Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 78 Mimpi Atau Nyata


__ADS_3

Vani dan Desi akhirnya pun mau menginap. Setelah Maya. bilang biar bisa menemaninya belanja besok minggu untuk shoping shoping. Karna Maya ingin keluar bersama teman temannya.


" Berarti kita boleh beli beli dong May " kata Vani senang


" Iyalah tapi atas batas limitnya Max satu juta lebih dikit. " kata Maya.


" Ok lah ngak masalah yang penting enjoy May " kata Desi.


" Ya sudah kalian istirahat gih sana. Aku mau nyunsui.Aska dulu ya sambil nunggu suami pulang. " kata Maya. Yang takut suaminya sudah dikamar selepas Magrib tadi. Karna keasyikan ngobrol bersama teman temannya.


" Dah Aska bobo manis ya sayang " kata Desi Sambil mencium Aska yang tersenyum.


" Much ah ........ Aska ganteng mimpi indah ya sayang " kata Vani .Yang membuat aska tersenyum geli geli. Ketika Vani mendesakkan kepalanya diperut Aska.


" He he he......." Tawa Aska yang bawaannya memang kalem.


Cup ......


" Bobo ya sayang sudah capek kan menemani aunty seharian. Besok lagi kita jalan jalan sama mamah ngabisin uang " kata Vani. sambil menoel pipi Aska.


" Ya sudah ya ,ku tinggal dulu. Kalo ada apa apa tinggal telpon " kata Maya. Yang berlalu meninggalkan kamar .Di mana Desi dan Vani istirahat.


" Bye...gue tutup ya May " kata Desi .Yang ingin menutup pintu kamar.


" Ya Des, dah ya aku ke depan dulu " kata Maya lalu meninggalkan Villa belakang menuju rumah utama dan masuk ke kamar Aska.


" Aska ngantuk ya sayang " kata Maya yang mencium pipi putranya itu .


Aska memang tidur di jaga oleh Nia baby sisternya.Namun Maya dan Ryan memasang cctv untuk mengawasi anaknya. Untuk keamanan Aska. Namun siang hari Aska tidur bersama Maya kadang kadang saja Karna Ryan di kantor sampai sore.


" Bi apa bang Ryan sudah pulang " tanya Maya ketika keluar dari kamar Aska . Dan kebetulan bi Marni mengantar teh jahe kekamarnya.


" Sudah non , mungkin lagi mandi " kata bi Marni.Yang meletakan teh jahe pesanan tuan mudanya itu.


" Ya sudah non, bibi keluar dulu ya ." kata bi Marni pamit.


" Iya bi " kata Maya.


" Oh ya jangan lupa kunci kamarnya " kata bi Marni mengingatkan .Karna suaminya itu kadang suka sembarangan tampa mengunci pintu.


"Iya bi " kata Maya. Yang lalu menuju pintu untuk menguncinya


Maya baru saja ingn rebahan ketika suaminya itu keluar dengan lilitan handuk sepinggang.


" Bang Maya pikir belum pulang " Sapa Maya. Yang lalu memberikan baju kaos putih dan celana panjang. Kesukaan sang suami.


" Dari mana " tanya Ryan menatap istrinya itu.

__ADS_1


" Dari belakang bang, teman Maya menginap di kamar belakang " kata Maya menjelaskan..Agar suaminya itu tahu ia mengajak temannya menginap.


" Bagus lah besok masalahnya abang ada janji dengan klein di restoran besama Didi dan Alex. Jadi kau bisa bersama teman temanmu" kata Ryan yang memeluk istrinya itu. .Lalu mengangkatnya. keatas ranjang.


"'Bang ,abang kan belum sholat " kata Maya yang melihat gelagat mesum suaminya itu.


" Sudah tadi dimasjid sama Didi sekalian makam malam " kata Ryan yang lalu melepaskan kancing baju Maya.


" Apa abang tidak lelah sudah kerja seharian " Kata Maya yang mencoba mengalihkan perhatian suaminya itu


" Ini obat lelahnya " kata Ryan yang tahu .Istrinya itu sedang mencari alasan.


Dan langsung membekap bibir Maya.


Mau tak mau Maya pun melayani hasrat suaminya .Sampai pelepasan terakhir. Ryan pun membaringkan tubuhnya sambil memeluk sang istri. Maya hanya bisa mengusap lembut keringat suaminya itu. Yang terlelap dengan senyuman.


Cup ....


" Semoga kau slalu sehat bang " kata Maya mengecup pelan bibir suaminya itu . Sambil memeluk erat Ryan .Dan tidur mengarungi mimpi indah bersama.


Sedangkan Desi yang belum bisa tidur. Sebentar bentar Ia membalik tubuhnya diatas ranjang. Sedangkan Vani sudah terlelap dari tadi karna lelah.


" Apa aku ke balkon saja ya " kata Desi yang beranjak dari ranjangnya menuju pintu kamar


" Desi pun turun kebawah karna ingin mencari angin segar.


" Oh ya tadi aku lupa menggantung ikat rambut di kamar mandi dekat kolam." kata Desi yang lalu ingin mengambil Ikat rambutnya .


kamar mandi.


" Ah akhirnya ketemu juga " kata Desi yang hendak keluar .Namun ..........


Deg ..........


" Astaga " kata Desi yang kaget melihat Alex asisten tuan Lee.


" Kau kenapa ada disini " tanya Alex yang baru saja selesai berenang .



Alek lagi seksi oey .....


Maaf tuan saya sedang menginap disini " kata Desi gugup yang melihat tubuh alex kaya roti sobek .


" Astaga mata ku ternoda , tapi seksi banget " guman Desi pelan yang tak kedengaran.


" Kenapa ?" kata Alex yang menatap Desi yang memakai piyama tidur.

__ADS_1


" Ah tidak tuan " Kata Desi gugup. Lalu ia pun hendak melangkah pergi melewati Alex .Namun tak sengaja menyenggol handuk yang di pakai Alex


" Permisi ya tuan " kata Desi yang buru buru.


Sret.......sret......


" Ah ...." kata Alex yang menahan handuknya jatuh. Namun Desi langsung menutup matanya melhat sesuatu yang langka.


"Aaaaaa " teriak Desi yang berteriak kaget..Lalu hendak bergegas pergi namun Alex membekap mulutnya.


Deg...... mpt ..mpt...


" Apa yang kau lakukan " kata Desi kaget ketika Alex membekap mulutnya


" Jangan berteriak kau bisa membangunkan semua orang ." kata Alex .Yang menatap Desi intens Karna baru kali ini ada wanita yang melihat tubuhnya tampa pakaian.


" Tolong minggir tuan saya mau pergi " kata Desi yang gugup .Walau ia melihat tapi tak berani untuk mengingatnya.


" Tunggu dulu kau sudah melihat barang berhargaku, kau harus janji tak mengatakan . nya pada siapapun " ancam Alex.pada Desi.


" Baik tuan " kata Desi yang takut . belum lagi ia melangkah . Tangan Alex yang besar menahannya.


" Apalagi tuan " kata Desi gugup .ketika Alex mendekati wajahnya dengan seksama.


"Kau mau apa tuan " Kata Desi yang takut hendak berteriak .Namun Alex langsung membekap bibir Desi dengan mulutnya.


Mot mpt...... Desi mencoba memberontak namun kalah kuat dengan tubuh Alex yang berotot. Desi tersandar di dinding tembok.


" Akh lepas tuan , aku mpt......mpt.....


" Desi mencoba melawan namun Alex yang sedikit bernafsu malam itu seperti kehilangan kendali. Lalu membekap mulut Desi dengan mulutnya.


Desi pertama berontak namun karna Alex melakukannya dengan lembut ia pun terhanyut. Karna itu pertama kali nya ia rasakan. Apalagi alex dengan tubuh yang seksi membuat Desi antara setengah sadar. atau nyata.Seakan bermimpi.


...........................


Sedang Maya baru terbangun ketika merasakan hawa dingin yang menusuk kulit.


" Ya ampun aku belum berpakaian " kata Maya yang lalu meraih pakaiannya. Yang tadi dilempar Ryan disisi ranjang . Lalu beranjak pergi ke kamar kecil untuk pipis.


Ryan pun terbangun mencari Maya .Lalu mengambil pakaiannya yang tadi belum sempat dipakainya ketika menggauli istrinya.


" Abang mau kemana " kata Maya yang melihat Ryan sudah berpakaian


" Mencari mu , abang pikir kemana Ayo tidur lagi sayang " kata Ryan yang menunggu Maya.


Maya pun tersenyum pada suami tampannya itu Dan lalu kembali berbaring. Untuk tidur bersama saling berpelukan.

__ADS_1



Ryan Sedang menunggu Maya. Hayo siapa yang mau ditungguin ......


__ADS_2