
Maya mengecup pelan pipi Ryan .Ketika suaminya itu terlelap.Maya pelan pelan beranjak dari tempat tidur . Sambil membenahi selimut untuk menutupi tubuh suaminya.Maya pun bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri.Karna takut Aska sudah bangun.
Setelah selesai berpakaian Maya pun langsung menuju kamar Aska.
" Nis Aska sudah bangun ?" tanya Maya.
"'Sudah bu, itu lagi mengambil bola " kata Nia yang menuju Aska sedang merangkak mengambil bola
Maya pun mendekati buah hatinya itu .dan lalu mengambil bola untuk Aska.
" Baru bangun ya, maaf mamah harus mandi dulu tadi , karna habis luluran " kata Maya yang mencium buah hatinya itu.Dengan rasa sayang.
" Nia , sana bantu bi Marni ,sekalian mandi dan dandan cantik biar Aska sama ibu dulu " Kata Maya. menyuruh pengasuh Aska itu untuk mandi.
" Iya bu " kata Nia yang kemudian berlalu meninggalkan Maya yang duduk bersama Aska di atas permadani berbulu lembut.
Maya memang menyediakan kamar Aska tanpa banyak barang kecuali mainan. Agar Aska nyaman dan bisa merangkak bebas. diusianya yang menginjak 6 bulan.
.................................
Sedang kan Bayu baru saja sampai dikantor catatan sipil. Untuk mengurus berkas kliennya . Namun tak sengaja ia bertemu dengan Gea yang juga sedang mengurus sesuatu.
" Gea sedang apa disini ?" tanya Bayu menghampiri Gea yang sedang duduk .
" Menurut lho" kata Gea santai.
Gea pun memamerkan surat untuk keabsahan Aska anak Ryan.Yang membuat Bayu membelalakkan matanya.
" Untuk apa dia mengakui Aska sebagai anaknya kalo Aska bukan darah dagingnya" Kata Bayu datar.
" Aku tidak tahu tapi bang Ryan punya alasan sendiri.Ketimbang ayah kandungnya sendiri Yang menelantarkan anak kandungnya. Demi wanita lain." sindir Gea.
" Hati hati kalo bicara Ge, kalo Aska bukan anaknya kenapa repot repot mengakuinya " Kata Bayu gusar.
" Ck.......gue heran dengan lho Bay, tak bisa menghargai cinta. Ppantas kalo Maya cepat menikah. Kembali pada mu hanya sia sia.
" Kau lelaki yang tak pernah bisa menghargai cinta Maya. Dan pantas kalo ia pergi meninggalkanmu." kata Gea sinis.
" Cih .... sik tahu lho Ge, paling memang Maya berselingkuh sama bang Ryan " kata Bayu membalas perkataan Gea.
" Dengar Bay. Lelaki yang tak punya pendirian sepertimu , tak kan pernah bisa menghargai ketulusan. Karna mata mu buta karna nafsu. Pantas kalo Maya kekeh bercerai dari pada hidup dengan Pria tak berguna dan keras kepala " kata Gea yang lalu beranjak dari kursinya. Ketika namanya dipanggil.
__ADS_1
Deg......
Bayu pun terdiam selama ini ,ia slalu menuduh Maya berselingkuh untuk membenarkan perbuatanya Sampai ia tak tak tahu Maya hamil. Tampa perduli perasaan Maya .Dan Bayu masih kekeh mempertahankan Maya hanya untuk kepuasan semata.Tapi tak berpikir untuk berubah dan menyakini Cinta Maya padanya.
Penyesalan nya pun terasa pedih setelah Maya benar benar pergi. Karna ia tak percaya Maya hamil darah dagingnya sendiri.
Sedang Dirumah utama tuan Lee.Para tamu sudah mulai berdatangan setelah jam 7 malam .Dan mulai memenuhi taman belakang.Yang memang di sedia untuk perhelatan acara Desi dan Vani.
" Desi selamat ya, wah ngak nyangka nikah juga " kata Rudi yang datang bersama selly.
" Trimakasih Rud, selly silahkan menikmati acara dan hidangannya " kata Desi yang bahagia berdiri disamping Alex .sedangkan Alex hanya tersenyum ketika para tamu sudah berdatangan.
Dua penganten itu terlihat sangat bahagia. Walau tak banyak mengundang teman .Namun kemeriahan cukup terasa indah .Begitu juga Vani dan Didi.
" Nona ngak ingin bergabung " tanya bi Marni ketika berdiri di samping Maya. Yang tak jauh dari ibunya dan Bima.
" Maya ingin temu kangen sama ibu dan Bima bi sebentar , karna lama tak bertemu " kata Maya tersenyum.
" Kak pestanya meriah ya " kata Bima senang.
" Sana Bim, ambil kan kue yang enak buat ibu Ibu pengen " kata ibu Risma pada Bima
" Ibu mau? ya sudah Bima ambilkan ya " kata Bima yang langsung bangkit dari kursinya. Untuk mengambil beberapa kue di meja yang sudah disiapkan untuk para tamu.
" Maya " sapa Bayu yang hadir bersama pa Burhan dan Renaldy. yang tak jauh darinya.
" Kak Bayu " kata Maya yang kaget mantan suaminya itu hadir. Dan mendekatinya yang sedang mengendong Aska. Yang sedang berdiri dekat kolam renang.
" Boleh kak Bayu mengendong nya " kata Bayu yang melihat Aska tersenyum.
" Ta.....tapi....
" Cuma sebentar kok, aku tak akan mengambilnya dari mu " Kata Bayu yang melihat Maya takut padanya.Dan mencoba menyakinkan nya.
" Maya pun lalu memberikan Aska pada Bayu dengan terpaksa .Karna bagaimana Aska adalah darah daging Bayu.
" Tapi jangan lama lama ya kak " kata Maya memohon.Karna merasa tak enak.
" Ya " kata Bayu yang lalu mengedong Aska. dan mencoba meraih sedikit rambut Aska. dengan mencabutnya pelan.
" Aaa..." kata Aska yang merasakan sesuatu.
__ADS_1
" Kenapa sayang ?" tanya Bayu pura pura lalu memasukan rambut Aska ke saku celana nya dan mengembalikan Aska pada Maya
" Ini May, trimakasih Kak Bayu takut dia menangis " kata Bayu yang hanya mengendong Aska sebentar.
" Iya kak " kata Maya lalu kembali meraih Aska dari gendongan Bayu.
" Ya sudah slamat menikmati pestanya kak , May ke sana dulu kak " kata Maya yang tak nyaman dekat dengan mantan suaminya itu.Dan takut Ryan melihatnya.
Maya bergegas pergi meninggalkan Bayu. Dan kembali duduk dekat ibunya dan Bima yang sedang menikmati makanannya.Karna tadi ia berniat mencari Ryan suaminya tapi karna banyak tamu. Membuat Maya cangung dan bingung.
Sedang kan Bayu hanya menatap Maya dengan nanar mantan istrinya itu. Yang terlihat tambah cantik dan menawan.
" Mana bang Ryan nya ?" tanya Bima menatap Maya yang kembali duduk didekat Bima dan ibunya.
" Tuh disana dekat penganten.Kakak ngak enak banyak orang " kata Maya yang memang tak terbiasa di acara pesta .Apalagi Maya mengendong Aska.
" Apa mau Bima temani kak " kata Bima yang melihat kakaknya terlihat sangat cantik malam ini.
" Kalo ngak bi Marni yang antar non " kata bi Marni yang tahu Maya tak percaya diri.Karna Bi Marni tahu Maya belum terbiasa di acara pesta.
" Iya bi " kata Maya yang lalu berdiri merapikan gaunnya. Yang memakai warna keemasan sederhana tapi tampak elegan dengan rambut di yang disanggul rapi.
" Sini Aska biar bibi yang gendong " kata bi Marni
" Bu tunggu disini sebentar ya, Maya mau nyamperin bang Ryan " kata Maya.
" Iya nak , hati hati ngak usah buru buru " kata Ibu yang melihat Maya terlihat cantik malam ini. Karna tambah glowing rajin luluran. Setiap 2 hari sekali.
Maya pun melangkah pelan berjalan menemui Ryan yang lagi ngobrol dengan beberapa teman dan relasi bisnisnya.
Ryan yang melihat istrinya itu pun langsung tersenyum.Dan Lalu menyambut Aska dari bi Marni.
" Hai sayang sini " kata Ryan yang lalu mengandeng Maya
" Oh ya tuan tuan ini istri dan putra saya " kata Ryan memperkenalkan Maya yang sudah berdiri disamping Ryan.
" Wah istri yang cantik tuan Lee, Kenapa menikah tak mengudang kami ?" kata salah seorang relasi bisnis Ryan.
" Maaf kami menikah sederhana saja , hanya dihadiri keluargga inti , karna opa masih sakit " kata Ryan memberi alasan.
" Oh begitu slamat ya tuan Lee, pasti sangat senang punya istri yang cantik dan putra yang tampan " puji relasi bisnis Ryan yang lain.
__ADS_1
" Trimakasih tuan tuan " kata Ryan yang tersenyum .Sambil menatap Maya dengan penuh cinta.Tak perduli dengan beberapa pasang mata yang sedang menatapnya.