
Semua mata tertuju pada Maira.Begitu juga dengan keluargga Ahmet Namun tuan Ahmet terlihat santai..Amina yang melihat nya pun . tersenyum ..
"'Adik ayo makan lah sini kak mina ambilkan mau yang mana ?" kata Amina yang tahu adik bungsu suami nya itu sudah lapar.
" Sayang maaf ya bila adikku bersikap kurang sopan " kata Aska.
"' Tidak sayang , dia masih anak anak wajar bila ia bersikap seperti itu..Ayo semuanya silakan " kata Amina yang mempersilahkan semua nya.
" Iya itu memang kami sedia kan untuk kalian silakan disantap " kata ibunda pada para tamunya Yang membuat Maya tersenyum pada keramahan istri Ahmet yang ramah .Walau ia seorang bangsawan terkesan sederhana dan baik .
" Ayo besan makan lah " kata ibunda merangkul Maya juga mempersilakan oma dan nenek Yang lebih tua. Agar berdiri lebih dulu.
" Ayo mi ,bu kita makan bang Ryan lagi asyik ngobrol biar nanti May ambilkan " kata Maya.
Ini kalinya Maya bertamu di istana seorang bangsawan..Seumur hidupnya ia menghabis kan waktu hanya di rumah utama Lee. Atau rumah besar keluargga Lee di Taiwan. Ryan jarang mengajak nya keluar Dan juga tak pernah memperkenal kan nya pada relasi bisnis nya ..Bukan berarti Maya terkucil Tapi ingin Maya aman dari musuh musuh suaminya
Dan kini ia bisa kerumah besan nya Yang seorang bangsawan Juga ke rumah Altaf dan Bella . Setelah Ryan pensiun dari rutinitas bisnisnya. Kadang Ryan mengajak nya berkeliling Eropah .Mereka juga berhaji sebelum Maira masuk SMA dua tahun yang lalu. Dan niatnya setelah acara resepsi Rey selesai Maya ingin umroh bersama dengan keluargga besarnya Mumpung sang ibu masih hidup. Walau Maya sempat meng haji kan sang ibu bersama mak Sanah sebelum bude nya itu meninggal. Tapi belum afdol rasanya bila belum umroh bersama anak anaknya.
" Kak jangan melamun tuh ditunggui besan " kata Ima berbisik.
" Iya tahu paling mau diajak makan sambil ngobrol " kata Maya terkekeh
" Hush...... besan ningrat May " tegur Desi.
" Ih ngak masalah juga Desi bangsawan juga manusia . Masa mau di banding bandingkan sih " kata Vani.
" Benar kak Van mau orang biasa ningrat atau presiden semua sama dimata Allah .Yang penting hatinya " kata Nur.
__ADS_1
" Ya ustazah " kata Desi tersenyum membuat Maya terkekeh .Dengan tingkah teman temannya.
" Sudah kalian makan aku mau ngobrol sama besan dulu siapa tahu dapat sawer " kata Maya tersenyum
" Hadeh ....lho May sudah kaya juga masih pengen di sawer besan ledek Desi.
" Iya lah sawer nya permata sama berlian Des " kata Maya yang lalu melangkah menjauhi semua keluargga nya .
Ibunda Salima pun tersenyum melihat Maya menghampirinya .Lalu mereka pun ngobrol bersama dengan sesama besan .
Maya kagum pada wanita lemah lembut seperti bunda Salima.. Lama kedua ngobrol sampe waktu magrib mereka pun lalu ke masjid keluargga tuan Ahmed Yang di imami Bima. Yang membuat tuan Ahmet kagum. Pada Bima dan juga Aska Yang menjadi muazin nya untuk sholat kali ini. Yang membuat mereka sholat berjamaah terasa khusuk dan tenang..
" Besan nanti kita ketaman ya ke aula belakang Di sana banyak sekali bunga cantik Pasti besan senang melihatnya " kata ibunda
" Iya besan " kata Maya mengiyakan. Karna besannya itu terlihat muda bilang dibanding tuan Ahmet .. Yang mengingatnya pada Tan dan Cia juga Kelvin dan Maira
Setelah sholat isya selesai mereka pun lalu di ajak tuan Ahmet berkeliling istana untuk para pria Sedangkan wanitanya di ajak ke aula melihat koleksi bunga lukisan dan juga tas rajutan dan abaya ala dubai .
" Ya ini untuk hiburan besan kalo saya tak ada kegiatan " kata ibunda tersenyum getir. Karna orang akan mengira hidup di istana itu sangat beruntung Dan nyaman padahal ia merasa sangat tersiksa Karena aturan istana membuatnya tertekan Juga terikat tampa bisa bebas berbuat sesukanya .Dan untungnya ibunda Salima tak melakukan itu pada Amina dan Asyam. Karna kedua mertuanya sudah meninggal .Hanya adik adik tuan Ahmet lah yang tersisa.
" Besan apakah tinggal di istana anda hidup bahagia " tanya Maya ketika kedua nya duduk di paviliun .
" Tidak juga besan. ya seperti burung di sangkar emas . Tapi kita tak bisa mengubah takdir .Apa besan hidup bebas di luar sana " tanya ibunda.
" Lumayan tapi aku senang berkumpul dengan anak anak ku " kata Maya
" Anda hebat besan bisa mengurus kelima anak mu dengan baik Dan mereka juga tampan dan cantik " kata ibunda memuji
__ADS_1
" Anda juga hebat walau cuma sepasang mereka jadi anak anak yang luar biasa " kata Maya balas memuji besannya.
Dan setelah itu Maya diajak keruang baca disana Maya diberi buku buku Ilmu agama koleksi dari ibunda . Dan ibunda juga memberi 2 set belian cantik .Yang membuat Maya kaget. Padahal ia tadi sempat bercanda tapi akhirnya ia benar benar diberi hadiah permata oleh sang besan
" Masyaallah ini cantik sekali besan pasti sangat mahal Saya bahkan tak membawa apa apa untuk .anda " kata Maya.
" Tak masalah ini kenang kenangan buat besan. Siapa tahu kita bertemu lagi suatu hari nanti " kata ibunda.
" Aamiin ....semoga Allah memberkahi kita kesehatan dan waktu " kata Maya ..
" Iya besan " kata ibunda lalu keduanya pun saling berpelukan .
Ada rada haru di hati Maya Ketika ia bisa ngobrol dekat dengan besan nya .Dan juga bisa saling bertukar no telpon untuk bisa saling menghubungi ..
Setelah puas ngobrol keduanya pun kembali keruang keluargga. .Tuan Ahmet juga menyedia kan banyak oleh oleh yang harus mereka bawa Yang membuat Maira dan Zia melongo
" Ya ampun benar kata abang pesawat kita penuh padahal kita belum beli oleh oleh " kata Zia .
" Iya jangan kan pesawat mobil aja bisa ngak muat " kata Via Yang penasaran dengan isinya.
" Masyaallah besan ini banyak sekali " kata Ryan Yang cukup terkejut Tuan Ahmet membawakannya oleh oleh untuk pulang.
" Tidak besan ini hanya tanda mata kekeluargaan kita Kau pasti mengeluarkan banyak uang untuk bisa datang kesini " kata tuan Ahmet .
" Itu bukan masalah kan " kata Ryan tersenyum .
" Iya tapi paling tidak terima lah bingkisan ini buat di jalan untuk oleh oleh dijalan " kata tuan Ahmet.
__ADS_1
" Baik lah tuan Maaf bila kedatangan kami merepotkan anda. Mudahan kita bisa bertemu lagi . " kata Ryan.
" Ya tuan Lee. ku titip kan putriku pada putramu . Aku percaya pada kalian sepenuhnya " kata tuan Ahmet yang lalu memeluk besan nya itu. Ryan pun balas memeluk . Yang disaksikan banyak pasang mata termasuk Aska dan Amina.