Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 341


__ADS_3

Evan membawa mobilnya menuju kantornya.


Sesekali ia memukul setir mobilnya karna kesal . Entah kenapa perasaan nya jadi kacau . Apalagi ia belum bertemu Maya ..


" ****...... sialan kau Lee, " kata Evan kesal.


karna belum banyak bicara dengan Maya. Apalagi kehadiran Sinta yang mendadak sempat mengganggu hubungannya dengan Maya.


Evan memarkirkan mobilnya dan lalu masuk ke kantornya . " huh kerja lagi deh " kata Evan yang lalu duduk dikursi kebesarannya dan membuka laptopnya


Ceklek


" Ngapain ke kantor bang Altaf van bikin malu saja " kata Irvan . Yang menarik kursi duduk didepan Evan


" Kenapa memangnya siapa tahu dia berminat " kata Evan cuek.


" Lho gila van , malah lho bisa buat banyak masalah. Nanti kalo kak Bella tahu gimana ?" tanya Irvan.


" Ngak mungkin lah orang bang Altaf juga ngak tahu. " kata Evan sambil fokus melihat layar laptopnya.


" Cih ....makanya jangan cari masalah sudah ada Sinta juga masih jelalatan lihat milik orang Apa ngak malu kalo orang orang tahu " kata Irvan


" Tak ada yang tahu kalo kak Irvan ngak bermulut ember " cibir Evan.


" Hadeh kau ini buta hati buta mata. Ngak bisa lihat milik orang lain bening sedikit main ngaku. aja Malah bikin pekerjaan kita terhambat. " kata Irvan.


" Apa kak Irvan kesini buat ceramah . Ceramah diluar sana aku mau fokus kerja .Pusing kepala ku mendengarnya " dumel Evan tampa menoleh.


" Ck...... ya sudah lakukan apa mau mu " kata Irvan berdecak kesal lalu bangkit dari kursi dan keluar dari ruangan Evan.


Sedangkan di apartemen kecil Sinta sedang belajar memasak seorang diri. Karna tadi siang ia baru melamar pekerjaan di agency model Yang masih dikenalnya. Karna tak mungkin ia datang mengemis pada Evan. Karna Evan sudah tak menginginkan dirinya .Apalagi orangtuanya sudah tak menyukainya.


" Aku harus bangkit tak boleh terus mengharapkan nya " kata Sinta Lirih . Lalu duduk disisi ranjang sambil melihat ponselnya .

__ADS_1


" Oh ya bagaimana kalo aku telpon Maya saja ya . Siapa tahu dia punya teman yang punya butik aku bisa mempromosikan pakaiannya dan jadi modelnya " kata Sinta yang lalu mencari no Maya. Dan lalu menelponnya . Namun tak diangkat


" Mungkin dia sibuk ya sudah besok saja " kata Sinta yang memang tak banyak mengenal.orang .Karna dia juga jarang keluar. Kecuali bekerja Sedangkan hampir setahun ini Ia menganggur karna kehilangan job Kalah dengan model model .pendatang baru.


Lalu Sinta pun melanjutkan acara memasaknya. Karna ia ingin bisa memasak dan berharap ada pria yang mau menerima nya apa adanya. Dari pada sakit hati di hina atau dibanding bandingkan. Karna setiap orang punya kekurangan masing masing.


Dan Sinta mengakui itu Kalo dirinya memang belum bisa memasak. Karna dulu belum sempat belajar. memasak.


***********


Di apartemen Ryan dan Maya baru saja bangun tidur . Karna memang Ryan ingin seharian bersama Maya . Karna hari ini ia sangat senang Maya banyak bercerita membuat keduanya akrab. Dan Ryan tak ingin mbuang waktunya Karna itulah Ryan libur kerja demi sang istri Agar Maya bisa sembuh total. Dan kembali seperti dulu.


" Apa May mau jalan jalan " kata Ryan yang masih betah memeluk Maya tampa melakukan yang lain.


" May malas bang, kemaren sudah belanja seharian . Hari ini biar spesial sama abang " kata Maya yang melukis abstrak didada sixpack suaminya itu.


" Baiklah , biar begini saja abang cukup bahagia " Kata Ryan yang mencium pipi Maya Yang membuatnya mengingat masa masa mereka baru menikah dulu.


" Oh ya bang Maya mau tanya Maya punya banyak kartu . Apa dulu abang memberikan nya pada May " kata Maya Yang mengingat banyak punya kartu Atm dan kredit card .


" Iya .......tuh dilemari " kata Maya.


" Hei ......jangan bercanda sayang . Mana ada kartu nya ada di lemari abang " kata Ryan yang lalu duduk.


" Lihat saja bang banyak kok May ngak tahu itu bisa dipake atau tidak " kata Maya yang juga duduk dan lalu beranjak dari tempat tidurnya dan menuju lemari Ryan . Karna memang di sanalah Maya menaruhnya


" Coba abang lihat " kata Ryan penasaran . Lalu mendekati Maya yang membuka pintu lemari utamanya.


Maya lalu mengeluarkan gumpalan baju kemeja yang di ikat oleh Maya. Seperti buntalan pakaian orang desa kalo mudik Yang membuat Ryan tersenyum. melihatnya.


" Itu kok kaya buntalan pakaian sayang . Emang apa isinya " kata Ryan .


Maya pun lalu membukanya satu persatu dan ......

__ADS_1


" Astaga......" kata Ryan yang menepuk jidatnya .Melihat Atm nya juga Atm Maya yang menumpuk jadi satu.


" Bagaimana May bisa menyimpannya apa May masih ingat pin nya " kata Ryan


" Maya mengeleng karna dia memang tak mengingat apapun .


" Ya sudah biar abang yang simpan ya " kalo May butuh tinggal bilang " Kata Ryan yang lalu mengumpulkan kartu ajaib pencetak .uang itu. Untungnya semuanya tak ada yang hilang


" Syukur May, semuanya aman Abang ngak tahu Kalo ada orang yang mengambilnya. Dan menyalah gunanya Apa lagi uang nya tak sedikit " guman Ryan .Karna buat Maya saja Ryan paling sedikit mentransfer 5 milyar untuk istrinya itu. Dan itu pun Maya jarang menggunakannya . Kecuali bersama teman temannya


" Ya bang kalo butuh apa apa May bisa ambil. uang cash di laci meja abang yang itu ya " kata Ryan menunjuk nakas dekat ranjang.


" Ya bang " kata Maya mengangguk


Ryan lalu menyimpannya di dompet nya. Karna semua Atm Maya masih aman begitu juga dengan miliknya . Lalu setelah menyimpannya ia kembali memeluk Maya yang sedang duduk disofa sambil menonton acara komedi di televisi.


Di luar Kim dan Alan sedang asyik bermain catur .Karna tak ada yang mereka kerjakan. Apalagi seharian ini tuan muda meraka hanya didalam kamar. Tampa keluar sama sekali


" Bang Kim, tuan muda ngapain ya kok dikamar seharian . Betah banget sih " kata Alan kepo


" Kan lama puasa lan , wajar lah dekem di kamar kaya pengantin baru Biar puas " jawab Kim .


" Apa kuat bang seharian ngak sakit pinggang ngejot terus " kata Akan .


" Cih... otak lho mesum lan, belum tentu seharian juga Paling tiduran atau nonton bisa juga bercerita " kata Kim.


" Hah...... aku pikir ngapain bang " kata Alan terkekeh.


" Cih emang kamu sama mumun .Tuan muda ngak mungkin maksa nona Maya dalam kondisi begini . Karna baru dekat dan mengingat pelan pelan " kata Kim .


" Yah gimana rasa nya kalo di tahan bang kan ngak kuat " kata Alan.


" Hadeh.......Kocok Lah pake sabun biar lega " kata Kim terkekeh.

__ADS_1


" Waduh......yah sayang bang kalo dibuang mending jadiin kecebong diperut mumun " kata Alan Yang membuat Kim tergelak


__ADS_2