Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 506


__ADS_3

Sedangkan Amina duduk santai di kursinya karna Perut nya sangat besar jadi Amina tak mau berjubel diantara para tamu. Ia lebih memilih menunggu Aska yang mengambilkan makanan untuknya


" Bi nih, trus mau apa lagi " kata Aska Yang membawa kan Sop dan bakso untuk sang istri . Yang membuat Rey terkekeh Melihat abang nya itu sangat perhatian pada sang istri.


" Cukup bi ini dulu aja " kata Amina


" Abang sudah makan " kata Rey .


"' Sudah tadi duluan jadi tinggal melayani princes yang lapar " kata Aska tersenyum


Melihat istrinya itu makan dengan lahap


" Sudah dekat hari nya yang bang " kata Rey melirik Amina.


" Ya begitu lah , jadi kasihan kalo jalan berdesakan takut langsung brojol " kata Aska. terkekeh .


"' Hahaha..... abang jadi suami siaga dong Rey juga bakal nyusul beberapa bulan lagi bang " kata Rey.


" Iya lah jangan lengah Apa lagi kalo sudah hamil tua kita harus sedikit lebih perhatian .Karna Kak Amina mu tak nyaman tidur nya . Sedikit dikit bangun " kata Aska Yang slalu memperhatikan gerak gerik istrinya saat tidur


"' Wah punya waktu ekstra dong bang " kata Rey sambil mengawasi Aisyah bersama Zia yang lagi makan es krim.


" Iyalah " kata Aska


Setelah acara selesai semua nya kembali pulang .kerumah utama .Dan Aska lebih dulu turun


" Ayo turun sayang " kata Aska ketika sudah sampai lebih dulu


"' Bi mina ngak kuat bangun " kata Amina yang merasakan perutnya ngak enak .


" Ya sudah abi gendong ya " kata Aska yang menaruh tangan ke bawah kaki Amina


" Lho kok basah sayang " kata Aska


" Bi Amina pipis " kata Amina lirih .


" Hah..... pipis " kata Aska


" Ada apa sayang " kata Maya melihat Aska yang ingin mengendong Amina


" Amina pipis mah " kata Aska


" Hah ... pipis gimana ? coba mamah cek "kata Maya yang Khawatir Amina akan melahir kan .


" Bang cepat telpon dokter menantumu mau melahirkan " kata Maya berteriak pada Ryan


" Hah... mau melahirkan mah " kata Aska


" Hah..... melahirkan " kata Ryan yang langsung menelpon dokter Nisa dokter Yang dulu menangani Maya .

__ADS_1


" Ayo sayang angkat kedalam . Angkat kekamar " kata Maya yang bergegas lebih dulu menuju kamar Aska .


Maya pun lalu mengambil karpet dulu Yang ia pakai untuk melahirkan Dan menggelarnya di atas tempat tidur Aska.


Agar darah tak merembes


" Maira bantu mamah sayang " kata Maya berteriak Ketika Maira hendak ke kamar nya.


" Iya mah , apa mah ?" kata Maira


"' Tuh....angkat semua bantal ke sofa " kata Maya Yang menyiapkan ranjang untuk Amina..Lalu menyiapkan semua keperluan Amina


" Mah taruh dimana ?" kata Aska yang mengendong Amina .


" Sini sayang ayo baringkan " kata Maya Yang membantu menantunya itu Karna Amina akan melahirkan cucu pertamanya.


" Akh.... abang baju nya ..." kata Maira Yang melihat baju Aska penuh darah.


"' Maaf bi " kata Amina melihat pakaian Aska penuh darah


" Ngak pa pa sayang , Aska nganti baju dulu nak Biar mamah tungguin dokter Nisa sudah mau nyampe kok Biar Aska bisa nemani Amina nanti " kata Maya.


" Ya mah " kata Aska yang langsung masuk kamar mandi dan membawa baju salin nya sekalian.


" Mah,....apa kalak ipar mau lahiran " Kata Queen dan Aisyah yang saja baru datang.


" Iya sayang sudah sana ganti baju Cuci kaki dan tangan kalian. Biar ruangannya steril dulu " kata Maya .


"' Ya mah " kata Queen dan Aisyah.


Tak lama dokter Nisa pun datang bersama dua asistennya.


" Ayo siapkan " kata dokter Nisa yang memeriksa Amina yang ditemani Maya.


" Sudah buka 8 mb May " kata dokter Nisa .Yang menyiapkan semua peralatan


" Bagus lah tinggal nunggu Aska ya sayang " kata Maya yang mengengam tangan Amina. Setelah Aska keluar Amina sudah pembukaan sepuluh .


"' Ayo siap siap pintu sudah terbuka " kata Dokter Nisa Sedang Aska duduk disisi Amina .Sedangkan Maya keluar dari kamar.


Maya dan Ryan tegang menunggu diluar Begitu juga yang lain . Yang berkumpul bersama duduk disofa


" Masih lama ya mah " kata Maira .


" Ya sayang kita harus sabar " kata Maya merangkul Maira yang duduk di sebelah Queen Aisyah dan Cia .Dan didepan mereka Ryan bersama Rey Tan dan Tian .


Semuanya duduk dengan tenang menunggu kelahiran amina sampai sebuah suara terdengar


" Oek Oek ....Oek " tagus bayi terdengar nyaring dari dalam kamar Aska.

__ADS_1


" Alhamdulilah " kata semuanya orang yang ada disitu . Ketika suara bayi lahir dengan selamat Dan tak lama Aska membawanya keluar dari kamar


" Masyaallah tampan nya " kata Maya melihat paras bayi di gendongan Aska .


" Sini bang ih lucu banget , kak Maira mau juga " kata Maira pada Kelvin.


" Hush selesain dulu tuh sekolah baru hamil " kata Tan


" Dih orang Maira kan sudah kelas tiga kak Jadi tunggu sebentar lagi lulus " kata Maira yang juga ingin hamil


" Ya .. sudah ngak usah dibahas sini pada lihat cucu papah dan mamah " kata Maya Yang mengendong bayi merah itu dan Semuanya melihat dengan rasa takjub ..


" Ya Allah aku sudah jadi tante " kata Queen senang .


" Iya Maira juga " Maira senang dan lalu


mencium pipi keponakannya.


Yang membuat Kelvin terharu melihat istrinya itu sangat menyukai bayi. Dan berharap Maira bisa cepat lulus Dan mereka bisa memberikan cucu juga


untuk keluarga besarnya.


Maya dan Ryan pun senang kini mereka sudah bisa menimang cucu pertama mereka Dani kebahagian Tuan Lee sudah lengkap .Apalagi semuanya bisa berkumpul Dan melihat keponakan pertama mereka.


" Trimakasih ya Allah sudah memberikan kebahagiaan malam ini " kata Ryan yang melihat wajah cucunya dan mengecup keningnya dan menepuk bahu Aska.


pelan Karna putra pertamanya itu sumber pertama kebahagian nya. Yang lebih dulu membawa kebahagiannya Dan Kini Ryan tahu bahwa darah yang kental tak bisa mengalahkan cinta sejati Aska tak pernah tahu siapa ayah biologisnya. Tapi hanya tahu papah nya lah yang menyayanginya


Maya pun tak pernah meragukan cinta Ryan Yang membuat Putranya itu slalu percaya Ryan lah ayahnya.


Masa lalu yang sudah lewat menjadi pijakan kuat untuk Maya yang tak pernah


Mau lagi menoleh kebelakang dan menata hidupnya Kedepan. Keyakinannya untuk merubah takdirnya membuat ia menjadi Wanita yang kuat dan tangguh. Dan bisa menaklukan ujian hidup Dan percaya pada


Akhirnya bisa bahagia bersama.


" Ayo sayang kita berikan pada ibunya pasti ia sudah haus " kata Maya yang mengambil cucunya dari pangkuan Queen .


" Ya mah " kata Queen yang memberikan keponakan nya pada sang mamah .


"' Apa ia langsung menyusu mah " kata Aska .


" Iya sayang untuk merangsang air susunya Dan nanti minum susu formula dulu kalo belum keluar " kata Maya Yang lalu membawa cucunya pada Amina Dan Amina langsung menyusuinya walau air susunya sedikit Namun nalurinya tahu itu adalah miliknya Dan lalu mengisap nya perlahan.


"' Ya Allah kok tahu itu makanannya " kata Maira Yang melihat keponakannya itu menghisap air susu Amina dengan lahap.


" Ya ampun dia lucu banget " kata Queen


Yang takjub melihat bayi mungil itu

__ADS_1


"'Bang mau dikasih nama siapa " kata Queen


"' Namanya Fatih Malik Abdillah " kata Aska


__ADS_2