seloroh Maya sambil tertawa.
" Iya juga ya, tuh Des kita perlu ngalahin Maya masa dia sudah dua kali nikah kita belum. Perlu kita bongkar rahasianya tuh " kata Vani.
" Iya May, emang lho pakai semar mesem May, atau pelet atau juga susuk " tanya Desi penasaran . Karna Maya laris manis.
" Dih amit amit pocong alay, ogah pake gituan sudah dosa malah jadi penyakit " kata Maya bergidik ngeri
" Hahaha .......Untung pocong alay, kalo yang bencong gimana, heboh dong banyak hantu jadi benci terus nongkrong tuh di pohon randu cari om om berduit " kata Vani tertawa.
" Lah hantu ngak salah lho ghibah Van, pas marah kita diamuk noh. Masuk pasal pelanggaran gosipin hantu tampa dosa " kata Desi terkekeh.
" Lah yang mulai Maya kok, gue cuma ikutan doang " Kata Vani terkekeh.
__ADS_1
" Hahaha......ya deh, aku salah maaf banget. hantu kan ngak suka bergosip tapi nakutin orang. cuma jaman sekarang sudah banyak manusia yang kelakuannya hanya hantu " kelakar Maya.
" Bukan hantu May, setan itu. Setan duit kelakuan mereka mirip setan kredit dan setan belanja toh di mall " kuata Desi menambahi. Yang membuat ketiganya tertawa. Untuk menikmati masa berkumpul bersama teman. Sambil makan dan bersantai.