Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 25. Mencari Maya.


__ADS_3

Bayu membuang Nafas kasar setelah membereskan barang barangnya yang hendak pulang.


" Pulang Bay " tegur Kevin yang masih lembur.


" Ya vin, duluan ya" kata Bayu uang lalu melangkah pergi meninggalkan kantor. Karna Renaldy dan Wawan sudah pulang sedari tadi.


Sesampainya dirumah Bayu langsung mandi dan berganti pakaian. Lalu kedapur mencari makanan diatas meja.Namun nihil tak ada apapun lalu keluar.Berniat untuk membelinya di warteg depan.


" Mi ngak ada makanan" tanya Bayu pada sang mami yang lagi duduk santai.Yang hendak di lewatinya.


" Ngak ada kalian kan sudah besar bisa mengurus diri sendiri " kata mami cuek.


" Ya sudah " kata Bayu yang lalu menaiki motornya menuju warteg untuk membeli makanan .Hanya beberapa menit saja ia sudah sampai.


Bayu duduk dengan tenang menikmati makanannya. Dulu maya slalu masak dirumah setiap kali ia pulang kerja.Kini ia merasakan ketika Maya sudah meninggalkannya. Laras tak pernah sebaik Maya. Gadis itu hanya bersenang senang saja.Bahkan setiap kehabisan uang ia pasti menghubungi Bayu.


Ada rasa bersalah dihati Bayu. Apalagi Laras sedang hamil hasil perselingkuhannya. yang membuatnya pusing. Andai dulu ia tak bermain main .Dia tak akan seperti ini. apalagi gajinya cukup besar.dan bahkan ia tak pernah memberikan satu sen pun pada Maya.


" May, kemana aku harus mencari mu " kata Bayu lirih.


" Apa aku harus menemui Vani " kata Bayu yang masih ingat kalo Vani masih kost dekat rumah Wawan teman kuliah Maya.


Bayu pun lalu membayar makanannya.Lalu bergegas pulang untuk mengambil helm.Dan pergi menuju kost Vani yang tak jauh dari rumah temannya.


" Wah mba Vani nya belum pulang mas, masih kerja paling " kata seorang anak kos yang satu kosan dengan Vani.


" Kira kira pulang jam berapa " kata Bayu bertanya.


" Kurang tahu mas, ngak tentu waktunya " kata gadis itu menatap Bayu penuh selidik.


" Ya sudah trimakasih " kata Bayu .lalu pergi meninggalkan kosan Vani.


Bayu pun pulang dengan hati kecewa.Maya sudah memblokir no ponselnya .Dan Bayu tidak tahu di mana Maya tinggal. Selama ini ia sibuk dengan dirinya sendiri.Hingga tak pernah tahu banyak tentang Maya dan teman temanya. Juga tempat kerja Maya selain Cafe tempat Maya bekerja dulu.


Disana Bayu tak mendapatkan info apapun.Karna Karyawannya sering gonta ganti.Membuat Bayu pusing harus mencari Maya kemana.


" Maafkan kak Bayu May " lirih Bayu yang duduk di taman seorang diri.


................................

__ADS_1


" Masak lagi May " kata Desi yang baru selesai mandi.


" Iya Des, ayo makan aku masak rawon karna kepengen" kata Maya yang menyiapkan piring utnuk mereka berdua.


" Mantap kayanya enak nih"kata Desi.


" Coba aja " kata Maya tersenyum lalu mengambil nasi dan telor asin juga tempe dan sambal.


" Huh...mantap May, bisa nambah nih selera makan gue" kata Desi tersenyum.


" Bisa aja kamu Des, oh ya kamu punya teman yang bernama Rudi ngak di bagian desain Des" kata Maya bertanya.


" Kenapa emang ?" kata Desi menatap Maya sambil menyuap makanannya.


" Temanku Selly yang nanyain " kata Maya menjelaskan.


" Selly akuntan itu, yang rambut pendek " kata Desi menatap Maya.


" Iya teman satu bagian Des, katanya dekat Sama Rudi teman mu .Dan dia sedang nyari info tuh cowok" kata Maya.


" Orangnya sih baik, royal dan romantis tapi kurang tahu juga latar belakangnya. karna gue ngak dekat banget" kata Desi memberi info.


" Cuma bilang hati hati aja., kadang tuh Rudi suka gonta ganti cewek.Aku sih cuma dengar gosip ngak tahu aslinya" kata Desi lagi.


" Ya ngak pa pa Des ,yang penting itu yang kita tahu selanjutnya terserah mereka sih" Kata Maya.


" Iya May, karna disana kadang kalo kita harus fokus.Jadi ngak banyak ngurusin orang" kata Desi.


" Trus lho sama Fandi gimana kelanjutannya" Kata Maya menatap Desi sahabatnya


" Masih menggantung May, belum pasti gue juga harus hati hati .Belajar dari pengelaman lho May " kata Desi sambil mengigit tempe.


" Iya Des, aku sangat kecewa karna tahu kak Bayu begitu.Hatiku sakit rasanya" kata Maya lirih.


" Makanya aku harus lebih banyak lagi mengenal Fandi May, agar ngak ketipu .Kadang kita tak tahu sifat aslinya seseorang Setelah menikah baru kita tahu aslinya dan tabiatnya" kata Desi yang tak buru buru menikah karna melihat pengelaman hidup Maya


" Iya Des aku juga salah dulu , mau buru buru menikah dan akhirnya begini" kata Maya sedih.


" Sudah May, ngak usah dipikirin.sekarang lho mikir toh dede bayi dalam perut aja. Dan masa depan kalian berdua " kata Desi.

__ADS_1


" Iya Des trimakasih sudah banyak membantuku slama ini " kata Maya pada Desi yang masih melahap makanannya.


" Sama sama May, kita saling membantu. toh kita juga sama sama merantau disini " kata Desi bijak.


Keduanya pun melanjutkan makan nya.lalu setelah itu membereskan meja bersama. Dan masuk kamar untuk nonton acara tv sambil bercerita tentang pekerjaan.


Keduanya memang sahabat yang slalu saling mendukung dalam suka dan duka, mungkin nasip Maya saja yang belum beruntung. Dalam pernikahannya. Sedang Desi lebih banyak santai dalam menjalani sebuah hubungan antar lawan jenis.


Penyesalan pasti terjadi diakhir cerita.Begitupun dengan Maya yang dulu terburu buru menerima lamaran Bayu yang tak mengenal kepribadiannya luar dalam. Tapi nasi sudah menjadi bubur percuma menyesalinya. juga tak akan merubah segalanya. Niat Maya sekarang hanya fokus bekerja untuk buah hatinya yang kini berada dalam perutnya.


.................................


Sedang Bayu baru masuk kekamarnya. Setelah lelah mencari cari keberadaan Maya.


Yang tak tahu dimana.Karna tak tahan atas sikap kasar Bayu dan Ibunya.


" Dari mana Bay " kata Bella menatap sang adik yang terlihat lemas.


" Dari luar " kata Bayu datar.


" Alah ngapain kamu nyari dia Bay, toh masih banyak wanita lain" kata mami cuek.


" Mi , Bayu mencintai Maya dan berniat untuk memperbaiki semuanya " kata Bayu.


" Alah wanita kampung gitu disini banyak Bay, ngak cuma Maya " kata mami.


" Memang mami sudah biasa merendahkan orang Bay, ngak usah diambil hati. toh ngak akan berpengaruh sama mami." kata Bella yang berlalu.


" Bella ....!!" teriak mami. menatap Bella tajam.


" Kenapa emang mi , memang benarkan mi, karna itu lah papi meninggal cepat karna sikap mami yang egois dan mau menang sendiri." kata Bella menjawab.


" Sekarang kamu sudah brani membatah mami" kata mami marah.


" Iya karna mami slalu memaksakan kehendak mami, tampa perduli perasaan anak anak mami.Yang mami tahu hanya menghabiskan uang dan uang " kata Bella lalu masuk kekamarnya .


Brakk........


Terdengar pintu kamar yang dibanting keras.

__ADS_1


Sedangkan Bayu hanya diam .Lalu pergi menuju kamarnya.Untuk beristirahat karna merasa lelah.


__ADS_2